BLOG GURU INDONESIA

MENJADI GURU BERMUTU DAN PROFESIONAL

TUGAS TAMBAHAN JJM (JUMLAH JAM MENGAJAR) WAJIB GURU DAPODIK 2013

October 14th, 2013

Semua guru, baik yang telah bersertifikat maupun yang belum bersertifikat harus memenuhi jam wajib mengajar minimal, yakni 24 jam. Khusus untuk yang mendapat tugas tambahan, pemenuhan jam disesuaikan dengan PP 74 Tahun 2008. Pada Pedoman Penghitungan Beban Kerja Guru yang diterbitkan Dirjen PMPTK berkaitan dengan tugas tambahan guru dijelaskan sebagai berikut:
1. Tugas sebagai Kepala Sekolah ekuivalen dengan 18 jam, sehingga minimal wajib mengajar 6 jam
2. Tugas sebagai Wakil Kepala Sekolah ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
3. Tugas sebagai Kepala Perpustakaan ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
4. Tugas sebagai Kepala Laboratorium ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
5. Tugas sebagai Ketua Jurusan Program Keahlian ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
6. Tugas sebagai Kepala Bengkel ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
7. Tugas sebagai Pembimbing Praktik Kerja Industri ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
8. Tugas sebagai Kepala Unit Produksi ekuivalen dengan 12 jam, sehingga minimal wajib mengajar 12 jam
Selain tugas tambahan di atas, kegiatan pembimbingan siswa, termasuk kegiatan ekstrakurikuler, juga bisa dianggap sebagai kegiatan tatap muka. Khusus untuk wali kelas tidak dianggap sebagai tugas tambahan.

Selain tugas tambahan di atas, kegiatan pembimbingan siswa, termasuk kegiatan ekstrakurikuler, juga bisa dianggap sebagai kegiatan tatap muka. Khusus untuk wali kelas tidak dianggap sebagai tugas tambahan.

Khusus untuk guru yang telah memiliki sertifikat sebagai guru profesional, JJM minimal adalah 24 jam, kecuali yang mendapat tugas tambahan di atas. Di samping itu, pemenuhan JJM haruslah mata pelajaran sendiri dan tidak dibenarkan diambil dari mata pelajaran yang lain maupun serumpun. Ketentuan ini lebih longgar bagi guru yang belum bersertifikat dimana pemenuhan JJM masih dibenarkan mengampu mata pelajaran lain terkait nantinya dengan pengajuan PAK.

Ketentuan bagi guru yang sudah bersertifikat apabila ingin memenuhi syarat jumlah minimal JJM adalah sebagai berikut :

  • Guru yang mengajar pada Kejar Paket A, B, atau C tidak bisa diperhitungkan jam mengajarnya
  • Guru Mapel SMP selain mapel Penjasorkes dan Agama tidak boleh mengajar di SD, karena guru SD pada dasarnya adalah guru kelas
  • Penambahan jam pada struktur kurikulum paling banyak 4 jam per minggu berdasarkan standar isi KTSP.
  • Program pengayaan atau remedial teaching tidak diperhitungkan jam mengajarnya
  • Pembelajaran ekstrakurikuler tidak diperhitungkan jam mengajarnya, meskipun sesuai dengan sertifikasi mata pelajaran
  • Pemecahan Rombel dari 1 kelas menjadi 2 kelas diperbolehkan, dengan syarat dalam 1 kelas jumlah siswa minimal 20 orang
  • Pembelajaran Team teaching tidak diperbolehkan kecuali untuk mata pelajaran Produktif di SMK
  • Guru Bahasa Indonesia yang mengajar Bahasa daerah, contohnya bahasa Jawa, maka jam mengajar Bahasa Jawa tersebut tidak diperhitungkan. Mata pelajaran yang serumpun adalah IPA dan IPS dan hanya boleh untuk tingkat SMP.
  • Pengembangan diri siswa tidak diperhitungkan jam mengajarnya

Aplikasi DAPODIKDAS akan menganalisa JJM seorang guru apakah wajar atau tidak. Sistem akan menganalisa jumlah guru, jumlah rombel, jumlah siswa sampai akhirnya sistem menganalisa apakah JJM yang telah dientrykan wajar atau tidak. Jika tidak wajar. Guru dapat melakukan verifikasi data untuk mengetahui hal ini. Salah satu yang harus diperhatikan adalah JJM, apabila terjadi ketidak wajaran, dapat dilakukan perbaikan melalui operator dapodik 2013 di sekolah masing-masing.

DOWNLOAD APLIKASI TERBARU DAPODIK 2013

October 7th, 2013

Untuk semua operator pendataan Dapodik mulai tgl 2 oktober 2013 harap mengunduh aplikasi dapodik terbaru dan mempelajari dokumentasi aplikasi terbaru secara lengkap karena ada beberapa fasilitas yang disempurnakan dan ditambahkan dari versi sebelumnya, jangka waktu pengelolaan dapodi terakhir 30 November 2013. Kode registrasi dapat di peroleh di dinas diknasbud masing-masing kabupaten.

