DUNIA PENDIDIKAN

MENJADIKAN PENDIDIKAN BERMUTU DAN BERKWALITAS

SENI RUPA MURNI DAN TERAPAN NUSANTARA

February 1st, 2015

Provinsi Sumatera Utara (SUMUT)

a. Seni Murni

  • Tari Piring
  • Tari Payung
  • Tari Tor Tor
  • Tari Serampang Dua Belas
    (Seni Murni: Tari Serampang Dua Belas)

b. Seni Terapan

  • Rumah Balai Batak Toba (berfungsi sebagai tempat tinggal/rumah adat)
  • Piso Surit (berfungsi sebagai senjata)
  • Piso Gaja Dompak (berfungsi sebagai senjata)
  • Lumpang
    (Seni Terapan: Lumpang)

 

 

3. Provinsi Sumatera Barat (SUMBAR)

a. Seni Murni

  • Tari Piring
  • Tari Payung

b. Seni Terapan

  • Rumah gadang (berfungsi sebagai tempat tinggal/rumah adat)
  • Karih (berfungsi sebagai senjata)
  • Ruduih (berfungsi sebagai senjata)
  • Piarit (berfungsi sebagai senjata)
  • Kain tenun
    (Seni Terapan: Kain Tenun)
  • Provinsi Kepulauan Riau

    a. Seni Murni

    • Tari Tambak
    • Tari Joget Lambak

    b. Seni Terapan

    • Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar (berfungsi sebagai tempat tinggal/rumah adat)
    • Pedang Jenawi (berfungsi sebagai senjata)
    • Badik Tumbuk Lado (berfungsi sebagai senjata)
      (Seni Terapan: Senjata Badik Tumbuk Lado)

  PROVINSI  PAPUA  BARAT

  1. Seni Murni  :

Tari Suanggi

Tari Peran

Tari Selamat Datang

Hiasan rumah adat Honai

(Seni murni : hiasan rumah adat Honai)

  1. Seni Terapan  :

Rumah Honai (berfungsi sebagai tempat tinggal/rumah adat)

(Seni terapan : Rumah Hanoi)

Pisau Belati (berfungsi sebagai senjata)

 

Panah dan Busur Irian (berfungsi sebagai senjata)

  1. PROVINSI  PAPUA
  2. Seni Murni  :

Tari Suanggi

Tari Perang

Tari Selamat Datang

Gelang anyaman Papua

(Seni murni : gelang anyaman Papua)

Terbuat dari serat kayu-kayuan.

Hiasan rumah adat Honai

  1. Seni Terapan  :

Rumah Honaii (berfungsi sebagai tempat tinggal/rumah adat)

Pisau Belati (berfungsi sebagai senjata)

(Seni pakai : Pisau Belati)

 

MATERI SENI BUDAYA KELAS VIII 2014/1015

January 24th, 2015

Pelajaran 1 Semester Gazal

APRESIASI TERHADAP SENI RUPA TERAPAN NUSANTARA

 

  1. Seni Rupa Terapan Nusantara

 

Apresiasi merupakan kemampuan mengenal atau memahami suatu nilai estetika yang mengandung daya pesona, kaghum, masyur, dan agung.

Dalam bahasa sederhana, apresiasi merupakan cara seseorang menilai hasil karya orang lain sengan melihatnya dari sudut pandang keindahan. Dalam apresiasi seni ada beberapa pendekatan yang dapat dipilih :

  • Pendekatan Deskriptif : pendekatan dilakukan dengan mengamati dan memaparkan karya seni apa adanya. Misalnya, mengenai objek gambar, penggubnaan warna, komposisi warna, tema, judul, orang yang membuatnya, tahun pembuatan, media yang digunakan, ukuran karya, dan waktu yang diperlukan untuk membuat karya seni tersebut.
  • Pendekatan Analitik : pendekatan yang dilakukan dengan mengamati karya seni berdasarkan kaidah kaidah estetika yang baku, Misalnya, melalui aspek tematik, teknik pengerjaan, penerapan asas kesenirupaan, serta makna atau arti yang tersirat didalamnya.
  • Pendekatan Penilaian : pendekatan yang dilakukan melalui proses pengukuran, baik objektif maupun subjektif.
  • Interdisiplin : pendekatan dilakukan untuk menilai suatu karya seni dilihat dari berbagai disiplin keilmuan seperti antropologi, psikologi, kebudayaan, filsafat, ekonomi, dan linguistic (kebahasaan)

 

  • Tahapan Apresiasi Seni

Beberapa tahapan apresiasi seni, antara lain :

  1. Kegiatan mengamati, dalam mengamati terdapat beberapa proses, yaitu
  • Fisis, aktivitas dilakukan oleh mata untuk mengamati dan menerima rangsangan dari objek karya seni yang dilihatnya.
  • Fisiologi, suatu proses dalam menyalurkan rangsangan yang diterima oleh indra melalui syaraf sampai otak.
  • Psikologis, aktivitas jiwa dan indra rasa untuk memahami objek fisik secararealkita dari apa yang diamati sehingga si pengamat dapat memberikan tanggapan dan pwenggambaran terhadap objek pada` saat mengamati karya seni.
  1. Kegiatan menghayati : sipenghayat akan turut terlibat langsung secara aktif dan selektif terhadap karya yang dihayati. Namun kalanya sipenghayat menerima sepenuhnya seluruh objek yang sedang diamatinya secara sadar dan tanpa kritikan. Menurut thedor Lipps pengalaman estetis seperti ini disebut sikap
  2. Kegiatan mengevaluasi : melalukan penilaian terhadap karya seni sesuai dengan pedoman, kaidah, norma, dan etika yang berlaku. Dengan demikian, seorang atau kritikusdapat nmemilah mana karyaseni yang dianggap baik dan mana karya seni yang dianggap kurang baik.Ia juga dapat menunjukan dan mencarikan jalan pemecahannya demi penyempurnaan dalam penciptaan karya seni berikutnya.

 

 

  1. Berapresiasi : seorang apresiator telah bergerak di mana hati dan perasaannya hanyut bersama- sama dengan nilai keindahan yang mempesona. Ia seperti berada dalam karya tersebut. Ia dapat merasakan sendiri apa yang dirasakan oleh si pembuatnya. Menurut Herbert Read dalam bukunya The mearning or art mengatakan bahwa sikap tersebut berarti seorang apresiator telah mencapai rasa simpathy

 

  • Peranan Apresiasi Seni bagi Siswa dan Masyarakat.

 

Peranan apresiasi seni bagi siswa sekolah dan masyarakat pada umumnya, adalah sebagai berikut :

  • Membangkitkan peran serta siswa secara aktif agar dapat berkomunikasi dan menikmati keindahan karya seni yang mengandung daya pesona sehingga pada akhirnya siswa akan memiliki rasa simpati dan empati, kepuasan estestis, rasa senang, bangga,serta rasa nikmat akan suatu karya seni.
  • Memperluas wawasan seni budaya, baik pengenalan melalui aspek sejarah, teknik, sifat, bahan, gaya, dan watak teori keindahan seni, maupun ide dan gagasan serta prinsip seni.
  • Meningkatkan penghargaan terhadap seni budaya negeri sendiri yang beraneka ragam, baik seni tradisional, modern, maupun kontemporer
  • Mencintaidan menghargai sepenuhnya terhadap karya sendiri dan orang lain.
  • Termotivasi untuk menciptakan karyaseni yang bermutu tinggi.

