BLOG GURU INDONESIA

MENJADI GURU BERMUTU DAN PROFESIONAL

PKH PROGRAM KELUARGA HARAPAN

September 28th, 2013

PKH adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan bagi anggota keluarga RTS diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.Program ini, dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.Pelaksanaan PKH juga mendukung upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium. Lima Komponen Tujuan MDG’s yang akan terbantu oleh PKH yaitu: Pengurangan penduduk miskin dan kelaparan; Pendidikan Dasar; Kesetaraan Gender; Pengurangan angka kematian bayi dan balita; Pengurangan kematian ibu melahirkan. Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan (Frequently Asked Questions/FAQ) terkait dengan PKH.

  1. 1.    Apa itu PKH? Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemberian uang tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan dengan melaksanakan kewajibannya. Program semacam ini secara internasional dikenal sebagai program conditional cash transfers (CCT) atau program Bantuan Tunai Bersyarat. Persyaratan tersebut dapat berupa kehadiran di fasilitas pendidikan (misalnya bagi anak usia sekolah), ataupun kehadiran di fasilitas kesehatan (misalnya bagi anak balita, atau bagi ibu hamil).Teknis pelaksanaan program ini didasarkan pada 3 hal:
  2. 1.    Verifikasi, yang merupakan esensi utama dari PKH. Kegiatan verifikasi mengecek kepatuhan peserta memenuhi persayaratan yang telah ditetapkan.
  3. 2.    PKH melaksanakan pemotongan bantuan tunai bagi keluarga yang tidak mematuhi kewajiban yang telah ditetapkanPeserta PKH mengetahui persis bahwa mereka harus memenuhi sejumlah kewajiban untuk dapat menerima bantuan tunai. Peserta adalah elemen penting dalam program ini. Pengetahuan atas kewajiban ini yang menjadi dasar perubahan perilaku keluarga dan anggota keluarga di bidang pendidikan dan kesehatan.
  4. 2.    Apakah tujuan dari PKH? Tujuan PKH adalah untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan dari kelompok paling miskin. Tujuan ini berkaitan langsung dengan upaya mempercepat pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs). Secara khusus, tujuan PKH adalah:
  5. a.    Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi Peserta PKH
  6. b.    Meningkatkan taraf pendidikan Peserta PKH
  7. c.    Meningkatkan status kesehatan dan gizi ibu hamil (bumil), ibu nifas, bawah lima tahun (balita) dan anak prasekolah anggota Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM)/Keluarga Sangat Miskin (KSM).
  8. 3.    Siapa penerima manfaat PKH? Hingga tahun 2011, basis bantuan PKH adalah rumah tangga. Mulai tahun 2012 dan selanjutnyaDi masa yang akan datang, basis bantuan PKH akan diarahkan pada “Keluarga”, bukan “Rumah Tangga”. Hal ini untuk mengakomodasi prinsip bahwa keluarga (yaitu orang tua-ayah, ibu-dan anak) adalah satu unit sangat relevan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Orang tua memiliki tanggung jawab terhadap pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan masa depan anak. Karena itu keluarga adalah unit yang relevan dalam upaya memutus rantai kemiskinan antar generasi.Beberapa keluarga dapat berkumpul dalam satu rumah tangga yang mencerminkan satu kesatuan pengeluaran konsumsi (yang dioperasionalkan dalam bentuk satu dapur).PKH diberikan kepada Keluarga Sangat Miskin (KSM). Data keluarga yang dapat menjadi peserta PKH didapatkan dari Basis Data Terpadu dan memenuhi sedikitnya satu kriteria kepesertaan program berikut, yaitu:
  9. 1.    Memiliki ibu hamil/nifas
  10. 2.    Memiliki anak balita atau anak pra sekolah
  11. 3.    Memiliki anak usia SD dan/atau SLTP dan/atau anak 15-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasarSeluruh keluarga di dalam suatu rumah tangga berhak menerima bantuan tunai apabila memenuhi kriteria kepesertaan program dan memenuhi kewajibannya.
  12. 4.    Dimana saja lokasi pelaksanaan PKH? Ketika awalnya dilaksanakan sebagai suatu kegiatan uji coba di tahun 2007, PKH dijalankan di 7 (tujuh) provinsi, 48 kabupaten/kota, dan melayani 387.928 RTSM (Rumah Tangga Sangat Miskin). Pada tahun 2011, pelaksanaan PKH telah dikembangkan di 25 provinsi, 118 kabupaten/kota, dan melayani 1,1juta RSTM.Pada tahap perluasan, PKH akan dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah penerima manfaat (beneficiaries), atau peserta PKH akan ditingkatkan secara bertahap hingga menjangkau seluruh keluarga dalam rumah tangga sangat miskin (RTSM), dengan menyesuaikan kemampuan negara. Hingga tahun 2014 peserta PKH ditargetkan sebesar 3 juta Keluarga Sangat Miskin.
