BLOG GURU INDONESIA

MENJADI GURU BERMUTU DAN PROFESIONAL

PETUNJUK UJI KOMPETENSI GURU ONLINE DENGAN VIDEO

July 26th, 2012

Video berikut untuk membantu Anda didalam mempersiapkan diri menghadapi UKG online

Selengkapnya materi dan video ini UKG Online bisa didownload di

http://www.formulasi.or.id/2012/07/ukg-online-dan-guru-belajar-it.html

SENI UKIR NUSANTARA

July 25th, 2012

Mengukir adalah melakukan sesuatu denggan menggores, memahat, dan menoreh pola pada permukaan benda yang akan diukir. Biasanya pada kayu untuk meja, lemari, kursi dan sebagainya.

Di Indonesia seni ukir sudah ada sejak zaman prasejarah, yaitu pada zaman batu muda. Pada zaman itu manusia sudah mengenal perkakas untuk keperluan rumah tangga serta benda-benda yang terbuat dari kayu dan gerabah. Dilihat dari jenisnya, ukiran dibagi menjadi: ukiran tembus, ukiran rendah, ukiran tinggi, dan ukiran utuh.

Fungsi Seni Ukir

Fungsi seni ukir di antaranya sebagai berikut.

  1. Fungsi hias, yaitu ukiran yang dipakai semata-mata sebagai hiasan dan tidak mengandung makna sama sekali.
  2. Fungsi magis, adalah ukiran yang mengandung simbol-simbol tertentu dan diyakini sebagai sesuatu yang magis atau memiliki kekuatan, dikaitkan dengan kepercayaan dan kepentingan spiritual.
  3. Fungsi simbolik. Selain sebagai hiasan, ukiran mengandung suatu simbol yang berhubungan dengan spiritual. Oleh karena memiliki nilai dan makna tertentu, maka penempatan dan pemasangan karya ukir tidak bisa di sembarang tempat. 
  4. Fungsi konstruksi adalah ukiran yang selain dipakai sebagai hiasan, juga digunakan sebagai pendukung sebuah bangunan. Misalnya tiang pada rumah.
  5. Fungsi ekonomis, yaitu menambah nilai jual. Misalnya ukiran pada kaki kursi, meja, lemari, tutup lampu, dan lain sebagainya.

Motif Ukir

Setiap daerah memiliki ciri khas motif ukiran. Penamaan ukiran biasanya berdasarkan tempat dari mana motif itu berasal. Misalnya, motif Pajajaran, motif Mataram, motif Majapahit, motif Bali, motif Jepara, motif Madura, motif Pekalongan, motif Cirebon, motif Yogyakarta, motif Surakarta.

Dari berbagai macam motif tersebut ada beberapa yang memiliki persamaan, seperti motif relung, patran, ulir, benangan, cawen, pecahan, angkup, endong, simbar, trubusan, cula, sunggar, dan jambul.

Alat Ukir

Alat untuk mengukir adalah pahatan, palu, batu asah, sikat. Untuk megukir dengan menggunakan media batu, kayu, atau bambu memiliki jenis pahatan yang berbeda.

Berikut ini adalah jenis-jenis pahat ukir.

  1. Pahat penyiku yaitu pahat yang bagian ujung pahatnya melengkung sesuai dengan fungsinya untuk memahat bagian-bagian yang melengkung.
  2. Pahat penyilat, yaitu pahat yang bentuknya lurus sesuai dengan fungsinya untuk mengukir bagian-bagian yang lurus.
  3. Pahat kol, yaitu jenis pahat lengkung yang bagian ujungnya untuk membuat bentuk cekungan. Membuat cekungan harus menggunakan pahatan ini, tidak bisa dengan pahatan lain.
  4. Pahat pongot, pahat yang bentuknya menyudut ke arah kiri atau kanan, berfungsi untuk membersihkan sudut-dudut pada ukiran.

Ciri-ciri orang beriman

July 23rd, 2012

Ciri orang beriman/mukmin antara lain sebagaiamana disebut dalam Alquran surat ke-23, Al Mu’minuun (orang-orang yang beriman). Berikut terjemahan surat Al mu’minuun ayat 1 s.d. 11 (seluruhnya terdiri 118 ayat):

(1) Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman;

(2) (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya’

(3) dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna’

(4) dan orang-orang yang menunaikan zakat,

(5) dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,

(6) kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela’

(7) Barang siapa yang mencari dibalik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas,

(8) dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya,

(9) dan orang-orang yang memelihara shalatnya,

(10) mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi,

(11) (yakni) yang akan mewarisi syurga firdaus. Mereka kekal di dalamnya.

Setidaknya, ada 6 ciri orang iman berdasarkan surat Al Mu’minuun, yaitu :
1. orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya’
2. orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna’
3. orang-orang yang menunaikan zakat,
4. orang-orang yang menjaga kemaluannya,
5. orang-orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya,
6. orang-orang yang memelihara shalatnya.