 

  • Pentingnya kegiatan apresiasi seni.

 

Usaha untuk meningkatkan kesadaran betapa pentingnya apresiasi seni di kalangan pelajar, mahasiswa, dan umum, dapat dotempuh dengan usaha sebagai berikut :

  • Memperkaya pengetahuan dan wawasan seni budaya terhadap pelajar dan masyarakat melalui pendidikan seni atau kursus seni di bengkel seni, sanggar` seni, studio music, dan padepokan seni.
  • Mendorong kreativitas penciptaan seni modern dan kontemporer yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuihan zaman serta cita rasa estetika masysrakat.
  • Mengadakan kunjungan ke objek wisata budaya, museum, galeri, tempat bersejarah (monument), candi, dan cagar budaya lainnya.
  • Memperkenalkan nama nama seniman besar dan ternama, professional dan maestro baik seniman lokal maupun mancabegara beserta karyanya supaya pelajar dan masyarakat dapat tergugah hatinya untuk mengikuti mereka.
  • Mengajak, membuka peluang bagi para pelajar, mahasiswa dan masyarakat untuk dapat menyaksikan pentas seni, festival, pameran, diskusi maupun sarasehan seni.
  • Melestarikan sekaligus menghidupkan seni tradisional melalui pembinaan dan pemanfaatan serta penilaian nilai seni tradisional kepada para pelajar dan mahasiswa serta masyarakat, sehingga nilai estetik seni trasdisional yang telah mapan dan telah mencapai prestasi puncak dengan ciri yang khas dan spesifik dapat dibaggakan oleh pelajar dan masyarakat.

 

 

  1. Karya Seni Rupa Terapan Nusantara

 

  • Bentuk dan Corak Karya Seni rupa Terapan Nusantara

Istilah bentuk dalam bahasa Indonesia dapat berupa bangun (shape) ialah bentuk benda yang polos seperti terlihat oleh mata, misalnya bulat, persegi, segitiga, ornamental atau tidak beraturan, atau bentuk plastis (form) ialah bentuk benda sebagaimana terlihat dan terasakarena adanya unsure nilai (value) gelap terang sehingga benda terlihat jelas dan terasa lebih hidup.

Bentuk atau corak dibedakan atas bentu figurative (sesuai dengan aslinya) dan bentuk nonfigurative (tidak nyata). Bentuk bentuk tersebut dapat dibedakan menjadi :

  1. Bentuk abstrak : bentuk yang bukan hasil tiruan atau pengolahan dari bentuk alam (nature) atau bentuk tidak sesuai dengan aslinya (tidak nyata). Bentuk abstrak terbagi atas tiga, yaitu :
  • Bentuk abstrak murni : kursi, meja, sepatu dan rumah
  • Bentuk abstrak simbolis : huruf, tanda baca, rambu-rambu lalu lintas dan lambing-lambang.
  • Bentuk abstrak filosofis : huruf China.
  1. Bentuk Geometris : bentuk yang memiliki keteraturan, baik ukuran maupun bentuknya. Contohnya bentuk geometris adalah segitiga sama sisi, segi empat, segilima, segi enam, dan lingkaran.
  2. Bentuk Stilasi : bentuk dengan berbagai penggayaan/digayakan. Misalnya. Motif hias geometris, flora, fauna, dan manusia.
  3. Bentuk Deformasi : bentuk yang mengalami penyederhanaan.
  4. Bentuk Visual Realistis : juga disebut bentuk naturalisyis, yaitu bentuk yang sesaui aslinya.

 

  • Teknik Berkarya Seni rupa Terapan Nusantara :

Beberapa contoh teknik berkarya seni kriya dibeberapa daerah nusantara media yang digunakan sebagai berikut :

  1. Batik

Teknik                     : tulis, cap, dan cetak (printing)

Alat dan bahan       : canting, cap, sablon, mesin cetak, lilin cair.

Daerah penghasil    : Cirebon, Pekalongan, Yogyakarta, Solo, Madura,

Jambi, dan papua

  1. Anyaman

Teknik                     : teknik tumpang tindih antara jalur horizontal (pakan)                                     dan jalur vertical (lungsin).

Alat dan bahan       : bambu, rotan, mending, dan enceng gondok.

Daerah penghasil    : Tasikmalaya, Bali, Lombok, Kalimantan, Sulawesi

Utara, dan Sumatera     Selatan.

  1. Tenun

Teknik                     : Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM)

Alat dan bahan       : tustel

Daerah penghasil    : Batak (kain ulos), Lampung (kain tapis), Jepara,

Sumatera, Bali, Kalimantan, dan Sumbawa (kain

songket).

 

 

  1. Bordir

Teknik                     : teknik sulam

Alat dan bahan       : mesin border

Daerah penghasil    : Tasikmalaya (taplak, kerudung, dan mukena)

  1. Kulit

Teknik                     : teknik bentuk dan temple.

Alat dan bahan       : kulit hewan (sapi, kambing, kerbau, ular, dan buaya)

Daerah penghasil    : Garut, Yogyakrta< dan Bali.

  1. Ukiran

Teknik                     : mengukir dan memahat

Alat dan bahan       : Pahat, pisau, raut, gergaji, batu, kayu, dan tulang.

Daerah penghasil    : Jawa Tengah, Papua, dan Bali.

  1. Keramik

Teknik                     : cetak tekan, lempeng, pilin, dan pijat.

Alat dan bahan       : tanah liat, butsir, pisau, dan alat putar.

Daerah penghasil    : Plered, Cirebon, Kasongan, Yohyakrta, dan Malang.

  1. Lukis

Teknik                     : sapuan kuas

Alat dan bahan       : kuas, pisau, palet, beludru, kaca, dan pewarna (cat).

Daerah penghasil    : Jawa Barat, Jawa Tengah, dan bali.

 

 

Pelajaran 2

EKSPRESI DIRI MELALUI KRIYA TEKSTIL

DAN GAMBAR ILUSTRASI

 

 

  1. Pengertian seni kriya

 

Secara umum seni rupa dibagi menjadi dua, yaitu seni murni (fine art/pure art) menekankan pada bentuk ekspresi, dan seni terapan (applied art/useful art) mengedepankan aspek ekonomis dan aplikasi atau nilai guna bagi kehidupan manusia.. Seni murni dibagi menjadi seni lukis dan seni patung. Aadapun seni terapn dibagi menjadi seni desain, seni arsitektur, seni dekorasi, seni ilustrasi, dan seni kriya.

Seni kriya atau kerajinan cenderung bersifat praktis fungsional. Seni kerajinan sangat beraneka ragam bentuk, motif teknik, dan medianya. Beberapa contoh seni kriya adalah kerajinan anyaman, keramik, batik, ukiran, topeng, wayang, tenun, dan logam aplikasi.