  13. 5.    Bagaimana mekanisme pembayaran bantuan PKH? Bantuan dana tunai PKH diberikan kepada ibu atau perempuan dewasa (nenek, bibi atau kakak perempuan) dan selanjutnya disebut Pengurus Keluarga.Dana yang diberikan kepada pengurus keluarga perempuan ini telah terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan penerima bantuan.Pengecualian dari ketentuan diatas dapat dilakukan pada kondisi tertentu, misalnya bila tidak ada perempuan dewasa dalam keluarga maka dapat digantikan oleh kepala keluarga.Sebagai bukti kepesertaan PKH, KSM diberikan Kartu Peserta PKH.Uang bantuan dapat diambil oleh Pengurus Keluarga di Kantor Pos terdekat dengan membawa Kartu Peserta PKH dan tidak dapat diwakilkan.Sebagian peserta PKH menerima bantuan melalui rekening bank (BRI).
  14. 6.    Apa hak peserta PKH? Hak peserta PKH adalah:
  • Menerima bantuan uang tunai.
  • Menerima pelayanan kesehatan (ibu dan bayi) di Puskemas, Posyandu, Polindes, dan lain-lain sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Menerima pelayanan pendidikan bagi anak usia wajib belajar Pendidikan Dasar 9 tahun sesuai ketentuan yang berlaku.
  1. 7.    Apa kewajiban peserta PKH? Agar memperoleh bantuan tunai, peserta PKH diwajibkan memenuhi persyaratan dan komitmen untuk ikut berperan aktif dalam kegiatan pendidikan anak dan kesehatan keluarga, terutama ibu dan anak.
  2. 1.    Kesehatan KSM yang sudah ditetapkan menjadi peserta PKH dan memiliki kartu PKH diwajibkan memenuhi persyaratan kesehatan yang sudah ditetapkan dalam protokol pelayanan kesehatan sebagai berikut:
  3. 2.    Anak usia 0-6 tahun:
  4. a.    Anak usia 0-28 hari (neonatus) harus diperiksa kesehatannya sebanyak 3 kali.
  5. b.    Anak usia 0–11 bulan harus diimunisasi lengkap (BCG, DPT, Polio, Campak, Hepatitis B) dan ditimbang berat badannya secara rutin setiap bulan.
  6. c.    Anak usia 6-11 bulan harus mendapatkan Vitamin A minimal sebanyak 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu bulan Februari dan Agustus.
  7. d.    Anak usia 12–59 bulan perlu mendapatkan imunisasi tambahan dan ditimbang berat badannya secara rutin setiap bulan.
  8. e.    Anak usia 5-6 tahun ditimbang berat badannya secara rutin setiap bulan untuk dipantau tumbuh kembangnya dan atau mengikuti program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/Early Childhood Education) apabila di lokasi/posyandu terdekat terdapat fasilitas PAUD.
  9. 3.    Ibu hamil dan ibu nifas:
  10. a.    Selama kehamilan, ibu hamil harus melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan sebanyak 4 (empat) kali, yaitu sekali pada usia kehamilan sekali pada usia 0-3 bulan, sekali pada usia kehamilan 4-6 bulan, dua kali pada kehamilan 7-9 bulan, dan mendapatkan suplemen tablet Fe.
  11. b.    Ibu melahirkan harus ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan.
  12. c.    Ibu nifas harus melakukan pemeriksaan/diperiksa kesehatan dan mendapat pelayanan KB pasca persalinan setidaknya 3 (tiga) kali pada minggu I, IV dan VI.
  13. 8.    Pendidikan Peserta PKH diwajibkan memenuhi persyaratan berkaitan dengan pendidikandan mengikuti kehadiran di satuan pendidikan/rumah singgah minimal 85% dari hari sekolah dalam sebulan selama tahun ajaran berlangsung  dengan catatan sebagai berikut:
  14. 1.    Apabila dalam keluargaterdapat anak yang berusia 5-6 tahun yang sudah masuk sekolah dasar dan sejenisnya, maka yang bersangkutan dikenakan persyaratan pendidikan.
  15. 2.    Jika memiliki anak berusia 7-15 tahun. Anak Peserta PKH tersebut harus didaftarkan/terdaftar pada satuan pendidikan (SD/MI/SDLB/Salafiyah Ula/Paket A atau SMP/MTs/SMLB/Salafiyah Wustha/Paket B termasuk SMP/MTs terbuka).
  16. 3.    Jika memiliki anak usia 15-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar, maka Peserta PKH diwajibkan mendaftarkan anak tersebut ke satuan pendidikan yang menyelenggarakan program Wajib Belajar 9 tahun atau pendidikan kesetaraan.
  17. 4.    Apabila anak tersebut di atas masih buta aksara, maka diwajibkan untuk mengikuti pendidikan keaksaraan fungsional di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) terdekat.
  18. 5.    Apabila anak tersebut bekerja, atau disebut Pekerja Anak (PA) atau telah meninggalkan sekolah dalam waktu yang cukup lama, maka data anak tersebut akan didaftarkan dan disampaikan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Pendidikan di tingkat Kabupaten/Kota. 
  19. 6.    Apabila anak tersebut terpaksa di jalanan, atau disebut Anak Jalanan (AJ) dan telah meninggalkan sekolah dalam waktu yang cukup lama, maka data anak tersebut akan didaftarkan dan disampaikan kepada Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan di tingkat Kabupaten/Kota.Bila kedua persyaratan di atas, kesehatan dan pendidikan, dapat dilaksanakan secara konsisten oleh Peserta PKH, maka mereka akan memperoleh bantuan secara teratur.
  20. 9.    Bagaimana kalau peserta PKH tidak memenuhi kewajibannya? Semua peserta WAJIB menjalankan kewajiban. Apabila tidak memenuhi kewajiban, maka jumlah bantuan yang diterima akan dikurangi bahkan bantuan dapat dihentikan.
  21. 10.  Berapa besaran bantuan yang akan diperoleh peserta PKH? Besaran Bantuan Tunai Bersyarat untuk setiap keluarga Peserta PKH ditunjukkan oleh tabel berikut:

Besaran Bantuan PKH

Jenis Bantuan Nilai Bantuan/Tahun
  1. 1.    Bantuan tetap
Rp. 200.000
  1. 1.    Bantuan bagi KSMyang memiliki
  2. 1.    Ibu hamil/menyusui, atau
  3. 2.    Anak usia di bawah 5-7 tahun, atau
  4. 3.    Anak usia pra sekolah (APRAS)
Rp. 800.000
  1. 1.    Anak peserta pendidikan setara SD/MI
Rp. 400.000
  1. 1.    Anak peserta pendidikan setara SMP/MTs
Rp. 800.000
Bantuan minimum per keluarga Rp. 600.000
Bantuan maksimum per keluarga Rp. 2.200.000

 Catatan:

  • Bantuan terkait kesehatan berlaku bagi keluarga dengan anak di bawah umur 6 tahun dan/atau ibu hamil/nifas. Besar bantuan ini tidak dihitung berdasarkan jumlah anak.
  • Untuk usia 6 tahun, masuk ke dalam layanan Kesehatan APRAS.
  • Dengan adanya perbedaan komposisi anggota keluarga Peserta PKH, maka besar bantuan yang diterima setiap Peserta PKH akan bervariasi. Contoh variasi besar bantuan, baik per tahun maupun per triwulan, berdasarkan komposisi anggota keluarga dapat dilihat pada Tabel berikut:

 Variasi Komposisi Anggota Keluarga dan Jumlah Bantuan 

Contoh Komposisi Anggota Peserta PKH Jumlah bantuan maksimum per tahun (Rp) Jumlah bantuan maksimum per triwulan (Rp)
Contoh 1 1 anak atau lebih usia 0-6 tahun 1.000.000 250.000
Contoh 2 1 anak atau lebih usia 0-6 tahun dan ibu hamil 1.000.000 250.000
Contoh 3 Ibu hamil tanpa anak 1.000.000 250.000
Contoh 4 1 anak SMP dan 2 anak SD usia 6-15 tahun dan terdaftar di sekolah 1.800.000 450.000
Contoh 5 Anak usia 0-6 tahun dan 3 anak SD 2.200.000 550.000
Contoh 6 Anak usia 0-6 tahun dan 1 anak SD dan 1 anak SMP 2.200.000 550.000
Contoh 7 Anak usia 0-6 tahun, 2 anak SMP; atau 1 anak SMP dan lebih dari 4 anak SD; atau anak usia 0-6 tahun dan 2 anak SD dan 1 anak SMP; atau kombinasi lain yang melebihi batas maksimum bantuan 2.200.000 550.000

 Apabila Peserta PKH tidak memenuhi kewajiban atas syarat kepersertaan dalam tiga bulan, maka akan dilakukan pengurangan pembayaran bantuan tunai. Pemotongan langsung dikenakan terhadap total bantuan pada periode tersebut. Penggunaan bantuan tidak diatur dan ditentukan, tetapi diprioritaskan untuk mengakses layanan pendidikan dan kesehatan. Penggunaan bantuan tidak diperbolehkanuntuk konsumsi yang merugikan hak anak seperti rokok, minuman keras, judi dan lainnya. Mengingat bahwa besaran bantuan PKH telah berjalan selama hampir 5 tahun, maka pada tahun-tahun mendatang besaran bantuan ini akan dievaluasi dan disesuaikan dengan tingkat harga dan kemampuan keuangan negara.    

REINSTAL WIN 7 STARTER UNTUK TOSHIBA NB5XX

September 20th, 2013

Toshiba Netbook seri NB500, NB505 dan NB520 (juga berlaku pada type NB300,305, 200 dan lainnya) yang sudah terinstall windows7 StarterOriginal di paket pembelian awal, tidak menyertakan CD/DVD installer atau Restore dari Win 7 Starter.

1. Matikan netbook
2. Setelah netbook benar benar mati, pasang power adaptor ke netbook agar selama proses recovery battery tidak habis
3. Tekan tombol angka O (Nol) jangan dilepas
4. Hidupkan Netbook atau power On (tombol NOL tetap ditekan)
5. Setelah muncul disply booting/starup (netbook menyala) lepas kan tombol Nol tersebut
6. Netbook akan membaca partis Recovery dan akan muncul peringatan Netbook akan di Install dengan O/S Windows 7 Starter
7. Akan ada pilihan untuk mengembalikan pada kondisi default (fabrikasi default) atau hanya install O/S (anda pilih sesuai kebutuhan)
8. Recovery akan berjalan otomatis dan menginstall semua ke harddisk termasuk driver netbook toshiba anda
9. Ikuti semua langkah yang diminta oleh recovery
10. Done, Netbook anda kembali bisa dipakai

Selamat mencoba

Pendaftaran Dan Pelaksanaan Tes CPNS 2013

September 15th, 2013

Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN) telah menetapkan periode dan tahapan pelaksanaan tes bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN Setiawan Wangsaatmaja menyampaikan pelaksanaan tes CPNS dibagi dalam dua metode, yaitu sitem yang menggunakan Lembar Jawab Komputer (LJK) dan sistem Computer Assested Test (CAT).”Bagi yang melaksanakan sistem CAT, Tes CPNS akan dimulai pada tanggal 29 September 2013.

 

Ada 19 Kementerian dan Lembaga yang telah mendaftar untuk difasilitasi pelaksanaan tes CPNS 2013 dengan sistem CAT,” ujar Setiawan seperti dikutip detikFinance, Selasa (20/8/2013).