Orang yang demikian ini dijanjikan oleh Allah akan dimasukkan dalam syurga firdaus.

sumber http://tunas63.wordpress.com

KOMPETENSI PROFESIONAL

July 23rd, 2012

Kompetensi Profesional Guru, Kompetensi Profesional yaitu kemampuan yang harus dimiliki guru da­lam perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran. Guru mempunyai tu­gas untuk mengarahkan kegiatan belajar siswa untuk mencapai tujuan pem­belajaran, untuk itu guru dituntut mampu menyampaikan bahan pelajaran. Guru harus selalu meng-update, dan menguasai materi pelajaran yang disaji­kan. Persiapan diri tentang materi diusahakan dengan jalan mencari informasi melalui berbagai sumber seperti membaca buku-buku terbaru, mengakses da­ri internet, selalu mengikuti perkembangan dan kemajuan terakhir tentang materi yang disajikan. guru professional Kompetensi atau kemampuan kepribadian yaitu kemampuan yang harus dimiliki guru berkenaan dengan aspek Kompetensi Professional adalah :

1. Dalam menyampaikan pembelajaran, guru mempunyai peranan dan tugas sebagai sumber materi yang tidak pernah kering dalam mengelola proses pembelajaran. Kegiatan mengajarnya harus disambut oleh siswa sebagaisuatu seni pengelolaan proses pembelajaran yang diperoleh melalui latihan, pengalaman, dan kemauan belajar yang tidak pernah putus.

2.Dalam melaksakan proses pembelajaran, keaktifan siswa harus selalu diciptakan dan berjalan terus dengan menggunakan metode dan strategi mengajar yang tepat. Guru menciptakan suasana yang dapat mendorong siswa untuk bertanya, mengamati, mengadakan eksperimen, serta menemukan fakta dan konsep yang benar. Karena itu guru harus melakukan kegiatan pembelajaran menggunakan multimedia, sehingga terjadi suasana belajar sambil bekerja, belajar sambil mendengar, dan belajar sambil bermain, sesuai kontek materinya.

3.Di dalam pelaksanaan proses pembelajaran, guru harus memperhatikan prinsip-prinsip didaktik metodik sebagai ilmu keguruan. Misalnya bagaimana menerapkan prinsip apersepsi, perhatian, kerja kelompok, korelasi dan prinsip-prinsip lainnya.

4.Dalam hal evaluasi, secara teori dan praktik, guru harus dapat melaksanakan sesuai dengan tujuan yang ingin diukurnya. Jenis tes yang digunakan untuk mengukur hasil belajar harus benar dan tepat. Diharapkan pula guru dapat menyusun butir secara benar, agar tes yang digunakan dapat memotivasi siswa belajar.

Kemampuan yang harus dimiliki guru dalam proses pembelajaran dapat diamati dari aspek perofesional adalah:

1.Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.

2.Menguasai Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu..

3.Mengembangkan materi pelajaran yang diampu secara kreatif. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif

4.Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia

KOMPETENSI PEDAGOGIK

July 23rd, 2012

Kompetensi Pedagogik Guru Kompetensi pedagogik yaitu kemampuan yang harus dimiliki guru ber­kenaan dengan karakteristik siswa dilihat dari berbagai aspek seperti moral, emosional, dan intelektual. Hal tersebut berimplikasi bahwa seorang guru harus mampu menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip belajar, karena siswa memiliki karakter, sifat, dan interest yang berbeda.

Berkenaan dengan pelaksanaan kurikulum, seorang guru harus mampu mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan masing-masing dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Guru harus mampu mengoptimalkan potensi peserta didik untuk meng­aktualisasikan kemampuannya di kelas, dan harus mampu melakukan kegiat­an penilaian terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. kompetensi guru

Kemampuan yang harus dimiliki guru berkenaan dengan aspek-aspek pedagogik, yaitu:

1.Penguasaan terhadap karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional dan intelektual.

2.Penguasaan terhadap teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.

3.Mampu mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu.

4.Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik.

5.Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan kegiatan pengembangan yang mendidik.

6.Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.

7.Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.

8.Melakukan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar, memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.