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk menciptakan karya yang layak dan bermutu, yaitu syarat kegunaan dan syarat keindahan.

 

  • Syarat Kegunaan

Proses penciptaan karya seni kriya harus mempertimbangkan beberapa faktor, diantaranya faktor :

  1. Kenyamanan : Setiap benda kriya yang dibuat sebaiknya memberi kenyamanan bagi pemakainya, misalnya sebuah cangkir, pembuatnya harus memperhitungkan bentuk yang sesuai dengan mulut dan tangan pemakainya.
  2. Keluwesan : Keluwesan benda terapan terdapat pada hubungan yang serasi antara bentuk benda dengan nilai gunanya. Contoh nilai keluwesan dalam hasil seni kriya misalnya dapat dilihat dari sepatu.Pembuat sepatu harus mempertimbangkan si pengguna sepatu. Bentuk sepatu yang dibuat disesuaikan dengan kebutuhan si penggunanya. Misalnya, sepatu olah raga digunakan untuk olah raga, sedangkan sepatu pesta digunakan untuk berpesta.
  3. Keamanan : Keamanan penggunaan sebuah benda dipertimbangkan dengan matang agar tidak mencelakakan pemakainnya. Contohnya, ketajaman sebuah pisau harus diimbangi pertimbangan keselamatan kerja pengguna pisau tersebut.

 

  • Syarat Keindahan atau Estetika

Dalam mendesain benda-benda hasiln seni terapan, harus memerhatikan aspek-aspek sebagai berikut, yaitu :

  1. Aspek bahan : sifat dasar bahan akan sangat berpengaruh pada penentuan teknik dan bentuk karya seni terapan yang diinginkan.
  2. Aspek teknik : aspek teknik harus disesuaikan dengan karakteristik bahan dan ketrampilan yang dimiliki seorang pengrajin. Teknik dalam pembuatan seni terapan disesuaikan dengan bahan dan alat yang digunakan adalah : menuang, menenun, menempa, menganyam, dan membentuk.
  3. Aspek kriya: Salah satu peran seniman karya seni kriya adalah lahirnya bentuk-bentuk ungkapan baru sebagai wujud kreativitas berkesenian yang tak pernah surut.
  4. Aspek alat : faktor alat sangat mendukung dalam pembuatan karya seni terapan.
  5. Aspek fungsi : fungsi yang paling umum dalam seni kriya adalah fungsi pakai. Fungsi lain yang tidak kalah pentingnya untuk kerajinan jenis tertentu adalah fungsi dekorasi atau hias.

 

  1. Ragam Seni Kriya nusantara

 

Di Indonesia, seni kriya tekstil sangat beragam bentuknya, terutama di pulau Jawa.. Dua ragam seni kriya yang popular di Indonesia adalah :

 

 

  • Batik

Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia (Jawa) yang sampai saat ini masih ada. Pembuatan batik dilakukan dengan cara :

  1. Tulis : menggunakan alat canting, lilin cair dan warna
  2. Cap: menggunakan alat berupa cap dan lilin cair warna.
  3. Cetak (printing) :menggunakan mesin cetak yang memiliki motif batik

 

  • Tenun

Kegiatan menenun merupakan proses menjalin dua set benang dengan menggunakan alat tenun. Motif yang terdapat pada kain tenun ada yang berupa flora, fauna, rupa geometri, dan abstrak. Benang untuk menenun ada yang disebut lungsin (benang bujur) karenan benang ini diletakan membujur pada alat tenun, dan pakan (benang pengisi) yang berfdungsi untuk melengkapi benang bujur untuk membentuk motif pada kain tenun yang dihasilkan.

 

  1. Membuat Karya seni Kriya Tekstil
  • Merancang batik

Motif batik nusantara antara lain :

  1. Motif flora
  2. Motif fauna
  3. Motif geometris’
  4. Motif abstrak, sesuai keinginanmu
  • Membuat batik

Peralatan batik yang perlu disiapkan adalah :

  1. Kain mori (kain katun khusus untuk membuat batik)
  2. Pensil untuk membuatdesain batik yang disebut molani.
  3. Canting (terbuat dari bambu dan berkepala tembaga serta bercerat atau bermulut yang berfungsi sepeeti pulpen
  4. Gawangan (untuk menyampirkan kain)
  5. Pewarna (naptol)
  6. Lilin cair (malam)
  7. Panci atau wajan kecil
  8. Kompor kecil untuk memanaskan lilin

 

Langkah langkah dalam membuat batik :

  1. Membuat desain diatas kain mori dengan pensil.
  2. Gunakan canting yang telah berisi lilin cair untuk melapisi motif yang diinginkan. Tujuannya adalah supaya saat pencelupan bahan ke dalam larutan pewarna, bagian yang diberi lapisan lilin tidak terkena. Setelah lilin cukup kering, celupkan kain kedalam larutan perwarna.
  3. Rebus kain yang telah berubah wartna dalam air panas. Tujuannya untuk menghilangkan lapisan lilin sehingga motif yang telah digambar sebelumnya terlihat jelas. Pencelupan ini tidak akan membuat motif yang telah kamu gambar terkena warna karena bagian atas kain tersebut masih diselimuti lapisan tipis (lilin tidak sepenuhnya luntur)

 

  1. Ayo Menggambar

 

  • Jenis-jenis Gambar
  1. Gambar bentuk adalah gambar dengan meniru objek gambar nyata (realistis) yang ada dialamatau benda buatan
  2. Gambar ekspresif adalah gambar yang dibuat secara bebas berdasar imajinasi, persepsi, dan penafsiran penggambaran pada objek.
  3. Gambar dekoratif adalah : gambar yang berpedoman pada pola pola atau motif tertentu.

 

 

  1. Gambar konstruktif adalah : gambar yang dibuat dengan mengikuti aturan-aturan tertentu secara objektif. Aturan tersebut antara lain ukuran, skala, volume, bayangan, dan komposisi. Gambar yang terukur secara matematis (gambar teknik) dan ada yang terukur secara logika (perspektif dengan titik ukur terjauh diluar bidang gambar dan disebut gambar ilusi).
  2. Gambar ilustrasi : gambar yang menceritakan atau memberi penjelasan pada cerita atau naskah tertulis/sesuatu

 

  • Menggambar ilustrasi

 

Kata ilustrasi dari bahasa Inggris illustration, yang artinya gambar, foto atau lukisan. Dalam perkembangannya tidak hanya berbentuk gambar tetapi bisa berbentuk bunyi, kata-kata, dan music. Sebagai contoh, ilustrasi mjusik atau bunyi banyak ditemukan dalam penyajian pertunjukan film, drama, atau pementasan.