Tes CPNS melalui sistem LJK baik dari kategori 2 maupun pelamar umum direncanakan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 3 November 2013.Berikut jadwal dan tahapan pelaksanaan tes CPNS 2013:

  • Penetapan persetujuan rincian formasi instansi : 20-30 Agustus 2013
  • Pengumuman dan pendaftaran penerimaan CPNS : 1-20 September 2013
  • Pelaksanaan ujian TKD dan TKB : 29 September-November 2013
  • Pengolahaan hasil TKD dan TKB : 3-4 November dan 27 November-13 Desember 2013.
  • Pemberkasan dan Penetapan NIP : Minggu II Desember 2013

Sumber: http://finance.detik.com/read/2013/08/20/091152/2334737/4/mau-jadi-pns-nih-jadwal-lengkap-pendaftaran-dan-pelaksanaan-tes

GAMBARAN APLIKASI DAPODIK 2013

September 13th, 2013

Berikut artikel pengenalan aplikasi dapodik 2013 serta perbandingan dan perbedaan antara aplikasi dapodik 2012 dan aplikasi dapodik 2013 yang didapat dari berbagai sumber terutama dari rekan yang mengikuti TOT Pendataan Dikdas.

 

Aplikasi Pendataan Dikdas Dapodik 2013

•    Aplikasi “Pendataan Dikdas 2013” merupakan pengembangan/updating dari aplikasi sebelumnya.
•    Tujuan dari pengembangan adalah agar
–    Meningkatkan validitas data
–    Menjaga Relasi antar data
–    Memungkinkan komunikasi data dua arah (dari server pusat ke sekolah)
–    Memudahkan pengguna (multi sekolah)
–    Menambah varibel pendataan yang diperlukan
–    Melakukan pendataan longitudinal
–    Melanjutkan program pendataan satu pintu agar berkesinambungan

Apa saja fasilitas aplikasi pada dapodik 2013 dan apa perbedaannya dengan dapodik 2012?

  • PENGIRIMAN DATA : Pada versi 2012 pengiriman data dari aplikasi ke server menggunakan upload file secara konvensional, pada versi 2013 menggunakan sistem sinkronisasi (hanya mengirimkan data yang berubah). Perbedaannya adalah cara kirim Aplikasi Dapodik diganti dengan cara sinkronisasi data, kelebihannya adalah fungsi ini mengirimkan data per record (tidak dalam satu bundle file database sekaligus), proses sinkronisasi tidak memakan waktu yang lama, aman dan efisien. Sedangkan cara kirim data pada aplikasi versi 13.01 masih dilakukan dengan cara mengirimkan data keseluruhan (satu bundle file database sekaligus), dan memakan waktu yang lama untuk diproses di server.
  • ALIRAN DATA : Pada versi 2012 hanya satu arah (dari aplikasi desktop ke server), pada versi 2013 terjadi aliran data dua arah sehingga saat terjadinya perubahan data referensi di pusat bisa langsung merubah referensi data aplikasi desktop tanpa harus melakukan install ulang
  • PLATFORM : Aplikasi 2012 dikembangkan menggunakan platform Adobe Air, aplikasi 2013 dibangun menggunakan PHP berbasis web sehingga bisa dibuka melalui jaringan dengan menggunakan Web Browser. Jadi, aplikasi dapodik 2013 sudah berbasis web, dapat dibuka melalui browser.
  • DATABASE : Aplikasi 2012 menggunakan database melekat/embedded, pada versi 2013 menggunakan RDBMS (Relational Database Management System) dengan tingkat keamanan dan integritas yang lebih baik
  • MULTI SEKOLAH : Pada aplikasi 2012 untuk dapat melakukan input data beberapa sekolah harus menggunakan backup-restore, aplikasi 2013 mendukung multi sekolah dengan database tunggal. Jadi, kalau aplikasi 2012 hanya dapat digunakan oleh 1 sekolah dan 1 user (walaupun bisa untuk multiuser), pada dapodik 2013 tidak perlu backup database
  • DATA PREFILL : Pada versi 2012 data prefill hanya terbatas pada PTK dan tidak uptodate, versi 2013 menyertakan data prefill yang diambil dari data pengiriman aplikasi 2012. Jadi nantinya di aplikasi dapodik 2013 sudah berisi data yang kita kirim sebelumnya yaitu data pengiriman terakhir di semester dua tahun 2012/2013 yang diterima sebelum bulan Agustus 2013.
  • IMPORT EXCEL : Pada aplikasi 2012 fasilitas ini telah banyak membuat data menjadi bermasalah, aplikasi 2013 menghilangkan fasilitas import dari excel sebagai solusi penggantinya aplikasi 2013 bisa digunakan melalui jaringan lebih dari satu komputer
  • VALIDASI : Validasi aplikasi lebih ketat meliputi kelengkapan data dan kewajaran data
  • KURIKULUM : Aplikasi 2013 sudah ada fasilitas penerapan kurikulum KTSP dan Kurikulum 2013
  • SARANA PRASARANA : Perbedaan yang terlihat pada menu sarana & prasarana pertama dari letak menu dimana pada aplikasi versi 13.01 tersembunyi di menu rincian sekolah, sedangkan pada aplikasi ini letaknya berada di tampilan awal aplikasi bersamaan dengan tabulasi beranda, sekolah, peserta didik, ptk, dan rombongan belajar. Form sarana & prasarana ini kini menjadi satu, dimana sarana menjadi isi dari prasarana.
  • RELATIONSHIP DATA : Relationship antar data terkait lebih terjamin sehingga menghindari kemungkinan data yang terlepas dari data induknya
  • PROGRESS : Progress report didasarkan pada kualitas data bukan pada kuantitas data
  • ONLINE REPORTING : Aplikasi reporting dan manajemen menggunakan ‘satu pintu’ dengan tingkatan pengguna yang berbeda antara operator sekolah, operator kabupaten/kota dan propinsi