9.Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran
Sumber : www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia

Dahsyatnya Sedekah di Bulan Ramadhan

July 20th, 2012
Salah satu pintu yang dibuka oleh Allah untuk meraih keuntungan besar dari bulan Ramadhan adalah melalui sedekah. Islam sering menganjurkan umatnya untuk banyak bersedekah. Dan bulan Ramadhan, amalan ini menjadi lebih dianjurkan lagi. Dan demikianlah sepatutnya akhlak seorang mukmin, yaitu dermawan. Allah dan Rasul-Nya memerintahkan bahkan memberi contoh kepada umat Islam untuk menjadi orang yang dermawan serta pemurah. Ketahuilah bahwa kedermawanan adalah salah satu sifat Allah Ta’ala, sebagaimana hadits:إن الله تعالى جواد يحب الجود ويحب معالي الأخلاق ويكره سفسافها“Sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk.” (HR. Al Baihaqi, di shahihkan Al Albani dalam Shahihul Jami’, 1744)Dari hadits ini demikian dapat diambil kesimpulan bahwa pelit dan bakhil adalah akhlak yang buruk dan bukanlah akhlak seorang mukmin sejati. Begitu juga, sifat suka meminta-minta, bukanlah ciri seorang mukmin. Bahkan sebaliknya seorang mukmin itu banyak memberi. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:اليد العليا خير من اليد السفلى واليد العليا هي المنفقة واليد السفلى هي السائلة

“Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah. Tangan di atas adalah orang yang memberi dan tangan yang dibawah adalah orang yang meminta.” (HR. Bukhari no.1429, Muslim no.1033)

Selain itu, sifat dermawan jika di dukung dengan tafaqquh fiddin, mengilmui agama dengan baik, sehingga terkumpul dua sifat yaitu alim dan juud (dermawan), akan dicapai kedudukan hamba Allah yang paling tinggi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إنَّما الدنيا لأربعة نفر: عبد رزقه الله مالاً وعلماً فهو يتقي فيه ربه ويصل فيه رحمه، ويعلم لله فيه حقاً فهذا بأفضل المنازل

“Dunia itu untuk 4 jenis hamba: Yang pertama, hamba yang diberikan rizqi oleh Allah serta kepahaman terhadap ilmu agama. Ia bertaqwa kepada Allah dalam menggunakan hartanya dan ia gunakan untuk menyambung silaturahim. Dan ia menyadari terdapat hak Allah pada hartanya. Maka inilah kedudukan hamba yang paling baik.” (HR. Tirmidzi, no.2325, ia berkata: “Hasan shahih”)

Keutamaan Bersedekah

Allah Subhanahu Wa Ta’ala benar-benar memuliakan orang-orang yang bersedekah. Ia menjanjikan banyak keutamaan dan balasan yang menakjubkan bagi orang-orang yang gemar bersedekah. Terdapat ratusan dalil yang menceritakan keberuntungan, keutamaan, kemuliaan orang-orang yang bersedekah. Ibnu Hajar Al Haitami mengumpulkan ratusan hadits mengenai keutamaan sedekah dalam sebuah kitab yang berjudul Al Inaafah Fimaa Ja’a Fis Shadaqah Wad Dhiyaafah, meskipun hampir sebagiannya perlu dicek keshahihannya. Banyak keutamaan ini seakan-akan seluruh kebaikan terkumpul dalam satu amalan ini, yaitu sedekah. Maka, sungguh mengherankan bagi orang-orang yang mengetahui dalil-dalil tersebut dan ia tidak terpanggil hatinya serta tidak tergerak tangannya untuk banyak bersedekah.

Diantara keutamaan bersedekah antara lain:

Soal Uji Kompetensi Guru IPA

July 19th, 2012
  1. Buktikan bahwa udara memiliki massa dan menempati ruang !
  2. Bagaimana cara menentukan massa jenis benda yang bentuknya tak teratur misalnya batu ?
  3.  Sebuah kubus dengan rusuk 5 cm memiliki massa 100 gram. Hitunglah massa jenisnya
  4. Berdasarkan wujudnya zat dibagi menjadi berapa ? Sebutkan dan berilah masing-masing dua contoh !
  5. Jelaskan terjadinya proses perubahan wujud zat ditinjau dari teori partikel zat !
  6. Peristiwa apakah yang menyebabkan es menjadi air dan air menjadiuap air ? Apa yang menyebabkan terjadinya peristiwa tersebut ?
  7. Apakah zat cair lainnya misalnya minyak tanah dan minyak goring juga dapat berada dalam tiga wujud zat ? Jelaskan !

Contoh Soal Uji Kompetensi Guru (UKG) Bahasa Inggris

July 19th, 2012

Hydrogen is the most common element in the universe and was perhaps the first to form. It is among the ten most common elements on Earth as well and one of the most useful for industrial purposes. Under normal conditions of temperature, hydrogen is a gas. Designated as H, hydrogen is the first element in the periodic table because it contains only one proton. Hydrogen can combine with a large number of other elements, forming more compounds than any of the others. Pure hydrogen seldom occurs naturally, but it exists in most organic compounds, that is, compounds that contain carbon,  which account for a very large number of compounds. Moreover, hydrogen is found in inorganic compounds. For example, when hydrogen burns in the presence of oxygen, it forms water.

BLOG GURU INDONESIA

MENJADI GURU BERMUTU DAN PROFESIONAL