Aplikasi

Prefill

Formulir

Manual

Kebijakan

PKH PROGRAM KELUARGA HARAPAN

September 28th, 2013

PKH adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dan bagi anggota keluarga RTS diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.Program ini, dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.Pelaksanaan PKH juga mendukung upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium. Lima Komponen Tujuan MDG’s yang akan terbantu oleh PKH yaitu: Pengurangan penduduk miskin dan kelaparan; Pendidikan Dasar; Kesetaraan Gender; Pengurangan angka kematian bayi dan balita; Pengurangan kematian ibu melahirkan. Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan (Frequently Asked Questions/FAQ) terkait dengan PKH.

  1. 1.    Apa itu PKH? Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemberian uang tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan dengan melaksanakan kewajibannya. Program semacam ini secara internasional dikenal sebagai program conditional cash transfers (CCT) atau program Bantuan Tunai Bersyarat. Persyaratan tersebut dapat berupa kehadiran di fasilitas pendidikan (misalnya bagi anak usia sekolah), ataupun kehadiran di fasilitas kesehatan (misalnya bagi anak balita, atau bagi ibu hamil).Teknis pelaksanaan program ini didasarkan pada 3 hal:
  2. 1.    Verifikasi, yang merupakan esensi utama dari PKH. Kegiatan verifikasi mengecek kepatuhan peserta memenuhi persayaratan yang telah ditetapkan.
  3. 2.    PKH melaksanakan pemotongan bantuan tunai bagi keluarga yang tidak mematuhi kewajiban yang telah ditetapkanPeserta PKH mengetahui persis bahwa mereka harus memenuhi sejumlah kewajiban untuk dapat menerima bantuan tunai. Peserta adalah elemen penting dalam program ini. Pengetahuan atas kewajiban ini yang menjadi dasar perubahan perilaku keluarga dan anggota keluarga di bidang pendidikan dan kesehatan.
  4. 2.    Apakah tujuan dari PKH? Tujuan PKH adalah untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan dari kelompok paling miskin. Tujuan ini berkaitan langsung dengan upaya mempercepat pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs). Secara khusus, tujuan PKH adalah:
  5. a.    Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi Peserta PKH
  6. b.    Meningkatkan taraf pendidikan Peserta PKH
  7. c.    Meningkatkan status kesehatan dan gizi ibu hamil (bumil), ibu nifas, bawah lima tahun (balita) dan anak prasekolah anggota Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM)/Keluarga Sangat Miskin (KSM).
  8. 3.    Siapa penerima manfaat PKH? Hingga tahun 2011, basis bantuan PKH adalah rumah tangga. Mulai tahun 2012 dan selanjutnyaDi masa yang akan datang, basis bantuan PKH akan diarahkan pada “Keluarga”, bukan “Rumah Tangga”. Hal ini untuk mengakomodasi prinsip bahwa keluarga (yaitu orang tua-ayah, ibu-dan anak) adalah satu unit sangat relevan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Orang tua memiliki tanggung jawab terhadap pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan masa depan anak. Karena itu keluarga adalah unit yang relevan dalam upaya memutus rantai kemiskinan antar generasi.Beberapa keluarga dapat berkumpul dalam satu rumah tangga yang mencerminkan satu kesatuan pengeluaran konsumsi (yang dioperasionalkan dalam bentuk satu dapur).PKH diberikan kepada Keluarga Sangat Miskin (KSM). Data keluarga yang dapat menjadi peserta PKH didapatkan dari Basis Data Terpadu dan memenuhi sedikitnya satu kriteria kepesertaan program berikut, yaitu:
  9. 1.    Memiliki ibu hamil/nifas
  10. 2.    Memiliki anak balita atau anak pra sekolah
  11. 3.    Memiliki anak usia SD dan/atau SLTP dan/atau anak 15-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasarSeluruh keluarga di dalam suatu rumah tangga berhak menerima bantuan tunai apabila memenuhi kriteria kepesertaan program dan memenuhi kewajibannya.
  12. 4.    Dimana saja lokasi pelaksanaan PKH? Ketika awalnya dilaksanakan sebagai suatu kegiatan uji coba di tahun 2007, PKH dijalankan di 7 (tujuh) provinsi, 48 kabupaten/kota, dan melayani 387.928 RTSM (Rumah Tangga Sangat Miskin). Pada tahun 2011, pelaksanaan PKH telah dikembangkan di 25 provinsi, 118 kabupaten/kota, dan melayani 1,1juta RSTM.Pada tahap perluasan, PKH akan dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah penerima manfaat (beneficiaries), atau peserta PKH akan ditingkatkan secara bertahap hingga menjangkau seluruh keluarga dalam rumah tangga sangat miskin (RTSM), dengan menyesuaikan kemampuan negara. Hingga tahun 2014 peserta PKH ditargetkan sebesar 3 juta Keluarga Sangat Miskin.