Bagaimana implementasi dan realisasi tentang aplikasi dapodik 2013?

  • Aplikasi baru telah didistribusikan mulai Agustus 2013 meski baru versi BETA/Trial khususnya OP Propinsi dan Kabupaten.
  • Kode registrasi lama direset ulang untuk mencegah masalah kode registrasi saat ini yang banyak digunakan di lebih dari satu sekolah
  • Sekolah hanya memiliki satu akun untuk mengakses aplikasi dan sekolah memiliki kode registrasi yang baru, yaitu hasil enkripsi dari kode registrasi sebelumnya.

Demikianlah sedikit gambaran tentang aplikasi dapodik 2013 yang sampai saat ini masih dalam tahap pengembangan dan kita harus sabar menunggu kehadirannya. Siap???

 

Semoga ada manfaatnya.

Terima kasih.

SILABUS SMA KURIKULUM 2013

September 7th, 2013

Meskipun secara menyeluruh kurikulum 2013 ini direncakan tuntas dan diimplementasikan diseluruh Indonesia pada tahun 2015, tapi tidak ada salahnya kita memahami dan menelaah seperti apa KI/KD dan silabus kurikulum 2013 khususnya untuk jenjang SMA. Silahkan download melalui link berikut ini (Beberapa KI/KD dan silabus barangkali sudah ada yang berubah untuk revisi terbaru) :

PPKN

  1. KD PPKn SMA.
  2. Silabus PPKn SMA Kelas X.
  3. Silabus PPKn SMA Kelas XI.
  4. Silabus PPKn SMA Kelas XII.

MATEMATIKA

  1. Silabus MATEMATIKA SMA Kelas X.
  2. Silabus MATEMATIKA SMA Kelas XI.
  3. Silabus MATEMATIKA SMA Kelas XII.

SEJARAH

  1. KI/KD Sejarah Peminatan.
  2. KD Sejarah Wajib.
  3. Silabus Sejarah Indonesia SMA Peminatan.

BAHASA INGGRIS

  1. KI-KD Bahasa Inggris SMA Kelas X.
  2. KI-KD Bahasa Inggris SMA Kelas XI.
  3. KI-KD Bahasa Inggris SMA Kelas XII .
  4. Silabus B Inggris SMA Kelas X .
  5. Silabus B Inggris SMA Kelas XI .
  6. Silabus B Inggris SMA Kelas XII.

