Berbagi Informasi Untuk Guru Indonesia
PENGUNJUNG





APLIKASI BLOG GURU INDONESIA

IBN

translate

BisnisNgeTren.Com ya Paytren milik Ust. Yusuf Mansur Veritra Sentosa Internasional Treni KLIKVSI VSI

GUNAKAN INTERNET BANKING ? HATI!-HATI INI IMBAUAN RESMI OJK
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan untuk kesekian kali agar masyarakat berhati-hati menggunakan fasilitas Internet banking mengingat mulai munculnya modus kejahatan

mencuri data pribadi nasabah (phishing)
Jika beberapa waktu lalu hal itu bisa diantisipasi pihak perbankan, saat ini ini para penjahat internet mulai menggunakan celah dan peluang baru.

“Modus ini sebelumnya dapat diatasi dengan meningkatkan security system dan pengamanan multifaktor melalui konfirmasi SMS atau penggunaan token,” demikian siaran pers anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono di Jakarta, Selasa, yang dilansir Antara.

Ia mengemukakan, yang terjadi belakangan ini ada pihak-pihak memanfaatkan celah jaringan Internet karena komputer atau alat komunikasi nasabah terkena virus atau ditanami virus jenis trojan atau juga alat komunikasi yang disadap, sehingga para penyerang bisa tahu nomor otentifikasi nasabah.

Phising adalah bentuk penipuan yang dicirikan dengan percobaan untuk mendapatkan informasi penting dan sensitif, seperti kata sandi (password) surat elektronik dan kode angka (PIN) kartu kredit, dengan menyamar sebagai orang atau bisnis yang terpercaya dalam sebuah komunikasi elektronik seakan-akan resmi.

OJK mengharapkan, masyarakat mematuhi informasi pengamanan yang telah diberikan oleh masing-masing bank saat menggunakan fasilitas Internet banking.

“Masyarakat hendaknya tidak bertransaksi menggunakan komputer yang digunakan di tempat umum. Komputer yang digunakan untuk bertranskasi perlu di-upgrade dengan antivirus secara berkala, mengganti PIN atau password, serta tidak mudah memberikan data pribadi dan nama ibu kandung,” jelasnya.

Bank mengaudit ulang

Menurut dia, OJK sudah meminta kepada setiap bank untuk mengaudit ulang pengamanan teknologi informasi yang mendukung fasilitas Internet banking, termasuk melakukan pemblokiran otomatis jika dapat diidentifikasi komputer yang digunakan nasabah terdeteksi terjangkit virus.

Masyarakat, dikemukakannya, tidak perlu panik jika bank memblokir rekening nasabahnya karena bank akan mengkonfirmasikan dan membuka kembali blokir setelah nasabah juga melakukan berbagai tahapan yang harus dilakukannya sebagai langkah pengamanan.

Beberapa bank sudah berhasil melakukan pemblokiran karena kerja sama antarbank yang segera melakukan pemblokiran baik pada rekening pengirim maupun rekening penerima. “OJK meminta setiap bank segera merespon identifikasi satu bank lainnya jika patut diduga adanya kejahatan Internet banking. Hal ini penting agar bank masih bisa menyelamatkan dana nasabah dan bank tidak menjadi korban karena kejahatan ini,” jelasnya.

Waspadai phising

Phishing sebenarnya hampir sama dengan istilah fishing alias memancing. Hanya saja pelakunya tidak mencoba menangkap ikan tetapi mereka, phisher, mencoba untuk mencuri informasi pribadi Anda.

Mereka misalnya mengirim e-mail yang tampaknya datang dari website yang sah seperti eBay, PayPal, layanan email seperti yahoo.com, lembaga perbankan atau lembaga keuangan lainnya. Isi e-mail tersebut biasanya adalah menginformasikan bahwa Anda perlu memperbaruai data dan semua informasi akun dan seakan-akan perlu validasi baru.

Akhirnya mereka juga meminta Anda memasukkan username dan password setelah mengklik link yang disertakan dalam e-mail. Beberapa e-mail akan meminta Anda memasukkan lebih banyak informasi, seperti nama lengkap Anda, alamat, nomor telepon, nomor jaminan sosial, dan nomor kartu kredit.

Tetapi meskipun Anda hanya mengunjungi situs web palsu dan hanya masukkan nama pengguna Anda dan password, phisher bisa saja telah mendapatkan akses ke informasi yang lebih dalam hanya dengan login ke akun terbatas Anda tersebut.

Jadi, waspadai juga segala email Anda terima. Jangan terkecoh.

Semoga bermanfaat.

 

 

Begini cara mudah membuat PIN BBM sendiri

BlackBerry mengumumkan fitur kustomisasi baru untuk layanan pesan instan miliknya, BlackBerry Messenger (BBM) untuk Android, iOS dan BlackBerry 10 di ajang Mobile World Congress (2015) di Spanyol. Pembaruan terebut kini tersedia di toko aplikasi BlackBerry World dan Google Play Store untuk BlackBerry 10 dan pengguna Android. Sedangkan untuk versi iOS dalam waktu dekat disediakan di App Store.

Pengguna BBM yang telah meng-upgrade ke versi terbaru pun bisa membuat PIN yang terdiri dari 6-8 digit alfanumerik sesuai pilihan mereka. Artinya, setiap pengguna bebas membuat BBM PIN yang diinginkan, unik, dan mudah untuk dibagikan.

Dikutip dari laman Inside BlackBerry, Rabu (4/3), berikut beberapa langkah membuat dan menkostumisasi PIN BBM Anda:

Pertama-tama, pastikan bahwa perangkat Anda sudah memiliki aplikasi BBM versi terbaru

Buka aplikasi BBM

Pilih BBM Shop

Gulir ke bawah untuk berlangganan dan pilih Custom PIN Subscription

Buat PIN Anda

Nah, untuk membuat PIN BBM, pilih nama panggilan untuk PIN BBM Anda dan menyesuaikannya untuk mencerminkan siapa diri Anda. PIN BBM harus terdiri dari 6 sampai 8 karakter, termasuk huruf dan angka.

Ingat, PIN tidak boleh mengandung unsur yang sensitif dan tidak bisa mencantumkan special characters. Untuk melakukan proses ini dengan cepat, pastikan Anda berlangganan untuk mendapatkan PIN Anda.

Sebagai informasi, untuk bisa menikmati fitur PIN Pilihan ini pengguna bisa memperolehnya di BBM Shop dengan harga US$ 1,99 atau sekitar Rp 20 ribu per bulan.

Selain PIN Pilihan, pengguna BBM juga dapat berlangganan BBM tanpa iklan. BBM versi ini akan meniadakan iklan promosi dari BBM Feed pengguna dengan harga US$ 0,99 atau Rp 12 ribu per bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WISATA TETE LITAK
ADMIN
Alexa Rank
POPULER
Like Box Facebook