  13. 5.    Bagaimana mekanisme pembayaran bantuan PKH? Bantuan dana tunai PKH diberikan kepada ibu atau perempuan dewasa (nenek, bibi atau kakak perempuan) dan selanjutnya disebut Pengurus Keluarga.Dana yang diberikan kepada pengurus keluarga perempuan ini telah terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan penerima bantuan.Pengecualian dari ketentuan diatas dapat dilakukan pada kondisi tertentu, misalnya bila tidak ada perempuan dewasa dalam keluarga maka dapat digantikan oleh kepala keluarga.Sebagai bukti kepesertaan PKH, KSM diberikan Kartu Peserta PKH.Uang bantuan dapat diambil oleh Pengurus Keluarga di Kantor Pos terdekat dengan membawa Kartu Peserta PKH dan tidak dapat diwakilkan.Sebagian peserta PKH menerima bantuan melalui rekening bank (BRI).
  14. 6.    Apa hak peserta PKH? Hak peserta PKH adalah:
  • Menerima bantuan uang tunai.
  • Menerima pelayanan kesehatan (ibu dan bayi) di Puskemas, Posyandu, Polindes, dan lain-lain sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Menerima pelayanan pendidikan bagi anak usia wajib belajar Pendidikan Dasar 9 tahun sesuai ketentuan yang berlaku.
  1. 7.    Apa kewajiban peserta PKH? Agar memperoleh bantuan tunai, peserta PKH diwajibkan memenuhi persyaratan dan komitmen untuk ikut berperan aktif dalam kegiatan pendidikan anak dan kesehatan keluarga, terutama ibu dan anak.
  2. 1.    Kesehatan KSM yang sudah ditetapkan menjadi peserta PKH dan memiliki kartu PKH diwajibkan memenuhi persyaratan kesehatan yang sudah ditetapkan dalam protokol pelayanan kesehatan sebagai berikut:
  3. 2.    Anak usia 0-6 tahun:
  4. a.    Anak usia 0-28 hari (neonatus) harus diperiksa kesehatannya sebanyak 3 kali.
  5. b.    Anak usia 0–11 bulan harus diimunisasi lengkap (BCG, DPT, Polio, Campak, Hepatitis B) dan ditimbang berat badannya secara rutin setiap bulan.
  6. c.    Anak usia 6-11 bulan harus mendapatkan Vitamin A minimal sebanyak 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu bulan Februari dan Agustus.
  7. d.    Anak usia 12–59 bulan perlu mendapatkan imunisasi tambahan dan ditimbang berat badannya secara rutin setiap bulan.
  8. e.    Anak usia 5-6 tahun ditimbang berat badannya secara rutin setiap bulan untuk dipantau tumbuh kembangnya dan atau mengikuti program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/Early Childhood Education) apabila di lokasi/posyandu terdekat terdapat fasilitas PAUD.
  9. 3.    Ibu hamil dan ibu nifas:
  10. a.    Selama kehamilan, ibu hamil harus melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan sebanyak 4 (empat) kali, yaitu sekali pada usia kehamilan sekali pada usia 0-3 bulan, sekali pada usia kehamilan 4-6 bulan, dua kali pada kehamilan 7-9 bulan, dan mendapatkan suplemen tablet Fe.
  11. b.    Ibu melahirkan harus ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan.
  12. c.    Ibu nifas harus melakukan pemeriksaan/diperiksa kesehatan dan mendapat pelayanan KB pasca persalinan setidaknya 3 (tiga) kali pada minggu I, IV dan VI.
  13. 8.    Pendidikan Peserta PKH diwajibkan memenuhi persyaratan berkaitan dengan pendidikandan mengikuti kehadiran di satuan pendidikan/rumah singgah minimal 85% dari hari sekolah dalam sebulan selama tahun ajaran berlangsung  dengan catatan sebagai berikut:
  14. 1.    Apabila dalam keluargaterdapat anak yang berusia 5-6 tahun yang sudah masuk sekolah dasar dan sejenisnya, maka yang bersangkutan dikenakan persyaratan pendidikan.
  15. 2.    Jika memiliki anak berusia 7-15 tahun. Anak Peserta PKH tersebut harus didaftarkan/terdaftar pada satuan pendidikan (SD/MI/SDLB/Salafiyah Ula/Paket A atau SMP/MTs/SMLB/Salafiyah Wustha/Paket B termasuk SMP/MTs terbuka).
  16. 3.    Jika memiliki anak usia 15-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar, maka Peserta PKH diwajibkan mendaftarkan anak tersebut ke satuan pendidikan yang menyelenggarakan program Wajib Belajar 9 tahun atau pendidikan kesetaraan.
  17. 4.    Apabila anak tersebut di atas masih buta aksara, maka diwajibkan untuk mengikuti pendidikan keaksaraan fungsional di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) terdekat.
  18. 5.    Apabila anak tersebut bekerja, atau disebut Pekerja Anak (PA) atau telah meninggalkan sekolah dalam waktu yang cukup lama, maka data anak tersebut akan didaftarkan dan disampaikan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Pendidikan di tingkat Kabupaten/Kota. 
  19. 6.    Apabila anak tersebut terpaksa di jalanan, atau disebut Anak Jalanan (AJ) dan telah meninggalkan sekolah dalam waktu yang cukup lama, maka data anak tersebut akan didaftarkan dan disampaikan kepada Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan di tingkat Kabupaten/Kota.Bila kedua persyaratan di atas, kesehatan dan pendidikan, dapat dilaksanakan secara konsisten oleh Peserta PKH, maka mereka akan memperoleh bantuan secara teratur.
  20. 9.    Bagaimana kalau peserta PKH tidak memenuhi kewajibannya? Semua peserta WAJIB menjalankan kewajiban. Apabila tidak memenuhi kewajiban, maka jumlah bantuan yang diterima akan dikurangi bahkan bantuan dapat dihentikan.
  21. 10.  Berapa besaran bantuan yang akan diperoleh peserta PKH? Besaran Bantuan Tunai Bersyarat untuk setiap keluarga Peserta PKH ditunjukkan oleh tabel berikut:

Besaran Bantuan PKH

Jenis Bantuan Nilai Bantuan/Tahun
  1. 1.    Bantuan tetap
Rp. 200.000
  1. 1.    Bantuan bagi KSMyang memiliki
  2. 1.    Ibu hamil/menyusui, atau
  3. 2.    Anak usia di bawah 5-7 tahun, atau
  4. 3.    Anak usia pra sekolah (APRAS)
Rp. 800.000
  1. 1.    Anak peserta pendidikan setara SD/MI
Rp. 400.000
  1. 1.    Anak peserta pendidikan setara SMP/MTs
Rp. 800.000
Bantuan minimum per keluarga Rp. 600.000
Bantuan maksimum per keluarga Rp. 2.200.000

 Catatan:

  • Bantuan terkait kesehatan berlaku bagi keluarga dengan anak di bawah umur 6 tahun dan/atau ibu hamil/nifas. Besar bantuan ini tidak dihitung berdasarkan jumlah anak.
  • Untuk usia 6 tahun, masuk ke dalam layanan Kesehatan APRAS.
  • Dengan adanya perbedaan komposisi anggota keluarga Peserta PKH, maka besar bantuan yang diterima setiap Peserta PKH akan bervariasi. Contoh variasi besar bantuan, baik per tahun maupun per triwulan, berdasarkan komposisi anggota keluarga dapat dilihat pada Tabel berikut:

 Variasi Komposisi Anggota Keluarga dan Jumlah Bantuan 

Contoh Komposisi Anggota Peserta PKH Jumlah bantuan maksimum per tahun (Rp) Jumlah bantuan maksimum per triwulan (Rp)
Contoh 1 1 anak atau lebih usia 0-6 tahun 1.000.000 250.000
Contoh 2 1 anak atau lebih usia 0-6 tahun dan ibu hamil 1.000.000 250.000
Contoh 3 Ibu hamil tanpa anak 1.000.000 250.000
Contoh 4 1 anak SMP dan 2 anak SD usia 6-15 tahun dan terdaftar di sekolah 1.800.000 450.000
Contoh 5 Anak usia 0-6 tahun dan 3 anak SD 2.200.000 550.000
Contoh 6 Anak usia 0-6 tahun dan 1 anak SD dan 1 anak SMP 2.200.000 550.000
Contoh 7 Anak usia 0-6 tahun, 2 anak SMP; atau 1 anak SMP dan lebih dari 4 anak SD; atau anak usia 0-6 tahun dan 2 anak SD dan 1 anak SMP; atau kombinasi lain yang melebihi batas maksimum bantuan 2.200.000 550.000

 Apabila Peserta PKH tidak memenuhi kewajiban atas syarat kepersertaan dalam tiga bulan, maka akan dilakukan pengurangan pembayaran bantuan tunai. Pemotongan langsung dikenakan terhadap total bantuan pada periode tersebut. Penggunaan bantuan tidak diatur dan ditentukan, tetapi diprioritaskan untuk mengakses layanan pendidikan dan kesehatan. Penggunaan bantuan tidak diperbolehkanuntuk konsumsi yang merugikan hak anak seperti rokok, minuman keras, judi dan lainnya. Mengingat bahwa besaran bantuan PKH telah berjalan selama hampir 5 tahun, maka pada tahun-tahun mendatang besaran bantuan ini akan dievaluasi dan disesuaikan dengan tingkat harga dan kemampuan keuangan negara.    

REINSTAL WIN 7 STARTER UNTUK TOSHIBA NB5XX

September 20th, 2013

Toshiba Netbook seri NB500, NB505 dan NB520 (juga berlaku pada type NB300,305, 200 dan lainnya) yang sudah terinstall windows7 StarterOriginal di paket pembelian awal, tidak menyertakan CD/DVD installer atau Restore dari Win 7 Starter.

1. Matikan netbook
2. Setelah netbook benar benar mati, pasang power adaptor ke netbook agar selama proses recovery battery tidak habis
3. Tekan tombol angka O (Nol) jangan dilepas
4. Hidupkan Netbook atau power On (tombol NOL tetap ditekan)
5. Setelah muncul disply booting/starup (netbook menyala) lepas kan tombol Nol tersebut
6. Netbook akan membaca partis Recovery dan akan muncul peringatan Netbook akan di Install dengan O/S Windows 7 Starter
7. Akan ada pilihan untuk mengembalikan pada kondisi default (fabrikasi default) atau hanya install O/S (anda pilih sesuai kebutuhan)
8. Recovery akan berjalan otomatis dan menginstall semua ke harddisk termasuk driver netbook toshiba anda
9. Ikuti semua langkah yang diminta oleh recovery
10. Done, Netbook anda kembali bisa dipakai

Selamat mencoba

GAMBARAN APLIKASI DAPODIK 2013

September 13th, 2013

Berikut artikel pengenalan aplikasi dapodik 2013 serta perbandingan dan perbedaan antara aplikasi dapodik 2012 dan aplikasi dapodik 2013 yang didapat dari berbagai sumber terutama dari rekan yang mengikuti TOT Pendataan Dikdas.

