MEDIA PENDIDIKAN

MENJADIKAN PENDIDIKAN BERMUTU DAN BERKUALITAS

Soal Uji Kompetensi Guru Seni Budaya

July 4th, 2012

1. Pendidikan seni multi kultural pada dasarnya diberikan kepada anak didik dalam usaha membantu mengatasi ………
a. masalah perbedaan sosial budaya
b. masalah selera seni
c. masalah kulrikulum sekolah
d. masalah apresiasi
2. Memberikan kebebasan siswa untuk berapresiasi dan berkreasi seni berdasar seni budayanya sendiri termasuk model pembelajaran inovatif yang berhubungan dengan ……………..
a. model pengenalan c. model perombakan
b. model pengamalan d. model campuran
3. Ketika guru mengajak menganalisis kondisi lingkungan siswa, guru tersebut akan menerapkan model pembelajaran ………….
a. pengamalan c. perombakan
b. pengenalan d. penjelajahan
4. Mengenalkan seni yang dimiliki berbagai daerah kepada siswa, berarti seorang guru menerapkan model pembelajaran …..
a. Perombakan c. Pengalaman
b. Pengenalan d. Perompakan
5. Kadang siswa merasa terlecehkan jika berkesenian menggunakan seni budayanya sendiri dalam pembelajaran di kelas. Hal ini karena guru tidak menerapkan model pembelajaran inovatif yang berhubungan dengan model pembelajaran ……..
a. analisis sintesis c. perombakan
b. pengamalan d. Pengenalan
6. Demokratisasi dalam pembelajaran kesenian dengan siswa diberikan kebebasan dalam berkesenian menggunakan bahan dan alat sendiri sesuai kondisi sosial budaya yang dianut siswa, termasuk mengikuti model pembelajaran……..
a. Pengembaraan c. Perombakan
b. Pengenalan d. Variasi
7. Kondisi yang tepat dalam menerapkan model pembelajaran inovatif pengamalan, jika kondisi kelas siswanya …………
a. hiterogen c. hortikultura
b. homogen d. multi homogen
8. Kadang-kadang guru dalam mengajarkan kesenian menerapkan model pembelajaran perombakan. Pengertian perombakan di sini adalah ……
a. menerapkan semangat demokratisasi dalam berkesenian
b. mengekang demokratisasi
c. seni yang sudah ada dirombak
d. membuat sensasi
9. Suatu pembelajaran yang memberikan apresiasi seni dari berbagai daerah dan etnis tertentu kepada anak didik, tidak mesti disukai setiap siswa. jika demikian berarti guru belum berhasil dalam menerapkan model pembelajaran ……..
a. Pengamalan c. Perombakan
b. Pengenalan d. Pengubahan
10. Pendidikan seni multi kultural mempunyai misi pendidikan……
a. martabat seni c. murni
b. nilai d. apresiasi
11. Dalam pendidikan seni budaya ada beberapa pendekatan yang bisa dipakai dalam proses pembelajaran kecuali. :
a. Pembelajaran seni melalui pendekatan ekspresi bebas
b. Pembelajaran seni melalui pendekatan diseiplin
c. Pembelajaran seni melalui pendekatan multikultural
d. Pembelajaran seni melalui pendekatan multidimensional
12. Metode pengajaran menggambar yang mengutamakan anak untuk terampil menggambar lambat laun dianggap tidak layak untuk dilakukan. Hal ini dipicu oleh beberapa faktor, kecuali :
a. Temuan berbagai studi tentang anak
b. Pengaruh pandangan Freud
c. Terjadinya gerakan pembaharuan dalam seni rupa
d. Kelompok yang menentang
13. Kurikulum yang tidak dirancang sebelumnya tetapi berkembang sesuai keinginan anak disebut :
a. emerging curriculum c. horisontal curricullum
b. vertical curricullum d. ekspress curriculum
14. Dua tokoh seni yang mendukung konsep pendekatan ekspresi bebas adalah :
a. Viktor Lowenfeld dan Herbert Read
b. Viktor Lowenfeld dan Eisner
c. Viktor Lowenfeld dan Freud
d. Herbert Read dan Eisner
15. Konsep pendidikan seni yang memberikan kesempatan kepada anak untuk mengekspresikan emosinya adalah penting, tetapi juga tidak boleh mengabaikan kegiatan mempalajari ilmunya, disebut pendekatan:
a. Pendidikan ekspresi bebas
b. Pendidikan displin
c. Pendidikan multikultural
d. semuanya benar
16. Ada beberapa faktor yang melatar belakangi lahirnya pendekatan multikultural, diantaranya adalah :
a. Ketidakadilan dalam Masyarakat
b. Kebutuhan akan Identitas Diri
c. Keadaan Demografis yang Berubah
d. Semua benar
17. Ada tiga model dalam pembelajaran multikultural yaitu :
a. Model pengenalan, pengamalan, perombakan
b. Model pengenalan, penjiplakan, perombakan
c. Model pengenalan, observasi, perombakan
d. Semua salah
18. Cara untuk memperluas wawasan murid agar dapat memahami orang lain dan karya seni yang diciptakannya disebut :
a. Model perombakan
b. Model pengamalan
c. Model pengenalan
d. Model penjiplakan
19. Pembelajaran multikultural adalah model pembelajaran yang menekankan pada :
a. budaya
b. seni
c. seni budaya daerah lain
d. seni budaya daerah sendiri
20. Pendekatan ekspresi bebas adalah pendekatan :
a. ekspresi sebebas-bebasnya
b. ekspresi bebas tapi terikat
c. ekspresi bebas dengan panduan
d. ekspresi bebas dengan syarat

1. Jelaskan hakekat pendidikan seni di sekolah!
2. Mengapa pengembangan sensitivitas estetik penting sebagai bekal berapresiasi seni rupa?
3. Sebutkan beberapa bentuk pembelajaran apresiasi seni rupa sesuai dengan kurikulum yang berlaku sekarang!
4. Berikan contoh agar pembelajaran apresiasi seni rupa di sekolah dapat berhasil!
5. Dengan cara apa pengembangan kepekaan estetik siswa dapat dilaksanakan?
6. Mengapa tahapan deskripsi merupakan tahapan yang penting dalam mengapresiasi karya seni?
7. Dilihat dari bentuknya ada berapa jenis karya seni rupa? Berikan masing-masing contohnya!
8. Dilihat dari fungsinya seni rupa dapat dibedakan menjadi berapa? Berikan masing-masing contohnya!
9. Sebutkan beberapa contoh kegiatan apresiasi dalam pembelajaran seni rupa!
10. Jelaskan mengapa kegiatan apresiasi seni lebih baik ditindaklanjuti dengan penulisan hasil apresiasi?
11. Pengalaman estetik apa yang diperoleh siswa dalam menyelenggarakan kegiatan pameran?
12. Persiapan apa yang harus dilakukan oleh guru dalam mengajarkan apresiasi seni rupa kepada siswanya?
13. Jelaskan fungsi dan tujuan pendidikan seni di sekolah!
14. Mengapa kebutuhan berekspresi dan berkreasi pada anak sangat penting untuk dipenuhi dalam pendidikan seni?
15. Sebutkan beberapa pembelajaran praktik seni rupa yang memberikan peluang sebagai sarana berekspresi!
16. Berikan contoh-contoh karya-karya seni rupa nusantara yang memiliki keunikan dalam hal gagasan, bentuk, dan tekniknya!
17. Jelaskan fungsi akor dalam posisi terbuka dan akor dalam posisi tertutup!
18. Jelaskan jarak antara masing masing jenis suara!
19. Jelaskan dengan singkat bagaimanakah konsep dasar ekspresi bebas?
20. Jelaskan dengan singkat bagaimanakah penerapan pendekatan ekspresi bebas dalam pembelajaran seni tari?
21. Jelaskan dengan singkat bagaimanakah konsep pendidikan seni berbasis disiplin?
22. Bagaimanakah perbedaan antara pendekatan ekspresi bebas dengan pendekatan disiplin !
23. Jelaskan dengan singkat bagaimanakah konsep dasar pendekatan multikultural ?
Sumber : Buku Materi PLPG UNNES 2008

KUMPULAN SOAL UJI KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN

July 4th, 2012

Soal Uji Kompetensi Guru BK
1. Tunjukkan semua alasan yang saudara ketahui, mengapa seorang konselor perlu memahami karakteristik individu yang dibimbingnya?
2. Tunjukkan pula semua alasan mengapa seseorang konselor perlu memahami dan terampil menggunakan bermacam-macam teknik?
3. Tuliskan semua manfaat memahami konselor bila ia terampil menggunakan bermacam-macam teknik asesmen !
4. Tuliskan pula bahayanya jika konselor tidak bisa memahami konseli yang dilayaninya !
5. Tuliskan pengertian daftar cek masalah dengan kalimat saudara sendiri
6. Jelaskan untuk apa biasanya daftar cek digunakan dalam kegiatan bimbingan dan konseling
7. Jelaskan kelebihan penggunaan daftar cek dibanding dengan interview
8. Tunjukkan alas an saudara, mengapa dalam analisis daftar cek bukan sekedar melihat kuantitas masalah yang dihadapi siswa, tetapi perlu memahami intensitas masalah
9. Buatlah rumusan dengan kalimat saudara sendiri, apa yang dimaksud dengan sosiometri
10. Jelaskan apa kegunaan sosiometri dalam bimbingan dan konseling
11. Jelaskan dari mana saudara bisa mengetahui bahwa seorang siswa terasing di kelasnya jika saudar melihat data sosiogram.
12. Mengapa interviu memerlukan waktu yang lebih lama? Jelaskan!
13. Dalam kegiatan konseling interviu merupakan metode yang utama, Beri penjelasan secukupnya!
14. Dalam menyusun panduan interviu, hal apa yang harus dikuasai oleh interviuer?
15. Jelaskan pengertian bimbingan dan konseling kelompok yang menyebutkan pada unsur-unsur pokoknya.
16. Berikan penjelasan tentang perbandingan antara bimbingan kelompok, konseling kelompok, dan psikoterapi kelompok ditinjau dari , fungsi, anggota, suasana interaksi, dan jumlah anggota.
17. Jelaskan tujuan umum dan tujuan khusus konseling kelompok.
18. Berikan ilustrasi kekuatan konseling kelompok bila dibandingkan dengan konseling individual.
19. Sebut dan jelaskan tiga bentuk pengumpulan orang-orang secara ringkas.
20. Jelaskan faktor-faktor yang dapat mewujudkan suatu kelompok.
21. Jelaskan peran anggota kelompok dalam bimbingan kelompok.
22. Kemantapan, kekompakan kelompok tergantung pada beberapa hal. Jelaskan.
23. Sebutkan tahapan –tahapan dalam bimbingan dan konseling kelompok dan tujuannya masing-masing.
24. Bilamanakah pemimpin kelompok diharapkan dapat tampil sebagai contoh dalam tahap pembentukan .?
25. Apa ciri khas tahap peralihan?
26. Kemukakan perbedaan yang prinsip dalam tahapan bimbingan kelompok dan konseling kelompok.

Soal Uji Kompetensi Guru Ekonomi SMA SMK
1. Tunjukkan salah satu prinsip yang tidak boleh diterapkan guru dalam berinovasi, yaitu:
a. metode tidak boleh mengganggu komitmen mengajar;
b. pengumpulan data yang dapat menambah waktu guru;
c. metodologi menyesuaikan dengan situasi kelas;
d. masalah sendiri di kelas;
e. fokus terhadap kegiatan (semua komponen).
2. Salah satu tahap yang tidak termasuk dalam model pembelajaran latihan penelitian adalah
a. Menghadapkan masalah;
b. Penyajian data;
c. Mencari dan mengkaji data;
d. Eksperimen dan mengkaji data;
e. Penarikan kesimpulan dan rekomendasi.
3. Tahap-tahap model pembelajaran sinektiks yang dapat dilakukan guru adalah (1) mendiskripsikan kondisi saat ini, (2) Proses analogi personal, (3) proses analogi langsung, (4) Analisis konflik, (5) Analisis langsung lanjut, (6) Kajian tugas. Tunjukkan tata urutan tahap-tahap model pembelajaran sinektiks yang benar. Adapun tata urutan model pembelajaran sinektiks yang benar adalah:
a. Tahap (1), (2), (3), (4), (5), dan (6).
b. Tahap (1), (3), (2), (4), (5), dan (6).
c. Tahap (1), (5), (2), (3), (4), dan (6).
d. Tahap (1), (5), (4), (3), (2), dan (6).
e. Tahap (1), (2), (5), (4), (3), dan (6).
4. Tahap-tahap model pembelajaran pertemuan kelas dapat dilakukan guru adalah (1) menciptakan suasana yang baik, (2) membuat nilai keputusan personal, (3) menyajikan masalah, (4) mengidentifikasi pilihan tindakan, (5) memberi komentar, (6) menetapkan tindak lanjut. Tunjukkan tata urutan tahap-tahap model pembelajaran pertemuan kelas yang benar. Adapun tata urutan model pembelajaran pertemuan kelas yang benar adalah:
a. Tahap (1), (2), (3), (4), (5), dan (6).
b. Tahap (1), (3), (2), (4), (5), dan (6).
c. Tahap (1), (5), (2), (3), (4), dan (6).
d. Tahap (1), (5), (4), (3), (2), dan (6).
e. Tahap (1), (2), (5), (4), (3), dan (6).
5. Tahap-tahap model pembelajaran penelitian juresprudential dapat dilakukan guru adalah (1) orientasi kasus, (2) penetapan posisi, (3) identifikasi masalah, (4) contoh dan argumentasi, (5) penyajian posisi, (6) pengetesan asumsi. Tunjukkan tata urutan tahap-tahap model pembelajaran penelitian juresprudential yang benar. Adapun tata urutan model pembelajaran penelitian juresprudential yang benar adalah:
a. Tahap (1), (2), (3), (4), (5), dan (6).
b. Tahap (1), (3), (2), (4), (5), dan (6).
c. Tahap (1), (5), (2), (3), (4), dan (6).
d. Tahap (1), (5), (4), (3), (2), dan (6).
e. Tahap (1), (2), (5), (4), (3), dan (6).

1. Media yang berkaitan dengan indera pendengaran adalah :
a. Transparansi
b. Laboratorium Bahasa
c. Mikrofis
d. Flanel Board
2. Dari sisi kesiapan pengadaannya, media dikelompokkan menjadi :
a. Media asli dan media tiruan
b. Media jadi dan media rancangan
c. Media material dan media audio
d. Media visual dan media audiovisual
3. Di bawah ini adalah penyebab guru memilih media, kecuali :
a. Dapat mendemonstrasikan
b. Familier (terbiasa) dengan media
c. Dapat menjelaskan lebih konkret
d. Menghemat bicara
4. Di bawah ini yang tidak termasuk sumber belajar adalah :
a. Papan tulis
b. Guru
c. Media
d. Buku
5. Di bawah ini dapat mengambarkan pengertian media kecuali
a. Saluran penyampai pesan
b. Instrumen yang dapat merangsang siswa untuk belajar
c. Siswa dalam belajar perlu hiburan
d. Alat untuk menambah perhatian dan minat siswa untuk belajar
6. Dalam pelajaran ekonomi, untuk menerangkan data pertumbuhan penduduk, sangat cocok menggunakan media di bawah ini, kecuali :
a. Globe
b. Grafik
c. Diagram
d. Tabel/bagan
7. Ahli yang mengembangkan media adalah di bawah ini, kecuali :
a. J.B. Say
b. AECT
c. Gagn
d. Brigs
8. Yang termasuk media paling gampang dibuat oleh guru, tanpa menggunakan biaya adalah :
a. Kartun
b. Grafik
c. Transparansi
d. Sketsa
9. Apa yang sebaiknya diperhatikan dalam menyusun media :
a. Material yang mahal
b. Kecanggihan alat
c. Gampang dibuat
d. Aspek desain
10. Dalam rangka pemilihan media, hal yang paling perlu diperhatikan adalah :
a. Apakah harga bahan pembuatan media terjangkau
b. Apakah materi pelajaran yang mutakhir
c. Apakah relevan dengan tujuan pembelajaran
d. Apakah bisa dikomputerisasikan

1. Aspek-aspek yang menentukan karakteristik karya tulis, kecuali
a. sikap penulis
b. panjang tulisan
c. struktur sajian
d. penggunaan bahasa
2. Struktur sajian suatu karya tulis ilmiah pada umumnya terdiri dari
a. pendahuluan, inti (pokok pembahasan), dan penutup
b. pendahuluan, abstrak, bagian inti, simpulan
c. abstrak, pendahuluan, bagian inti, simpulan
d. abstrak, bagian inti, penutup
3. Bagian penutup suatu karya tulis ilmia, pada umumnya menyajikan tentang
a. rangkuman dan tindak lanjut
b. simpulan umum
c. rekomendasi penulis
d. simpulan dan saran
4. Substansi suatu karya tulis ilmiah dapat mencakup berbagai hal, dari yang paling sederhana sampai dengan yang paling kompleks. Berikut ini adalah contoh-contoh subatansi karya tulis ilmiah, kecuali
a. pendidikan
b. kebudayaan
c. pemulung
d. informatika
5. Dalam karya tulis ilmiah, penulis bersikap netral, obyektif, dan tidak memihak. Sikap ini sesuai dengan hakikat karya tulis ilmiah yang merupakan kajian berdasarkan pada, kecuali
a. fakta atau kenyataan
b. argumentasi
c. teori yang diakui kebenarannya
d. data empirik/hasil penelitian
6. Keobyektifan penulis karya tulis ilmiahdicerminkan dalam gaya bahasa yang bersifat
a. resmi
b. baku
c. impersonal
d. personal
7. Komponen suatu karya tulis ilmiah bervariasi sesuai dengan jenis karya tulis ilmiah dan tujuan penulisannya, namun pada um,umnya semua karya tulis ilmiah mempunayi komponen
a. daftar pustaka
b. abstrak
c. daftar tabel
d. lampiran
8. Berikut ini adalah ciri-ciri suatu karya tulis ilmiah, kecuali
a. memaparkan bidang ilmu tertentu
b. merupakan deskripsi suatu kejadian
c. menggunakan gaya bahasa resmi
d. disajikan secara sistematis
9. Di antara judul berikut, yang manakah yang paling sesuai untuk judul karya tulis ilmiah?
a. senjata makan tuan
b. kumbang cantik pengisap madu
c. pengaruh gizi pada pertumbuhan anak
d. pengaruh obat bius yang menghebohkan
10. Untuk membedakan karya tulis ilmiah dan karya tulis bukan ilmiah, seseorang dapat mengkaji berbagai aspek tulisan. Salah satu aspek yang dapat digunakan sebagai pembeda adalah
a. sistematika tulisan
b. panjang tulisan
c. ragam bahasa yang digunakan
d. pengarang

1. Artikel dapat dikelompokkan menjadi
a. artikel laporan dan artikel rujukan
b. artikel konseptual dan artikel teoritis
c. artikel hasil telaahan dan artikel teoritis
d. artikel hasil laporan dan artikel hasil telaahan
2. Dari sudut ide, salah satu dari empat faktor yang harus diperhatikan untuk menghasilkan tulisan ilmiah yang berkualitas tinggi adalah
a. kelayakan ide untuk dipublikasikan
b. wacana tentang ide yang sedang berkembang
c. kesiapan ide untuk didiskusikan
d. persamaan persepsi para ahli di bidang yang sama
3. Tulisan analisis konseptual terdiri dari
a. judul, abstrak, data, pembahasan, dan referensi
b. judul, abstrak, pendahuluan, diskusi, referensi
c. judul pendahuluan, diskusi, kesimpulan referensi
d. judul, pendahuluan, temuan, pembahasan, referensi
4. Dalam suatu artikel konseptual, bagaimana teori/konsep yang ditawarkan dapat berkontribusi dalam peta pengetahuan dimuat pada bagian
a. abstrak
b. pendahuluan
c. diskusi
d. referensi
5. Referensi memuat semua rujukan yang
a. pernah dibaca penulis
b. perlu dibaca pembaca
c. dimuat dalam badan tulisan
d. diperlukan dalam pengembangan tulisan
6. Salah satu dari tiga pertanyaan yang harus dijawab di bagian pendahuluan adalah berikut ini
a. apa inti teori/konsep yang dibahas?
b. mengapa konsep itu dibahas?
c. Apa kesimpulan yang dapat ditarik?
d. Apa tindak lanjut yang perlu dilakukan?
7. Salah satu hal yang harus dihindari pada saat menulis hasil penelitian adalah
a. menjelaskan partisipan
b. menulis masalah yang sudah pernah dibahas
c. memecah satu penelitian menjadi beberapa artikel
d. melaporkan korelasi yang dibahas dalam penelitian
8. Pemilihan penggunaan kata dan kalimat yang tidak provokatif dalam laporan atau artikel merupakan salah satu contoh upaya untuk menjaga kualitasdari aspek
a. panjang tulisan
b. nada tulisan
c. gaya tulisan
d. bahasa tulisan
9. Rekomendasi untuk judul adalah
a. 8-10 kata
b. 10-12 kata
c. 12-15 kata
d. 15-30 kata
10 Dalam suatu laporan atau artikel hasil penelitian, kontribusi penelitian dapat dilihat di bagian
a. pendahuluan
b. metode
c. hasil
d. diskusi

1. Diketahui PDB (GDP) suatu negara (dalam milyar rupiah) Rp1.000,00; Transfer Luar Negeri Rp250,00; Penyusutan Barang Modal Rp150,00; Pajak Tidak Langsung Rp100,00; Laba Ditahan Rp50,00; Pajak Perseroan Rp 25,00; Biaya Jaminan Sosial Rp25,00; Pembayaran Transfer dan Bunga (pembayaran tanpa kontra prestasi) Rp20,00; Pajak Langsung Rp50,00. Hitunglah tiap-tiap konsep pendapatan nasionalnya!
2. Sebutkan dan jelaskan beberapa tujuan ldalam perhitungan pendapatan nasional selain yang disebutkan di atas?
3. Sebutkan dan jelaskan beberapa manfaat dalam perhitungan pendapatan nasional selain yang telah disebutkan di atas?
4. PT. Jaya Abadi Perkasa, Tbk mempunyai bangunan gedung Anjungan Plaza di lokasi pusat pertokoan kota Surabaya, yang menyewakan ruangan-ruangan gedungnya. Tanggal 4 April 2000 menyewakan beberapa ruangan di bangunan gedungnya senilai Rp 2.400.000.000,- untuk masa kontrak 2 tahun. Uang kontrak diterima seluruhnya padapenandatanganan kontrak.
Pertanyaan :
a. Jurnal penerimaan uang kontrak
b. Jurnal penyesuaian akhir periode tahun 2000
c. Jurnal penutup akhir periode tahun 2000
d. Jurnal penyesuaian kembali awal periode tahun 2001 (jika perlu)
e. Jurnal penyesuaian akhir tahun 2001
f. Jurnal penutup akhir tahun 2001
g. Jurnal penyesuaian kembali awal tahun 2002 (jika perlu)
Catata : PT Jaya Abadi Perkasa memakai metode pendekatan
laba/rugi
5. Inovasi pendidikan seperti yang dikemukakan para akhli tidak lain
adalah: “the introduction a new idea, method or device in curriculum, educational administration, etc. Dari definisi ini dapat kita pahami mengenai pengertian inovasi pendidikan. Jelaskan apa yang dimaksud dengan inovasi pendidikan itu?
6. Pengertian-pengertian perubahan dan inovasi pendidikan memiliki cakupan luas dalam hubungannya dengan pencapaian tujuan-tujuan pendidikan. Perannya cukup signifikan jika dapat dikembangkan dan diaplikasikan dalam berbagai situasi pendidikan baik dalam settingformal maupun informal. Untuk itu jelaskan cakupan dan spectrum implementasi yang menyebabkan mengapa inovasi pendidikan harus menjadi salah satu aspek penting dalam pendidikan umumnya dan interaksi edukatif khususnya?
7. Inovasi pendidikan bukan merupakan hal baru di Indonesia, namun agar kita dapat memahami dengan baik persoalan inovasi pendidikan perlu dikaji kelemahan-kelemahan inovasi pendidikan yang ada selama ini. Salah satu kendala adalah akibat adanya sentralisasi pendidikan. Jelaskan mengapa hal ini dapat terjadi?
8. Ujung tombak keberhasilan pendidikan di sekolah adalah guru. Guru harus mampu menjadi seorang inovator guna menemukan strategi atau metode yang efektif untuk mendidik. Inovasi yang dilakukan guru pada intinya berada dalam tatanan pembelajaran yang dilakukan di kelas. Kunci utama yang harus dipegang guru adalah bahwa setiap proses atau produk inovatif yang dilakukan dan dihasilkannya harus mengacu kepada kepentingan siswa. Oleh karena itu, agar guru mampu berinovasi memerlukan persyaratan tertentu, yaitu bagaimana mereka mampu mengembangkan kreatifitas. Jelaskan bagaimana caranya guru dapat mengembangkan kreativitasnya?
9. Berkaitan dengan kompetensi dasar (kompetensi pedagogi, profesional, kepribadian, dan sosial) yang harus dimiliki seorang guru, maka guru sebagai seorang inovator dituntut memiliki beberapa kemampuan. Sebut dan jelaskan kemampuan yang dimaksud?
10. Bandingkan hasil yang diperoleh siswa paling sedikit 10 siswa untuk mengukur ranah kognitif, afektif dan psikomotor untuk materi pelajaran tertentu (Tentukan terlebih dahulu materi pelajaran yang akan dikaji).Berikan alasan/dasar dari hasil yang diperoleh dari masing-masing Siswa
11. Implementasikan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam membuat rencana tes hasil belajarpada materi yang Bapak/Ibu ampu
12. Buatlah minimal 5 untuk tes obyektif dengan pilihan ganda (opsion jawaban 5) dan 3 untuk tes uraian dengan jawaban tebatas.
13. Jelaskan dan gambarkan proses komunikasi yang gagal dan proses komunikasi yang berhasil dengan adanya peran media.
14. Berikan contoh media yang efektif dalam pembelajaran dengan mengambil tiga kompetensi dasar dari mata pelajaran yang Saudara ampu.
15. bagaimana caranya mengenal karakteristik karya tulis ilmiah. Jelaskan mengapa bapak dan ibu menyimpulkan seperti itu?
16. Sebutkan asspek-aspek yang dapat menggambarkan karakteristik suatu karya tulis ilmiahdan berikan penjelasan singkat untuk setiap aspek. Berdasarkan uraian itu, coba simpulkan karakteristik karya tulis ilmiah!
17. Secara umum, struktur sajian suatu karya tulis ilmiah terdiri dari bagian awal, inti, dan bagian penutup. Coba jelaskan deskripsi masing-masing bagian dan apa bedanya dengan struktur sajian karya non ilmiah?
18. Jelaskan mengapa abstrak merupakan bagian terpenting dalam laporan dan artikel penelitian
19. Sebut dan jelaskan perbedaan karya tulis ilmiah hasil pemikian dan hasil penelitian!
20. Carilah salah satu artikel hasil penelitian, telaah unsur-unsur yang terdapat pada artikel itu!
Sumber: Buku Materi PLPG UNNES 2008