 

  1. Jenis-jenis Gambar Ilustrasi
  • Gambar Ilustrasi Naturalis : gambar yang memiliki bentuk dan warna yang sama dengan kenyataan (realis) yang ada di alam tanpa adanya pengurangan atau penambahan.
  • Gambar ilustrasi Dekoratif : gambar yang berfungsi untuk menghiasi sesuatu bentuk yang disederhanakan atau dilebih-lebihkan.
  • Gambar kartun : gambar yang memiliki bentuk-bentuk yang lucu atau memiliki ciri khas tertentu.
  • Gambar karikatur : gambar sindiran atau kritikan yang dalam penggambarannya telah mengalami penyimpangan proporsi bentuk. Pembuat karikatur ternama adalah : Didin S. Basuni (Mang Ohle), T. Sutanto, dan G.M Sidharta (Oom Pasikom)
  • Cerita Bergambar (cergam) sejenis komik atau gambar diberi teks. Tokoh cergam klasik Indonesia : Taguan Harjo, R.A Kosasih, Ardisoma, Ganes Th, Yan Mintaraga,Teguh Santosa, Dwi Koendoro, dan San Wilantara.
  • Ilustrasi Buku pelajaran : berfungsi untuk menerangkan teks atau suatu keterangan peristiwa baik ilmiah maupun gambar bagian.
  • Gambar Ilustrasi Khayalan : gambar hasil pengolahan daya cipta secara imajinatif (khayalan). Banyak ditemukan pada ilustrasi cerita, novel, roman, dan komik,

 

  1. Teknik Menggambar Ilustrasi

Menggambar Ilustrasi bertujuan untuk menjelaskan kepada orang lain tentang sesuatu. Supaya pesan gambar tersampaikan dengan baik maka diperlukan teknik menggambar dengan yang benar. Dalam ilustrasi ada beberapa objek yang harus dipelajari, yaitu :

  • Menggambar tokoh manusia : perlu mengetahui dan menguasai proporsi dan anatomi tubuh. Proporsi adalah perbandingan bagian perbagian atau bagian dengan keseluruhan. Anatomi adalah kedudukan struktur tulang dan otot-otot yang menentukan besar kecil dan cekung cembung (menonjol-tidaknya)tubuh manusia sehingga menentukan bentuk keseluruhan.
  • Menggambar Tumbuh-tumbuhan : banyak kamu temukan bermacam tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitarmu, bentuk pohon mempunyai ciri khas bentuk daun, batang sendiri sendiri.
  • Gambar Tokoh Binatang : hampir sama seperti gambar manusia, yaitu memperhatikan proporsi dan anatominya. Ada 3 kelompok binatang :
    1. Binatang darat : sapi, kerbau, kucing, macan dan sebagainya.
    2. Binatang udara : burung, kupu-kupu, capung dan sebagainya.
    3. Binatang air : ikan, buaya, anjing laut dan sebagainya
  • Benda (stil llife) : kamu dapat memperhatikan benda-benda di sekitarmu


 

Pe;ajaran 1 Semester genap

 

RAGAM SENI RUPA TERAPAN NUSANTARA

 

  1. Mengapresiasi Seni Rupa Terapan

Secara umum, seni rupa terapan dibagi menjadi dua, yaitu :

 

  • Seni Kriya (Kerajinan)
  1. Fungsi seni kriya : memiliki beberapa fungsi, antara lain :
  • Mainan : hasil karya seni kriya ini biasannya untuk mainan dibuat dengan sederhana dan harganya relative murah. Contohnya boneka, mobil-mobilan, pistol-pistolan, dan lain-lainya.
  • Dekorasi : hasil karya seni kriya ini lebih mementingkan unsur keindahan dari unsur fungsinya. Contohnya hasil karya wayang, payung hias, guci.
  • Benda pakai : hasil karya seni kriya ini yang berfungsi sebagai sebagai benda pakai lebih mementingkan unsur fungsi dari unsure keindahan. Contohnya tas, piring, gelaas, kipas dan lain-lainnya.
  1. Jenis-jenis Seni kriya : dalam membuat karya seni kriya, seorang pengrajin seni dituntut untuk memperhatikan tiga hal, yaitu : bentuk,fungsi,dan bahan, Seorang pengrajin harus bisa memadukan tiga hal tersebut, sehingga daya kreativitasnya mampu hasil produksi yang dapat di terima dan sesuaidengan perkembangan zaman (up to date).
  • Krya anyaman : teknik berkarya dengan cara mengatur, bahan-bahan dasarnya dalam bentuk tindih-menindih, silang-menyilang dan lipat-melipat. Prinsip ini memanfaatkan jalur horizontal (pakan), jalur vertical (lungsin) dan miring (diagonal) dan melingkar, yang disusun dengan pola tertentu. Anyaman tersebut bisa menggunakan bahan dasar : bamboo, rotan, pandan, lontar, mending dan enceng gondok, dan lain-lainnya.
  • Kriya keramik : benda benda yang terbuat dari tanah lempung (tanah liat) yang dibakar, istilah keramik berasal dari keramos, yang berarti lempung yang dibakar.membentuk keramik dibutuhkan teknik-teknik tertentu, yaitu :
  • Lempeng(slab)
  • Putar(throwing)
  • Pilin(coiling)
  • Pijat(pinching)
  • Cetak tuang
  • Kriya border : kriya yang menempatkan hiasan dari benang yang dijahitkan pada kain. Bordir biasanya ditempatkan pada ujung=ujung kain yang berfungsi untuk menghias dan mempercantik tampilan kain. Sebutan lain untuk border adalah sulam.
  • Kriya logam : kriya yang mengolah logam menjadi berbagai macam benda kerajinan. Mengolah logam biasannya dengan cara mengecor logam panas dengan cetakan. Cetakan ini bisa terbuat dari tanah liat, gips, pasir, atau logam juga.

Teknik membuat kriya logam ada dua, yaitu teknik :

 

  1. Teknik a cire perdue atau cetakan lilin, caranya adalah membuat bentuk benda yang dikehendaki dengan lilin. Setelah model dari lilin, model terebut ditutupmenggunakan tanah, kemudian dibuat lubang dari atas dan bawah.

 

 

Setelah itu cetakan dibakar sehingga lilin yang terbungkus dengan tanah akan mencair, dan keluar dari lubang yang bagian bawah. Untuk selanjutnya melalui lubang bagian atas dimasukan cairan perunggu. Apabila sudah dingin, cetakan tersebut dipecah sehingga keluarlah benda yang diinginkan.

  1. Teknik bivalve atau setangkap, caranya yaitu menggunakan cetakan yang ditangkupkan dan dapat dibuka sehingga setelah dingin cetakan tersebut dapat dibuka, maka keluarlah benda yang dikehendaki. Cetakan tersebut terbuat dari batu atau kayu.

Bahan baku kriya logam berupa : fiber glass, perunggu, kuningan, tembaga, emas, dan perak. Hasilnya bisa berupa alat rumah tangga, alat musik (kenong, gong), perhiasan (cincin dan gelang), serta senjata.