 

Aplikasi Pendataan Dikdas Dapodik 2013

•    Aplikasi “Pendataan Dikdas 2013” merupakan pengembangan/updating dari aplikasi sebelumnya.
•    Tujuan dari pengembangan adalah agar
–    Meningkatkan validitas data
–    Menjaga Relasi antar data
–    Memungkinkan komunikasi data dua arah (dari server pusat ke sekolah)
–    Memudahkan pengguna (multi sekolah)
–    Menambah varibel pendataan yang diperlukan
–    Melakukan pendataan longitudinal
–    Melanjutkan program pendataan satu pintu agar berkesinambungan

Apa saja fasilitas aplikasi pada dapodik 2013 dan apa perbedaannya dengan dapodik 2012?

  • PENGIRIMAN DATA : Pada versi 2012 pengiriman data dari aplikasi ke server menggunakan upload file secara konvensional, pada versi 2013 menggunakan sistem sinkronisasi (hanya mengirimkan data yang berubah). Perbedaannya adalah cara kirim Aplikasi Dapodik diganti dengan cara sinkronisasi data, kelebihannya adalah fungsi ini mengirimkan data per record (tidak dalam satu bundle file database sekaligus), proses sinkronisasi tidak memakan waktu yang lama, aman dan efisien. Sedangkan cara kirim data pada aplikasi versi 13.01 masih dilakukan dengan cara mengirimkan data keseluruhan (satu bundle file database sekaligus), dan memakan waktu yang lama untuk diproses di server.
  • ALIRAN DATA : Pada versi 2012 hanya satu arah (dari aplikasi desktop ke server), pada versi 2013 terjadi aliran data dua arah sehingga saat terjadinya perubahan data referensi di pusat bisa langsung merubah referensi data aplikasi desktop tanpa harus melakukan install ulang
  • PLATFORM : Aplikasi 2012 dikembangkan menggunakan platform Adobe Air, aplikasi 2013 dibangun menggunakan PHP berbasis web sehingga bisa dibuka melalui jaringan dengan menggunakan Web Browser. Jadi, aplikasi dapodik 2013 sudah berbasis web, dapat dibuka melalui browser.
  • DATABASE : Aplikasi 2012 menggunakan database melekat/embedded, pada versi 2013 menggunakan RDBMS (Relational Database Management System) dengan tingkat keamanan dan integritas yang lebih baik
  • MULTI SEKOLAH : Pada aplikasi 2012 untuk dapat melakukan input data beberapa sekolah harus menggunakan backup-restore, aplikasi 2013 mendukung multi sekolah dengan database tunggal. Jadi, kalau aplikasi 2012 hanya dapat digunakan oleh 1 sekolah dan 1 user (walaupun bisa untuk multiuser), pada dapodik 2013 tidak perlu backup database
  • DATA PREFILL : Pada versi 2012 data prefill hanya terbatas pada PTK dan tidak uptodate, versi 2013 menyertakan data prefill yang diambil dari data pengiriman aplikasi 2012. Jadi nantinya di aplikasi dapodik 2013 sudah berisi data yang kita kirim sebelumnya yaitu data pengiriman terakhir di semester dua tahun 2012/2013 yang diterima sebelum bulan Agustus 2013.
  • IMPORT EXCEL : Pada aplikasi 2012 fasilitas ini telah banyak membuat data menjadi bermasalah, aplikasi 2013 menghilangkan fasilitas import dari excel sebagai solusi penggantinya aplikasi 2013 bisa digunakan melalui jaringan lebih dari satu komputer
  • VALIDASI : Validasi aplikasi lebih ketat meliputi kelengkapan data dan kewajaran data
  • KURIKULUM : Aplikasi 2013 sudah ada fasilitas penerapan kurikulum KTSP dan Kurikulum 2013
  • SARANA PRASARANA : Perbedaan yang terlihat pada menu sarana & prasarana pertama dari letak menu dimana pada aplikasi versi 13.01 tersembunyi di menu rincian sekolah, sedangkan pada aplikasi ini letaknya berada di tampilan awal aplikasi bersamaan dengan tabulasi beranda, sekolah, peserta didik, ptk, dan rombongan belajar. Form sarana & prasarana ini kini menjadi satu, dimana sarana menjadi isi dari prasarana.
  • RELATIONSHIP DATA : Relationship antar data terkait lebih terjamin sehingga menghindari kemungkinan data yang terlepas dari data induknya
  • PROGRESS : Progress report didasarkan pada kualitas data bukan pada kuantitas data
  • ONLINE REPORTING : Aplikasi reporting dan manajemen menggunakan ‘satu pintu’ dengan tingkatan pengguna yang berbeda antara operator sekolah, operator kabupaten/kota dan propinsi

Bagaimana implementasi dan realisasi tentang aplikasi dapodik 2013?