Soal Tes Kompetensi Guru Profesi Bahasa Inggris, Soal Uji Kompetensi Guru Bahasa Inggris
Hydrogen is the most common element in the universe and was perhaps the first to form. It is among the ten most common elements on Earth as well and one of the most useful for industrial purposes. Under normal conditions of temperature, hydrogen is a gas. Designated as H, hydrogen is the first element in the periodic table because it contains only one proton. Hydrogen can combine with a large number of other elements, forming more compounds than any of the others. Pure hydrogen seldom occurs naturally, but it exists in most organic compounds, that is, compounds that contain carbon, which account for a very large number of compounds. Moreover, hydrogen is found in inorganic compounds. For example, when hydrogen burns in the presence of oxygen, it forms water.
The lightest and simplest of the elements, hydrogen has several properties that make it valuable for many industries.
It releases more heat per unit of weight than any other fuel. In rocket engines, tons of hydrogen and oxygen are burned, and hydrogen is used with oxygen for welding torches that produce temperatures as high as 4,000 degrees F. and can be used in cutting steel. Fuel cells to
Generate electricity operate on hydrogen and oxygen.
Hydrogen also serves to prevent metals from tarnishing during heat treatments by removing the oxygen from them. Although it would be difficult to remove the oxygen by itself, hydrogen readily combines with oxygen to form water, which can be heated to steam and easily removed. Furthermore, hydrogen is one of the coolest refrigerants. It does not become a liquid until it reaches
Temperatures of -425 degrees F. Pure hydrogen gas is used in large electric generators to cool the coils.
Future uses of hydrogen include fuel for cars, boats, planes, and other forms of transportation that currently require petroleum products. These fuels would be lighter, a distinct advantage in the aerospace industry, and they would also be cleaner, thereby reducing pollution in the atmosphere.
Hydrogen is also useful in the food industry for a process known as hydrogenation. Products such as margarine and cooking oils are changed from liquids to semisolids by combining hydrogen with their molecules. Soap manufacturers also use hydrogen for this purpose. In addition, in the chemical industry, hydrogen is used to produce ammonia, gasoline, methyl alcohol, and many other
important products.
1. What is the author’s main purpose in the passage?
A. To explain the industrial uses of hydrogen
B. To describe the origin of hydrogen in the universe
C. To discuss the process of hydrogenation
D. To give examples of how hydrogen and oxygen
2. How can hydrogen be used to cut steel?
A. By cooling the steel to a very low temperature
B. By cooling the hydrogen with oxygen to a very low temperature
C. By heating the steel to a very high temperature
D. By heating the hydrogen with oxygen to a very high temperature
3. The word ‘readily’ in line 22 could be best be replaced by
A. completely
B. slowly
C. easily
D. usually
4. The ‘combining’ in line 35 is closest in meaning to
A. trying
B. changing
C. adding
D. finding
5. The word ‘them’ in line 21 refers to
A. fuel cells
B. metals
C. treatments
D. products
6. Where in the passage does the author explain why hydrogen is used as a refrigerant?
A. Lines 8-10
B. Lines 15-18
C. Lines 20-21
D. Lines 24-26
7. What does the author mean by the statement in lines 21-24: Although it ………………… easily removed’?
A. It is easy to form steam by heating water.
B. Water can be made by combining hydrogen and oxygen.
C. Hydrogen cannot be separated from oxygen because it is too difficult.
D. Oxygen is removed by combining it with hydrogen and heating it.
8. How does hydrogen generally occur?
A. It is freely available in nature.
B. It is contained in many compounds.
C. It is often found in pure form.
D. It is released during hydrogenation.
9. The author mentions all of the following as uses for hydrogen EXCEPT
A. to remove tarnish from metals
B. to produce fuels such as gasoline and methyl alcohol
C. to operate fuel cells that generate electricity
D. to change solid foods to liquids
10. It can be inferred from the passage that hydrogen
A. is too dangerous to be used for industrial purposes
B. has many purposes in a variety of industries
C. has limited industrial uses because of its dangerous properties
D. is used in many industries for basically the same purpose
sumber : www.ptkguru.com

Soal Uji Kompetensi Guru Ekonomi SMA SMK
1. Tunjukkan salah satu prinsip yang tidak boleh diterapkan guru dalam berinovasi, yaitu:
a. metode tidak boleh mengganggu komitmen mengajar;
b. pengumpulan data yang dapat menambah waktu guru;
c. metodologi menyesuaikan dengan situasi kelas;
d. masalah sendiri di kelas;
e. fokus terhadap kegiatan (semua komponen).
2. Salah satu tahap yang tidak termasuk dalam model pembelajaran latihan penelitian adalah
a. Menghadapkan masalah;
b. Penyajian data;
c. Mencari dan mengkaji data;
d. Eksperimen dan mengkaji data;
e. Penarikan kesimpulan dan rekomendasi.
3. Tahap-tahap model pembelajaran sinektiks yang dapat dilakukan guru adalah (1) mendiskripsikan kondisi saat ini, (2) Proses analogi personal, (3) proses analogi langsung, (4) Analisis konflik, (5) Analisis langsung lanjut, (6) Kajian tugas. Tunjukkan tata urutan tahap-tahap model pembelajaran sinektiks yang benar. Adapun tata urutan model pembelajaran sinektiks yang benar adalah:
a. Tahap (1), (2), (3), (4), (5), dan (6).
b. Tahap (1), (3), (2), (4), (5), dan (6).
c. Tahap (1), (5), (2), (3), (4), dan (6).
d. Tahap (1), (5), (4), (3), (2), dan (6).
e. Tahap (1), (2), (5), (4), (3), dan (6).
4. Tahap-tahap model pembelajaran pertemuan kelas dapat dilakukan guru adalah (1) menciptakan suasana yang baik, (2) membuat nilai keputusan personal, (3) menyajikan masalah, (4) mengidentifikasi pilihan tindakan, (5) memberi komentar, (6) menetapkan tindak lanjut. Tunjukkan tata urutan tahap-tahap model pembelajaran pertemuan kelas yang benar. Adapun tata urutan model pembelajaran pertemuan kelas yang benar adalah:
a. Tahap (1), (2), (3), (4), (5), dan (6).
b. Tahap (1), (3), (2), (4), (5), dan (6).
c. Tahap (1), (5), (2), (3), (4), dan (6).
d. Tahap (1), (5), (4), (3), (2), dan (6).
e. Tahap (1), (2), (5), (4), (3), dan (6).
5. Tahap-tahap model pembelajaran penelitian juresprudential dapat dilakukan guru adalah (1) orientasi kasus, (2) penetapan posisi, (3) identifikasi masalah, (4) contoh dan argumentasi, (5) penyajian posisi, (6) pengetesan asumsi. Tunjukkan tata urutan tahap-tahap model pembelajaran penelitian juresprudential yang benar. Adapun tata urutan model pembelajaran penelitian juresprudential yang benar adalah:
a. Tahap (1), (2), (3), (4), (5), dan (6).
b. Tahap (1), (3), (2), (4), (5), dan (6).
c. Tahap (1), (5), (2), (3), (4), dan (6).
d. Tahap (1), (5), (4), (3), (2), dan (6).
e. Tahap (1), (2), (5), (4), (3), dan (6).

1. Media yang berkaitan dengan indera pendengaran adalah :
a. Transparansi
b. Laboratorium Bahasa
c. Mikrofis
d. Flanel Board
2. Dari sisi kesiapan pengadaannya, media dikelompokkan menjadi :
a. Media asli dan media tiruan
b. Media jadi dan media rancangan
c. Media material dan media audio
d. Media visual dan media audiovisual
3. Di bawah ini adalah penyebab guru memilih media, kecuali :
a. Dapat mendemonstrasikan
b. Familier (terbiasa) dengan media
c. Dapat menjelaskan lebih konkret
d. Menghemat bicara
4. Di bawah ini yang tidak termasuk sumber belajar adalah :
a. Papan tulis
b. Guru
c. Media
d. Buku
5. Di bawah ini dapat mengambarkan pengertian media kecuali
a. Saluran penyampai pesan
b. Instrumen yang dapat merangsang siswa untuk belajar
c. Siswa dalam belajar perlu hiburan
d. Alat untuk menambah perhatian dan minat siswa untuk belajar
6. Dalam pelajaran ekonomi, untuk menerangkan data pertumbuhan penduduk, sangat cocok menggunakan media di bawah ini, kecuali :
a. Globe
b. Grafik
c. Diagram
d. Tabel/bagan
7. Ahli yang mengembangkan media adalah di bawah ini, kecuali :
a. J.B. Say
b. AECT
c. Gagn
d. Brigs
8. Yang termasuk media paling gampang dibuat oleh guru, tanpa menggunakan biaya adalah :
a. Kartun
b. Grafik
c. Transparansi
d. Sketsa
9. Apa yang sebaiknya diperhatikan dalam menyusun media :
a. Material yang mahal
b. Kecanggihan alat
c. Gampang dibuat
d. Aspek desain
10. Dalam rangka pemilihan media, hal yang paling perlu diperhatikan adalah :
a. Apakah harga bahan pembuatan media terjangkau
b. Apakah materi pelajaran yang mutakhir
c. Apakah relevan dengan tujuan pembelajaran
d. Apakah bisa dikomputerisasikan

1. Aspek-aspek yang menentukan karakteristik karya tulis, kecuali
a. sikap penulis
b. panjang tulisan
c. struktur sajian
d. penggunaan bahasa
2. Struktur sajian suatu karya tulis ilmiah pada umumnya terdiri dari
a. pendahuluan, inti (pokok pembahasan), dan penutup
b. pendahuluan, abstrak, bagian inti, simpulan
c. abstrak, pendahuluan, bagian inti, simpulan
d. abstrak, bagian inti, penutup
3. Bagian penutup suatu karya tulis ilmia, pada umumnya menyajikan tentang
a. rangkuman dan tindak lanjut
b. simpulan umum
c. rekomendasi penulis
d. simpulan dan saran
4. Substansi suatu karya tulis ilmiah dapat mencakup berbagai hal, dari yang paling sederhana sampai dengan yang paling kompleks. Berikut ini adalah contoh-contoh subatansi karya tulis ilmiah, kecuali
a. pendidikan
b. kebudayaan
c. pemulung
d. informatika
5. Dalam karya tulis ilmiah, penulis bersikap netral, obyektif, dan tidak memihak. Sikap ini sesuai dengan hakikat karya tulis ilmiah yang merupakan kajian berdasarkan pada, kecuali
a. fakta atau kenyataan
b. argumentasi
c. teori yang diakui kebenarannya
d. data empirik/hasil penelitian
6. Keobyektifan penulis karya tulis ilmiahdicerminkan dalam gaya bahasa yang bersifat
a. resmi
b. baku
c. impersonal
d. personal
7. Komponen suatu karya tulis ilmiah bervariasi sesuai dengan jenis karya tulis ilmiah dan tujuan penulisannya, namun pada um,umnya semua karya tulis ilmiah mempunayi komponen
a. daftar pustaka
b. abstrak
c. daftar tabel
d. lampiran
8. Berikut ini adalah ciri-ciri suatu karya tulis ilmiah, kecuali
a. memaparkan bidang ilmu tertentu
b. merupakan deskripsi suatu kejadian
c. menggunakan gaya bahasa resmi
d. disajikan secara sistematis
9. Di antara judul berikut, yang manakah yang paling sesuai untuk judul karya tulis ilmiah?
a. senjata makan tuan
b. kumbang cantik pengisap madu
c. pengaruh gizi pada pertumbuhan anak
d. pengaruh obat bius yang menghebohkan
10. Untuk membedakan karya tulis ilmiah dan karya tulis bukan ilmiah, seseorang dapat mengkaji berbagai aspek tulisan. Salah satu aspek yang dapat digunakan sebagai pembeda adalah
a. sistematika tulisan
b. panjang tulisan
c. ragam bahasa yang digunakan
d. pengarang

1. Artikel dapat dikelompokkan menjadi
a. artikel laporan dan artikel rujukan
b. artikel konseptual dan artikel teoritis
c. artikel hasil telaahan dan artikel teoritis
d. artikel hasil laporan dan artikel hasil telaahan
2. Dari sudut ide, salah satu dari empat faktor yang harus diperhatikan untuk menghasilkan tulisan ilmiah yang berkualitas tinggi adalah
a. kelayakan ide untuk dipublikasikan
b. wacana tentang ide yang sedang berkembang
c. kesiapan ide untuk didiskusikan
d. persamaan persepsi para ahli di bidang yang sama
3. Tulisan analisis konseptual terdiri dari
a. judul, abstrak, data, pembahasan, dan referensi
b. judul, abstrak, pendahuluan, diskusi, referensi
c. judul pendahuluan, diskusi, kesimpulan referensi
d. judul, pendahuluan, temuan, pembahasan, referensi
4. Dalam suatu artikel konseptual, bagaimana teori/konsep yang ditawarkan dapat berkontribusi dalam peta pengetahuan dimuat pada bagian
a. abstrak
b. pendahuluan
c. diskusi
d. referensi
5. Referensi memuat semua rujukan yang
a. pernah dibaca penulis
b. perlu dibaca pembaca
c. dimuat dalam badan tulisan
d. diperlukan dalam pengembangan tulisan
6. Salah satu dari tiga pertanyaan yang harus dijawab di bagian pendahuluan adalah berikut ini
a. apa inti teori/konsep yang dibahas?
b. mengapa konsep itu dibahas?
c. Apa kesimpulan yang dapat ditarik?
d. Apa tindak lanjut yang perlu dilakukan?
7. Salah satu hal yang harus dihindari pada saat menulis hasil penelitian adalah
a. menjelaskan partisipan
b. menulis masalah yang sudah pernah dibahas
c. memecah satu penelitian menjadi beberapa artikel
d. melaporkan korelasi yang dibahas dalam penelitian
8. Pemilihan penggunaan kata dan kalimat yang tidak provokatif dalam laporan atau artikel merupakan salah satu contoh upaya untuk menjaga kualitasdari aspek
a. panjang tulisan
b. nada tulisan
c. gaya tulisan
d. bahasa tulisan
9. Rekomendasi untuk judul adalah
a. 8-10 kata
b. 10-12 kata
c. 12-15 kata
d. 15-30 kata
10 Dalam suatu laporan atau artikel hasil penelitian, kontribusi penelitian dapat dilihat di bagian
a. pendahuluan
b. metode
c. hasil
d. diskusi

1. Diketahui PDB (GDP) suatu negara (dalam milyar rupiah) Rp1.000,00; Transfer Luar Negeri Rp250,00; Penyusutan Barang Modal Rp150,00; Pajak Tidak Langsung Rp100,00; Laba Ditahan Rp50,00; Pajak Perseroan Rp 25,00; Biaya Jaminan Sosial Rp25,00; Pembayaran Transfer dan Bunga (pembayaran tanpa kontra prestasi) Rp20,00; Pajak Langsung Rp50,00. Hitunglah tiap-tiap konsep pendapatan nasionalnya!
2. Sebutkan dan jelaskan beberapa tujuan ldalam perhitungan pendapatan nasional selain yang disebutkan di atas?
3. Sebutkan dan jelaskan beberapa manfaat dalam perhitungan pendapatan nasional selain yang telah disebutkan di atas?
4. PT. Jaya Abadi Perkasa, Tbk mempunyai bangunan gedung Anjungan Plaza di lokasi pusat pertokoan kota Surabaya, yang menyewakan ruangan-ruangan gedungnya. Tanggal 4 April 2000 menyewakan beberapa ruangan di bangunan gedungnya senilai Rp 2.400.000.000,- untuk masa kontrak 2 tahun. Uang kontrak diterima seluruhnya padapenandatanganan kontrak.
Pertanyaan :
a. Jurnal penerimaan uang kontrak
b. Jurnal penyesuaian akhir periode tahun 2000
c. Jurnal penutup akhir periode tahun 2000
d. Jurnal penyesuaian kembali awal periode tahun 2001 (jika perlu)
e. Jurnal penyesuaian akhir tahun 2001
f. Jurnal penutup akhir tahun 2001
g. Jurnal penyesuaian kembali awal tahun 2002 (jika perlu)
Catata : PT Jaya Abadi Perkasa memakai metode pendekatan
laba/rugi
5. Inovasi pendidikan seperti yang dikemukakan para akhli tidak lain
adalah: “the introduction a new idea, method or device in curriculum, educational administration, etc. Dari definisi ini dapat kita pahami mengenai pengertian inovasi pendidikan. Jelaskan apa yang dimaksud dengan inovasi pendidikan itu?
6. Pengertian-pengertian perubahan dan inovasi pendidikan memiliki cakupan luas dalam hubungannya dengan pencapaian tujuan-tujuan pendidikan. Perannya cukup signifikan jika dapat dikembangkan dan diaplikasikan dalam berbagai situasi pendidikan baik dalam settingformal maupun informal. Untuk itu jelaskan cakupan dan spectrum implementasi yang menyebabkan mengapa inovasi pendidikan harus menjadi salah satu aspek penting dalam pendidikan umumnya dan interaksi edukatif khususnya?
7. Inovasi pendidikan bukan merupakan hal baru di Indonesia, namun agar kita dapat memahami dengan baik persoalan inovasi pendidikan perlu dikaji kelemahan-kelemahan inovasi pendidikan yang ada selama ini. Salah satu kendala adalah akibat adanya sentralisasi pendidikan. Jelaskan mengapa hal ini dapat terjadi?
8. Ujung tombak keberhasilan pendidikan di sekolah adalah guru. Guru harus mampu menjadi seorang inovator guna menemukan strategi atau metode yang efektif untuk mendidik. Inovasi yang dilakukan guru pada intinya berada dalam tatanan pembelajaran yang dilakukan di kelas. Kunci utama yang harus dipegang guru adalah bahwa setiap proses atau produk inovatif yang dilakukan dan dihasilkannya harus mengacu kepada kepentingan siswa. Oleh karena itu, agar guru mampu berinovasi memerlukan persyaratan tertentu, yaitu bagaimana mereka mampu mengembangkan kreatifitas. Jelaskan bagaimana caranya guru dapat mengembangkan kreativitasnya?
9. Berkaitan dengan kompetensi dasar (kompetensi pedagogi, profesional, kepribadian, dan sosial) yang harus dimiliki seorang guru, maka guru sebagai seorang inovator dituntut memiliki beberapa kemampuan. Sebut dan jelaskan kemampuan yang dimaksud?
10. Bandingkan hasil yang diperoleh siswa paling sedikit 10 siswa untuk mengukur ranah kognitif, afektif dan psikomotor untuk materi pelajaran tertentu (Tentukan terlebih dahulu materi pelajaran yang akan dikaji).Berikan alasan/dasar dari hasil yang diperoleh dari masing-masing Siswa
11. Implementasikan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam membuat rencana tes hasil belajarpada materi yang Bapak/Ibu ampu
12. Buatlah minimal 5 untuk tes obyektif dengan pilihan ganda (opsion jawaban 5) dan 3 untuk tes uraian dengan jawaban tebatas.
13. Jelaskan dan gambarkan proses komunikasi yang gagal dan proses komunikasi yang berhasil dengan adanya peran media.
14. Berikan contoh media yang efektif dalam pembelajaran dengan mengambil tiga kompetensi dasar dari mata pelajaran yang Saudara ampu.
15. bagaimana caranya mengenal karakteristik karya tulis ilmiah. Jelaskan mengapa bapak dan ibu menyimpulkan seperti itu?
16. Sebutkan asspek-aspek yang dapat menggambarkan karakteristik suatu karya tulis ilmiahdan berikan penjelasan singkat untuk setiap aspek. Berdasarkan uraian itu, coba simpulkan karakteristik karya tulis ilmiah!
17. Secara umum, struktur sajian suatu karya tulis ilmiah terdiri dari bagian awal, inti, dan bagian penutup. Coba jelaskan deskripsi masing-masing bagian dan apa bedanya dengan struktur sajian karya non ilmiah?
18. Jelaskan mengapa abstrak merupakan bagian terpenting dalam laporan dan artikel penelitian
19. Sebut dan jelaskan perbedaan karya tulis ilmiah hasil pemikian dan hasil penelitian!
20. Carilah salah satu artikel hasil penelitian, telaah unsur-unsur yang terdapat pada artikel itu!
Sumber: Buku Materi PLPG UNNES 2008

 

KISI-KISI SOAL UJI KOMPETENSI GURU SENI BUDAYA

July 4th, 2012

KISI-KISI SOAL UJI KOMPETENSI AWAL
SERTIFIKASI GURU TAHUN 2012

MATA PELAJARAN : SENI BUDAYA
JENJANG : SMP/SMA/SMK
MTS/MA/MAK

Kompetensi Inti Guru (Standar
Kompetensi)
Kompetensi Guru Mata Pelajaran (Kompetnsi
Dasar) Indikator Esensial
1. Menguasai karakteristik
peserta didik dari aspek
fisik, moral, spiritual, sosial,
kultural, emosional, dan
intelektual.
1.1 Memahami karakteristik peserta didik yang
berkaitan dengan aspek fisik, intelektual,
sosial-emosional, moral, spiritual, dan latar
belakang social budaya.
1.1.1 Mengidentifikasi perkembangan psikologis
peserta didik
1.1.2 Mengidentifikasi perkembangan peserta didik
dalam aktivitas seni
1.2 Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam
mata pelajaran yang diampu
1.2.1 Mengidentikasi potensi peserta didik dalam
mengapresiasi karya seni
1.2.2 Mengidentikasi potensi peserta didik dalam
berkreasi seni
1.4 Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta
didik dalam mata pelajaran yang diampu
1.4.1 Mengidentikasi kesulitan belajar peserta didik
dalam mengapresiasi karya seni
1.4.2 Mengidentikasi kesulitan belajar peserta didik
dalam berkreasi seni
2. Menguasai teori belajar dan
prinsip-prinsip pembelajaran
yang mendidik.
2.1 Memahami berbagai teori belajar dan
prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik
terkait dengan mata pelajaran yang diampu.
2.1.1 Menentukan berbagai teori belajar dan prinsipprinsip
pembelajaran apresiasi seni yang
mendidik.
2.1.2 Menentukan teori belajar dan prinsip-prinsip
pembelajaran berkreasi seni yang mendidik.
2.2 Menerapkan berbagai pendekatan, strategi,
metode, dan teknik pembelajaran yang
2.2.1 Mengidentifikasi metode pembelajaran
apresiasi seni yang mendidik secara kreatif.
mendidik secara kreatif dalam mata
pelajaran yang diampu.
2.2.2 Menentukan metode pembelajaran berkreasi
seni yang mendidik secara kreatif.
3. Mengembangkan kurikulum
yang terkait dengan mata
pelajaran yang diampu.
3.1Memahami prinsip-prinsip pengembangan
kurikulum.
3.1.1 Mengidentifikasi prinsip-prinsip pengembangan
silabus pembelajaran seni sesuai dengan
Standar Proses.