SENI BUDAYA

  1. KI KD Seni Budaya SMA.
  2. Silabus Seni Musik SMA.
  3. Silabus Seni Rupa SMA.
  4. Silabus Seni Tari SMA.
  5. Silabus Seni Teater SMA.

PENDIDIKAN JASMANI

  1. Silbus Penjas SMA Kelas X.
  2. Silbus Penjas SMA Kelas XI.
  3. Silbus Penjas SMA Kelas XII.

PRAKARYA

  1. KI-KD Prakarya SMA.

BAHASA INDONESIA

  1. KD BAHASA INDONESIA SMA-MA-SMK.
  2. Silbus BAHASA INDONESIA KELAS X WAJIB[1].
  3. Silbus BAHASA INDONESIA KELAS XI WAJIB[1].
  4. Silbus BAHASA INDONESIA KELAS XII WAJIB[1].

BIOLOGI

  1. KI_KD_Biologi.
  2. Silabus_Biologi_X.
  3. Silabus_Biologi_XI.
  4. Silabus_Biologi_XII.

FISIKA

  1. Silabus FISIKA SMA Kelas X.
  2. Silabus Fisika SMA Kelas XI.
  3. Silabus FISIKA SMA kelas XII.

KIMIA

  1. KD_KIMIA SMA.
  2. Silabus Kimia SMA X.
  3. Silabus Kimia SMA XI .
  4. Silabus Kimia SMA XII.

GEOGRAFI

  1. KD GEOGRAFI.
  2. Silabus Geografi SMA X.
  3. Silabus Geografi SMA XI.
  4. Silabus Geografi SMA XII.

SEJARAH

  1. KI-KD SEJARAH PEMINATAN.
  2. Silabus SEJARAH PEMINATAN.

SOSIOLOGI

  1. Silabus SOSIOLOGI KLAS X.

EKONOMI

  1. KD EKONOMI SMA-MA.
  2. Silabus Ekonomi X.
  3. Silabus Ekonomi XI.
  4. Silabus Ekonomi XII.

BAHASA INDONESIA PEMINATAN

  1. Silabus BAHASA INDONESIA KELAS X PEMINATAN.
  2. Silabus BAHASA INDONESIA KELAS XI PEMINATAN .
  3. Silabus BAHASA INDONESIA KELAS XII PEMINATAN .

BAHASA ASING

  1. Silabus Bahasa Inggris SMA Kls X_PEMINATAN.
  2. Silabus Bahasa Jerman X .
  3. Silabus Bahasa Jerman XI.
  4. Silabus Bahasa Jerman XII .

ANTROPOLOGI

  1. KI_KD Antropologi 1-5 Mei 2013.
  2. Silabus ANTROPOLOGI-X.
  3. Silabus ANTROPOLOGI-XI .
  4. Silabus ANTROPOLOGI-XII.

Semoga bermanfaat.

SILABUS SMP KURIKULUM 2013

September 7th, 2013

Link dibawah adalah link untuk mendownload silabus dan KD yang terkompresi dalam 1 file rar, jadi tidak ada previewnya. Unduh terlebih dahulu, baru diekstrak dikomputer lokal.

  1. Silabus Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) SM. UNDUH DISINI.
  2. Silabus Bahasa Indonesia SMP. UNDUH DISINI.
  3. Silabus Matematika SMP Kelas VII. UNDUH DISINI.
  4. Silabus Matematika SMP Kelas VIII. UNDUH DISINI.
  5. Silabus Matematika SMP Kelas IX. UNDUH DISINI.
  6. Silabus Bahasa Inggris SMP. UNDUH DISINI.
  7. Silabus Seni Budaya SMP. UNDUH DISINI.
  8. Silabus Prakarya SMP. UNDUH DISINI.
  9. Silabus Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP. UNDUH DISINI.
  10. Silabus Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP. UNDUH DISINI.
  11. Silabus Penjasorkes (Olah Raga) SMP. UNDUH DISINI.

Semoga bermanfaat…

BLOG GURU INDONESIA

MENJADI GURU BERMUTU DAN PROFESIONAL