  • Aplikasi baru telah didistribusikan mulai Agustus 2013 meski baru versi BETA/Trial khususnya OP Propinsi dan Kabupaten.
  • Kode registrasi lama direset ulang untuk mencegah masalah kode registrasi saat ini yang banyak digunakan di lebih dari satu sekolah
  • Sekolah hanya memiliki satu akun untuk mengakses aplikasi dan sekolah memiliki kode registrasi yang baru, yaitu hasil enkripsi dari kode registrasi sebelumnya.

Demikianlah sedikit gambaran tentang aplikasi dapodik 2013 yang sampai saat ini masih dalam tahap pengembangan dan kita harus sabar menunggu kehadirannya. Siap???

 

Semoga ada manfaatnya.

Terima kasih.

ACER GURARU AWARD 2013

August 30th, 2013

Saat ini, semakin banyak medium yang digunakan guru untuk berbagi dan mengembangkan diri;  tidak terbatas pada blog saja, namun juga media sosial lainnya seperti Twitter, Facebook, YouTube, dll. Berbagai komunitas dengan topik pendidikan juga berkembang pesat, baik di ranah online maupun offline. Salah satunya adalah situs www.guraru.org yang hadir sejak November 2011, di mana guru dan para pemerhati pendidikan bisa saling berbagi pengalaman dan berinteraksi di sana. Kini situs komunitas Guraru telah berkembang menjadi salah satu wadah interaksi para guru di internet dengan jumlah anggota lebih dari 2500 orang.

Guna lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan teknologi, terutama blog, dalam menyebarkan ilmu dan pengetahuan, Acer Indonesia melalui program Guru Era Baru (Guraru)mengadakan Acer Guraru Award.  Acer Guraru Award, yang sudah dimulai sejak tahun 2010, merupakan penghargaan tahunan kepada guru-guru terpilih yang dinilai telah memanfaatkan teknologi dengan efektif dan kreatif. Penghargaan ini diharapkan dapat terus mendorong para guru di Indonesia untuk terus menjadi bagian dari perkembangan teknologi informasi yang positif.

Tahun 2010, Acer Guraru Award menjaring sekitar 40-an blog guru yang dinominasikan oleh 270 orang. Jumlah ini meningkat sangat signifikan tahun 2011, yaitu 275 blog guru yang dinominasikan oleh 2566 orang. Pada tahun 2012, jumlah blog guru yang didaftarkan meningkat menjadi 359 blog.

Hingga kini, sudah terpilih tiga guru Indonesia yang mendapat penghargaan Acer Guraru Award; yaitu: Urip (guru Kimia MAN Pangkalan Bun), Agus Sampurno (guru SD Internasional Global Jaya, Jakarta) dan Dedi Dwitagama (kini guru di SMKN 50 Cipinang Muara). Penghargaan khusus juga diberikan kepada Sawali (guru di SMP 2 Pegandon, Kendal), Wijaya Kusumah (guru SMP Labschool, Jakarta), Amiroh Adnan (guru TIK SMKN 3 Jombang Jawa Timur) dan Yusrizal Panjaitan (SMKN 2 Tanjungbalai) atas konsistensinya berbagi mengenai pendidikan melalui blog dan media sosial.

Apresiasi lebih diberikan kepada guru yang tak hanya aktif menulis di blog, namun juga berjejaring dengan sesama guru dan pemerhati pendidikan lainnya melalui media sosial, situs www.guraru.org maupun kegiatanonline dan offline. Dengan semakin banyak guru yang aktif berbagi dan berjejaring secara positif, kami percaya hal tersebut akan meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.

Jika Anda seorang guru dan ingin ambil bagian dalam memajukan Indonesia; ini saatnya mulai menginspirasi murid, rekan sesama guru, serta orang-orang di sekitar Anda. Ikuti pemilihan Acer Guraru Award dengan menominasikan diri Anda. Jika Anda tidak berprofesi sebagai guru, Anda juga bisa berpartisipasi dengan cara menominasikan tokoh guru Indonesia yang menurut Anda layak mendapatkan Acer Guraru Award.

Mari mulai menginspirasi untuk jadikan Indonesia lebih baik. Media sosial adalah tempat yang tepat untuk memulainya.

JIKA BLOG INI LAYAK UNTUK IKUT KONTES ACER GURARU AWARD 2013 NOMINASIKAN DENGAN KLIK

NOMINASIKAN

 

TANAMAN PENGUSIR NYAMUK

August 25th, 2013

1. Zodia. Tanaman yang berasal dari Papua ini memiliki daun pipih panjang berwarna hijau kekuningan. Zat evodiamine dan rutaecarpine yang terkandung tanaman ini tidak disukai nyamuk. Aroma wangi ini akan tercium saat tertiup angin.
2. Lavender. Bunga tanaman ini berwarna ungu. Bunga lavender ini sudah dikenal dan umum dipakai dalam pembuatan lotion pengusir nyamuk. Cara menggunakan bunga ini agar kulit kita tidak digigit nyamuk adalah dengan menggosok-gosokan bunganya pada kulit kita.
3. Geranium. Geranium mengandung geraniol dan sitronelol yang menyebabkan nyamuk tidak mau mendekat. Cara memanfaatkan tanaman ini adalah dengan ditempatkan di tempat yang terkena tiupan angin, karena aroma geranium akan tercium bila daunnya saling bergesekan.
4. Serai. Tanaman yang termasuk bangsa rumput-rumputan ini tidak disukai nyamuk karena adanya zat geraniol dan sitronelal. Ekstrak serai juga telah dimanfaatkan dalam pembuatan lotion pengusir nyamuk dengan aromanya yang khas.
5. Rosemary. Daunnya berbentuk jarum dan memiliki bunga ungu kecil. Dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk dengan menggosok-gosokan daunnya ke kulit. Aroma yang dihasilkan mirip seperti aroma minyak kayu putih. Aroma ini dapat mengacaukan penciuman dan nyamuk.