Kompetensi Inti Guru (Standar
Kompetensi) Kompetensi)
Kompetensi Guru Mata Pelajaran (Kompetnsi
Dasar) Indikator Esensial
\ 3.1.2 Menerapkan pendidikan karakter dalam
pengembangan silabus pembelajaran seni.
3.2 Menentukan tujuan pembelajaran yang
diampu.
3.2.1 Menentukan tujuan kognitif pembelajaran seni.
3.2.2 Menentukan tujuan afektif pembelajaran seni.
3.2.3 Menentukan tujuan psikomotor pembelajaran
seni
3.3 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai
untuk mencapai tujuan pembelajaran yang
diampu
3.3.1 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai
untuk mencapai tujuan pembelajaran apresiasi
seni.
3.3.2 Menentukan pengalaman belajar yang sesuai
untuk mencapai tujuan pembelajaran berkreasi
seni.
3.4 Memilih materi pembelajaran yang diampu
yang terkait dengan pengalaman belajar dan
tujuan pembelajaran.
3.4.1 Memilih materi pembelajaran apresiasi seni
yang terkait dengan pengalaman belajar dan
tujuan pembelajaran.
3.4.2 Memilih materi pembelajaran berkreasi seni
yang terkait dengan pengalaman belajar dan
tujuan pembelajaran.
3.5 Menata materi pembelajaran secara benar
sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan
karakteristik peserta didik
3.5.1 Memilih materi pembelajaran apresiasi seni
secara benar sesuai karakteristik peserta didik
3.5.2 Memilih materi pembelajaran berkreasi seni
secara benar sesuai karakteristik peserta didik
3.6 Mengembangkan indikator dan instrumen
penilaian.
3.6.1 Menentukan indikator dan instrumen penilaian
proses dan hasil belajar apresiasi seni
3.6.2 Menentukan indikator dan instrumen penilaian
proses dan hasil belajar berkreasi seni
4. Menyelenggarakan
pembelajaran yang
4.1 Memahami prinsip-prinsip perancangan
pembelajaran yang mendidik
4.1.1 Menentukan prinsip-prinsip pembelajaran
apresiasi seni yang mendidik

Kompetensi Inti Guru (Standar
Kompetensi)
mendidik.
Kompetensi)
mendidik.
Kompetensi Guru Mata Pelajaran (Kompetnsi
Dasar) Indikator Esensial
4.1.2 Menentukan prinsip-prinsip pembelajaran
berkreasi seni yang mendidik
4.2 Mengembangkan komponen-komponen
rancangan pembela jaran
4.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang
lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas,
laboratorium, maupun lapangan
4.4 Melaksanakan pembelajaran yang mendidik
di kelas, di laboratorium, dan di lapangan
dengan memperhatikan standar keamanan
yang dipersyaratkan
4.5 Menggunakan media pembelajaran dan
sumber belajar yang relevan dengan
karakteristik peserta didik dan mata
pelajaran yang diampu untuk mencapai
tujuan pembelajaran secara utuh.
4.5.1 Memilih media pembelajaran dan sumber
belajar yang relevan dengan karakteristik
peserta didik dan mata pelajaran seni budaya
untuk mencapai tujuan pembelajaran apresiasi
seni secara utuh
4.5.2 Memilih media pembelajaran dan sumber
belajar yang relevan dengan karakteristik
peserta didik dan mata pelajaran seni budaya
untuk mencapai tujuan pembelajaran apresiasi
seni secara utuh
4.6 Menggunakan media Mengambil keputusan
transaksional dalam pembelajaran yang
diampu sesuai dengan situasi yang
berkembang
5. Memanfaatkan teknologi
informasi dan komunikasi
untuk kepentingan
pembelajaran.
5.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi dalam pembelajaran yang
diampu.
5.1.1 Memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi dalam pembelajaran apresiasi seni
5.1.2 Memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi dalam pembelajaran apresiasi seni
6. Memfasilitasi
pengembangan potensi
peserta didik untuk
6.1 Menyediakan berbagai kegiatan
pembelajaran untuk mendorong peserta
didik mencapai prestasi secara optimal
6.1.1 Menentukan kegiatan pembelajaran apreiasi
seni untuk mendorong peserta didik mencapai
prestasi secara optimal

Kompetensi Inti Guru (Standar
Kompetensi)
mengaktualisasikan
berbagai potensi yang
dimiliki
Kompetensi)
mengaktualisasikan
berbagai potensi yang
dimiliki
Kompetensi Guru Mata Pelajaran (Kompetnsi
Dasar) Indikator Esensial
6.1.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran
apreiasi seni untuk mendorong peserta didik
mencapai prestasi secara optimal
6.2 Menyediakan berbagai kegiatan
pembelajaran untuk mengaktualisasikan
potensi peserta didik, termasuk
kreativitasnya
6.2.1 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran
apresiasi untuk mengaktualisasikan potensi
peserta didik, termasuk kreativitasnya
6.2.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran
berkreasi untuk mengaktualisasikan potensi
peserta didik, termasuk kreativitasnya
7. Berkomunikasi secara
efektif, empatik, dan
santun dengan peserta
didik.
7.1 Memahami berbagai strategi berkomunikasi
yang efektif, empatik, dan santun, secara
lisan, tulisan, dan/atau bentuk lain.
7.1.1 Menjelaskan berbagai strategi berkomunikasi
yang efektif, empatik, dan santun, secara lisan,
tulisan, dan/atau bentuk lain dalam
pembelajaran apresiasi seni.
7.1.2 Menjelaskan berbagai strategi berkomunikasi
yang efektif, empatik, dan santun, secara lisan,
tulisan, dan/atau bentuk lain dalam dalam
pembelajaran berkreasi seni.
8. Menyelenggarakan
penilaian dan evaluasi
proses dan hasil belajar
8.1 Memahami prinsip-prinsip penilaian dan
evaluasi proses dan hasil belajar sesuai
dengan karakteristik mata pelajaran yang
diampu
8.1.1 Menganalisis prinsip-prinsip penilaian dan
evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan
karakteristik pembelajaran apresiasi seni.
8.1.2 Menganalisis prinsip-prinsip penilaian dan
evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan
karakteristik pembelajaran berkreasi seni.
8.2 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil
belajar yang penting untuk dinilai dan
dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata
pelajaran yang diampu
8.2.1 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil
belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi
sesuai dengan karakteristik pembelajaran
apresiasi seni.
8.2.2 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil
belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi
sesuai dengan karakteristik pembelajaran
berkreasi seni.

Kompetensi Inti Guru (Standar
Kompetensi) Kompetensi)
Kompetensi Guru Mata Pelajaran (Kompetnsi
Dasar) Indikator Esensial
8.3 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi
proses dan hasil belajar
8.3.1 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi
proses dan hasil belajar apresiasi seni
8.3.2 Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi
proses dan hasil belajar berkreasi seni
8.4 Mengembangkan instrumen penilaian dan
evaluasi proses dan hasil belajar
8.4.1 Menentukan instrumen penilaian dan evaluasi
proses dan hasil belajar apresiasi seni
8.4.2 Menentukan instrumen penilaian dan evaluasi
proses dan hasil belajar berkreasi seni
8.5 Mengadministrasikan penilaian proses dan
hasil belajar secara berkesinambungan
dengan mengunakan berbagai instrumen
8.6 Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil
belajar untuk berbagai tujuan
8.7 Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar
9. Memanfaatkan hasil
penilaian dan evaluasi
9.1 Menggunakan informasi hasil penilaian dan
evaluasi untuk menentukan ketuntasan
9.1.1 Menentukan ketuntasan belajar minimal untuk
pembelajaran apresiasi seni
untuk kepentingan
pembelajaran
belajar 9.1.2 Menentukan ketuntasan belajar minimal untuk
pembelajaran berkreasi seni
9.2 Menggunakan informasi hasil penilaian dan
evaluasi untuk merancang program remedial
dan pengayaan
9.3 Mengkomunikasikan hasil penilaian dan
evaluasi kepada pemangku kepentingan
9.4 Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan
evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan
kualitas pembelajaran
10. Melakukan tindakan
reflektif untuk peningkatan
kualitas pembelajaran
10.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran
yang telah dilaksanakan

Kompetensi Inti Guru (Standar
Kompetensi) Kompetensi)
Kompetensi Guru Mata Pelajaran (Kompetnsi
Dasar) Indikator Esensial
10.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk
perbaikan dan pengembangan
pembelajaran dalam mata pelajaran yang
diampu
10.2.1. Menentukan perbaikan/ pengembangan
pembelajaran apresiasi seni berdasarkan hasil
refleksi
10.2.2. Menentukan perbaikan/ pengembangan
pembelajaran berkreasi seni berdasarkan hasil
refleksi
10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran dalam
mata pelajaran yang diampu

KOMPETENSI PROFESIONAL

KOMPETENSI INTI GURU
(STANDAR KOMPETENSI)
KOMPETENSI
GURU MATA PELAJARAN
(KOMPETENSI DASAR)
INDIKATOR ESENSIAL
1. Menguasai materi, struktur, 1.1. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola 1.1.1. Menjelaskan konsep seni rupa
konsep, dan pola pikir pikir keilmuan (mencakup materi yang 1.1.2. Menjelaskan konsep seni musik
keilmuan yang mendukung bersifat konsepsi, apresiasi, dan 1.1.3. Menjelaskan konsep seni tari
mata pelajaran yang diampu. kreasi/rekreasi) yang mendukung
pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni
rupa, musik, tari, teater) dan keterampilan.
1.1.4. Menjelaskan konsep keterampilan
1.1.5. Menjelaskan konsep seni teater
1.1.6. Mengidentifikasi unsur-unsur rupa
1.1.7. Mengidentifikasi unsur-unsur musik
1.1.8. Mengidentifikasi unsur-unsur tari
1.1.9. Mengidentifikasi unsur-unsur teater
1.1.10. Menjelaskan konsep apresiasi seni
1.2. Menganalisis materi, struktur, konsep, dan
pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan
pembelajaran Seni Budaya.
1.2.1. Mengidentifikasi ruang lingkup materi
pembelajaran SBK/SB
1.2.2. Menjelaskan manfaat pembelajaran SBK/SB
1.2.3. Menjelaskan karakter Mata Pelajaran SBK/SB
1.2.4. Membedakan karakter seni anak-anak
berdasarkan tipologi dan periodisasi
perkembangannya

2. Menguasai standar
kompetensi dan kompetensi
dasar mata pelajaran yang
diampu.
Menguasai standar
kompetensi dan kompetensi
dasar mata pelajaran yang
diampu.
2.1. Memahami standar kompetensi mata
pelajaran yang diampu.
2.1.1. Menjelaskan Standar Kompetensi Mata
Pelajaran SBK/SB
2.1.2. Menafsirkan tujuan masing-masing Standar
Kompetensi Mata pelajaran SBK/SB
2.2. Memahami kompetensi dasar mata pelajaran 2.2.1. Menjelaskan KD mata pelajaran SBK/SB
yang diampu. 2.2.2. Menyusun indikator pencapaian kompetensi
dasar mata pelajaran SBK/SB
2.3.Memahami tujuan pembelajaran yang
diampu.
2.3.1. Menjelaskan tujuan umum pembelajaran
SBK/SB
2.3.2. Merumuskan tujuan khusus pembelajaran
SBK/SB
3. Mengembangkan materi
pembelajaran yang diampu
secara kreatif.
3.1. Memilih materi pembelajaran yang diampu
sesuai dengan tingkat perkembangan peserta
didik.
3.1.1. Menjabarkan SK-KD mata pelajaran SBK/SB ke
dalam Materi pelajaran
3.1.2. Menentukan materi pembelajaran SBK/SB
sesuai SKKD dan tingkat perkembangan
peserta didik
3.2. Mengolah materi pelajaran yang diampu
secara kreatif sesuai dengan tingkat
3.2.1. Mengembangkan materi-materi pembelajaran
SBK/SB berdasarkan SK-KD yang ada
perkembangan peserta didik. 3.2.2. Mengurutkan materi pembelajaran SBK/SB
sesuai dengan kelas dan jenjang pendidikan
4. Mengembangkan
keprofesionalan secara
4.1. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri
secara terus menerus –
berkelanjutan dengan
melakukan tindakan reflektif.
4.3. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk
peningkatan keprofesionalan –
4.4. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar
dari berbagai sumber. –
5. Memanfaatkan teknologi
informasi dan komunikasi
5.1. Memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi dalam berkomunikasi. –
untuk mengembangkan diri 5.2. Memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi untuk pengembangan diri. –

RIBUAN GURU BERSERTIFIKAT AKAN DI UJI ULANG

July 4th, 2012

Sertifikasi guru sampai kini masih menyimpan banyak persoalan,sehingga pemerintah masih terus mencari formula yang pas dalam pelaksanaan sertifikasi guru ini,sebut saja mulai tahun ini ada Uji Kompetensi Awal (UKA) yang cukup merepotkan teman-teman guru yang akan diuji kompetensi awalnya.Ujung-ujungnya guru yang tidak lulus UKA harus ikut pembinaan dulu sehingga menghambat mereka untuk mendapatkan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) yang sudah sangat mereka butuhkan.Tapi bagaimanapun,ini kan masalah kualitas,masalah kompetensi yang harus dikuasai Guru,namanya juga guru profesional,kalau tidak prodesional nanti kita disebut guru apa ?

Sekarang giliran guru yang sudah bersertifikat akan diuji ulang kompetensinya,apakah kita siap ? Siap atau tidak siap nampaknya pemerintah akan melaksanakannya pada tahun ini juga,simak saja statemen Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik (BPSDMP dan PMP) Kemendikbud Syawal Gultom di Jakarta : “Ribuan guru bersertifikasi bakal di tes ulang. Mereka bakal diuji untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi mengajar. Melalui tes ulang ini kami akan mendapatkan pemetaan kompetensi para guru kita, apakah kualitas mereka akan meningkat atau tidak. Bagi yang tidak lulus tes kami akan adakan pembinaan,” (MetroTV News.com,31 Mei 2012) Menurut  Pak Syawal tes ulang dilakukan sebagai konsekuensi dari peningkatan kualitas mengajar setelah mendapat pendapatan tambahan dari tunjangan profesi dari pemerintah. Namun, ia buru-buru menegaskan tes ulang yang akan digelar tahun ini berbeda dengan uji kompetensi awal (UKA).Pada UKA, guru mengikuti tes uji berjuang mendapatkan kursi pelatihan dan sertifikasi. Sedangkan pada tes ulangan untuk mengevaluasi materi ajar dan pedagogisnya.
Adapun bentuk ujian tes ulang akan dilakukan secara online dan offline. Sistem ujian online, soal dibuat secara acak melalui komputerdan hasil ujiannya dapat diketahui langsung setelah ujian berakhir. Sedangkan bagi daerah yang belum memiliki fasilitas komputer atau internet ujian akan dilakukann secara tertulis.

Jadi,buat teman-teman pengawas,kepala sekolah,guru ,mari kita songsong uji kompetensi ini dengan lebih meningkatkan profesionalitas kita sebagai guru yang profesional sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing.Kita harus menunjukan kepada pemerintah dan publik bahwa kita layak untuk mendapat tunjangan profesi pendidik,sehingga tidak ada lagi suara-suara sumbang yang ditujukan kepada kita karena di lapangan kita tidak menunjukan kinerja yang baik sebagai guru yang sudah “bersertifikat ” alias “Guru profesional “.

Siapkah Anda ? Semoga !!!

MATERI MOS 2012

July 2nd, 2012

MATERI MASA ORIENTASI SISWA BARU (MOS)SMP NEGERI 1 SANGLLA

TAHUN 2012

WAWASAN WIATA MANDALA

I. PENDAHULUANDalam rangka pencapaian tujuan pendidikan nasional, iklim belajar mengajar yang dapat menumbuhkan percaya diri dan budaya belajar dikalangan masyarakat perlu terus dikembangkan agar tumbuh sikap dan perilaku kreatif, inovatif, dan keinginan untuk maju.

Sekolah sering dianggap sebagai satu-satunya tumpuan untuk mendidik anak, sehingga lupa pada factor-faktor lain yang menyebabkan beban sekolah menjadi semakin berat.

Oleh karena itu perlu diciptakan suatu pandangan atau wawasan yang dipakai untuk mengelola sekolah. Wawasan itu dikenal dengan istilah wawasan wiyata mandala.

Dalam mencipatakan wawasan wiyata mandala perlu diciptakan kondisi yang dinamis dan iklim yang menguntungkan disekolah agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan tertib, aman dan dalam suasana kekeluargaan. Oleh karena itu partisipasi seluruh komponen baik kepala sekolah, guru maupun karyawanII. SEKOLAH DAN FUNGSINYA

Sekolah sebagai tempat penyelenggara proses belajar mengajar, menanamkan dan mengembangkan berbagai nilai, Iptek, keterampilan dan wawasan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Hal ini berarti bahwa sekolah merupakan lembaga formal yang utuh dan bulat, yang memiliki makna sebagai suatu kesatuan yang didalamnya terdiri dari bagian-bagian yang saling berperan dan berkaitan teranyam menjadi satu.

Apabila terjadi kekurangan atau tidak berfungsinya bagian-bagian itu maka akan menyebabkan fungsi sekolah akan terganggu sehingga akan menghambat pencapaian tujuan. Bagian-bagian itu antara lain gedung, perabot, bangku, meja, papan tulis, perpustakaan, laboratorium, aula (bentuk fisik dan kurikulum peserta didik, instruktur dan karyawan).

Keadaan fisik sekolah perlu dirawat dan dijaga dengan baik serta digunakan sesuai dengan fungsinya. Siswa dapat merawat dan menjaganya dengan berpedoman pada prinsip 5K yaitu Kebersihan, Keamanan, Ketertiban, Keindahan dan Kekeluargaan.

Sekolah pada dasarnya mempunyai fungsi dan tugas menyelenggarakan proses pendidikan secara terencana, tertib dan teratur. Sekolah juga dapat dipandang sebagai masyarakat belajar yang utuh dan bulat yang memiliki kepribadian tersendiri. Sebagai masyarakat belajar maka sekolah tidak dapat dilepaskan dengan kehidupan masyarakat pada umumnya, karena sekolah sebenarnya merupakan sub system dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.III. ARTI DAN MAKNA WAWASAN WIYATA MANDALA

Wawasan secara harafiah berarti pandangan, penglihatan atau tanggapan inderawi. Dan juga dapat diartikan sebagai cara memandang atau cara melihat atau cara meninjau. Kata wawasan berarti pengajaran atau pendidikan sedangka mandala berarti lingkungan atau lingkaran atau daerah. Jadi Wawasan Wiyata Mandala berarti cara pandang kalangan pendidikan tentang keberadaan sekolah sebagai pengemban tugas dan fungsi sekolah di lingkungan masyarakat.

Agar tujuan pendidikan dan fungsi serta tugas sekolah dapat terlaksana dengan baik maka diperlukan pandangan yang sama dari seluruh warga mengenai sekolah sebagai lembaga pendidikan.

Setiap sekolah wajib menyelenggarakan seluruh proses pendidikan di seklahnya. Kesatuan pandang yang disebut Wawasan Wiyata Mandala merupakan kebijakan di lingkungan sekolah. Wawasan Wiyata Mandala harus merupakan satu kesatuan yang menjamin berlangsungnya proses pendidika di sekolah secara efisien dan efektif. Wawasan Wiyata Mandala merupakan wawasan yang mengikat seluruh warga sekolah sebagai suatu wahana menuju tercapainya suatu tujuan pendidikan nasional.

Unsure-unsur Wawasan Wiayata Mandala :

1. Sekolah merupakan lingkungan pendidikan

2. Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggun jawab penuh atas penyelenggaraan pendidikan dalam lingkungan sekolahnya.

3. Antara guru dan orang tua siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama yang erat untuk mengemban tugas pendidikan.

4. Para warga sekolah di dalam maupun diluar sekolah, harus senantiasa menjunjung tinggi martabat dan citra guru.

5. Sekolah harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya mendukung antar warga.IV. SEKOLAH SEBAGAI LINGKUNGAN PENDIDIKAN

Dikarenakans sekolah sebagai Wiyata Madala atau lingkungan pendidikan maka sekolah tidak boleh digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang memiliki tujuan yang bertentangan dengan tujuan pendidikan. Sekolah merupakan tempat siswa belajar dan guru mengajar, tempat untuk menuntut ilmu, tempat membina dan mengembangkan pandangan hidup dan kepribadian bangsaa, tata karma, nilai-nilai agama, Iptek serta berbagai macam keterampilan siswa.

Oleh karena itu sudah sewajarnya kita mempunyai kewajiban moral untuk senantiasa menjunjung tinggi nama baik sekolah, menghormati sekolah, serta menjaga dan melindungi sekolah dari segala macam unsure yang dapat menganggu proses pendidikan. Disini diperlukan kemanunggalan, persatuan dan kesatuan warga sekolah untuk menghadapi segala kemungkinan yang dapat mengganggu jalannya proses belajar mengajar disekolah. Setiap warga sekolah harus dapat menunjukan loyalitas atau pengabdian kepada sekolah.Untuk itu maka peran aktif siswa dan guru dalam proses belajar mengajar sangat diperlukan. Tugas guru dan siswa adalah menciptakan suasana kelas sedemikian rupa sehingga terjadi interaksi yang mendorong para siswa untuk belajar interaktif. Dalam hal ini yang mendapat perhatian adalah :

1. Bentuk pengaturan perabot disesuaikan dengan situasi kelas.

2. Jumlah kelompok dalam kelas

3. Jumlah siswa dalam kelompok

Keaktifan siswa dapat tercipta dengan langkah sebagai berikut :

1. Siswa ikut secara aktif dalam pelajaran

2. Sikap positif siswa dalam mengikuti pelajaran

3. Menggunakan kesempatan baik dalam mengambil keputusan

4. Sikap guru yang positif dalam mengambil keputusan

Dalam hal ini perlu juga dukungan dari semua pihak untuk berlangsungnya kegiatan ekstrakurikuler disamping kegiatan kurikuler.

Kondisi yang mendukung kegiatan Wawasan Wiyata Mandala :

1. Menaati tata tertib sekolah

Tata tertib sekolah disusun secara operasional untuk mengatur tingakah laku dan sikap siswa dan guru serta karyawan. Dalam tata tertib sekolah dikemukakan tentang hal-hal yang diharuskan, dianjurkan dan yang tidak boleh dilakukan dalampergaulan di lingkungan sekolah.

2. Hormat dan taat pada guru

Guru memiliki tugas professional yaitu mendidik dalam rangka mengembangkan keterampilan. Tugas berat guru adalah tugas kemasyarakatan yaitu ikut serta mengembangkan terbentuknya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

3. Kerjasama antar warga sekolah

Antara warga sekolah dan masyarakat harus ada saling pengertian dan kerjasama yang erat untuk mengembangkan tugas pendidikan. Kerjasama ini akan menimbulkan saling pengertian dan akan lebih membuka cakrawala pandangan oran tua siswa tentang hal-hal yang menjadi tugas dan tanggungjawab dalam mendidika anaknya.

V. KETAHANAN SEKOLAH DALAM WAWASAN WIYATA MANDALA

Ketahanan sekolah adalah suatu kondisi dinamis yang berisi kemampuan dan ketangguhan dlam menghadapi tantangan dan hambatan yang timbul dari dalam dan dari luar sekolah yang langsung ataupun tidak langsung dapat mengganggu proses belajar mengajar. Kondisi dinamik yang dimaksud adalah suatu keadaan yang menunjukan adanya kekuatan positif yang sumbernya antara lain dari siswa yang aktif melaksanakan tugasnya sesuai dengan fungsi masing-masing, maupun unsru kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, staf tata usaha dan anggota masyarakat di lingkungan seklah.

Untuk mencipta ketahanan sekolah maka perlu dicipta :

1. Menaati dan memenuhi tata tertib sekolah

2. Menjaga nama baik diri sendiri, orang tua, keluarga dan sekolah

3. Menghormati kepala sekolah, guru dan karyawan

4. Belajar keras, teratur dan terencana

5. Melaksanakan upacara bendera dengan tertib, disiplin, khidmat dan penuh kesungguhan.

6. Memelihara 7 K

VI. PENUTUP

Seperti telah diuraikan diatas bahwa Wawasan Wiyata Mandala diartikan sebagai suatu pandangan atau tinjauan mengenai lingkungan pendidikan. Sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan secara ideal harus mempunyai kelengkapan yang memadai. Suasana kondusif dan dinamis dukungan partisipasi keluarga, masyarakat dan pemerintah yang lebih positif juga sangat diperlukan. Disamping itu semua komponen harus memiliki rasa memiliki dan rasa tanggungjawab terhadap terpeliharanya dan terbinanya lebaga pendidikan sehingga terjamin kelancaran proses belajar mengajar yang mendukung masukan yang diharapkan.