 

  • Kriya lukis : lukisan dibuat missal dan dalam jumlah yang sama, dibuat secara berulang-ulang gambar pada lukisan sama.
  • Kriya kulit : jenis karya seni yang bahan bakunya menggunakan kulit. Kulit yang digunakan adalah kulit kerbau, sapi, kambing, buaya, dan ular. Hasil kriya kulit berupa tas,sepatu, ikat pinggang, pakaian (jaket), dompet, dan tempat HP.
  • Kriya ukiran : merupakan jenis karya seni yang dilakukan dengan mengolah permukaan suatu benda sehingga dihasilkan suatu bentuk yang indah. Bahan dasar kriya ukiran seperti kayu, gading, tulang, logam, batu, dan kulit.
  • Kriya batu : merupakan jenis karya seni yang dilakukan dengan mengolah permukaan bahan batu yang memiliki tekstur keras dan cenderung kaku untuk dibentuk ternyata dapat diolah menjadi seni kerajinan yang indah.

 

  • Seni Desain (design)

 

Desain dapat dilihat atau diserap oleh mata. Hal ini berarti setiap bendabuatan dibuat melalui proses perancangan dan pola rancang tertentu. Benda seperti pesawat, televise, motordann tidak satupun dibuat asal jadi. Kesemuanya dibuat dengan pola rancangan tertentuatau disebut juga dengan desain.

 

Dalam mendesain terdapat beberapa prinsip dasar yang harus diperhatikan, antara lain :

  • Kesederhanaan, yaitu pertimbangan-pertimbangan yang mengutamakan pengertian dan bentuk yang inti (prinsipal).
  • Keselarasan, yatitu kesesuaian antara bagianyang satu dengan bagian yang lainnyadalam suatu bendaatau rancangan.
  • Irama, yaitu kesan gerak yang ditimbulkanoleh keselarasan (harmoni) dan tidak keselarasan (kontras)
  • Keseimbangan (balance)
  • Kesatuan yang terpadu (unity)

 

Seni desain dapat dikelompokan dalam empat cabang,yaitu :

  • Desain Komunikasi Visual (dikomvis) atau desain grafis adalah cabang seni rupa yang berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan komunikasi rupa yang akan dicetak seperti, brosur, undangan, pamphlet, poster, majalah, surat kabar, logo, kemasan, komik, karikatur, dan buku.

 

 

  • Desain produk adalah cabang seni rupa yang berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan benda dan peralatan untuk menunjang kegiatan sehari-hari. Desain ini merancang berbagai produk yang sesuai dengan kegiatan manusia, seperti sepatu olah raga,sepatu kantor, tas, pakaian, perangkat militer, alat transportasi, dan alat kedokteran.
  • Desain interior : cabang seni rupa yang berupaya memenuhi kebutuhan akan segala bentuk dan permasalahan seputar ruangan. Desain ini berhubungan dengan penciptaan penataan ruang dalam (interior)
  • Desain tekstil : cabang seni rupa yang berupaya memenuhi kebutuhan yang menyangkut pertekstilan. Desainer tekstil ini biasanya berhubungan dengan masalah kain, baik dari teknik pembuatannya, pewarnaan, pembuatan dan penerapan motif yang sesuai pada kain. Desain tekstil juga berhubungan dengan perancangan pakaian.

 

  1. Apresiasi Seni Rupa Terapan nusantara.

 

Apresiasi memiliki beberapa fungsiyang berkaitan dengan kegiatan mental, yaitu :

 

  • Penikmatan Karya Seni : tahap penikmatan karya seni merupakan tahap yang akan menimbulkan rasa puas, kecewa, atau bahkan tidak menimbulkan perasaan apa-apa.
  • Penilaian Karya Seni : tahap penilaian berlangsung untuk mencari nilai-nilai seni, memahami isi dan pesan dari karya seni, mengadakan perbandingan-perbandingan hingga didapatkan kesimpulan. Tahap ini merupakan tahap yang kompleks karena menangkap makna suatu karyamerupakan pekerjaan sulit.
  • Empati : tahap ini merupakan tahapn dimana si pengamat turut merasakan suka duka, pikiran, perasaan, watak, dan pandangan hidup yang tercermin dalam karya seni.

 

Apresiasi dibagi menjadi dua, yaitu :

  • Apresiasi pasif : jika penikmat hanya mencapai tahap implementasi.
  • Apresiasi aktif : proses apresiasi pasif disertai dengan melakukan pembuatan karya.

 

Dalam mengapresiasi sebuah karya seni ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ,yaitu :

  • Aspek fisik : berhubungan dengan hal yang yang sifatnyaindrawi, artinya penerapan dilakukan secara visual (kasat mata). Bentuk karya dapat dipresepsi olehmata pengamatdan wujudnya berupa unsure-unsur fisik seperti garis, bidang, dan warna.
  • Aspek Psikis : berkaitan dengan unsur-unsur non fisik berupa pesan dan gagasan seniman yang terkandung pada karya, seperti komposisi, pesan, gagasan, tema, gaya, simbolik (perlambang), kemampuan dan bakat senimandalam mengelola, serta mengolah nilai fisik (bentuk).

 

Adapun sebagai landasan berpijak dalam menilai sebuah karya seni bisa dilakukan dengan berbagai pendekatan, antara lain :

  • Pendekatan mimetik : mengaitkan karya seni dengan alam (nature) atau segala sesuatu yang berhubungan dengan unsure-unsur alamiah. Contohnya ganmbar pemandangan alam yang lebih menekankan pada kemiripan dengan alam sesungguhnya.
  • Pendekatan ekspresif : menekankan pada menilai ungkapanatau ekspresi seniman. Hal ini dapat dilihat dari spontanitas dan kelugasan dalam menggunakan media.
  • Pendekatan struktural : dilakukan dengan menilai aspek-aspek structural pembentuk karya seni, baik aspek bentuk maupun unsure pendukungnya.

 

 

  • Pendekatan semiotik : apresiasi dapt digali dengan mengungkapkan isi dan kandunganberbagai unsure atau tanda yang ingin disampaikan oleh perupa. Hal inidapat terungkap lewat konsep dan gagasan perupa dalam karya seni.

 

Apresiasi selain bertujuan untuk mengenal, mengamati, dan menilai karya seni, juga merupakan sebuah ajang komunikasi antara perupa dan pemakai (penikmat/konsumen). Hal itu sebagai landasan pemenuhan kebutuhan sosial. Pada akhirnya hal tersebutakan menjadi hubungan timbal balikbagi perupa itu sendiridalam mengungkapkankekurangan dan kelebihan karya di mata masyarakat untuk perbaikan mutu, kualitas, atau harga karya.


 

Pelajaran 2

 

SENI RUPA GRAFIS

 

              Seni grafis adalah merupakan salah satu bentuk ungkapan visual ke dalam bidang dua dimensi. Menciptakan karya seni rupa yang memanfaatkan media cetak sehingga satu bentuk karya dapat direproduksi atau dilipatgandakan dalam jumlah tertentu.