DOWNLOAD KURIKULUM 2013

August 25th, 2013

Dalam rangka menindaklanjuti dan menjabarkan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pemerintah melalui Kemendikbud telah menerbitkan sejumlah peraturan baru yang berkaitan dengan kebijakan Kurikulum 2013, diantaranya tentang: (1) Standar Kompetensi Lulusan (SKL); (2) Standar Proses; (3)Standar Penilaian; (4) Struktur Kurikulum SD-MI, SMP-MTs, SMA-MA, dan SMK-MAK; dan (5) Buku Teks Pelajaran.

Peraturan-peraturan tersebut selengkapnya dapat diunduh melalui tautan berikut ini:

Standar Kompetensi Lulusan

Standar Proses

Standar Penilaian

Kompetensi Dasar  dan Struktur Kurikulum SD-MI

Kompetensi Dasar  dan Struktur Kurikulum SMP-MTs

Kompetensi Dasar dan Struktur Kurikulum SMA-MA

Kompetensi Dasar dan Struktur Kurikulum SMK-MAK

Buku Teks Pelajaran

Sumber: Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)

CARA AKTIVASI LOGIN PTK

August 24th, 2013

Server PADAMU NEGERI pindah Alamat ke http://118.98.222.83/

CARA AKTIVASI LOGIN PTK

Melalui dari tahapan Aktivasi Akun Sekolah sampai Login Sekolah selesai ,peran Operator Sekolah begitu penting karena untuk ke tahap Aktivasi Akun PTK Operator sekolah terus berusaha melengkapi data dari isian Formulir A01 yg diserahkan PTK sehingga dapat mencetakkan SURAT TANDA BUKTI VERVAL NUPTK LV.1,dalam surat tanda bukti inilah memuat User ID dan KODE AKTIVASI yg bisa di lakukan oleh PTK secara mandiri atau dibantu operator
1.Melengkapi Formulir isian EDS PTK secara online
2.Melengkapi Data Rinci NUPTK secara online
3.Mencetak Lembar Pengajuan VerVal NUPTK Level 2
4.Menerima Cetak Tanda Bukti VerVal NUPTK Level 2 (Final) dari Admin Sekolah dan nantinya disetujui Admin Dinas

Caranya seperti di bawah ini :
CARA AKTIVASI AKUN PTK
Contoh SURAT TANDA BUKTI VERVAL NUPTK LV.1 yg di Cetak oleh Operator Sekolah yang memuat :
User ID dan KODE AKTIVASI PTK untuk Aktivasi Akun PTK

 
KLIK ini —->  Aktivasi Akun PTK
1. Isi User ID dan KODE AKTIVASI PTK,kemudian KLIK LANJUT

2. Isi Passwod dan Email PTK pribadi untuk bisa Online Secara mandiri, kemudian KLIK LANJUT
Ingat!! Passwod inilah untuk masuk LOGIN PTK

3.Tampil data PTK Pribadi , benar salahnya bisa anda perbaiki kembali,sebelum kemudian
KLIK SIMPAN

Ke Tahap Login PTK

CARA LOGIN PTK
KLIK ini —->Login PTK
1. Untuk LOGIN di sini bisa Memakai  Nomor NUPTK PTK

1. TAHAP MENGISI DATA ANGKET EDS

 

Tahapan ini PTK( Guru ) harus menjawab 56 Nomor Soal EDS dari 8 Standar Pendidikan nasional dan     Jabatan sebagai KEPALA SEKOLAH harus Menjawab 42 Nomor Soal EDS

Contoh Soal EDS untuk jabatan sebagai KEPALA SEKOLAH
INGAT!! Untuk menjawab Soal ini harus Kepala Sekolah dan di dampingi OPERATOR SEKOLAH

INGAT!! Untuk menjawab Soal ini harus Kepala Sekolah dan di dampingi OPERATOR SEKOLAH

Contoh Soal EDS untuk PTK ( Guru )
INGAT!! Untuk menjawab Soal ini harus GURU dan di dampingi OPERATOR SEKOLAH

Isian EDS untuk Staf dan Penjaga Sekolah tidak ad

TAHAP MENGISI DATA RINCI ANDA

Dalam Tahapan Mengisi Data Rinci ini persis seperti DATA di DAPODIK

Banyak data/Dokumen yg perlu dipersiapkan PTK:
1.Kartu Keluarga
2.SK Mutasi,SK Penugasan /Awal bekerja di Sekolah induk (sebagai pegawai)
3.SK PNS (sebagai PNS)
4.SK PTT/GURU BANTU bila di akui masa kerjanya atau SK CPNS ( Sebagai Pendidik/Guru )
5.Slip/Daftar Gaji Pokok terakhir
6.Sertifikat Pendidik
7.Riwayat mengajar disekolah Induk dan Non Induk(Juni 2012 s/d Januari 2013)sesuai petunjuk
8.Ijasah SD
9.Ijasah Terakhir ( bisa SMA, D2 atau S1/S2 )
10.Sedang bersekolah/kuliah( bisa D2 atau S1/S2 )