 

PERATURAN BARIS BERBARIS

( Bag. I )

Peraturan Baris Berbaris yang digunakan di lingkungan Pramuka ada dua macam yakni Baris berbaris menggunakan tongkat dan tanpa tongkat. Untuk baris berbaris menggunakan tongkat memiliki tata cara tersendiri di lingkungan Pramuka. Adapun baris berbaris tanpa menggunakan tongkat mengikuti tata cara yang telah diatur dalam Peraturan Baris Berbaris milik TNI/POLRI .Apa itu Baris Berbaris ?

1. Baris Berbaris

a. Pengertian

Baris berbaris adalah suatu ujud latuhan fisik, yang diperlukan guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan tertentu.

b. Maksud dan tujuan

1) Guna menumbuhkan sikap jasmani yang tegap tangkas, rasa disiplin dan rasa tanggung jawab.

2) Yang dimaksud dengan menumbuhkan sikap jasmani yang tegap tangkas adalah mengarahkan pertumbuhan tubuh yang diperlukan oleh tugas pokok, sehingga secara jasmani dapat menjalankan tugas pokok tersebut dengan sempurna.

3) Yang dimaksud rasa persatuan adalah adanya rasa senasib sepenanggungan serta ikatan yang sangat diperlukan dalam menjalankan tugas.

4) Yang dimaksud rasa disiplin adalah mengutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan pribadi yang pada hakikatnya tidak lain daripada keikhlasan penyisihan pilihan hati sendiri.

5) Yang dimaksud rasa tanggung jawab adalah keberanian untuk bertindak yang mengandung resiko terhadap dirinya, tetapi menguntungkan tugas atau sebaliknya tidak mudah melakukan tindakan-tindakan yang akan dapat merugikan.1. Aba-aba

a. Pengertian

Aba-aba adalah suatu perintah yang diberikan oleh seseorang Pemimpin kepada yang dipimpin untuk dilaksanakannya pada waktunya secara serentak atau berturut-turut.

b. Macam aba-aba

Ada tiga macam aba-aba yaitu :

1) Aba-aba petunjuk

2) Aba-aba peringatan

3) Aba-aba pelaksanaan

1. Aba-aba petunjuk dipergunakan hanya jika perlu untuk menegaskan maksud daripada aba-aba peringatan/pelaksanaan.

Contoh:

a) Kepada Pemimpin Upacara-Hormat – GERAK

b) Untuk amanat-istirahat di tempat – GERAK

2. Aba-aba peringatan adalah inti perintah yang cukup jelas, untuk dapat dilaksanakan tanpa ragu-ragu.

Contoh:

a) Lencang kanan – GERAK

(bukan lancang kanan)

b) Istirahat di tempat – GERAK (bukan ditempat istirahat)

3. Aba-aba pelaksanaan adalah ketegasan mengenai saat untuk melaksanakan aba-aba pelaksanan yang dipakai ialah:

a) GERAK

b) JALAN

c) MULAI

a. GERAK: adalah untuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan tanpa meninggalkan tempat dan gerakan-gerakan yang memakai anggota tubuh lain.

Contoh:

-jalan ditempat -GERAK

-siap -GERAK

-hadap kanan -GERAK

-lencang kanan -GERAK

b. JALAN: adalah utuk gerakan-gerakan kaki yang dilakukan dengan meninggalkan tempat.

Contoh:

-haluan kanan/kiri – JALAN

-dua langkah ke depan -JALAN

-satu langkah ke belakang – JALAN

Catatan:

Apabila gerakan meninggalkan tempat itu tidak dibatasi jaraknya, maka aba-aba harus didahului dengan aba-aba peringatan –MAJU

Contoh:

-maju – JALAN

-haluan kanan/kiri – JALAN

-hadap kanan/kiri maju – JALAN

-melintang kanan/kiri maju -J ALAN

Tentang istilah: “maju”

• Pada dasarnya digunakan sebagai aba-aba peringatan terhadap pasukan dalam keadaan berhenti.

• Pasukan yang sedang bergerak maju, bilamana harus berhenti dapat diberikan aba-aba HENTI.

Misalnya:

• Ada aba-aba hadap kanan/kiri maju – JALAN karena dapat pula diberikan aba-aba : hadap kanan/kiri henti GERAK.

• Ada aba-aba hadap kanan/kiri maju-JALAN karena dapat pula diberikan aba-aba : hadap kanan/kiri henti GERAK.

• Balik kana maju/JALAN, karena dapat pula diberikan aba-aba : balik kana henti-GERAK.

Tidak dapat diberikan aba-aba langkah tegap maju JALAN, aba-aba belok kanan/kiri maju-JALAN terhadap pasukan yang sedang berjalan dengan langkah biasa, karena tidak dapat diberikan aba-aba langkah henti-GERAK, belok kanan/kiri-GERAK.Tentang aba-aba : “henti”

Pada dasarnya aba-aba peringatan henti digunakan untuk menghentikan pasukan yang sedang bergerak, namun tidak selamanya aba-aba peringatan henti ini harus diucapkan.

Contoh:

Empat langkah ke depan –JALAN, bukan barisan – jalan. Setelah selesai pelaksanaan dari maksud aba-aba peringatan, pasukan wajib berhenti tanpa aba-aba berhenti.

c. MULAI : adalah untuk dipakai pada pelaksanaan perintah yang harus dikerjakan berturut-turut.

Contoh:

-hitung -MULAI

-tiga bersaf kumpul -MULAI4. Cara memberi aba-aba

a) Waktu memberi aba-aba, pemberi aba-aba harus berdiri dalam sikap sempurna dan menghadap pasukan, terkecuali dalam keadaan yang tidak mengijinkan untuk melakukan itu.

b) Apabila aba-aba itu berlaku juga untuk si pemberi aba-aba, maka pemberi aba-aba terikat pada tempat yang telah ditentukan untuknya dan tidak menghadap pasukan.

Contoh: Kepada Pembina Upacara – hormat – GERAK

Pelaksanaanya :

• Pada waktu memberikan aba-aba mengahdap ke arah yang diberi hormat sambil melakukan gerakan penghormatan bersama-sama dengan pasukan.

• Setelah penghormatan selesai dijawab/dibalas oleh yang menerima penghormatan, maka dalm keadaan sikap sedang memberi hormat si pemberi aba-aba memberikan aba-aba tegak : GERAK dan kembali ke sikap sempurna.

c) Pada taraf permulaan aba-aba yang ditunjukan kepada pasukan yang sedang berjalan/berlari, aba-aba pelaksanaan gerakannya ditambah 1 (satu) langkah pada waktu berjala, pada waktu berlari ditambah 3 (tiga) langkah.

• Pada taraf lanjutan, aba-aba pelaksanaan dijatuhkan pada kaki kanan ditambah 2 (dua) langkah untuk berjalan / 4 (empat) langkah untuk berlari.

d) Aba-aba diucapkan dengan suara nyaring-tegas dan bersemangat.

e) Aba-aba petunjuk dan peringatan pada waktu pengucapan hendaknya diberi antara.

f) Aba-aba pelaksanaan pada waktu pengucapan hendaknya dihentakkan.

g) Antara aba-aba peringatan dan pelaksanaan hendaknya diperpanjang disesuaikan dengan besar kecilnya pasukan.

h) Bila pada suatu bagian aba-aba diperlukan pembetulan maka dilakukan perintah ULANG !

Contoh: Lencang kanan = Ulangi – siap GERAK

( Bag. II )

Peraturan Baris Berbaris yang digunakan di lingkungan Pramuka ada dua macam yakni Baris berbaris menggunakan tongkat dan tanpa tongkat. Untuk baris berbaris menggunakan tongkat memiliki tata cara tersendiri di lingkungan Pramuka. Adapun baris berbaris tanpa menggunakan tongkat mengikuti tata cara yang telah diatur dalam Peraturan Baris Berbaris milik TNI/POLRI .1. Gerakan Perorangan – Gerakan Dasara. Sikap sempurna

Aba-aba : Siap – GERAK. Pelaksanaanya : pada aba-aba pelaksanaan badan/tubuh berdiri tegap, ke dua tumit rapat, ke dua telapak kaki membentuk sudut 60…, lutut lurus paha dirapatkan, berat badan di atas ke dua kaki, perut ditarik sedikit, dada dibusungkan, pundak ditarik sedikit ke belakang dan tidak dinaikkan, lengan rapat pada badan, pergelangan tangan lurus, jari-jari tangan menggenggam tidak terpaksa rapat pada paha, ibu jari segaris dengan jahitan celana, leher lurus, dagu ditarik, mulut ditutup, gigi dirapatkan, mata memandang tajam ke depan, benafas sewajarnya.

b. Istirahat

Aba-aba istirahat ditempat – GERAK

1) Pada aba-aba pelaksanaan, kaki kiri dipindahkan ke samping kiri dengan jarak sepanjang telapak kaki (30cm)

2) Ke dua belah tangan dibawa ke belakang dan dibawah pinggang, punggung tangan kanan di atas telapak tangan kiri, tangan kanan dikepalkan dengan dilemaskan, tangan kiri memegang pergelangan tangan kanan di antara ibu jari dan telunjuk, ke dua tangan dilemaskan, badan dapat bergerak.

Catatan:

a) Pasukan dalam keadaan istirahat di tempat, pemimpin atau atasan lainnya datang untuk memberikan perhatian atau petunjuk-petunjuk, maka atas ucapan pemimpin/atasan dengan menggunakan kata Perhatian pasukan segera mengambil sikap sempurna tanpa mengucapkan kata siap, kemudian mengambil sikap istirahat.

b) Pada kata perhatian, selesai atau sekian, pasukan mengambil sikap sempurna tanpa didahului aba-aba kemudian kembali ke sikap istirahat di tempat.

c) Maksud dari sikap siap terakhir ini adalah sebagai jawaban tanpa suara, bahwa petunjuk-petunjuk yang diberikan akan dijalankanc. Lencang kanan/kiri : (hanya dalam bentuk bersaf)

Aba-aba : Lencang kanan/kiri – GERAK

Pelaksanaannya:

Gerakan ini dijalankan dalam sikap sempurna.

1) Pada aba-aba pelaksanaan, saf depan mengangkat lengan kanan/kiri ke samping, jari-jari kanan/kiri menggenggam menyentuh bahu kanan/kiri orang yang berada di sebelah kana/kirinya, punggung tangan menghadap ke atas, bersamaan dengan ini kepala dipalingkan ke kanan/kiri tidak berubah tempat masing-masing meluruskan diri

2) Saf tengah dan saf belakang kecuali penjuru, setelah meluruskan ke depan dengan pandangan mata, ikut pula memalingkan muka ke samping dengan tidak mengangkat tangan.

3) Penjuru saf tengan dan belakang mengambil antar ke depan 1 (satu) lengan kanan/kiri ditambah 2 (dua) kepalan tangan dan setelah lurus menurunkan tangan kanan/kiri tanpa menunggu aba-aba.

4) Pada aba-aba tegak-GERAK semua dengan serentak menurunkan lengan dan memalingkan muka ke depan dan berdiri dalam sikap sempurna.

5) Pada waktu pemimpin pasukan memberikan aba-aba lencang kanan/kiri dan barisan sedang meluruskan safnya, Pemimpin pasukan yang berada dalam barisan itu memberikan kelurusan saf dari sebelah kanan/kiri pasukan dengan menitikberatkan pada kelurusan tumit (bukan ujung depan sepatu).

Catatan:

a) Untuk menghindarkan keributan pada waktu mengangkat lengan kanan/kiri, hendaknya lengan diluruskan melalui belakang punggung orang yang berada di samping, kalau jarak 1 (satu) lengan tidak cukup. Dengan demikian dihindarkan gerakan seolah-olah meninju rekannya yang berada di smaping.

b) Kelurusan barisan dilihat dari tumit.d. Setengah lencang kanan/kiri

Aba-aba : Setengah lencang kanan/kiri – GERAK

Pelaksanaannya:

Seperti pada waktu lencang kanan/kiri, tetapi tangan kanan/kiri di pinggang (bertolak pinggang) dengan siku menyentuh lengan orang yang berdiri disebelahnya, pergelangan tangan lurus, ibu jari di sebelah belakang pinggang, empat jari lainnya rapat pada pinggang sebelah depan (khusus saf depan). Pada aba-aba tegak GERAK dengan serentak menurunkan lengan sambil memalingkan muka ke depan dan berdiri dalam sikap sempurna.e. Lencang depan (hanya dalam bentuk berbanjar)

Aba-aba : Lencang depan – GERAK

Pelaksanaannya:

1) Penjuru tetap sikap sempurna : nomor dua dan seterusnya meluruskan ke depan dengan mengangkat tangan dengan jarak satu lengan ditambah dua kepalan tangan.

2) Saf depan banjar tengah dan kiri mengambil antara satu lengan ke samping kanan, setelah lurus menurunkan tangan dan memalingkan kepala kembali ke depan dengan serentak tanpa menunggu aba-aba.

3) Banjar tengah/kiri tanpa mengangkat tangan

f. Cara berhitung

Aba-aba : Hitung – MULAI

Pelaksanaannya:

1) Jika bersaf, pada aba-aba peringatan penjuru tetap melihat ke depan, saf terdepan memalingkan mukanya ke kanan.

2) Pada aba-aba pelaksanaan, berturut-turut di mulai dari penjuru menyebutkan nomornya sambil memalingkan muka ke depan.

3) Pengucapan nomor secara tegas dan tepat.

4) Jika berbanjar, pada aba-aba peringatan semua anggota tetap dalam sikap sempurna.

5) Pada aba-aba pelaksanaan mulai dari penjuru kanan berturut-turut ke belakang menyebutkan nomornya masing-masing.

6) Jika pasukan berbanjar/bersaf tiga, maka yang berada paling kiri mengucapkan : LENGKAP atau KURANG SATU/KURANG DUA.

1. Perubahan Arah

(dalam keadaan berhenti)

a) Hadap kanan/kiri

Aba-aba : Hadap kanan/kiri – GERAK

1) Kaki kiri/kanan diajukan melintang di depan kaki kanan/kiri lekukan kaki kanan/kiri berada di ujung kaki kanan/kiri, berat badan berpindah ke kaki kiri/kanan.

2) Tumit kaki kanan/kiri dengan badan diputar ke kanan/kiri 90°

3) Kaki kiri/kanan dirapatkan kembali ke kaki kanan/kiri.

b) Hadap serong kanan/kiri

Aba-aba : Hadap serong kanan/kiri – GERAK

Pelaksanaannya:

1) Kaki kiri/kanan diajukan ke muka sejajar dengan kaki kanan/kiri

2) Berputarlah arah 45° ke kanan/kiri

3) Kaki kiri/kanan dirapatkan kembali ke kaki kanan/kiri

c) Balik kanan

Aba-aba : Balik kanan/kiri – GERAK

Pelaksanaannya :

1) Pada aba-aba pelaksanaan kaki kiri diajukan melintang (lebih dalam dari hadap kanan) di depan kaki kanan.

2) Tumit kaki kanan beserta badan diputar ke kanan 180°

3) Kaki kanan/kiri dirapatkan kembali ke kaki kanan/kiri.

Catatan:

• Dalam keadaan berhenti pada hitungan ke tiga, kaki dirapatkan dan kembali ke sikap sempurna

• Dalam keadaan berhenti berjalan pada hitungan ketiga, kaki kanan/kiri tidak dirapatkan melainkan dilangkahkan 0,5 langkah dengan cara dihentikan.

d) Cara berkumpul

Aba-aba : 3 bersaf/ 3 berbanjar kumpul – MULAI

Pelaksanannya :

1) Pelatih menunjuk seorang anggota sebagai penjuru dan orang yang ditunjuk mengulangi perintah yang diberikan oleh pelatih.

Contoh:

Sdr.Gatot sebagai penjuru. Aba-aba pelatih : Gatot sebagai penjuru. Oleh orang yang ditunjuk (dalam sikap sempurna) aba-aba diulangi : Gatot sebagai penjuru.

2) Orang yang ditunjuk tadi lari dan berdiri di depan pelatih ± 4 langkah

3) Setelah aba-aba pelaksanaan MULAI diberikan pelatih, maka orang-orang lainnya berlari dan berdiri disamping kiri penjuru serta meluruskan diri seperti pada waktu lencang kanan.

4) Pada waktu berkumpul, penjuru melihat ke kiri setelah lurus, penjuru memberikan isyarat dengan perkataan LURUS, pada isyarat ini penjuru nelihat ke depan, yang lainnya (saf depan) menurunkan lengannya dan kembali ke sikap sempurna.

e) Cara latihan memberi hormat

Aba-aba : Hormat – GERAK

Pelaksanaannya (dengan tutup kepala, keadaan berhenti)

1) Pada aba-aba pelaksanaan, dengan gerakan cepat tangan kanan diangkat ke arah pelipis kanan, siku-siku 15° serong ke depan, kelima jari rapat dan lurus, telapak tangan serong ke bawah dan kiri ujung, jari tengah dan telunjuk mengenai pinggir bawah dari tutup kepala setinggi pelipis.

2) Pergelangan tangan lurus, bahu tetap seperti dalam sikap sempurna, pandangan mata tertuju kepada yang diberi hormat.

3) Jika tutup kepala mempunyai klep, maka jari tengah mengenai pinggir klep.

4) Jika selesai menghormat, maka lengan kanan lurus diturunkan secara cepat ke sikap sempurna.

( Bag. III )

Peraturan Baris Berbaris yang digunakan di lingkungan Pramuka ada dua macam yakni Baris berbaris menggunakan tongkat dan tanpa tongkat. Untuk baris berbaris menggunakan tongkat memiliki tata cara tersendiri di lingkungan Pramuka. Adapun baris berbaris tanpa menggunakan tongkat mengikuti tata cara yang telah diatur dalam Peraturan Baris Berbaris milik TNI/POLRI .a) Bubar

Aba-aba : Bubar – JALAN

Pelaksanaannya;

Pemberian aba aba tersebut dilaksanakan dalam keadaan sikap sempurna. Setelah melakukan penghormatan kemudian balik kanan dan setelah menghitung dua hitungan dalam hati, lalu bubar.

b) Jalan di tempat

Aba-aba: Jalan ditempat – GERAK

Pelaksaannya:

Gerakan dimulai dengan mengangkat kaki kiri, lutut berganti-ganti diangkat, paha rata-rata, ujung kaki menuju ke bawah, tempo langkah sesuai dengan langkah biasa, badan tegak, pandangan mata tetap ke depan, lengan dirapatkan pada badan (tidak melenggang)

Dari jalan ke tempat berhenti.

Aba-aba : Henti – GERAK

Pelaksanaannya:

Pada aba-aba pelaksanaan dapat dijatuhkan kaki kiri/kanan,pada hitungan ke dua kaki kiri/kanan diharapkan pada kaki kiri/kanan dan kembali ke sikap sempurna.

c) Membuka/menutup barisan.

Aba-aba : Buka barisan – JALAN

Pada aba-aba pelaksanaan regu kanan dan kiri membuat satu langkah ke samping kanan dan kiri, sedang regu tangah tetap di tempat.

Catatan :

Membuka barisan gunanya untuk memudahkan pemeriksaan.

Tutup barisan

Aba-aba :tutup barisan – JALAN

Pelaksanannya :

Pada aba-aba pelaksanaan regu kanan dan kiri membuat satu langkah kembali ke samping kanan dan kiri, sedang regu tengah tetap ditempat.Gerakan berjalan dengan panjang tempo dan macam langkah

Macam langkah Panjangnya Tempo

1. Langkah biasa 65cm 120 tiap menit

2. Langkah tegap 65cm 120 tiap menit

3. Langkah perlahan 40cm 30 tiap menit

4. Langkah kesamping 40cm 70 tiap menit

5. Langkah ke belakang 40cm 70 tiap menit

6. Langkah ke depan 60cm 70 tiap menit

7. Langkah di waktu lari 80cm 165 tiap menitA. MAJU – JALAN

Dari sikap sempurna

Aba-aba : Maju – JALAN

Pelaksanaannya:

1) Pada aba-aba pelaksanaan kaki kiri diayunkan ke depan, lutut lurus, telapak kaki diangkat rata sejajar dengan tanah setinggi ± 15 cm, kemudian dihentakkan ke tanah dengan jarak setengah langkah dan selanjutnya berjalan dengan langkah biasa.

2) Langkah pertama dilakukan dengan melenggangkan lengan kanan ke depan 90°, lengan kiri 30° ke belakang, pada langkah selanjutnya lengan atas dan bawah lurus dilenggangkan ke depan 45°, dan ke belakang 30°.

Seluruh anggota meluruskan barisan ke depan dengan melihat pada belakang leher.

Dilarang keras : berbicara-melihat kanan/kiri

Pada waktu melenggangkan tangan supaya jangan kaku.

B. LANGKAH BIASA

1) Pada waktu berjalan, kepala dan badan seperti pada waktu sikap sempurna. Waktu mengayunkan kaki ke depan lutut dibengkokkan sedikit (kaki tidak boleh diseret). Kemudian diletakkan ke tanah menurut jarak yang telah ditentukan.

2) Cara melangkahkan kaki seperti pada waktu berjalan biasa. Pertama tumit diletakkan di tanah selanjutnya lurus ke depan dan ke belakang di samping badan. Ke depan 45°, ke belakang 30°. Jari-jari tangan digenggam, dengan tidak terpaksa, punggung ibu jari menhadap ke atas.

C. LANGKAH TEGAP

1) Dari sikap sempurna

Aba-aba : Langkah tegap – JALAN

Pelaksanaannya :

Mulai berjalan dengan kaki kiri, langkah pertama selebar setengah langkah, selanjutnya seperti jalan biasa (panjang dan tempo) dengan cara kaki dihentakkan terus menerus tetapi tidak dengan berlebih-lebihan, telapak kaki rapat dan sejajar dengan tanah, lutut kaki tidak boleh diangkat tinggi. Bersama dengan langkah pertama lengan dilenggangkan lurus ke depan dan ke belakang di samping badan, (lengan tangan 90° ke depan dari 30° ke belakang). Jari-jari tangan digenggam dengan tidak terpaksa, punggung ibu jari menghadap ke atas.

2) Dari langkah biasa

Aba-aba : Langkah tegap – JALAN

Pelaksanaannya :

Aba-aba pelaksanaan diberikan pada waktu kaki kiri jatuh di tanah, ditambah satu langkah selanjtnya mulai berjalan seperti tersebut pasa butir 1.

3) Kembali ke langkah biasa

Aba-aba : Langkah biasa – JALAN

Pelaksanaannya :

Aba-aba diberikan pada waktu kaki kiri jatuh di tanah ditambah satu langkah dan mulai berjalan dengan langkah biasa, hanya langkah pertama…….

Catatan :

Dalam lsedang berjalan cukup menggunakan aba-aba peringatan : Langkah tegap/langkah biasa-JALAN, pada tiap-tiap perubahan langkah (tanpa kata maju).

D. LANGKAH PERLAHAN

1) Untuk bergabung (mengantar jenazah dalam upacara kemiliteran)

Aba-aba : Langkah perlahan maju – JALAN

Pelaksanaannya :

a) Gerakan dilakukan dengan sikap sempurna

b) Pada aba-aba “jalan”, kaki kiri dilangkahkan ke depan, setelah kaki kiri menapak di tanah segera disusul dengan kaki kanan ditarik ke depan dan ditahan sebentar di sebelah mata kaki kiri, kemudian dilanjutkan ditatapkan kaki kanan di depan kaki kiri.

c) Gerakan selanjutnya melakukan gerakan-gerakan seperti semula.

Catatan :

• Dalam keadaan sedang berjalan, aba-aba adalah “langkah perlahan JALAN” yang diberikan pada waktu kaki kanan/kiri jatuh di tanah ditambah selangkah dan kemudian mulai berjalan dengan langkah perlahan.

• Tapak kaki pada saat menginjak tanah tidak dihentakkan, tetapi diletakkan rata-rata untuk lebih khidmat.

2) Berhenti dalam langkah perlahan

Aba-aba : Henti – GERAK

Pelaksanaannya :

E. LANGKAH KE SAMPING

Aba-aba : ……..Langkah ke kanan/kiri – JALAN

Pelaksanaannya :

Pada aba-aba pelaksanaan kaki kiri/kanan dilanjutkan ke samping kanan/kiri sepanjang 40 cm. Selanjutnya kaki kiri/kanan dirapatkan pada kaki kiri/kanan.Sikap badan tetap seperti pada sikap sempurna, sebanyak-banyaknya hanya boleh dilakukan empat langkah.

F. LANGKAH KE BELAKANG

Aba-aba : ……..Langkah ke belakang – JALAN

Pelaksanaannya :

Pada aba-aba pelaksanaan, peserta melangkah ke belakang mulai kaki kiri menurut panjangnya langkah dan sesuai dengan tempo yang telah ditentukan, menurut jumlah langkah yang diperintahkan. Lengan tidak boleh dilenggangkan dan sikap badan seperti dalam sikap sempurna. Sebanyka-banyaknya hanya boleh dilakukan empat langkah.