 

Menurut tekniknya seni grafis dapat dibedakan menjadi empat prinsip teknik cetak, yaitu seni grafis :

 

  • Cetak dasar (lithography)
  • Cetak tinggi/timbul (woodcut)cara membuat acuan cetak dengan membentuk gambar pada permukaan media cetak secara timbul. Contoh paling sederhana adalah stempel atau cap.media yang banyak digunakan untuk melakukan cetak tinggi yaitu, kayu lapis/triplek, hardboard, metal, karet (linoleum), dan papan kayu. Teknik cetak tinngi yang popular adalah seni grafis cukilan kayu. Alat dan bahan cetak tinggi, antara lain :
  • Triplek, lempengan karet sol(linoleum)
  • Pisau woodcut atau cutter
  • Tinta cetak atau cat poster water-based
  • Rol karet a
  • Kertas HVS atau kertas gambar
  • Sendok

Tokoh seniman (grafikus) yang menggunakan teknik cetak tinggi adalah Albrech Duree, Granach, Hans Holbein, Grien (Jerman), Kastuhista Hokusai, Ando Hirosige (Jepanag), Kaboel Suadi, Edi Sunaryo, dan Andang Supriadi (Indonesia).

 

  • Cetak saring (silkscreen) atau cetak sablon

 

  1. Perlengkapan Sablon : membuat sablon memerlukan beberapa bahan dan peralatan :
  2. Perlengkapan pokok :
  • Screen (Kain Gasa/monyl) : Screen (kain Gasa) adalah kain sablon yang berfungsi sebagai sarana untuk membentuk gambar diatas benda-benda yang akan di sablon.Screen dibagi menjadi 3 macam :
    1. Monyl berukuran halus no. 180 T-200 T untuk mencetak diatas dasar yang tidak meresap tinta/cat, misalnya : kaca, botol, mika, plastic, seng, dan lain-lain.
    2. Monyl berukuran halus no. 120 T-150 T untuk mencetak diatas dasar yang menyerap sedikit cat/tinta, misalnya : kertas, karton, kayu, kulit, dan lain-lain.
    3. Monyl berukuran halus no. 60 T-90 T untuk mencetak diatas dasar yang paling banyak menyerap cat/tinta, misalnya : kaos, kain, dan lain-lain.
  • Pori-pori atau lubang screen
  • Sebelum dipasang pada kerangka alat cetak, monyl haruslah direndam atau dibasahi dengan air dingin dahulu agar tidak pecah bila dijemur.
  • Pemasangan monyl di kerangka alat cetak sebaiknya dalam keadaan masih basah.
  • Pori-pori kain screen bias dilalui oleh cairan apa saja, misalnya : air, minyak kental atau encer, cat tembok/duko, dan lain-lain.
  • Bila mencetak stiker, kain, maupun kaos, kekuatan afdruk atau gambar di monyl itu tidak begitu kuat.

 

 

Karena, lem stiker mengandung cairan dan obat afdruk juga mengandung air. Kalau pembuatan stiker banyak, kita harus menyediakan dua buah alat cetak yng afdrukannya sama, supaya dalam pengerjaannya bisa lancar.

 

  • Meja cetak
  • Bingkai atau kerangka alat cetak yang terdiri dari bingkai aluminium dan kayu.
  • Engsel catok atau penyekat, agar bingkai dan kain tidak bergoyang sewaktu disablon.
  • Pelapis, untuk menyerap tinta yang berlebih.
  • Rakel, untuk menyapukan dan meratakan tinta pada kain atau bahan lain yang di sablon.
  • Rak jemur atau rak susun untuk mengangin-anginkan hasil sablonan.

 

  1. Perlengkapan penunjang adalah : hair dryer atau kipas angin dan penyemprot air. Selain itu ada bahan pracetak yang terdiri dari kaporit, ulano,lakban,krim deterjen, dan screen laquer. Bahan untuk proses cetak antara lain obat-obatan, tinta, dam kain screen yang banyak ukuran.

 

  1. Proses Pembuatan Klise Positif :

Sebelum proses mencetak, langkah awal yang perlu dilakukan adalah membuat gambar rancangan (klise positif). Dalam membuat gambar rancangan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :

  1. Bahan untuk membuat gambar : kertas,palstik,mika, atau palstik film. Syaratnya adalah tarnsparan, agar pada waktu pengeksposan (penyinaran) bagian yang seharusnya tidak tembus tinta akan terkena sinar secara utuh tanpa dikurangi intensitasnya oleh keburaman bahan (opasitas). Setelah disinari, bagian ini akan tertutup sempurna/hitam pekat sehingga tinta tidak akan tembus pasa saat proses pengeksposan.
  2. Membuat model dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu : menggambar langsung di kertas putih polos, langsung pada screen setting lewat computer, dan dengan fotografi.
  • Manual : Menggambar langsung diatas kertas polos putih biasanya menggunakan rapido atau drawing pen.Gambar yamg sudah jadi diolesi dengan menggunakan minyak kelapa agar kertas polos putih tadi tarnsparan. Kemudian minyak yang ada dikertas tersebut dibersihkan dengan kertas sejenis. Setelah kering bias dilakukan pengeksposan gambar atau afdruk.
  • Langsung di screen : Setelah gaza jadi, bersihkan dari kotoran seperti minyak dan debu. Caranya mencucinya didalam air panas dan bila perlu beri sedikit soda abu supaya bersih. Pekerjaan selanjutnya areal yang tidak diinginkan tembus tinta, diolesi dengan emulsi yang sudah dicampur sensitizer. Dengan semikian, hanya daerah yang diolesi emulsi yang nantinya tidak tembus tinta. Setelah selesai proses pengolesan, dikeringkan di terik matahari dan langsung bisa digunakan untuk mencetak.
  • Setting computer : dimulai dengan pembuatan desain model untuk kemudian dicetak dengan menggunakan printer jenis laser jet, supaya kualitas gambarnya baik dan kualitas tintanya tajam (hitam pekat). Cara relative lebih praktis dan mudah menghasilkan gambar yang bervariasi.
  • Fotografi : Gambar yang akan dibuat terlebih dahulu dirancang/didesain dengan computer secara manual. Setelah gambar sesuai dengan yang kita harapkan, gambar dipotret. Cara ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas gambar dari model yang akan dicetak. Gambar akan lebih tajam dengan detail yang jelas. Hasil gambar yang dihasilkan berupa positif film.

 

 

  1. Afdruk/Pengeksposan :

Berikut ini tahapan afdruk, antara lain :

  1. Pelapisan (coating)
    1. Campurlah emulsi dengan sensitizer (obt afdruk siap pakai) bermerek yang punyai, lalu aduk hinga rata.
    2. Campurlah emulsi tadi dioleskan pada permukaaan screen dengan menggunakan alat Bantu coater (pelapis). Selain itu, juga dapat menggunakan mika atau penggaris plastik yang panjangnya sesuai dengan kebutuhan sampai benar-benar rata(usahakan pengadukan dan pengolesan dilakukan didalam ruang yang gelap).