Sebagai Pegawai ( di Sekolah Induk ): 
Boleh diisi SK Mutasi atau SK PNS (Kalau tidak ada SK Tugas/Penempatan)

Sebagai PNS : Isi sesuai SK PNS

Sebagai Pendidik/Guru : 
Boleh diisi SK Guru Bantu,SK CPNS.
Bagi Non PNS isilah SK Pengangkatan(masa kerja disekolah sebelumnya boleh dihitung)SK honor yang dihargai

Contoh Data Rinci untuk di isi PTK

Isian ini cuma bisa di isi apabila anak anda sudah/masih bersekolah

Tambahan Isian di Data Rinci PTK yang punya jabatan sebagai Kepala Sekolah dan Bendahara

Cara isi riwayat mengajar di SD ( Wali Kelas 24 jam )

Misal Untuk Wali kelas 6 KLIK tingkat kelas 6 Semester 1 tahun 2012 jumlah Jam 24 per minggu KLIK TAMBAH isi lagi tingkat kelas 6 Semester 2 tahun 2013 jumlah jam 24 per minggu,Kemudian KLIK SIMPAN LANJUT
Riwayat mengajar disekolah INDUK Sesuaikan dengan isian Dapodik

Riwayat mengajar disekolah NON INDUK(kalau anda mengajar disekolah lain isi juga ini/sesuai isian Dapodik)
Klik Provinsi dan Kabupaten

Cara mencari Sekolah Non Induk (KLIK Cari Sekolah….)isilah dgn NO NPSN bukan Nama Sekolahnya

Cara isi Riwayat mengajar di SMP (Bahasa Inggris KTSP 4 jam)
Misal kls 7 ada 7a,7b,7c,7d  PTK mengajar ada di kls 7a,7c,          dari 2  rombel jumlah   8 jam
Misal kls 8 ada 8a,8b,8c,8d  PTK tdk ada mengajar                                  rombel jumlah   0 jam
Misal kls 9 ada 9a,9b,9c,9d  PTK mengajar ada di kls 9a,9b,9c,9d dari 4  rombel jumlah 16 jam
Dari jumlah itu PTK mengajar 24 jam per minggu
SEMESTER 1
KLIK tingkat kelas 7 Semester 1 tahun 2012 jumlah   8 jam/minggu KLIK TAMBAH
KLIK tingkat kelas 8 Semester 1 tahun 2012 jumlah      jam/minggu KLIK TAMBAH
KLIK tingkat kelas 9 Semester 1 tahun 2012 jumlah 16 jam/minggu KLIK TAMBAH
SEMESTER 2
KLIK tingkat kelas 7 Semester 2 tahun 2013 jumlah   8 jam/minggu KLIK TAMBAH
KLIK tingkat kelas 8 Semester 2 tahun 2013 jumlah      jam/minggu KLIK TAMBAH
KLIK tingkat kelas 9 Semester 2 tahun 2013 jumlah 16 jam/minggu KLIK TAMBAH
Kemudian KLIK SIMPAN LANJUT, Lihat hasilnya gambar di bawah

3. TAHAP VERIFIKASI DATA ANDA ( CETAK AJUAN )

Angket EDS dan Data Rinci sudah anda isi maka siap2 CETAK AJUAN

Lihat gambar di atas Cek ulang kembali apakah data tersebut sudah benar, baru anda mencentang kotak sebelah kiri yang artinya anda sudah setuju.Kemudian Klik tanda Setuju & Cetak Ajuan.
Setelah anda Klik tanda tersebut maka akan keluar S03a (SURAT PENGAJUAN VERVAL Lv.2 – NUPTK) dalam format PDF. Apabila anda tidak terhubung ke mesin cetak (printer) maka simpan formulir tsb dan sewaktu-waktu dapat anda cetak. Setelah anda cetak S03a maka segera tanda tangani dan serahkan kepada Operator / Admin sekolah dan sertakan pula berkas yang diminta dalam S03a tersebut, contohnya yg tertulis dibawah ini, agar di cek ulang kebenarannya data tersebut oleh admin. Dan anda tinggal menunggu Surat Pakta Integritas PTK nya.
Dibawah ini contoh Surat S03a.

Bagi OPR/Admin sekolah yang sudah menerima Surat Pengajuan Verval Lv.2 PTK(S03a) serta meneliti berkas yang diajukan PTK, Segera LOGIN SEKOLAH dan buka Verifikasi & Validasi. Kemudian Klik Entri Pemeriksaan Berkas PTK tsb. Gambar dibawah ini.

Setelah OPR/Admin menekan tombol Entri Pemeriksaan Berkas maka terbuka Verifikasi Level 2 Pendidik & Tenaga Kependidikan ( Pilih PTK ), seperti gambar dibawah ini. Dan PTK yang keluar adalah PTK yang sudah keluar/cetak print surat S03a.

BLOG GURU INDONESIA

MENJADI GURU BERMUTU DAN PROFESIONAL