G. LANGKAH KE DEPAN

Aba-aba : …….Langkah ke depan – JALAN

Pelaksanaannya :

Pada aba-aba pelaksanaan, peserta melangkahkan kaki ke depan mulai dengan kaki kiri menurut panjangnya langkah dan tempat yang telah ditentukan, menurut jumlah langkah yang diperintahkan. Gerakan kaki seperti gerakan langkah tegap dan dihentikan dan sikap seperti sikap sempurna. Sebanyak-banyaknya hanya boleh dilakukan empat langkah.

H. LANGKAH DI WAKTU LARI

1) Dari sikap sempurna

Aba-aba : Lari maju – JALAN

Pelaksanaannya:

Aba-bab peringatan ke dua tangan dikepalkan dengan lemas dan diletakkan di pinggang sebelah depan dengan punggung tangan menghadap keluar, ke dua siku sedikit ke belakang, badan agak dicondongkan ke depan. Pada aba-aba pelaksanaan, dimulai lari dengan menghentakkan kaki kiri setengah langkah dan selanjutnya menurut panjang langkah dan tempo yang ditentukan dengan kaki diangkat secukupnya. Telapak kaki diletakkan dengan ujung telapak kaki terlebih dahulu, lengan dilenggangkan secara tidak kaku.

2) Dari langkah biasa

Aba-aba : Lari – JALAN

Pelaksanaannya:

Aba-aba peringatan pelaksanaannya sama dengan ayat 1. Aba-aba pelaksanaan diberikan pada waktu kaki kiri/kanan jatuh ke tanah kemudian ditambah satu langkah, selanjutnya berlari menurut ketentuan yang ada.

3) Kembali ke langkah biasa

Aba-aba : Langkah biasa – JALAN

Pelaksanaannya :

Aba-aba pelaksanaan diberikan pada waktu kaki kiri/kanan jatuh ke tanah ditambah tiga langkah, kemudian berjalan dengan langkah biasa, dimuali dengan kaki kiri dihentakkan; bersama dengan itu kedua lengan digenggam.

Catatan :

Untuk berhenti dari keadaan berlari aba-aba seperti langkah biasa henti – GERAK. Aba-aba pelaksanaan diberikan pada waktu kaki kanan/kiri jatuh ke tanah ditambah tiga langkah, selanjutnya kaki dirapatkan kemudian kedua kepal tangan diturunkan untuk mengambil sikap sempurna.

I. LANGKAH MERDEKA

1) Dari langkah biasa

Aba-aba : Langkah merdeka – JALAN

Anggota berjalan bebas tanpa terikat pada ketentuan panjang, tempo dan ketentuan langkah. Atas pertimbangan Pimpinan, anggota dapat dijinkan untuk membuat sesuatu yang dalam keadaan lain terlarang (antara lain berbicara, buak topi, menghapus keringat). Langkah merdeka biasanya dilakukan untuk menempuh jalan jauh/diluar kota/lapangan yang tidak rata. Anggota tetap dilarang meninggalkan barisan.

2) Kembai ke langkah biasa

Untuk melaksanakan gerakan ini lebih dahulu harus diberikan ……………….samakn langkah. Setelah langkah barisan sama, Pemimpin dapat memberikan aba-aba peringatan dan pelaksanaan.

3) Aba-aba : Langkah biasa – JALAN

Pelaksanaannya :

Seperti tersebut pada petunjuk dari langkah tegap ke langkah biasa.

J. GANTI LANGKAH

Aba-aba : Ganti langkah – JALAN

Pelaksanaannya :

Gerakan dapat dilakukan pada waktu langkah biasa/tegap. Aba-aba pelaksanaan diberikan pada waktu kaki kanan/kiri di tanah kemudian ditambah satu langkah. Sesudah ujung kaki kiri/kanan yang sedang di belakang dirapatkan pada badan. Untuk selanjutnya disesuaikan dengan langkah baru yang disamakan. Kemudian gerakan ini dilakukan dalam satu hitungan.

Sumber/ Referensi :

1. Pedoman Penyelenggaraan Paskibraka – Depdiknas.

1. Peraturan Baris Berbaris – Pusdiklat TNI-AD

NARKOBA DAN MIRAS

MATERI MASA ORIENTASI SISWA BARU (MOS)SMP NEGERI 1 SANGALLA

TAHUN DIKLAT 2012

Penyebaran narkoba dan miras saat ini sudah mewabah dalam masyarakat. Penyebarannya tidak lagi mengenal status ekonomi social serta usia. Kita hendaknya mewaspadai masalah ini dan saling membantu jika ada yang kecanduan, karena hanya dengan dukungan orang disekelilingnya dapat sembuh.Korban dari narkoba tidak lagi mengenal batasan umur danstatus social ekonomi. Tua, muda bahkan anak yang baru menginjak remaja sudah banyak yang terjerat atau menjadi pemakai narkoba. Kebanyakan pencandu terdiri dari kaum remaja, baik mereka dikota maupun didesa yan berasal dari keluarga miskin ataupu kaya, berpendidikan tinggi ataupun biasa-biasa saja.

I. Pengertian narkoba dan miras serta efeknya.Narkotika dan obat-obatan berbahaya (Narkoba) adalah jenis obat yang mempunyai efek tertentu sehingga berbahaya jika dikonsumsi secara sembarangan, karena itu penggunaannya harus sesuai dengan anjuran dokter.

Efek dari penggunaan Narkoba :

1. Menyebabkan lumpuh atau mati rasa.

2. Mengurangi rasa sakit

3. Mengendorkan syaraf

4. Menenangkan dan membuat tidur (depresan)

5. Merangsang syaraf pusat agar anergi atau aktifitas meningkat (stimulansia)

6. Merubah pkiran atau perasaan agar terasakan hal yang luar biasa (halusinogen)

Ketagihan narkoba akan meyebabkan penurunan kekebalan, keracunan darah dan dapat pula menyebabkan kematian.

Sedangkan miras (minuman keras) adalah minuman yang mengandung alcohol dan dapat menimbulkan ketagihan, bias bebahaya bagi pemakainya karena dapat mempengaruhi pikiran , suasana hati serta perilaku serta menyebabkan kerusakan fungsi organ-organ tubuh.

Efek yang ditimbulkan adalah memberikan rangsangan, menenangkan, menghilangkan rasa sakit, membius serta membuat gembira.

II. Jenis-jenis narkoba dan mirasBeberapa contoh narkoba :

a) Heroin

b) Ganja

c) Ecstasy

d) Shabu-shabu

e) Amphetamine (stimulant sintesis)

f) Ganja

Beberapa contoh miras :

a) Bir

b) Wisky

c) Vodka dengan berbagai jenis merk

d) Tuak atau arak (dari poho aren/nira)

e) Ciu atau brem (sari ketan/tebu)

f) Anggur berasIII. Tanda-tanda sederhana jka kecanduan narkoba/miras

Tanda-tanda sederhana yang dapat terlihat dari sesorang yang mungkin sedang kecanduan narkoba atau miras :

1) Perubahan perilaku seperti : yang biasanya periang tiba-tiba menjadi pemurung, mudah tersinggung dan cepat marah tanpa alasan yang jelas.

2) Sering menguap dan mengantuk, malas, melamun dan tidak memperhatikan kebersihan tau penampilan diri.

3) Menjadi tidak disiplin, atau sering kabur, baik dirumah maupun disekolah.

4) Nilai raport maupun prestasi lainnya menurun.

5) Bersembunyi ditempat-tempat gelap atau sepi agar tidak terlihat orang.

6) Lebih bergaul dengan orang-orang tertentu saja yang mempunyai cirri-ciri seperti tanda-tanda diatas.

7) Mencuri apasaja milik orang tua atau saudara untuk membeli narkoba atau miras.

8) Sering cemas mudah stress atau gelisah, sukar tidur.

9) Mata merah seperti mengantuk terus atau memakai kacamat hitam terus.IV. Akibat penyalahgunaan narkoba/miras.

Apabila ada orang tua atau teman menggunakan secara terus menerus selama satu bulan atau lebih maka akan menjurus pada gejala :

1) Malas makan, sehingga fisik lemah dan kekurangan gizi.

2) Hidup jorok sehingga terkena eksim

3) Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus dan sulit tidur

4) Gangguan otot jantung dan tekanan darah tinggi.

5) Ganguan gerak dan keseimbangan tubuh.

6) Lamban kerja, ceroboh, sering tegang dan gelisah

7) Hlang kepercayaan diri, apatis, penghayal, dan penuh curiga.

8) Gangguan mental, anti social dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan.

9) Cenderung menyakiti diri dan bahkan bunuh diri.

10) Kematian karena kerusakan organ tubuh.V. Akibat miras bagi kesehatan reproduksi

Menggunakan narkoba dan miras dapat berakibat buruk bagi kelangsungan hidup untuk mempunyai keturunan diantaranya :

1) Pola hidup jorok dan melupakan norma susila sering mengabitkan tertularnya penyakit kelamin (PMS, HIV/AIDS) yang menularkan kepada pasangan, dan dapat pula secara langsung menular pada bayi yang dikandung atau bayi lahir cacat.

2) Kecanduan obat terlarang pada orang tua dapat mengakibatkan bayi lahir dengan ketergantungan obat sehingga harus mengalami perawatan intensif yang mahal.

3) Kebiasaan menggunakan narkoba/miras dapat menurun pada sifat-sifat anak yang dilahirkan yaitu menjadi peminum atau pecandu, atau mengalami gangguan mental/cacat.

4) Wanita “pemakai” mempunyai sikap hidup malas dan kekurangan gizi sehingga mengakibatkan bayi yang berada dalam kandungannya gugur, berat rendah atau cacat.

5) Dapat mengakibatkan impotensi atau keinginan seksual yang berlebihan maupun perilaku seksual yang menyimpang sehingga menggangu keharmonisan keluarga.VI. Alasan mengapa remaja terkena masalah narkoba atau miras.

Beberapa remaja terjerumus kemasalah narkoba dan miras karena pengaruh lingkungan dan pergaulan. Mereka yang memakai selalu mempunyai kelompok pemakai. Awalnya seseorang hanya mencoba-coba karena keluarga atau teman-teman menggunakannya, namun kemudian ada yang menjadi kebiasaan.

Pada remaja yang “kecewa” dengan kondisi diri atau keluarganya, sering menjadi lebih suka untuk mengorbankan apa saja demi hubungan baik dengan teman-teman khusunya.

Adanya ajakan atau tawaran dari teman serta banyaknya film dan saran hiburan yang memberikan contoh “model pergaulan modern” biasanya mendorong mereka kepada pemakaian secara berkelompok. Obat atau minuman keras memang menimbulkan ketergantungan, namun yang terutama sebenarnya adalah ketergantungan kepada kelompok, yaitu adanya rasa “diakui” mempunyai identitas yang sama dengan mereka, yaitu teman-teman sekelompoknya yang “modern dan pemberani”

Apabila seseorang telah menjadi terbiasa memakainya dan karena mudah untuk mendapatkannya, maka dia akan mulai memakinya sendiri sampai tahu-tahu telah menjadi ketagihan dan sulit disembhkan. Sulit disembuhkan karena zat-zat itu telah meresap kedalam tubuh dan perasaan, sehingga menuntut untuk dipernuhi. Ketagihan obat memang dapat menimbulkan “rasa nyeri” atau “demam” yang berlebihan dan baru akan sembuh jika yang bersangkutan menggunakan obat itu. Maka tak jarang orang yang telah ketagihan menjadi pencuri, pemalahk dan mendapatkan apa saja untuk mendapatkan Narkoba dan Miras.

VII. Cara untuk menghidari kecanduan Narkoba/Miras

Jangan pernah berpikir untuk mencoba. Pikiran bahwa “…aku hanya mencoba dan gampang untuk berhenti…” adalah pikiran yang berbahaya dan salah untuk persoalan Narkoba.

Menghindari diri dari pemakaian Narkoba/Miras adalah dengan sikap menolak untuk memakainya, karena sadar penuh terhadap konsekuensinya yang diakibatkan. Sikap menolak yang pertama adalah menjauhkan diri dari dari mereka yang memakai apabila anda merasa akan sulit untuk bisa menolak tawaran. Sikap menolak yang lain adalah tidak mau ikut-ikutan menikmati barang itu, meskipun sehari-hari tetap bergaul biasa dengan mereka, hanya saja tidak usah sungkan-sungkan untuk menyatakan “tidak” jika ditawari untuk ikut memakainya.

VIII. Cara mengelola diri agar jauh dari Narkoba/Miras

Pada prinsipnya hidup itu harus seimbang, yaitu mematuhi berbagai kebutuhan baik fisik, social, mental maupun spiritual. Untuk selalu diingat adalah berbagai kegiatan yang perlu dilakukan sehari-hari agar terhindar dari Narkoba/Miras adalah :

1) Aktif memegang teguh norma-norma agama dan social kemayarakatan

2) Aktif melibatkan diri dalam kegiatan keluarga, social kemasyarakatan dan keagamaan.

3) Aktif melakukan gerak badan dan olah raga.

4) Aktif melakukan kegiatan hobi, rekreasi atau bermain dengan teman.

5) Aktif mengembangkan kemampuan diri dengan berbagai keterampilan.

6) Istirahat yang cukup dan juga makan yang cukup dengan gizi seimbang.

7) Hadapi persoalan hidup dengan tanpa terlalu takut, panic atau stress karena pasti akan dapat diselesaikan seiring dengan berjalannya waktu.

8) Jangan menyimpan persoalan, kalau bisa ceritakan kepada orang lain.

9) Percaya bahwa hidup telah ada yang mengatur, kita hanya wajib menjalankan dengan sebaik-baiknya.

10) Jangan mudah menerima sesuatu dari orang lain baik yang sudah dikenal ataupun orang yang belum dikenal seperti permen atau cemilan-cemilan.

PROGRAM DAN CARA BELAJAR

MATERI MASA ORIENTASI SISWA BARU (MOS)SMP NEGERI 1 SANGALLA

TAHUN DIKLAT 2012

I. ARTI PENTINGNYA BELAJAR

Belajar adalah usaha untuk memperoleh kepandaian atau ilmu pengetahuan. Balajar juga dapat diartikan sebagai kegiatan berlatih.

Hasil belajar adalah perubahan tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman. Perubahan tingkah laku dari belum dapat melakukan sesuatu menjadi dapat melakukan sesuatu disebut belajar.

II. PRINSIP-PRINSIP BELAJAR

Tugas utama seorang siswa adalah belajar. Oleh karena itu kita harus belajar dengan sebaik-baiknya. Sebagai seorang siswa harusmengetahui prinsip-prinsip belajar, antara lain :

1) Untuk belajar kita membutuhkan dorongan atau motivasi.

Dorongan itu ada yang dating dari dalam maupun dari luar diri sendiri. Dorongan dari dalam antara lain keinginan untuk lebih maju, cita-cita yang akan diraihnya. Sedangkan dorongan dari luar misalnya adanya system rengking di kelas, karena pujian, takut mendapat malu dan sebagainya.

2) Untuk dapat belajar baik kita harus memusatkan perhatian pada hal-hal yang sedang kita pelajari. Hal yang dapat mengganggu pemusatan perhatian adalah pikiran yang tertuju pada hal-hal yang mungkin sedang mempengaruhi perasaan seperti kesedihan, patah hati, kemarahan, iri hati, kebencian, dll.

3) Kita harus berusaha untuk mengerti lebih dulu yang kita pelajari sebelum menghapal. Hal yang dimengerti akan lebih mudah untuk dihapa.

4) Untuk dapat mengerti sesuatu yang dipelajari dapat ditempuh dengan cara :

a) Menanyakan pada diri sendiri mengenai hal yang kita pelajari

b) Membuat ringkasan atau skema untuk memudahkan memahami

c) Mencoba menghubungkan dengan masalah yang lebih besar dan menyeluruh

d) Mencoba menelaah dari berbagai macam segi agar menjadi lebih jelas.

e) Mencoba menyusun singkatan (jembatan keledai) untuk hal-hal yang panjang sebagai rumus.

Misalnya nama keluarga Matahari menjadi MERCVEM Yang Sangat Ulung Nan Pandai :

Merc = Mercurius

V = Venus

E = Earth

M = Mars

Yang = Yupiter

Sangat = Saturnus

Ulung = Uranus

Nan = Neptunus

Pandai = Pluto

f) Untuk lebih memantapkan hal yang kita pelajari disekolah sebaiknya jangan merasa cukup hanya mendengarkan penjelasan guru di sekolah. Setibanya di rumah perlu dibaca kembali dan melengkapi dengan ringkasan skema.

5) Kita harus meyakini bahwa semua pelajaran yang diterima akan berguna bagi kita nanti, walaupun kita sudah tidak sekolah lagi.

6) Agar yang kita pelajari lebih meresap adalah dengan beristirahat untuk mengedapankan semua hal yang sudah diperoleh dari belajar.

7) Hasil belajar yang sudah kita peroleh dapat digunakan untuk mempelajari yang lain. Missal pola Bahasa Indonesia untuk mempelajari bahas asing.

8) Menghindari hal-hal yang dapat menghambat belajar, seperti perasaan takut, malu, marah, kesal, dsb.

III. CARA BELAJAR

1) Belajar di sekolah

Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang mempunyai tugas dan fungsi menyelenggarakan proses belajar untuk mencapai tujuan pendidikan. Untuk mencapai tujuan pendidikan siswa perlu memahami hal-hal sebagai berikut :

a) Siswa harus memahami tujuan pendidikan

b) Siswa harus memiliki sifat terbuka, artinya dapat menerima guru sebagaimana adanya.

c) Siswa harus mempelajari dan menyiapkan alat pelajaran untuk esok harimya.

d) Siswa harus penuh minat dan perhatian dalam menerima pelajaran dan menyingkirkan hal yang mengganggu konsentrasi dalam menerima pelajaran.

e) Siswa hendaknya bersikap kritis dalam menerima pelajaran

f) Siswa harus memiliki dorongan dan semangat yang kuat untuk maju, memiliki sifat ingin tahu dan ingin menguasai ilmu pengetahuan.

g) Siswa hendaknya menghindari sifat malu bertanya untuk meminta penjelasan mengenai hal-hal yang kurang dipahami.

h) Sisa harus berusaha untuk mencapai nilai yang setinggi-tingginya dengan prestasi sendiri tanpa menggantungkan dengan orang lain.

i) Siswa harus mengikuti pelajaran dengan aktif, artinya siswa tidak hanya mendengarkan tapi juga berinisiatif dalam memahami pelajaran dengan membuat catatan yang perlu.

j) Setibanya dirumah, siswa harus mengulangi kembali hasil pelajaran yang dipelajari di sekolah.

2) Belajar dirumah

Siswa dalam menuntut ilmu harus melakukan konsentrasi dalam belajar. Untuk dapat belajar dirumah secara baik hendaknya memilih waktu dan tempat yang tepat serta nyaman. Meja dan tempat duduk yang kurang enak dapat mengganggu konsentrasi dalam belajar.

Siswa perlu dan harus belajar di rumah setiap hari dalam waktu tertentu bukan terus menerus tanpa henti.

3) Belajar berkelompok

Belajar dalam berkelompok banyak sekali manfaatnya. Siswa yang belum memahami sesuatu hal dapat memperoleh penjelasan teman yang sudah paham. Sebaliknya siswa yang sudah paham akan lebih mahir karena ia mengutarakan hal yang sudah diketahui.

Dalam kelompok belajar hendaknya ada ketua kelompok dan dalam pembentukan kelompok belajra perlu memperhatikan jarak rumah dan jumlah anggota kelompoknya.

IV. PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN

1) Pentingnya perpustakaan

Di setiap sekolah terdapat perpustakaan, karena perpustakaan merupakan sumber utama untuk memperoleh bahan bacaan bagi siswa. Di dalam perpustakaan disediakan buku-buku yang diperlukan siswa di sekolah.

Memang perpustakaan berarti kumpulan buku-buku. Oleh karena itu didalam perpustakaan disediakan buku baik berupa buku pelajaran maupun buku yang berhubungan dengan ilmu pengetahun dan teknologi. Buku-buku tersebut akan memberikan wawasan yang lebih luas kepada para siswa dan komponen sekolah yang memanfaatkannya.

2) Cara Memanfaatkan Perpustakaan

Adanya perpustakaan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Untuk dapat memanfaatkan perpustakaan perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

a) Mengetahui jadwal kerja perpustakaan

b) Mengetahui peraturan yang berlaku di perpustakaan

c) Mengetahui tata cara menjadi anggota perpustakaan. Hal ini penting karena dengan menjadi anggota perpustakaan maka dapat memanfaatkan semua fasilitas yang ada diperpustakaan.

d) Mengetahui system pengelompokan buku yang digunakan oleh perpustakaan tersebut. Biasanya buku yang memiliki subyek sama diletakan ditempat yang sama.

e) Mengetahui penggunaan kartu catalog yang biasanya disusun menggunakan alphabet nama pengarang.

f) Pemahaman secara khusus tentang cara meminjam dan mengembalikan buku yang dapat dibawa pulang.

g) Mulailah membaca buku di perpustakaan dengan memulai judul buku, nama pengarang, penerbit, dan tahun terbit.

h) Bacalah buku tersebut dari halaman pertama sampai dengan halaman terakhir secara tepat.

i) Ulangi membaca buku dari bab ke bab secara teliti sambil mengingat-ingat.

j) Ulangi mebaca buku tersebut secara pelan-pelan dari bab ke bab sambil memeberi tanda pada kalimat yang dianggap penting.

k) Salinlah kalimat yang telah diberi tanda ke dalam buku catatan

l) Pahami dan atau hapalkan hasil catatan tersebut hingga mengerti.

m) Buatlah pertanyaan dan jawaban sebagai test diri (selftest) untuk mengetahui letak kekurangan kita.

V. PEMANFAATAN WAKTU

1) Pentingnya Waktu

Sebagai manusia kita hidup dalam lingkup ruang dan waktu. Kita hidup dalam suatu ruang tertentu dan dalam waktu tertentu yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ruang dan waktu dapat dibedakan tetapi sulit untuk dapat dipisahkan. Kita perlu memperhatikan penggunaan waktu yang kita miliki, sebab waktu yang telah lewat tidak akan terulang lagi. Tuhan telah menyediakan waktu kepada kita untuk hidup, dan kita perlu memanfaatkan waktu hidup kita dengan sebaik-baiknya. Siswa perlu memiliki motto bahwa “Time is time, waktu adalah waktu.” Waktu makan untuk makan, waktu istirahat gunakan untuk istirahat, waktu belajar gunakan untuk belajar. Gunakan waktu luang sebaik-baiknya. Tanpa memperhatikan penggunaan waktu maka hidup kita akan kacau dan tanpa teratur. Banyak siswa kurang dapat mengatur dan menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya, akibatnya akan mengganggu dalam belajar. Dalam hal ini sering terjadi jika besok pagi akan ujian atau test menjadi bingung belajar dengan alas an tidak punya waktu. Hal ini karena waktunya telah terbuang sia-sia akibat tidak dapat menggunakan waktu dengan baik.

2) Mengatur Waktu

Tidak dapat dipungkiri bahwa orang berhasil mencapai sukses dalam hidup adalah orang yang hidup teratur dan berdisiplin menggunakan waktu. Mereka mungkin pedagang, politikus, ilmuwan, guru dan karyawan yang disiplin dengan waktu. Disiplin seperti ini tidak datang dengan sendirinya akan tetapi melalui latihan yang ketat dan disiplin yang tinggi.

Oleh karena itu waktu yang tersedia oleh siswa harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Setiap siswa harus memiliki jadwal kegiatan sehari demi sehari dan mentaatinya dengan baiknya. Dengan membuat jadwal kegiatan setiap hari dan motto TIME IS TIME pasti akan mempermudah mewujudkan harapan dan cita-citanya.

VI. PENUTUP

Sekolah adalah lembaga pendidikan temapat pendidikan tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan. Dalam pelaksanaannya Kepala dibantu oleh wakil kepala, guru mata pelajaran, guru BP, karyawan dan siswa.

Setiap siswa harus tunduk dan mentaati tata tertib sekolah dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar serta mau berperan serta dalam melaksanakan memelihara dan menjaga keamanan sekolah.

Agar siswa dapat berhasil dengan baik maka setiap siswa harus belajar dengan tekun dan teratur. Waktu yang ada hendaknya digunakan dengan sebaik-baiknya untuk kerperluan belajar dan hal-hal yang berguna demi masa depan siswa. Masa depan hanya dapat dinikmati oleh orang yang mau belajar.

PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA

Nilai-nilai dalam Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa diidentifikasi dari sumber-sumber berikut ini.