 

  1. Pengeringan awal (start drying) dapat dilakukan dengan bantuan hair dryer, atau   didiamkan saja sampai kering sendiri.Saat pengeringan usahakan agar tidak terkena sinar matahari atau lampu yang mengandung ultar violet seperti neon.
  2. Penyinaran (exposing). Tujuannya untuk memindahkan gambar yang berbentuk positif ke dalam screen. Penyinran dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan sinar matahari atau dengan menggunakan meja afdruk (sinar lampu).
  • Meja afdruk :
    • Kaca bening 5 mm
    • Bantalan busa
    • Kain gelap
    • Beban afdruk
    • Lampu sorot
    • Meja afdruk
      • Sinar matahari
        • Kaca bening
        • Bantalan busa
        • Kain gelap

 

  • Cetak dalam (intaglio)

Apresiasi Karya Seni

  1. Mengidentifikasi Jenis Karya Seni Rupa Terapan Nusantara
  2. Latar Belakang Penciptaan Karya Seni Rupa Terapan

Aspek fungsional secara fisik benda tersebut, misalnya sebuah piring dapat dikatakan sebagai benda terapan (fungsional) bila piring tersebut tidak dapat digunakan untuk tempat makanan. Namun bila piring tersebut tidak dapat digunakan sebagaimana fungsi piring, sebagai apa pun bentuknya, tidak disebut sebagai benda terapan. Demikian pula benda-benda terapan lainnya.

Secara antropologis, benda terapan mulai dikenal dalam kehidupan manusia sejak zaman manusia mulai membudidayakan dan menyimpan makanan. Zaman tersebut dimulai setelah manusia hidup menetap di gua-gua.

Pada zaman tersebut, sebenarnya manusia sudah mengenal alat sederhana untuk mengolah alam seperti kapak, cangkul, maupun alat pencetak hasil kebudayaan sebelumnya (zaman batu). Alat-alat sederhana tersebut mengalami penyempurnaan pada masa manusia mengenal bercocok tanam.

Alat yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, bukan kebutuhan yang lain. Jadi, bukan alat seni, atau kebutuhan sejenisnya. Alat-alat kebutuhan sehari-hari itu, antara lain, periuk, piring, cangkul. Kapak, meja, kursi, tempat tidur, tikar, dan sebagainya.

 

  1. Mengidentifikasi Ciri-ciri Khusus Bentuk Karya Seni Rupa Terapan Nusantara

Tempat duduk termasuk alat pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Demikian pula alat bercocok tanam, wadah, peralatan makan, peralatan tidur, bahan sandang, dan sebagainya.

Secara fungsional, benda-benda terapan dari berbagai daerah itu sama. Yang membedakan adalah bentuk visualnya (kerupaan). Hal ini disebabkan latar belakang kebudayaan daerah yang berbeda. Hal tersebut yang membuat benda terapan suatu daerah memiliki ciri khas, berbeda dengan benda terapan sejenis dari daerah lain, misalnya secara fungsional meja dari Jepara sama dengan meja dari daerah lainnya. Akan tetapi, secara visual meja ukir Jepara memiliki ciri khas, yaitu pada bentuk hiasan atau motif ukirannya.

Berikut ini adalah contoh khas seni terapan batik dari berbagai daerah di Nusantara.

 

 

 

  1. Batik Indramayu

Indramayu adalah salah satu kota penghasil batik tepatnya di daerah Paoman. Ada pun teknik yang digunakan umumnya menggunakan batik tulis. Batik yang paling banyak dihasilkan adalah kain jarit dan sarung.

Salah satu teknik pembuatan batik Indramayu yaitu dengan teknik babar pisan yang artinya hanya sekali dalam memproses pelodoran. Ciri khas warna batik Indramayu, yaitu gelap (tua) dan terang (putih). Daerah ini termasuk daerah panas sehingga kedudukan malam dapat tetap dilihat dan jarang remuk. Oleh karena itu, susunan dasar putih untuk batik Indramayu cukup baik.

Batik Indramayu banyak menggunakan ragam hias yang berbentuk motif geometris diantaranya banji, kembang kapas, pintu-raja, obar-abir, dan kawung. Sementara ragam hias flora dan fauna ditata secara dekoratif dan stilasi.

  1. Batik Cirebon

Batik Cirebon memiliki dua ciri utama, yaitu batik keratin dan batik bing-biron. Di samping itu, ada pula corak batik yang jarang dipakai untuk digunakan sehari-hari, tetapi sebagai simbol spiritual. Biasanya batik ini dihiasi dengan kaligrafi Arab, berisi penggalan-penggalan ayat Al quran atau doa-doa dalam bahasa Arab. Batik ini disebut kain besurek dan peminatnya kebanyakan orang-orang Sumatra (Jambi dan Minangkabau).

Warna yang digunakan pada batik keraton Cirebon, yakni putih (dasar), biru (indigo), dan coklat (soga). Selain itu, ragam hias yang dipakai berhubungan dengan mitologi yang berkembang di Cirebon seperti paksi naga, singa barong, taman arum, naga seba, dan sebagainya.

Penyusunan batik Cirebon berbentuk horizontal, terdiri atas tiga jalur yang menggambarkan jajaran atas, tengah, dan bawah. Kebudayaan islam banyak memengaruhi batik Cirebon dengan menghasilkan motif-motif mega mendung (awan) baik pada batik maupun pada ukir kayunya.

  1. Batik Pekalongan

Pekalongan dikenal sebagai kota batik. Kota maupun Kabupaten Pekalongan kini menjadi pusat kerajinan batik bahkan banyak bermunculan pusat perbelanjaan batik, rumah batik, dan grosir batik.

Ragam hias yang digunakan tidak monoton, tetapi selalu mengikuti permintaan pasar sehingga pembeli tidak merasa bosan dengan motif yang ada. Sejarah perkembangan ragam hias pekalongan pernah memengaruhi batik Laseman, Demakan, Wonogiren, Dermayon, dan Cirebonan dengan ragam hias khusus seperti kapal kandas (Dermayon), tiga negeri (Laseman), bang-biron (Cirebonan), remukan (Wonogiren), dan lain-lain.

Ciri utama batik Pekalongan yaitu ragam hias yang selalu berbeda, dinamis, dan mengikuti perkembangan pasar. Selain itu, warna yang cerah juga menjadi ciri khasnya. Ada pun teknik pewarnaan batik ini menggunakan teknik coletan, besutan, sinaran, pewarnaan radion, formika, dan berbagai pengembangan zat-zat pewarna seperti napsol, indigosol, cat basa, cat ergan, cat rapid, dan rekatif.

  1. Batik Yogyakarta

Motif larangan, yaitu motif yang hanya digunakan bagi keluarga dan kerabat keraton sehingga rakyat biasa dilarang untuk mengenakannya. Motif-motif tersebut seperti kawung, sembagen huk, sidomukti, sidodadi, madubranra, parang rusak, garuda ageng, camukiran, udan liris, dan sebagainya. Akan tetapi, kini motif-motif tersebut banyak dipakai oleh masyarakat biasa.

Pembautan batik Yogyakarta banyak dikerjakan dengan teknik batik tulis halus dengan teknik pewarnaan soga. Oleh karena itu, batik ini memilki kesan klasik dan berwibawa, sementara pelorodan dimulai dengan teknik kerokan.

  1. Batik Lasem

Batik Lasem banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Cina karena pengusaha batik banyak dikelola oleh keturunan Cina. Batik Lasem sudah dikenal sejak zaman penjajahan Belanda. Hal ini dibuktikan dengan produksinya selendang lokcan atau selendang pangsi pada saat itu.