1. Agama

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat beragama. Oleh karena itu, kehidupan individu, masyarakat, dan bangsa selalu didasari pada ajaran agama dan kepercayaannya. Secara politis, kehidupan kenegaraan pun didasari pada

nilai-nilai yang berasal dari agama. Atas dasar pertimbangan itu, maka nilai-nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa harus didasarkan pada nilai-nilai dan kaidah yang berasal dari agama.

2. Pancasila

Negara kesatuan Republik Indonesia ditegakkan atas prinsip-prinsip kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang disebut Pancasila. Pancasila terdapat pada Pembukaan UUD 1945 dan dijabarkan lebih lanjut dalam pasal-pasal yang

terdapat dalam UUD 1945. Artinya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi nilai-nilai yang mengatur kehidupan politik, hukum, ekonomi, kemasyarakatan, budaya, dan seni. Pendidikan budaya dan karakter bangsa

bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang lebih baik, yaitu warga negara yang memiliki kemampuan, kemauan, dan menerapkan nilainilai Pancasila dalam kehidupannya sebagai warga negara.

3. Budaya

Sebagai suatu kebenaran bahwa tidak ada manusia yang hidup bermasyarakat yang tidak didasari oleh nilai-nilai budaya yang diakui masyarakat itu. Nilai-nilai budaya itu dijadikan dasar dalam pemberian makna terhadap suatu konsep dan arti dalam komunikasi antaranggota masyarakat itu. Posisi budaya yang demikian penting dalam kehidupan masyarakat mengharuskan budaya menjadi sumber nilai dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa.

4. Tujuan Pendidikan Nasional

Sebagai rumusan kualitas yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia, dikembangkan oleh berbagai satuan pendidikan di berbagai jenjang dan jalur. Tujuan pendidikan nasional memuat berbagai nilai kemanusiaan yang harus dimiliki warga negara Indonesia. Oleh karena itu, tujuan pendidikan nasional adalah sumber yang paling operasional dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa.

Berdasarkan keempat sumber nilai itu, teridentifikasi sejumlah nilai untuk pendidikan budaya dan karakter bangsa sebagai berikut ini :

1. Religius

Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.

2. Jujur

Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

3. Toleransi

Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

4. Disiplin

Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

5. Kerja Keras

Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

6. Kreatif

Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

7. Mandiri

Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

8. Demokratis

Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

9. Rasa Ingin Tahu

Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.

10. Semangat Kebangsaan

Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

11. Cinta Tanah Air

Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

12. Menghargai Prestasi

Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.

13. Bersahabat/Komunikatif

Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.

14. Cinta Damai

Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.

15. Gemar Membaca

Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

16. Peduli Lingkungan

Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

17. Peduli Sosial

Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

18. Tanggung Jawab

Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

Sumber: Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa, oleh Pusat Kurikulum Departemen Pendidikan Nasional, 2010

NONTON TV ONLINE

June 29th, 2012

Final Euro 2012 telah berlalu, dan Spantol berhasil membawa piala euro yang kedua kalinya setelah mengalahkan Italia dengan skor 4 : 0

Selanjutnya anda dapat melihat Liga indonesia dan Luar negeri

lewat  TV ONLINE

 

RCTI Online | 

MEDIA PENDIDIKAN

June 27th, 2012

CARA DOWNLOAD KLIK LINK, PADA ADF.LY KLIK ADD SKIP ATAU LEWATI  SETELAH 5 DETIK

MEDIA  PENDIDIKAN

Secara umum Dunia Pendidikan memang belum pernah benar-benar menjadi wacana yang publik di Indonesia, dalam arti dibicarakan secara luas oleh berbagai kalangan baik yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan urusan pendidikan. Namun demikian, bukan berarti bahwa permasalahan ini tidak pernah menjadi perhatian.Upaya-upaya peningkatan kualitas mutu serta kuantitas yang membawa nama pendidikan telah dilakukan oleh pihak pemerintah, walau sampai saat ini kita belum melihat hasil dari usaha tersebut. Apabila kita melihat dari sudut pandang nasional atau alias yang umum-umum saja jadi marilah kita lihat apa yang dilakukan oleh pemerintah. Usaha yang dilakukan oleh pemerintah biasanya bersifat konstitusional demi mendapatkan lulusan dari sekolah yang kompetitif dan siap bersaing secara globalApabila kita amati dengan seksama, apa sebenarnya yang menjadi inti permasalahan pada dunia pendidikan, mungkin jauh lebih sulit dari menggantang asap. Berbagai hal dapat saja dipersalahkan sebagai pokok masalah yang menghambat kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. Namun demikian, yang jelas-jelas dapat kita temukan sebagai suatu kecacatan ialah proses belajar mengajar konvensional yang mengandalkan tatap muka antara guru dan murid, dosen dengan mahasiswa, pelatih dengan peserta latihan, bagaimanapun merupakan sasaran empuk yang paling mudah menjadi sasaran bagi suara-suara kritis yang menghendaki peningkatan kualitas pada dunia pendidikan.Ketidakefektifan adalah kata yang paling cocok untuk sistem ini, sebab seiring dengan perkembangan zaman, pertukaran informasi menjadi semakin cepat dan instan, namun institut yang masih menggunakan sistem tradisional ini mengajar (di jenjang sekolah tinggi kita anggap memberikan informasi) dengan sangat lambat dan tidak seiring dengan perkembangan IT. Sistem konvensional ini seharusnya sudah ditinggalkan sejak ditemukannya media komunikasi multimedia. Karena sifat Internet yang dapat dihubungi setiap saat, artinya siswa dapat memanfaatkan program-program pendidikan yang disediakan di jaringan Internet kapan saja sesuai dengan waktu luang mereka sehingga kendala ruang dan waktu yang mereka hadapi untuk mencari sumber belajar dapat teratasi. Dengan perkembangan pesat di bidang teknologi telekomunikasi, multimedia, dan informasi; mendengarkan ceramah, mencatat di atas kertas sudah tentu ketinggalan jaman. Semoga kehadiran Blog yang Sederhana ini dapat digunakan sebagai media menghadapi tantangan Dunia Pendidikan baik oleh dosen, Guru,maupun peserta didik.

www.umarsite.com

BISSKEY ANTV UPDATE BisnisNgeTren.Com ya Paytren milik Ust. Yusuf Mansur Veritra Sentosa Internasional Treni KLIKVSI VSI  LIVE STREAMING

RPP Silabus SMA/MA

June 27th, 2012

Download Silabus dan RPP berkarakter untuk SMA KOMPLIT!!

Untuk Silabus nya anda bisa unduh dengan link dibawah ini, Semua contoh ini gratis lho!!
RPP DAN SILABUS SEJARAH SMA
1. RPP Sejarah SMA Kelas X
2. RPP Sejarah IPA SMA Kelas XI
3. RPP Sejarah IPS SMA Kelas XI
4. RPP Sejarah IPA SMA Kelas XII
5. RPP Sejarah IPS SMA Kelas XII
1. Silabus Sejarah SMA Kelas X
2. Silabus Sejarah IPA SMA Kelas XI
3. Silabus Sejarah IPS SMA Kelas XI
4. Silabus Sejarah IPA SMA Kelas XII
5. Silabus Sejarah IPS SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS SENI BUDAYA SMA
1. RPP Seni Budaya SMA Kelas X
2. RPP Seni Budaya SMA Kelas XI
3. RPP Seni Budaya SMA Kelas XII
1. Silabus Seni Budaya SMA Kelas X
2. Silabus Seni Budaya SMA Kelas XI
3. Silabus Seni Budaya SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS SOSIOLOGI SMA
1. RPP Sosiologi SMA Kelas X
2. RPP Sosiologi SMA Kelas XI
3. RPP Sosiologi SMA Kelas XII
1. Silabus Sosiologi SMA Kelas X
2. Silabus Sosiologi SMA Kelas XI
3. Silabus Sosiologi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS TIK SMA
1. RPP TIK SMA Kelas X
2. RPP TIK SMA Kelas XI
3. RPP TIK SMA Kelas XII
1. Silabus TIK SMA Kelas X
2. Silabus TIK SMA Kelas XI
3. Silabus TIK SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BAHASA INGGRIS SMA
1. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas X
2. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas XI
3. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas XII
1. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas X
2. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas XI
3. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BIOLOGI SMA
1. RPP Biologi SMA Kelas X
2. RPP Biologi SMA Kelas XI
3. RPP Biologi SMA Kelas XII
1. Silabus Biologi SMA Kelas X
2. Silabus Biologi SMA Kelas XI
3. Silabus Biologi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS EKONOMI SMA
1. RPP Ekonomi SMA Kelas X
2. RPP Ekonomi SMA Kelas XI
3. RPP Ekonomi SMA Kelas XII
1. Silabus Ekonomi SMA Kelas X
2. Silabus Ekonomi SMA Kelas XI
3. Silabus Ekonomi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS FISIKA SMA
1. RPP Fisika SMA Kelas X
2. RPP Fisika SMA Kelas XI
3. RPP Fisika SMA Kelas XII
1. Silabus Fisika SMA Kelas X
2. Silabus Fisika SMA Kelas XI
3. Silabus Fisika SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BAHASA INDONESIA SMA
1. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas X
2. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas XI
3. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas XII
1. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas X
2. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas XI
3. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS GEOGRAFI SMA
1. RPP Geografi SMA Kelas X
2. RPP Geografi SMA Kelas XI
3. RPP Geografi SMA Kelas XII
1. Silabus Geografi SMA Kelas X
2. Silabus Geografi SMA Kelas XI
3. Silabus Geografi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PKN SMA
1. RPP PKN SMA Kelas X
2. RPP PKN SMA Kelas XI
3. RPP PKN SMA Kelas XII
1. Silabus PKN SMA Kelas X
2. Silabus PKN SMA Kelas XI
3. Silabus PKN SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS KIMIA SMA
1. RPP Kimia SMA Kelas X
2. RPP Kimia SMA Kelas XI
3. RPP Kimia SMA Kelas XII
1. Silabus Kimia SMA Kelas X
2. Silabus Kimia SMA Kelas XI
3. Silabus Kimia SMA Kelas XII
RPP DAN SILABS MATEMATIKA SMA
1. RPP Matematika SMA Kelas X
2. RPP Matematika IPA SMA Kelas XI
3. RPP Matematika IPS SMA Kelas XI
4. RPP Matematika IPA SMA Kelas XII
5. RPP Matematika IPS SMA Kelas XII
1. Silabus Matematika SMA Kelas X
2. Silabus Matematika IPA SMA Kelas XI
3. Silabus Matematika IPS SMA Kelas XI
4. Silabus Matematika IPA SMA Kelas XII
5. Silabus Matematika IPS SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PAI SMA
1. RPP PAI SMA Kelas X
2. RPP PAI SMA Kelas XI
3. RPP PAI SMA Kelas XII
1. Silabus PAI SMA Kelas X
2. Silabus PAI SMA Kelas XI
3. Silabus PAI SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PENJASKES SMA
1. RPP Penjaskes SMA Kelas X
2. RPP Penjaskes SMA Kelas XI
3. RPP Penjaskes SMA Kelas XII
1. Silabus Penjaskes SMA Kelas X
2. Silabus Penjaskes SMA Kelas XI
3. Silabus Penjaskes SMA Kelas XII
Kumpulan Silabus RPP SMA berkarakter lainnya
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 1 / X 1. Sosiologi 2. PKN 3. Matematika 4.Sejarah 5. Seni Rupa 6. Fisika 7. Biologi 8. Bahasa Inggris 9. PAI 10. Ekonomi
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 2 / XI 1. Sosiologi 2. Ekonomi 3. PAI 4.Sejarah 5. Biologi 6. Bahasa Indonesia 7. Matematika 8. Seni Rupa 9. PKN 10. Bahasa Inggris
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 3 / XII 1. Sosiologi 2. Ekonomi 3. Fisika 4.Sejarah 5. Biologi 6. Bahasa Indonesia 7. Seni Rupa 8. PKN 9. Bahasa Inggris
10. TIK X – XI – XII
Kami juga menemukan link download lain untuk silabus dan rpp berkarakter, silahkan download dibawah ini
1. IPA, IPS DAN KETERAMPILAN
Download
2. MATEMATIKA, PENJAS DAN PKN
Download
3. PAI, BHS. INDONESIA DAN INGGRIS
Download
4. SENI BUDAYA DAN TIK
Download
5. FISIKA BERKARAKTER
Download
6. TIK BERKARAKTER
Download
7. TIK BERKARAKTER UNTUK SMP KELAS 7 S.D. 9 KUMPLIT BRO
Download
8. RPP SILABUS SMA BERKARAKTER
Download
Download
Demikian dulu yah postingan saya tentang Silabus Dan RPP Berkarakter SMA moga aja bermamfaat … kalau ada yang baru nanti saya tambahkan lagi.
Dokumen Birikut adalah Perangkat Pembelajaran MA/SMA Kelas X (Sepuluh) yang sudah dilengkapi dengan Komponen-Komponen perangkan Pembelajaran,Meliputi :
1. Program Tahunan    Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
2. Program Semester  Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
3. Analisis Program Semester
4. Silabus  Download, Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
5. RPP    Download, Kumpulan Perangkat Pembelajaran  ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
6. Penentuan KKM Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran,SMA/MA,Mata Pelajaran
7. dll  Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pela
Bagi Bapak/Ibu/Saudara Yang berminat untuk dijadikan bahan perbandingan,silahkan di Download Langsung Pada  Kumpulan perangkat Pembelajaran  SMA/MA Kls X dibawah ini, Semoga Bermanfaat..!
Kumpulan Perangkat Kimia Kls X SMA/MA Ganjil Genap       
Kumpulan Perangkat Penjasorkes Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat PKn Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat Qur;an Hadits Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Matematika Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat SNI Kls X SMA/MA Ganjil Genap      
Kumpulan Perangkat TIK Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat Fiqih Kls X SMA/MA Ganjil Genap       
Kumpulan Perangkat Fiqih Kls X SMA/MA Gajil Genap      
Kumpulan Perangkat Ekonomi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Geografi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Biologi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Aqidah Akhlak Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Bhs. Inggris Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Bhs.Indonesia Kls X SMA/MA Ganjil Genap  
Kumpulan Perangkat Sosiologi SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat SNI SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat Qur’an Hadist SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat TIK SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat Ekonomi SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs. Indonesia SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Aqidah Akhlak SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat PKn SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Matematika SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs.Inggris SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Geografi SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Fiqih SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs. Arab SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Penjaskes SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Perangkat Pembelajaran Matematika SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Sosiologi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Qur’an Hadits SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran SKI SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran SNI SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs. Arab SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Ekonomi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs Inggris SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran PKn SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Geografi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Matematika SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Qur’an Hadist SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Fiqih SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Penjasorkes SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs. Indonesia SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap

 

  1. Silabus & RPP PAI
  2. Silabus & RPP PKN
  3. Silabus & RPP Bahasa Indonesia
  4. Silabus & RPP Bhs Inggris
  5. Silabus & RPP Matematika
  6. Silabus & RPP Seni Budaya
  7. Silabus & RPP Penjasorkes
  8. Silabus & RPP Sejarah
  9. Silabus & RPP Geografi
  10. Silabus & RPP Ekonomi
  11. Silabus & RPP Sosiologi
  12. Silabus & RPP Fisika
  13. Silabus & RPP Kimia
  14. Silabus & RPP Biologi
  15. Silabus & RPP TIK
  16. Silabus & RPP Bahasa Arab

1. Standar Kompetensi Lulusan Pelajaran Fiqih RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA            
SKL Fiqih MA Kelas X, 1-2
SKL Fiqih MA Kelas XI, 1-2
SKL Fiqih MA Kelas XII, 1-2
2. Sylabus Silabus Fiqih RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter           
SILABUS Fiqih MA Kelas X, 1-2
SILABUS Fiqih MA Kelas XI, 1-2
SILABUS Fiqih MA Kelas XII, 1-2
3. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter           
RPP Fiqih MA Kelas X, 1-2
RPP Fiqih MA Kelas XI, 1-2
– RPP Fiqih MA Kelas XII, 1-2

4. PROMES (Program Semester) Fiqih MA
PROMES Fiqih MA Kelas X, 1-2
PROMES Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PROMES Fiqih MA Kelas XII, 1-2
5. PROTAH (Program Tahunan) Fiqih
PROTAH Fiqih MA Kelas X, 1-2
PROTAH Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PROTAH Fiqih MA Kelas XII, 1-2
6. Rincian Efektif RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter                         
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas X, 1-2
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas XI, 1-2
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas XII, 1-2
7. PEMETAAN SK-KD Fiqih MA RPP Fiqih MA Berkarakter  RPP Fiqih MA Berkarakter           
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas X, 1-2
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas XII, 1-2
8. KKM Fiqih MA RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter                         
KKM Fiqih MA Kelas X, 1-2
KKM Fiqih MA Kelas XI, 1-2
KKM Fiqih MA Kelas XII, 1-2
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XI IPA      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XI IPS      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XII IPA      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XII IPS      
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA ISLAM  KELAS X      
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA  ISLAM KELAS XI      
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA ISLAM  KELAS XII      
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS XI        
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS XII        
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS X   
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS XI   
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS XII   
DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS X          
DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS XI           
DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS XII          
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS X         
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS XI         
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS XII         
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS XI        
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS XII        

 
Download Silabus dan RPP berkarakter untuk SMA KOMPLIT!!

Untuk Silabus nya anda bisa unduh dengan link dibawah ini, Semua contoh ini gratis lho!!
RPP DAN SILABUS SEJARAH SMA
1. RPP Sejarah SMA Kelas X
2. RPP Sejarah IPA SMA Kelas XI
3. RPP Sejarah IPS SMA Kelas XI
4. RPP Sejarah IPA SMA Kelas XII
5. RPP Sejarah IPS SMA Kelas XII
1. Silabus Sejarah SMA Kelas X
2. Silabus Sejarah IPA SMA Kelas XI
3. Silabus Sejarah IPS SMA Kelas XI
4. Silabus Sejarah IPA SMA Kelas XII
5. Silabus Sejarah IPS SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS SENI BUDAYA SMA
1. RPP Seni Budaya SMA Kelas X
2. RPP Seni Budaya SMA Kelas XI
3. RPP Seni Budaya SMA Kelas XII
1. Silabus Seni Budaya SMA Kelas X
2. Silabus Seni Budaya SMA Kelas XI
3. Silabus Seni Budaya SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS SOSIOLOGI SMA
1. RPP Sosiologi SMA Kelas X
2. RPP Sosiologi SMA Kelas XI
3. RPP Sosiologi SMA Kelas XII
1. Silabus Sosiologi SMA Kelas X
2. Silabus Sosiologi SMA Kelas XI
3. Silabus Sosiologi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS TIK SMA
1. RPP TIK SMA Kelas X
2. RPP TIK SMA Kelas XI
3. RPP TIK SMA Kelas XII
1. Silabus TIK SMA Kelas X
2. Silabus TIK SMA Kelas XI
3. Silabus TIK SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BAHASA INGGRIS SMA
1. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas X
2. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas XI
3. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas XII
1. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas X
2. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas XI
3. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BIOLOGI SMA
1. RPP Biologi SMA Kelas X
2. RPP Biologi SMA Kelas XI
3. RPP Biologi SMA Kelas XII
1. Silabus Biologi SMA Kelas X
2. Silabus Biologi SMA Kelas XI
3. Silabus Biologi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS EKONOMI SMA
1. RPP Ekonomi SMA Kelas X
2. RPP Ekonomi SMA Kelas XI
3. RPP Ekonomi SMA Kelas XII
1. Silabus Ekonomi SMA Kelas X
2. Silabus Ekonomi SMA Kelas XI
3. Silabus Ekonomi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS FISIKA SMA
1. RPP Fisika SMA Kelas X
2. RPP Fisika SMA Kelas XI
3. RPP Fisika SMA Kelas XII
1. Silabus Fisika SMA Kelas X
2. Silabus Fisika SMA Kelas XI
3. Silabus Fisika SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BAHASA INDONESIA SMA
1. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas X
2. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas XI
3. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas XII
1. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas X
2. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas XI
3. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS GEOGRAFI SMA
1. RPP Geografi SMA Kelas X
2. RPP Geografi SMA Kelas XI
3. RPP Geografi SMA Kelas XII
1. Silabus Geografi SMA Kelas X
2. Silabus Geografi SMA Kelas XI
3. Silabus Geografi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PKN SMA
1. RPP PKN SMA Kelas X
2. RPP PKN SMA Kelas XI
3. RPP PKN SMA Kelas XII
1. Silabus PKN SMA Kelas X
2. Silabus PKN SMA Kelas XI
3. Silabus PKN SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS KIMIA SMA
1. RPP Kimia SMA Kelas X
2. RPP Kimia SMA Kelas XI
3. RPP Kimia SMA Kelas XII
1. Silabus Kimia SMA Kelas X
2. Silabus Kimia SMA Kelas XI
3. Silabus Kimia SMA Kelas XII
RPP DAN SILABS MATEMATIKA SMA
1. RPP Matematika SMA Kelas X
2. RPP Matematika IPA SMA Kelas XI
3. RPP Matematika IPS SMA Kelas XI
4. RPP Matematika IPA SMA Kelas XII
5. RPP Matematika IPS SMA Kelas XII
1. Silabus Matematika SMA Kelas X
2. Silabus Matematika IPA SMA Kelas XI
3. Silabus Matematika IPS SMA Kelas XI
4. Silabus Matematika IPA SMA Kelas XII
5. Silabus Matematika IPS SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PAI SMA
1. RPP PAI SMA Kelas X
2. RPP PAI SMA Kelas XI
3. RPP PAI SMA Kelas XII
1. Silabus PAI SMA Kelas X
2. Silabus PAI SMA Kelas XI
3. Silabus PAI SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PENJASKES SMA
1. RPP Penjaskes SMA Kelas X
2. RPP Penjaskes SMA Kelas XI
3. RPP Penjaskes SMA Kelas XII
1. Silabus Penjaskes SMA Kelas X
2. Silabus Penjaskes SMA Kelas XI
3. Silabus Penjaskes SMA Kelas XII
Kumpulan Silabus RPP SMA berkarakter lainnya
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 1 / X 1. Sosiologi 2. PKN 3. Matematika 4.Sejarah 5. Seni Rupa 6. Fisika 7. Biologi 8. Bahasa Inggris 9. PAI 10. Ekonomi
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 2 / XI 1. Sosiologi 2. Ekonomi 3. PAI 4.Sejarah 5. Biologi 6. Bahasa Indonesia 7. Matematika 8. Seni Rupa 9. PKN 10. Bahasa Inggris
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 3 / XII 1. Sosiologi 2. Ekonomi 3. Fisika 4.Sejarah 5. Biologi 6. Bahasa Indonesia 7. Seni Rupa 8. PKN 9. Bahasa Inggris
10. TIK X – XI – XII
Kami juga menemukan link download lain untuk silabus dan rpp berkarakter, silahkan download dibawah ini
1. IPA, IPS DAN KETERAMPILAN
Download
2. MATEMATIKA, PENJAS DAN PKN
Download
3. PAI, BHS. INDONESIA DAN INGGRIS
Download
4. SENI BUDAYA DAN TIK
Download
5. FISIKA BERKARAKTER
Download
6. TIK BERKARAKTER
Download
7. TIK BERKARAKTER UNTUK SMP KELAS 7 S.D. 9 KUMPLIT BRO
Download
8. RPP SILABUS SMA BERKARAKTER
Download
Download
Demikian dulu yah postingan saya tentang Silabus Dan RPP Berkarakter SMA moga aja bermamfaat … kalau ada yang baru nanti saya tambahkan lagi.
Dokumen Birikut adalah Perangkat Pembelajaran MA/SMA Kelas X (Sepuluh) yang sudah dilengkapi dengan Komponen-Komponen perangkan Pembelajaran,Meliputi :
1. Program Tahunan    Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
2. Program Semester  Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
3. Analisis Program Semester
4. Silabus  Download, Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
5. RPP    Download, Kumpulan Perangkat Pembelajaran  ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
6. Penentuan KKM Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran,SMA/MA,Mata Pelajaran
7. dll  Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pela
Bagi Bapak/Ibu/Saudara Yang berminat untuk dijadikan bahan perbandingan,silahkan di Download Langsung Pada  Kumpulan perangkat Pembelajaran  SMA/MA Kls X dibawah ini, Semoga Bermanfaat..!
Kumpulan Perangkat Kimia Kls X SMA/MA Ganjil Genap       
Kumpulan Perangkat Penjasorkes Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat PKn Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat Qur;an Hadits Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Matematika Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat SNI Kls X SMA/MA Ganjil Genap      
Kumpulan Perangkat TIK Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat Fiqih Kls X SMA/MA Ganjil Genap       
Kumpulan Perangkat Fiqih Kls X SMA/MA Gajil Genap      
Kumpulan Perangkat Ekonomi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Geografi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Biologi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Aqidah Akhlak Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Bhs. Inggris Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Bhs.Indonesia Kls X SMA/MA Ganjil Genap  
Kumpulan Perangkat Sosiologi SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat SNI SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat Qur’an Hadist SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat TIK SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat Ekonomi SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs. Indonesia SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Aqidah Akhlak SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat PKn SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Matematika SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs.Inggris SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Geografi SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Fiqih SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs. Arab SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Penjaskes SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Perangkat Pembelajaran Matematika SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Sosiologi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Qur’an Hadits SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran SKI SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran SNI SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs. Arab SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Ekonomi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs Inggris SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran PKn SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Geografi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Matematika SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Qur’an Hadist SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Fiqih SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Penjasorkes SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs. Indonesia SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap

  1. Silabus & RPP PAI
  2. Silabus & RPP PKN
  3. Silabus & RPP Bahasa Indonesia
  4. Silabus & RPP Bhs Inggris
  5. Silabus & RPP Matematika
  6. Silabus & RPP Seni Budaya
  7. Silabus & RPP Penjasorkes
  8. Silabus & RPP Sejarah
  9. Silabus & RPP Geografi
  10. Silabus & RPP Ekonomi
  11. Silabus & RPP Sosiologi
  12. Silabus & RPP Fisika
  13. Silabus & RPP Kimia
  14. Silabus & RPP Biologi
  15. Silabus & RPP TIK
  16. Silabus & RPP Bahasa Arab

1. Standar Kompetensi Lulusan Pelajaran Fiqih RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA            
SKL Fiqih MA Kelas X, 1-2
SKL Fiqih MA Kelas XI, 1-2
SKL Fiqih MA Kelas XII, 1-2
2. Sylabus Silabus Fiqih RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter           
SILABUS Fiqih MA Kelas X, 1-2
SILABUS Fiqih MA Kelas XI, 1-2
SILABUS Fiqih MA Kelas XII, 1-2
3. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter           
RPP Fiqih MA Kelas X, 1-2
RPP Fiqih MA Kelas XI, 1-2
– RPP Fiqih MA Kelas XII, 1-2

4. PROMES (Program Semester) Fiqih MA
PROMES Fiqih MA Kelas X, 1-2
PROMES Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PROMES Fiqih MA Kelas XII, 1-2
5. PROTAH (Program Tahunan) Fiqih
PROTAH Fiqih MA Kelas X, 1-2
PROTAH Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PROTAH Fiqih MA Kelas XII, 1-2
6. Rincian Efektif RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter                         
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas X, 1-2
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas XI, 1-2
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas XII, 1-2
7. PEMETAAN SK-KD Fiqih MA RPP Fiqih MA Berkarakter  RPP Fiqih MA Berkarakter           
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas X, 1-2
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas XII, 1-2
8. KKM Fiqih MA RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter                         
KKM Fiqih MA Kelas X, 1-2
KKM Fiqih MA Kelas XI, 1-2
KKM Fiqih MA Kelas XII, 1-2
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XI IPA      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XI IPS      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XII IPA      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XII IPS      
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA ISLAM  KELAS X      
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA  ISLAM KELAS XI      
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA ISLAM  KELAS XII      
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS XI        
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS XII        
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS X   
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS XI   
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS XII   
DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS X          
DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS XI           
DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS XII          
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS X         
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS XI         
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS XII         
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS XI        
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS XII        

Download Silabus dan RPP berkarakter untuk SMA KOMPLIT!!

Untuk Silabus nya anda bisa unduh dengan link dibawah ini, Semua contoh ini gratis lho!!

RPP DAN SILABUS SEJARAH SMA

1. RPP Sejarah SMA Kelas X
2. RPP Sejarah IPA SMA Kelas XI
3. RPP Sejarah IPS SMA Kelas XI
4. RPP Sejarah IPA SMA Kelas XII
5. RPP Sejarah IPS SMA Kelas XII
1. Silabus Sejarah SMA Kelas X
2. Silabus Sejarah IPA SMA Kelas XI
3. Silabus Sejarah IPS SMA Kelas XI
4. Silabus Sejarah IPA SMA Kelas XII
5. Silabus Sejarah IPS SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS SENI BUDAYA SMA
1. RPP Seni Budaya SMA Kelas X
2. RPP Seni Budaya SMA Kelas XI
3. RPP Seni Budaya SMA Kelas XII
1. Silabus Seni Budaya SMA Kelas X
2. Silabus Seni Budaya SMA Kelas XI
3. Silabus Seni Budaya SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS SOSIOLOGI SMA
1. RPP Sosiologi SMA Kelas X
2. RPP Sosiologi SMA Kelas XI
3. RPP Sosiologi SMA Kelas XII
1. Silabus Sosiologi SMA Kelas X
2. Silabus Sosiologi SMA Kelas XI
3. Silabus Sosiologi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS TIK SMA
1. RPP TIK SMA Kelas X
2. RPP TIK SMA Kelas XI
3. RPP TIK SMA Kelas XII
1. Silabus TIK SMA Kelas X
2. Silabus TIK SMA Kelas XI
3. Silabus TIK SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BAHASA INGGRIS SMA
1. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas X
2. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas XI
3. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas XII
1. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas X
2. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas XI
3. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BIOLOGI SMA
1. RPP Biologi SMA Kelas X
2. RPP Biologi SMA Kelas XI
3. RPP Biologi SMA Kelas XII
1. Silabus Biologi SMA Kelas X
2. Silabus Biologi SMA Kelas XI
3. Silabus Biologi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS EKONOMI SMA
1. RPP Ekonomi SMA Kelas X
2. RPP Ekonomi SMA Kelas XI
3. RPP Ekonomi SMA Kelas XII
1. Silabus Ekonomi SMA Kelas X
2. Silabus Ekonomi SMA Kelas XI
3. Silabus Ekonomi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS FISIKA SMA
1. RPP Fisika SMA Kelas X
2. RPP Fisika SMA Kelas XI
3. RPP Fisika SMA Kelas XII
1. Silabus Fisika SMA Kelas X
2. Silabus Fisika SMA Kelas XI
3. Silabus Fisika SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BAHASA INDONESIA SMA
1. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas X
2. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas XI
3. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas XII
1. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas X
2. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas XI
3. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas XII

RPP DAN SILABUS GEOGRAFI SMA
1. RPP Geografi SMA Kelas X
2. RPP Geografi SMA Kelas XI
3. RPP Geografi SMA Kelas XII
1. Silabus Geografi SMA Kelas X
2. Silabus Geografi SMA Kelas XI
3. Silabus Geografi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PKN SMA
1. RPP PKN SMA Kelas X
2. RPP PKN SMA Kelas XI
3. RPP PKN SMA Kelas XII
1. Silabus PKN SMA Kelas X
2. Silabus PKN SMA Kelas XI
3. Silabus PKN SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS KIMIA SMA
1. RPP Kimia SMA Kelas X
2. RPP Kimia SMA Kelas XI
3. RPP Kimia SMA Kelas XII
1. Silabus Kimia SMA Kelas X
2. Silabus Kimia SMA Kelas XI
3. Silabus Kimia SMA Kelas XII
RPP DAN SILABS MATEMATIKA SMA
1. RPP Matematika SMA Kelas X
2. RPP Matematika IPA SMA Kelas XI
3. RPP Matematika IPS SMA Kelas XI
4. RPP Matematika IPA SMA Kelas XII
5. RPP Matematika IPS SMA Kelas XII
1. Silabus Matematika SMA Kelas X
2. Silabus Matematika IPA SMA Kelas XI
3. Silabus Matematika IPS SMA Kelas XI
4. Silabus Matematika IPA SMA Kelas XII
5. Silabus Matematika IPS SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PAI SMA
1. RPP PAI SMA Kelas X
2. RPP PAI SMA Kelas XI
3. RPP PAI SMA Kelas XII
1. Silabus PAI SMA Kelas X
2. Silabus PAI SMA Kelas XI
3. Silabus PAI SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PENJASKES SMA
1. RPP Penjaskes SMA Kelas X
2. RPP Penjaskes SMA Kelas XI
3. RPP Penjaskes SMA Kelas XII
1. Silabus Penjaskes SMA Kelas X
2. Silabus Penjaskes SMA Kelas XI
3. Silabus Penjaskes SMA Kelas XII

Kumpulan Silabus RPP SMA berkarakter lainnya

DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 1 / X 1. Sosiologi 2. PKN 3. Matematika 4.Sejarah 5. Seni Rupa 6. Fisika 7. Biologi 8. Bahasa Inggris 9. PAI 10. Ekonomi
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 2 / XI 1. Sosiologi 2. Ekonomi 3. PAI 4.Sejarah 5. Biologi 6. Bahasa Indonesia 7. Matematika 8. Seni Rupa 9. PKN 10. Bahasa Inggris
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 3 / XII 1. Sosiologi 2. Ekonomi 3. Fisika 4.Sejarah 5. Biologi 6. Bahasa Indonesia 7. Seni Rupa 8. PKN 9. Bahasa Inggris
10. TIK X – XI – XII
Kami juga menemukan link download lain untuk silabus dan rpp berkarakter, silahkan download dibawah ini
1. IPA, IPS DAN KETERAMPILAN
Download
2. MATEMATIKA, PENJAS DAN PKN
Download
3. PAI, BHS. INDONESIA DAN INGGRIS
Download
4. SENI BUDAYA DAN TIK
Download
5. FISIKA BERKARAKTER
Download
6. TIK BERKARAKTER
Download
7. TIK BERKARAKTER UNTUK SMP KELAS 7 S.D. 9 KUMPLIT BRO
Download
8. RPP SILABUS SMA BERKARAKTER
Download
Download
Demikian dulu yah postingan saya tentang Silabus Dan RPP Berkarakter SMA moga aja bermamfaat … kalau ada yang baru nanti saya tambahkan lagi.

Dokumen Birikut adalah Perangkat Pembelajaran MA/SMA Kelas X (Sepuluh) yang sudah dilengkapi dengan Komponen-Komponen perangkan Pembelajaran,Meliputi :
1. Program Tahunan    Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
2. Program Semester  Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
3. Analisis Program Semester
4. Silabus  Download, Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
5. RPP    Download, Kumpulan Perangkat Pembelajaran  ,SMA/MA ,Mata Pelajaran           
6. Penentuan KKM Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran,SMA/MA,Mata Pelajaran
7. dll  Download,Kumpulan Perangkat Pembelajaran ,SMA/MA ,Mata Pela

Bagi Bapak/Ibu/Saudara Yang berminat untuk dijadikan bahan perbandingan,silahkan di Download Langsung Pada  Kumpulan perangkat Pembelajaran  SMA/MA Kls X dibawah ini, Semoga Bermanfaat..!

Kumpulan Perangkat Kimia Kls X SMA/MA Ganjil Genap       
Kumpulan Perangkat Penjasorkes Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat PKn Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat Qur;an Hadits Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Matematika Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat SNI Kls X SMA/MA Ganjil Genap      
Kumpulan Perangkat TIK Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat Fiqih Kls X SMA/MA Ganjil Genap       
Kumpulan Perangkat Fiqih Kls X SMA/MA Gajil Genap      
Kumpulan Perangkat Ekonomi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Geografi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Biologi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Aqidah Akhlak Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Bhs. Inggris Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Bhs.Indonesia Kls X SMA/MA Ganjil Genap  

Kumpulan Perangkat Sosiologi SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat SNI SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat Qur’an Hadist SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat TIK SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat Ekonomi SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs. Indonesia SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Aqidah Akhlak SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat PKn SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Matematika SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs.Inggris SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Geografi SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Fiqih SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs. Arab SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Penjaskes SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Perangkat Pembelajaran Matematika SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Sosiologi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Qur’an Hadits SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran SKI SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran SNI SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs. Arab SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Ekonomi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs Inggris SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran PKn SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Geografi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Matematika SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Qur’an Hadist SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Fiqih SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Penjasorkes SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs. Indonesia SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap

  1. Silabus & RPP PAI
  2. Silabus & RPP PKN
  3. Silabus & RPP Bahasa Indonesia
  4. Silabus & RPP Bhs Inggris
  5. Silabus & RPP Matematika
  6. Silabus & RPP Seni Budaya
  7. Silabus & RPP Penjasorkes
  8. Silabus & RPP Sejarah
  9. Silabus & RPP Geografi
  10. Silabus & RPP Ekonomi
  11. Silabus & RPP Sosiologi
  12. Silabus & RPP Fisika
  13. Silabus & RPP Kimia
  14. Silabus & RPP Biologi
  15. Silabus & RPP TIK
  16. Silabus & RPP Bahasa Arab

1. Standar Kompetensi Lulusan Pelajaran Fiqih RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA            
SKL Fiqih MA Kelas X, 1-2
SKL Fiqih MA Kelas XI, 1-2
SKL Fiqih MA Kelas XII, 1-2
2. Sylabus Silabus Fiqih RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter           
SILABUS Fiqih MA Kelas X, 1-2
SILABUS Fiqih MA Kelas XI, 1-2
SILABUS Fiqih MA Kelas XII, 1-2
3. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter           
RPP Fiqih MA Kelas X, 1-2
RPP Fiqih MA Kelas XI, 1-2
– RPP Fiqih MA Kelas XII, 1-2

4. PROMES (Program Semester) Fiqih MA
PROMES Fiqih MA Kelas X, 1-2
PROMES Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PROMES Fiqih MA Kelas XII, 1-2
5. PROTAH (Program Tahunan) Fiqih
PROTAH Fiqih MA Kelas X, 1-2
PROTAH Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PROTAH Fiqih MA Kelas XII, 1-2
6. Rincian Efektif RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter                         
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas X, 1-2
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas XI, 1-2
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas XII, 1-2
7. PEMETAAN SK-KD Fiqih MA RPP Fiqih MA Berkarakter  RPP Fiqih MA Berkarakter           
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas X, 1-2
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas XII, 1-2
8. KKM Fiqih MA RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter                         
KKM Fiqih MA Kelas X, 1-2
KKM Fiqih MA Kelas XI, 1-2
KKM Fiqih MA Kelas XII, 1-2
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XI IPA      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XI IPS      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XII IPA      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XII IPS      

DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA ISLAM  KELAS X      
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA  ISLAM KELAS XI      
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA ISLAM  KELAS XII      

DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS XI        
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS XII        

DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS X   
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS XI   
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS XII   

DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS X          
DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS XI           
DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS XII          

DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS X         
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS XI         
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS XII         

DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS XI        
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS XII        

 

RPP dan Silabus Berkarakter SMA

Silahkan didownload di link yang tersedia.
1. Bahasa Indonesia SMA
Rpp Bahasa Indonesia Berkarakter SMA
[Download.doc] Kelas X Semester 1

[Download.doc] Kelas X Semester 2

[Download.doc] Kelas XI Semester 1

[Download.doc] Kelas XI Semester 2

[Download.doc] Kelas XII Semester 1

[Download.doc] Kelas XII Semester 2

Silabus Bahasa Indonesia Berkarakter SMA

[Download.doc] Kelas X Semester 1
[Download.doc] Kelas X Semester 2
[Download.doc] Kelas XI Semester 1
[Download.doc] Kelas XI Semester 2
[Download.doc] Kelas XII Semester 1
[Download.doc] Kelas XII Semester 2
2. Biologi SMA

Rpp Biologi Berkarakter SMA

Rpp Biologi Kelas X Semester 1

Rpp Biologi Kelas X Semester 2

Rpp Biologi Kelas XI Semester 1 

Rpp Biologi Kelas XI Semester 2

Rpp Biologi Kelas XII Semester 1

Rpp Biologi Kelas XII Semester 2

Silabus Biologi Berkarakter SMA

Silabus Biologi Kelas X Semester 1

Silabus Biologi Kelas X Semester 2

Silabus Biologi Kelas XI Semester 1

Silabus Biologi Kelas XI Semester 2

Silabus Biologi Kelas XII Semester 1

Silabus Biologi Kelas XII Semester 2

3. Geografi SMA

Download Rpp Gegorafi Lengkap

4. Sosiologi SMA

Download Rpp Sosiologi 1a
Download Rpp Sosiologi 1b
Download Rpp Sosiologi 11a
Download Rpp Sosiologi 11b
Download Rpp Sosiologi 12a
Download Rpp Sosiologi 12b

5. Kimia SMA

[Download] Rpp Kimia 10a
[Download] Rpp Kimia 10b
[Download] Rpp Kimia 11a
[Download] Rpp Kimia 11b
[Download] Rpp Kimia 12a (Belum ada)
[Download] Rpp Kimia 12b
[Download] Silabus Kimia 10a
[Download] Silabus Kimia 10b
[Download] Silabus Kimia 11a
[Download] Silabus Kimia 11b
[Download] Silabus Kimia 12a
[Download] Silabus Kimia 12b

 

RPP dan Silabus Berkarakter SMA

Silahkan didownload di link yang tersedia.
1. Bahasa Indonesia SMA
Rpp Bahasa Indonesia Berkarakter SMA
[Download.doc] Kelas X Semester 1

[Download.doc] Kelas X Semester 2

[Download.doc] Kelas XI Semester 1

[Download.doc] Kelas XI Semester 2

[Download.doc] Kelas XII Semester 1

[Download.doc] Kelas XII Semester 2

Silabus Bahasa Indonesia Berkarakter SMA

[Download.doc] Kelas X Semester 1
[Download.doc] Kelas X Semester 2
[Download.doc] Kelas XI Semester 1
[Download.doc] Kelas XI Semester 2
[Download.doc] Kelas XII Semester 1
[Download.doc] Kelas XII Semester 2
2. Biologi SMA

Rpp Biologi Berkarakter SMA

Rpp Biologi Kelas X Semester 1

Rpp Biologi Kelas X Semester 2

Rpp Biologi Kelas XI Semester 1 

Rpp Biologi Kelas XI Semester 2

Rpp Biologi Kelas XII Semester 1

Rpp Biologi Kelas XII Semester 2

Silabus Biologi Berkarakter SMA

Silabus Biologi Kelas X Semester 1

Silabus Biologi Kelas X Semester 2

Silabus Biologi Kelas XI Semester 1

Silabus Biologi Kelas XI Semester 2

Silabus Biologi Kelas XII Semester 1

Silabus Biologi Kelas XII Semester 2

3. Geografi SMA

Download Rpp Gegorafi Lengkap

4. Sosiologi SMA

Download Rpp Sosiologi 1a
Download Rpp Sosiologi 1b
Download Rpp Sosiologi 11a
Download Rpp Sosiologi 11b
Download Rpp Sosiologi 12a
Download Rpp Sosiologi 12b
Contoh RPP Mapel PAI SMA pola eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi

Silahkan download :
1. Kelas X Ganjil
2. Kelas X Genap
3.Kelas XI Ganjil
4.Kelas XI Genap
5.Kelas XII Ganjil
6.Kelas XII Genap

Mata Pelajaran Penjaskes:

Mata Pelajaran Ekonomi :

Mata Pelajaran Kesenian :

Mata Pelajaran PKN :

Mata Pelajaran Sejarah :

Mata Pelajaran Agama Islam :

Mata Pelajaran Agama Kristen :

Mata Pelajaran Agama Katolik :

Mata Pelajaran Agama Hindu :
Mata Pelajaran Agama Budha :
Mata Pelajaran PPKn :

Mata Pelajaran Bahasa Indonesia :

Mata Pelajaran Bahasa Inggris :

Mata Pelajaran Matematika :

Mata Pelajaran Fisika :

Mata Pelajaran Biologi :

  • download id=”2170″]

Mata Pelajaran Kimia :
Mata Pelajaran IPA :

Mata Pelajaran Sejarah :

Mata Pelajaran Geografi :

Mata Pelajaran Ekonomi :

Mata Pelajaran Sosiologi :

Mata Pelajaran Antropologi :

Mata Pelajaran IPS :

Mata Pelajaran Seni Budaya :

Mata Pelajaran Penjas :

Mata Pelajaran TIK :

Mata Pelajaran Keterampilan :

Mata Pelajaran Program Studi Bahasa :

Mata Pelajaran Bahasa Program Studi Pilihan :

Mata Pelajaran Kewirausahaan SMK – MAK :

  1. Matematika SMA Kelas 10 (Sm I)
    Download file :
    [ Silabus Bab 1 ] [ Silabus Bab 2 ] [ Silabus Bab 3-4 ]
    [ RPP Bab 1 ] [ RPP Bab 2 ] [ RPP Bab 3-4 ]
  2. Matematika SMA Kelas 10 (Sm II)
    Download file :
    [ Silabus Bab 5 ] [ Silabus Bab 6 ] [ Silabus Bab 7 ]
    [ RPP Bab 5 ] [ RPP Bab 6 ] [ RPP Bab 7 ]
  3. IPA SMA Kelas 10
    Download file :
    [ Silabus Bab 5 ] [ Silabus Bab 6 ] [ Silabus Bab 7-10 ]
    [ RPP Bab 5 ] [ RPP Bab 6 ] [ RPP Bab 7-8 ]
  4. TIK SMA Kelas 10, 11, dan 12
    Download file :
    [ Silabus Kls 10 ] [ Silabus Kls 11 ] [ Silabus Kls 12 ]
    [ RPP Kls-10 Sm 1-2 ] [ RPP Kls 11 Sm 1 ]
    [ RPP Kls 11 Sm2 ] [ RPP Kls-12 Sm 2 ]
  5. PERANGKAT TIK SMA
  6. Silabus TIK Kelas X SMA
  7. RPP TIK Kelas X SMA
  8. Program Tahunan TIK Kelas XI SMA
  9. Program Semester TIK Kelas XI SMA
  10. Silabus TIK Kelas XI SMA
  11. RPP TIK Kelas XI SMA
  12. Program Tahunan Ket Komp Kelas XII SMA
  13. Program Semester Ket Komp Kelas XII SMA
  14. Silabus Ket Komp Kelas XII SMA
  15. RPP Ket Komp Kelas XII SMA
  16. Modul jaringan komputer
  17. Modul jaringan komputer dan hardware untuk akses internet
  18. Modul ISP dan internet
  19. Modul topologi jaringan komputer
  20. Bahasa Sastra Indonesia SMA Kelas X, XI dan XII
    Download file :
    [ RPP dan Silabus Kls 10 ] [ RPP dan  Silabus Kls 11 ]
    [ RPP dan Silabus Kls 12 ]
  21. RPP-Bahan Ajar Character Building Berbasis Nilai-nilai Pancasila SMA/SMK :

    1. RPP:
    [Kls X-SM 1- Patriotisme] [Kls X-SM2-Persamaan Derjat] [Kls XII-Kemandirian Bangasa] [Kls X-SM2-Disiplin] [Kls X-SM 2-Disiplin] [Kls X-SM1-Penegakkan Keadilan] [Kls XII-SM 2-Globalisasi] [RPP-Keadilan] [RPP-Keterbukaan] [RPP-HAM] [RPP-Kemandirian]

    2. SILABUS:
    [Silabus-Keadilan] [Silabus-Disiplin] [Silabus-Keterbukaan] [Silabus-Globalisasi] [Silabus-Persamaan Derajat] [Silabus-Patriotisme] [Silabus-Toleransi Beragama] [Silabus Keadilan] [Silabus-Toleransi]

Model Silabus dan RPP SMA

RPP Sejarah Interaktif SMA 1
RPP Sejarah Interaktif SMA 2
RPP Sejarah Interaktif SMA 3
RPP Bahasa Negeriku SMA 1
RPP Bahasa Negeriku SMA 2 Bahasa
RPP Bahasa Negeriku SMA 3 Bahasa
RPP Bahasa Negeriku SMA 2  IPA-S
RPP Bahasa Negeriku SMA 3  IPA-S
RPP Contextual English SMA 1
RPP Contextual English SMA 2 Bahasa
RPP Contextual English SMA 3 Bahasa
RPP Contextual English SMA 2 IPA-S
RPP Contextual English SMA 3 IPA-S
RPP Dunia Biologi SMA 1
RPP Dunia Biologi SMA 2
RPP Dunia Biologi SMA 3
RPP Fenomena Ekonomi SMA 1
RPP Fenomena Ekonomi SMA 2
RPP Fenomena Ekonomi SMA 3
RPP Kajian Fisika  SMA 1
RPP Kajian Fisika  SMA 2 part 1
RPP Kajian Fisika  SMA 2 part 2
RPP Kajian Fisika  SMA 2 part 3
RPP Kajian Fisika  SMA 3 part 1
RPP Kajian Fisika  SMA 3 part 2
RPP Kimia Eksperimen SMA 1
RPP Kimia Eksperimen SMA 2
RPP Kimia Eksperimen SMA 3
RPP Mengkaji Geografi SMA 1
RPP Mengkaji Geografi SMA 2
RPP Mengkaji Geografi SMA 3
RPP Perspektif Matematika SMA 1
RPP Perspektif Matematika SMA  2 IPS-Bahasa
RPP Perspektif Matematika SMA  3 IPS-Bahasa
RPP Perspektif Matematika SMA  2 IPA
RPP Perspektif Matematika SMA  3 IPA
Kumpulan Perangkat Kimia Kls X SMA/MA Ganjil Genap       
Kumpulan Perangkat Penjasorkes Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat PKn Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat Qur;an Hadits Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Matematika Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat SNI Kls X SMA/MA Ganjil Genap      
Kumpulan Perangkat TIK Kls X SMA/MA Ganjil Genap        
Kumpulan Perangkat Fiqih Kls X SMA/MA Ganjil Genap       
Kumpulan Perangkat Fiqih Kls X SMA/MA Gajil Genap      
Kumpulan Perangkat Ekonomi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Geografi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Biologi Kls X SMA/MA Ganjil Genap     
Kumpulan Perangkat Aqidah Akhlak Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Bhs. Inggris Kls X SMA/MA Ganjil Genap    
Kumpulan Perangkat Bhs.Indonesia Kls X SMA/MA Ganjil Genap  

Kumpulan Perangkat Sosiologi SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat SNI SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat Qur’an Hadist SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat TIK SMA/MA Kls XI
Kumpulan Perangkat Ekonomi SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs. Indonesia SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Aqidah Akhlak SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat PKn SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Matematika SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs.Inggris SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Geografi SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Fiqih SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Bhs. Arab SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Kumpulan Perangkat Penjaskes SMA/MA Kls XI Ganjil Genap
Perangkat Pembelajaran Matematika SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Sosiologi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Qur’an Hadits SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran SKI SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran SNI SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs. Arab SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Ekonomi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs Inggris SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran PKn SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Geografi SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Matematika SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Qur’an Hadist SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Fiqih SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Penjasorkes SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap
Perangkat Pembelajaran Bhs. Indonesia SMA/MA Kls XII Ganjil/Genap

  1. Silabus & RPP PAI
  2. Silabus & RPP PKN
  3. Silabus & RPP Bahasa Indonesia
  4. Silabus & RPP Bhs Inggris
  5. Silabus & RPP Matematika
  6. Silabus & RPP Seni Budaya
  7. Silabus & RPP Penjasorkes
  8. Silabus & RPP Sejarah
  9. Silabus & RPP Geografi
  10. Silabus & RPP Ekonomi
  11. Silabus & RPP Sosiologi
  12. Silabus & RPP Fisika
  13. Silabus & RPP Kimia
  14. Silabus & RPP Biologi
  15. Silabus & RPP TIK
  16. Silabus & RPP Bahasa Arab

1. Standar Kompetensi Lulusan Pelajaran Fiqih RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA            
SKL Fiqih MA Kelas X, 1-2
SKL Fiqih MA Kelas XI, 1-2
SKL Fiqih MA Kelas XII, 1-2
2. Sylabus Silabus Fiqih RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter           
SILABUS Fiqih MA Kelas X, 1-2
SILABUS Fiqih MA Kelas XI, 1-2
SILABUS Fiqih MA Kelas XII, 1-2
3. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter           
RPP Fiqih MA Kelas X, 1-2
RPP Fiqih MA Kelas XI, 1-2
– RPP Fiqih MA Kelas XII, 1-2

4. PROMES (Program Semester) Fiqih MA
PROMES Fiqih MA Kelas X, 1-2
PROMES Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PROMES Fiqih MA Kelas XII, 1-2
5. PROTAH (Program Tahunan) Fiqih
PROTAH Fiqih MA Kelas X, 1-2
PROTAH Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PROTAH Fiqih MA Kelas XII, 1-2
6. Rincian Efektif RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter                         
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas X, 1-2
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas XI, 1-2
RINCIAN EFEKTIF Fiqih MA Kelas XII, 1-2
7. PEMETAAN SK-KD Fiqih MA RPP Fiqih MA Berkarakter  RPP Fiqih MA Berkarakter           
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas X, 1-2
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas XI, 1-2
PEMETAAN SK-KD Fiqih MA Kelas XII, 1-2
8. KKM Fiqih MA RPP Fiqih MA Berkarakter RPP Fiqih MA Berkarakter                         
KKM Fiqih MA Kelas X, 1-2
KKM Fiqih MA Kelas XI, 1-2
KKM Fiqih MA Kelas XII, 1-2
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XI IPA      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XI IPS      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XII IPA      
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA  KELAS XII IPS      

DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA ISLAM  KELAS X      
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA  ISLAM KELAS XI      
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA ISLAM  KELAS XII      

DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS XI        
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI  KELAS XII        

DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS X   
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS XI   
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS XII   

DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS X          
DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS XI           
DOWNLOAD CONTOH RPP KIMIA KELAS XII          

DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS X         
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS XI         
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS XII         

DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS X        
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS XI        
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS XII        

Download Silabus dan RPP berkarakter untuk SMA KOMPLIT!!

Untuk Silabus nya anda bisa unduh dengan link dibawah ini, Semua contoh ini gratis lho!!

RPP DAN SILABUS SEJARAH SMA

1. RPP Sejarah SMA Kelas X
2. RPP Sejarah IPA SMA Kelas XI
3. RPP Sejarah IPS SMA Kelas XI
4. RPP Sejarah IPA SMA Kelas XII
5. RPP Sejarah IPS SMA Kelas XII
1. Silabus Sejarah SMA Kelas X
2. Silabus Sejarah IPA SMA Kelas XI
3. Silabus Sejarah IPS SMA Kelas XI
4. Silabus Sejarah IPA SMA Kelas XII
5. Silabus Sejarah IPS SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS SENI BUDAYA SMA
1. RPP Seni Budaya SMA Kelas X
2. RPP Seni Budaya SMA Kelas XI
3. RPP Seni Budaya SMA Kelas XII
1. Silabus Seni Budaya SMA Kelas X
2. Silabus Seni Budaya SMA Kelas XI
3. Silabus Seni Budaya SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS SOSIOLOGI SMA
1. RPP Sosiologi SMA Kelas X
2. RPP Sosiologi SMA Kelas XI
3. RPP Sosiologi SMA Kelas XII
1. Silabus Sosiologi SMA Kelas X
2. Silabus Sosiologi SMA Kelas XI
3. Silabus Sosiologi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS TIK SMA
1. RPP TIK SMA Kelas X
2. RPP TIK SMA Kelas XI
3. RPP TIK SMA Kelas XII
1. Silabus TIK SMA Kelas X
2. Silabus TIK SMA Kelas XI
3. Silabus TIK SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BAHASA INGGRIS SMA
1. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas X
2. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas XI
3. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas XII
1. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas X
2. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas XI
3. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BIOLOGI SMA
1. RPP Biologi SMA Kelas X
2. RPP Biologi SMA Kelas XI
3. RPP Biologi SMA Kelas XII
1. Silabus Biologi SMA Kelas X
2. Silabus Biologi SMA Kelas XI
3. Silabus Biologi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS EKONOMI SMA
1. RPP Ekonomi SMA Kelas X
2. RPP Ekonomi SMA Kelas XI
3. RPP Ekonomi SMA Kelas XII
1. Silabus Ekonomi SMA Kelas X
2. Silabus Ekonomi SMA Kelas XI
3. Silabus Ekonomi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS FISIKA SMA
1. RPP Fisika SMA Kelas X
2. RPP Fisika SMA Kelas XI
3. RPP Fisika SMA Kelas XII
1. Silabus Fisika SMA Kelas X
2. Silabus Fisika SMA Kelas XI
3. Silabus Fisika SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BAHASA INDONESIA SMA
1. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas X
2. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas XI
3. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas XII
1. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas X
2. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas XI
3. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas XII

RPP DAN SILABUS GEOGRAFI SMA
1. RPP Geografi SMA Kelas X
2. RPP Geografi SMA Kelas XI
3. RPP Geografi SMA Kelas XII
1. Silabus Geografi SMA Kelas X
2. Silabus Geografi SMA Kelas XI
3. Silabus Geografi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PKN SMA
1. RPP PKN SMA Kelas X
2. RPP PKN SMA Kelas XI
3. RPP PKN SMA Kelas XII
1. Silabus PKN SMA Kelas X
2. Silabus PKN SMA Kelas XI
3. Silabus PKN SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS KIMIA SMA
1. RPP Kimia SMA Kelas X
2. RPP Kimia SMA Kelas XI
3. RPP Kimia SMA Kelas XII
1. Silabus Kimia SMA Kelas X
2. Silabus Kimia SMA Kelas XI
3. Silabus Kimia SMA Kelas XII
RPP DAN SILABS MATEMATIKA SMA
1. RPP Matematika SMA Kelas X
2. RPP Matematika IPA SMA Kelas XI
3. RPP Matematika IPS SMA Kelas XI
4. RPP Matematika IPA SMA Kelas XII
5. RPP Matematika IPS SMA Kelas XII
1. Silabus Matematika SMA Kelas X
2. Silabus Matematika IPA SMA Kelas XI
3. Silabus Matematika IPS SMA Kelas XI
4. Silabus Matematika IPA SMA Kelas XII
5. Silabus Matematika IPS SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PAI SMA
1. RPP PAI SMA Kelas X
2. RPP PAI SMA Kelas XI
3. RPP PAI SMA Kelas XII
1. Silabus PAI SMA Kelas X
2. Silabus PAI SMA Kelas XI
3. Silabus PAI SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PENJASKES SMA
1. RPP Penjaskes SMA Kelas X
2. RPP Penjaskes SMA Kelas XI
3. RPP Penjaskes SMA Kelas XII
1. Silabus Penjaskes SMA Kelas X
2. Silabus Penjaskes SMA Kelas XI
3. Silabus Penjaskes SMA Kelas XII

Kumpulan Silabus RPP SMA berkarakter lainnya

DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 1 / X 1. Sosiologi 2. PKN 3. Matematika 4.Sejarah 5. Seni Rupa 6. Fisika 7. Biologi 8. Bahasa Inggris 9. PAI 10. Ekonomi
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 2 / XI 1. Sosiologi 2. Ekonomi 3. PAI 4.Sejarah 5. Biologi 6. Bahasa Indonesia 7. Matematika 8. Seni Rupa 9. PKN 10. Bahasa Inggris
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 3 / XII 1. Sosiologi 2. Ekonomi 3. Fisika 4.Sejarah 5. Biologi 6. Bahasa Indonesia 7. Seni Rupa 8. PKN 9. Bahasa Inggris
10. TIK X – XI – XII
Kami juga menemukan link download lain untuk silabus dan rpp berkarakter, silahkan download dibawah ini
1. IPA, IPS DAN KETERAMPILAN
Download
2. MATEMATIKA, PENJAS DAN PKN
Download
3. PAI, BHS. INDONESIA DAN INGGRIS
Download
4. SENI BUDAYA DAN TIK
Download
5. FISIKA BERKARAKTER
Download
 

Silabus RPP SMP/MTs

June 27th, 2012
Untuk mempermudah para guru dalam menjalankan aktifitas KBMnya, Berikut saya tampilkan RPP  dan Silabus  semua bidang studi  tingkat SMP/MTs  yang di format dalam bentuk .RAR, PDF, dan Doc. semoga bermanfaat. RPP dan Silabus SMP/MTS   
1. Bidang Studi TIK: kelas VII, VIII, dan IX
2. Bidang Studi Bahasa Indonesia:Kelas VII, VIII, dan IX
3. Bidang Studi PKn: kelas VII, VIII, dan IX
4. Bidang Studi Penjaskes: Kelas VII, Kelas VIII, dan Kelas IX
5. Bidang Studi Seni Budaya: Kelas VII, VIII, dan IX
6. Bidang Studi SEjarah Kebudayaan Islam (untuk MTs): Kelas VII, VIII, dan IX
7. Bidang Studi Qur’an Hadits (untuk MTs): Kelas VII, VIII, IX
8. Bidang Studi Fiqh (untuk MTs): Kelas VII, VIII, dan IX
9. Bidang Studi Bahasa Arab (untuk MTs): Kelas VII, VIII, dan IX
10. Bidang Studi Aqidah Akhlaq (untuk MTs): Kelas VII, VIII, dan IX
11. Bidang Studi Agama Islam (PAI): Kelas VII, VIII, dan IX
12. Bidang Studi Matematika: Kelas VII, VIII, dan IX
13. Bidang Studi IPA: Kelas VII, VIII, dan IX
14. Bidang Studi Bahasa Inggris: Kelas VII, VIII, dan IX
15. Bidang Studi IPS Terpadu: Kelas VII, Kelas VIII, Kelas IX

 KUMPULAN SILABUS SMP BERKARAKTER

1.SILABUS SMP B.INDONESIA
2.SILABUS SMP B.INGGRIS
3.SILABUS SMP IPA
4.SILABUS SMP IPS
5.SILABUS SMP MATEMATIKA
6.SILABUS SMP PKN
7.SILABUS SMP PAI
8.SILABUS SMP PENJASKES
9.SILABUS SMP SENI B & K
10.SILABUS SMP TIK

KUMPULAN RPP SMP BERKARAKTER
1.RPP SMP B.INDONESIA
2.RPP SMP B.INGGRIS
3.RPP SMP IPA
4.RPP SMP IPS
5.RPP SMP MATEMATIKA
6.RPP SMP PKN
7.RPP SMP PAI
8.RPP SMP SBK
9.RPP SMP TIK
10.RPP SMP PENJASKES

KUMPULAN RPP& SILABUS  SMP BERKARAKTER

B. Kumpulan Silabus/RPP  SMP/MTS

Berikut kami sajikan Silabus SMP yang meliputi;

Dalam memenuhi perangkat penungjang pembelajaran kami sajikan beberapa model dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai berikut:

Mata Pelajaran Agama Islam :

Mata Pelajaran Agama Kristen :

Mata Pelajaran Agama Katolik :

Mata Pelajaran Agama Hindu :

Mata Pelajaran PPKn :

Mata Pelajaran Bahasa Indonesia :

Mata Pelajaran Bahasa Inggris

Mata Pelajaran Matematika :

Mata Pelajaran IPA :

Mata Pelajaran IPS :

Mata Pelajaran Seni Budaya :

Mata Pelajaran Penjas :

Mata Pelajaran TIK :

Model Silabus SMP Berkarakter:
1.SILABUS SMP B.INDONESIA
2.SILABUS SMP B.INGGRIS
3.SILABUS SMP IPA
4.SILABUS SMP IPS
5.SILABUS SMP MATEMATIKA
6.SILABUS SMP PKN
7.SILABUS SMP PAI
8.SILABUS SMP PENJASKES
9.SILABUS SMP SENI B & K
10.SILABUS SMP TIK
RPP SMP BERKARAKTER:
1.RPP SMP B.INDONESIA
2.RPP SMP B.INGGRIS
3.RPP SMP IPA
4.RPP SMP IPS
5.RPP SMP MATEMATIKA
6.RPP SMP PKN
7.RPP SMP PAI
8.RPP SMP SBK
9.RPP SMP TIK
10.RPP SMP PENJASKES

  1. IPA Fisika SMP Kls. VII
    Download file :   [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  2. IPA Fisika SMP Kelas VIII
    Download file :   [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  3. IPA Fisika SMP 3 Kelas IX
    Download file :  [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  4. IPA Terpadu SMP  Kelas VII
    Download file :
    RPP 1A ]  [ Silabus KTSP 1A ]
    RPP 1B ]  [ Silabus KTSP 1B ]
  5. IPA Terpadu SMP Kelas VIII
    Download file :
    [ RPP 2A ]  [ Silabus KTSP 2A ]
    [ RPP 2B ]  [ Silabus KTSP 2B ]
  6. IPA Terpadu SMP Kelas IX
    Download :
    [ RPP 3A ]  [ Silabus KTSP 3A ]
    [ RPP 3B ]  [ Silabus KTSP 3B ]
  7. IPA Kimia SMP Kelas VII
    Download file : [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  8. IPA Kimia SMP Kelas VIII
    Download file : [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  9. Ekonomi Kelas VII
    Download file : [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  10. Ekonomi Kelas VIII
    Download file : [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  11. Ekonomi Kelas IX
    Download file : [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  12. PKn SMP Kelas VII
    Download file : [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  13. PKn SMP Kelas IX
    Download file : [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  14. TIK SMP Kelas VII
    Download file : [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  15. TIK SMP Kelas VIII
    Download file: [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  16. TIK SMP Kelas IX
    Download file : [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  17. Matematika SMP Kelas VIII
    Download file :
    [ RPP-Bab 1-2-3 ]  [ Silabus KTSP-Bab 1-2-3 ]
    [ RPP-Bab 4 ]  [ Silabus KTSP-Bab 4 ]
    [ RPP-Bab 5 ]  [ Silabus KTSP-Bab 5 ]
    [ RPP-Bab 6-7 ]  [ Silabus KTSP-Bab 6-7 ]
    [ RPP-Bab 8-9 ]  [ Silabus KTSP-Bab 8-9 ]
  18. Bahasa Inggris SMP Kelas VII
    Download file :
    [ Silabus KTSP ]
    [ RPP – per Standar Kompetensi ] [ RPP – Unit 1A ]
    [ RPP – Unit 1B ] [ RPP – Unit 1C ] [ RPP – Unit 2 ]
    [ RPP – Unit 3 ] [ RPP – Unit 4 ] [ RPP – Unit 5 ]
    [ RPP – Unit 6 ] [ RPP – Unit 7 ] [ RPP – Unit 8 ]
    [ RPP – Unit 9 ] [ RPP – Unit 10 ]—-
  19. Bahasa Inggris SMP Kelas VIII
    Download file :
    [ Silabus – KTSP ]
    [ RPP – per Standar Kompetensi ] [ RPP – Unit 1-6 ]
    [ RPP – Unit 7-12 ]
  20. Bahasa Inggris SMP Kelas IX
    Download file :
    [ Silabus – KTSP ]
    [ RPP – Unit 1-6 ] [ RPP – Unit 7-12 ]
  21. Bahasa Indonesia kls VII
    Download file : [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  22. BahasaIndonesia kls VIII
    Download file : [ RPP ]  [ Silabus KTSP ]
  23. Matematika SMP Kelas VII
    Download file :
    [ Silabus KTSP 1 ] [ Silabus KTSP 2-3 ] [ Silabus KTSP 4 ]
    [ Silabus KTSP 5 ] [ Silabus KTSP 6 ]
    [ RPP 1 ]  [ RPP 2-3 ] [ RPP 4 ] [ RPP 5 ] [ RPP 6 ]
  24. Geografi SMP Kelas VII
    Download file : [ RPP 1 ] [ RPP 2 ] [ Silabus KTSP ]
  25. Gegrafi SMP Kelas VIII
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
    ——
  26. Sosiologi SMP Kelas VII
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
    —–
  27. Sosiologi SMP Kelas VIII
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
  28. Sosiologi SMP Kelas IX
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
  29. IPA Biologi SMP Kelas VII
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
  30. IPA Biologi SMP Kelas VIII
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
  31. IPA Biologi SMP Kelas IX
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
  32. Pendidikan Agama Islam SMP Kelas VII
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
  33. Pendidikan Agama Islam SMP Kelas IX
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
  34. Sejarah SMP Kelas VII
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
  35. Sejarah SMP Kelas VIII
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
  36. Pendidikan Jasmani SMP Kels VIII
    Download file : [ RPP ] [ Silabus KTSP ]
    —–
  37. IPS Terpadu SMP Kelas VII
    Download file : [ RPP Sm 1 ] [ RPP Sm 2 ] [ Silabus KTSP ]
  38. IPS Terpadu SMP Kelas VIII
    Download file : [ RPP Sm 1 ] [ RPP Sm 2 ] [ Silabus KTSP ]
  39. IPS Terpadu SMP Kelas IX
    Download file : [ RPP Sm 1 ] [ RPP Sm 2 ] [ Silabus KTSP ]
  40. IPS Berkarakter SMP Kelas VII
    Download file : [ Pemetaan SK-KD TPK ] [ RPP ] [ Silabus TPK ]
  41. IPS Berkarakter SMP Kelas VIII
    Download file : [ Pemetaan SK-KD TPK ] [ RPP ] [ Silabus TPK ]
  42. IPS Berkarakter SMP Kelas IX
    Download file : [ Pemetaan SK-KD TPK ] [ RPP ] [ Silabus TPK ]
A. MODEL KTSP SMP PLATINUM
B. MODEL SILABUS – RPP SMP : B. MODEL SILABUS – RPP SMP
KTSP Cermat BI SMP 1A Eksplorasi Alam SMP 1
KTSP Cermat BI SMP 2A Eksplorasi Alam SMP 2
KTSP Cermat BI SMP 3A Eksplorasi Alam SMP 3
KTSP Effective English SMP 1A Logika Matematika SMP 1
KTSP Effective English SMP 2A Logika Matematika SMP 2
KTSP Effective English SMP 3A Logika Matematika SMP 3
KTSP Ekonomi SMP 1 IPS Terpadu SMP 1
KTSP Ekonomi SMP 2 IPS Terpadu SMP 2
KTSP Ekonomi SMP 3 IPS Terpadu SMP 3
KTSP Geografi SMP 1 BM Kewarganegaraan SMP 1
KTSP Geografi SMP 2 BM Kewarganegaraan SMP 2
KTSP Geografi SMP 3 BM Kewarganegaraan SMP 3
KTSP Kompt.Matematika SMP 1 Agama Islam SMP 1
KTSP Kompt.Matematika SMP 2 Agama Islam SMP 2
KTSP Kompt.Matematika SMP 3 Agama Islam SMP 3
KTSP Matematika Kreatif SMP 1A Bahasa Inggris SMP 1
KTSP Matematika Kreatif SMP 2A Bahasa Inggris SMP 2
KTSP Matematika Kreatif SMP 3A Bahasa Inggris SMP
KTSP Mutiara Islam SMP 1 Bahasa Indonesia SMP 1
KTSP Mutiara Islam SMP 2 Bahasa Indonesia SMP 2
KTSP Mutiara Islam SMP 3 Bahasa Indonesia SMP 3
KTSP Kewarganegaraan SMP 1 Fakta Biologi SMP 1
KTSP Kewarganegaraan SMP 2 Fakta Biologi SMP 2
KTSP Kewarganegaraan SMP 3 Fakta Biologi SMP 3
KTSP Sains Biologi SMP 1 Fenomena Fisika SMP 1
KTSP Sains Biologi SMP 2 Fenomena Fisika SMP 2
KTSP Sains Biologi SMP 3
KTSP Sains Fisika SMP 1
KTSP Sains Fisika SMP 3
KTSP Sejarah SMP 1
KTSP Sejarah SMP 3
KTSP Cermat BI 1B
KTSP Cermat BI 2B
KTSP Cermat BI 3B
KTSP Effective English 1B
KTSP Effective English 2B
KTSP Effective English 3B
MULOK MADRASAH
Gapura Basa Sunda SMP VII Bahasa Arab MTs 1
Gapura Basa Sunda SMP VIII Fikih MTs 1
Gapura Basa Sunda SMP IX Fikih MTs 2
Fikih MTs 3
Qur’an Hadis MTs 1
Qur’an Hadis MTs 2

DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA ISLAM KELAS VII
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA ISLAM KELAS VIII
DOWNLOAD CONTOH RPP AGAMA ISLAM KELAS IX

DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS VII
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS VIII
DOWNLOAD CONTOH RPP EKONOMI KELAS IX

DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS VII
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS VIII
DOWNLOAD CONTOH RPP FISIKA KELAS IX

DOWNLOAD CONTOH RPP GB.INGGRIS KELAS VII A
DOWNLOAD CONTOH RPP GB.INGGRIS KELAS VII B
DOWNLOAD CONTOH RPP GB.INGGRIS KELAS VIII A
DOWNLOAD CONTOH RPP GB.INGGRIS KELAS VIII B
DOWNLOAD CONTOH RPP GB.INGGRIS KELAS IX A
DOWNLOAD CONTOH RPP GB.INGGRIS KELAS IX B

DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS VII
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS VIII
DOWNLOAD CONTOH RPP GEOGRAFI KELAS IX

DOWNLOAD CONTOH RPP B.I KELAS VII A
DOWNLOAD CONTOH RPP B.I KELAS VII B
DOWNLOAD CONTOH RPP B.I KELAS VIII A
DOWNLOAD CONTOH RPP B.I KELAS VIII B
DOWNLOAD CONTOH RPP B.I KELAS IX A
DOWNLOAD CONTOH RPP B.I KELAS IX B

DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI KELAS VII
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI KELAS VIII
DOWNLOAD CONTOH RPP BIOLOGI KELAS IX

DOWNLOAD CONTOH RPP IPA KELAS VII
DOWNLOAD CONTOH RPP IPA KELAS VIII
DOWNLOAD CONTOH RPP IPA KELAS IX

DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA KELAS VII
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA KELAS VIII
DOWNLOAD CONTOH RPP MATEMATIKA KELAS IX

DOWNLOAD CONTOH RPP IPS KELAS VII
DOWNLOAD CONTOH RPP IPS KELAS VIII
DOWNLOAD CONTOH RPP IPS KELAS IX

DOWNLOAD CONTOH RPP KEWARGANEGARAAN KELAS VII
DOWNLOAD CONTOH RPP KEWARGANEGARAAN KELAS VIII
DOWNLOAD CONTOH RPP KEWARGANEGARAAN KELAS IX

 

MEDIA PENDIDIKAN

MENJADIKAN PENDIDIKAN BERMUTU DAN BERKUALITAS