 

  1. Batik Madura 

Batik yang terkenal di daerah Madura dibuat oleh pengrajin batik yang berasal dari Tanjungbumi, Sampang, Pamekasan, dan Bangkalan. Tanjungbumi merupakan daerah penghasil batik yang memiliki corak rumit.

Batik Tanjungbumi memiliki ragam hias flora dan fauna seperti ragam hias sekar-jagad, ganggengan, ikan kapal, buketan, dan sebagainya. Selain ragam hias yang berbeda, batik memiliki warna tradisional yakni merah, coklat kemerahan, hitam kemerahan, biru tua, dan hijau sebagai perpaduan antara warna kuning dan biru. Warna acuan diperoleh dari mengkudu yang berwarna merah, soga alam, nila, dan kuning tegeran. Namun, kini banyak pengusaha yang menggunakan zat pewarna buatan seperti indigosol, napthol, dan rapidogen. Batik Tanjungbumi umumnya berlatar belakang putih dengan isen-isen rinci.

 

  1. Batik Tasikmalaya dan Ciamis

Batik keraton berpengaruh kuat terhadap keberadaan ragam hias warna batik Tasikmalaya dan Ciamis yakni ragam hias lereng dan kawung dengan warna krem, coklat, dan hitam. Selain itu, batik pesisir juga meramaikan batik Tasikmalaya dan Ciamis seperti pada corak flora dan fauna serta sentuhan warnanya yang memakai zat pewarna sintetis seperti napthol dan indigosol.

  1. Apresiasi terhadap Keunikan Gagasan Karya Seni Rupa Terapan Nusantara

Sikap apresiatif adalah sikap menghargai suatu karya seni secara kritis sesuai kaidah-kaidah seni berkaitan. Tujuannya agar apresiasi yang diberikan bersifat objektif.

Proses penciptaan suatu benda seni rupa merupakan sebuah proses kerja kreatif yang melibatkan kerja jasmani dan rohani. Kerja jasmani berkaitan dengan teknik mewujudkan benda. Sementara proses rohani berupa gagasan atau ide.

  1. Karya Seni Rupa Terapan Toraja

Toraja adalah salah satu wilayah Indonesia yang memiliki kekayaan budaya melimpah. Hal ini disebabkan oleh adanya kepercayaan bahwa leluhur orang Toraja adalah manusia yang berasal dari nirwana.

Beberapa benda seni rupa terapan dari Tana Toraja, antara lain berbentuk kain dan ukir kayu. Kain tradisional di mata orang Toraja sangat tinggi nilainya, karena dinilai sebagai simbol kemakmuran dan kejayaan bagi para pemilik kain tersebut.

Beberapa seni rupa terapan berbentuk kain dari Toraja, antara lain, kain ikat (sekomandi), tali tobatu, paruki’, tannun kamandang, dan lainnya.

  1. Karya Seni Rupa Terapan Jawa Tengah

Seperti di provinsi lainnya, di Jawa Tengah dan Yogyakarta juga banyak ditemukan daerah-daerah yang menghasilkan seni rupa terapan. Seperti Pekalongan dengan batiknya, Bantul dengan kasongannya, Jepara dengan ukirnya, dan sebagainya.

Dari seluruh daerah di Jawa Tengah, barang kali Jepara lebih terkenal dengan hasil seni terapan ukirnya. Secara teknis ukir Jepara tidak jauh berbeda dengan seni ukir dari daerah lain. Namun dari kehalusan pengerjaannya ukir Jepara memiliki ciri khas yang berbeda. Ukir Jepara lebih halus dan motif-motif hiasnya lebih berkembang. Hal ini disebabkan proses akulturasi hasil hubungan dengan pihak luar sering dilakukan.

 

 

 

  1. Karya Seni Rupa Terapan Jawa Timur

Salah satu penghasil kerajinan seni rupa terapan dari Jawa Timur adalah Probolinggo. Banyak karya-karya seni terapan dari Probolinggo yang bermutu dengan berbagai inovasi, baik dari segi teknik maupun motif.

BAB 10

Ekspresi Diri Melalui Karya Seni Rupa

  1. Karya Seni Kriya Tekstil

Beragam jenis kriya tekstil hadir di Indonesia dan masing-masing seni kriya memiliki teknik pembuatan yang berbeda seperti teknik anyam, teknik batik, dan teknik sablon.

  1. Benda Pakai atau Benda Hias dengan Teknik Celup Rintang

Jumputan diartikan sebagai comotan atau mencomot kecil-kecil. Jika diambil istilah teknologinya, jumputan adalah celup ikat maksudnya sesudah diikat kemudian dicelup.

Ada dua cara membuat batik jumputan (celup rintang) di antaranya: pertama pembuatan desain, pengikatan sesuai motif, perendaman (menghilangkan kanji) selama 12 jam, pencelupan dan pencucian (bilas). Cara yang kedua yaitu perendaman (penghilangan kanji) selama 12 jam, pembuatan desain, pengikatan, pencelupan, dan terakhir pencucian.

Teknik dasar pembuatan celup rintang meliputi teknik ikatan, teknik ikatan dan lipatan, serta teknik tritik. Teknik ikatan dapat digolongkan menjadi ikatan dasar dan ikatan kombinasi. Dalam teknik ikatan dasar ada yang tunggal, ganda, ada pula yang menggunakan ikatan silang. Untuk teknik ikatan tunggal, bahan yang akan diberi motif jumputan diikat satu per satu. Pengikatan dilakukan dengan tali raffia, nilon, karet, atau benang tebal (prinsipnya jenis benang atau bahan pengikat tidak sama dengan jenis kainnya).

Seperti fungsi pensil untuk menggambar, canting dalam kegiatan membuat batik sangat penting keberadaannya.

Canting terdiri dari tiga bagian berikut.

  1. Cucuk canting atau disebut juga paruh canting. Bagian ini berfungsi seperti mata pena, yaitu lubang kecil tempat keluarnya cairan lilin malam.
  2. Kepala canting, yaitu berupa tabung yang berfungsi untuk menampung cairan lilin malam setelah diambil dari tempat pemanas lilin malam (wajan).
  3. Gagang canting, yaitu tangkai canting yang berfungsi untuk pegangan.

Canting memiliki beberapa ukuran bergantung besar kecil jejak yang diperlukan.

 

 

  1. Membuat Benda Pakai dengan Teknik Cetak Saring (Sablon)

Karya cetak yang dibuat dengan teknik cetaksaring (sablon), contohnya kaos seragam olahraga, stiker, kalender, dan spanduk.

  1. Pengertian cetak saring (sablon)

Teknik cetak saring atau lebih populernya cetak sablon adalah proses pencetakan dengan menggunakan alat penyaring dengan bagian acuan cetaknya merupakan bidang tembus tinta sehingga ketika tinta ditekan, tinta dapat pindah ke atas bidang cetak.

  1. Bahan yang digunakan untuk membuat stiker dengan teknik cetak saring

1)      Kertas stiker

2)      Cat sablon

3)      M3 sebagai pengencer cat

4)      Bahan obat afdruk Ulano 133

5)      Kertas kalkir untuk gambar desain

6)      Tinta cina atau tinta bak untuk membuat gambar atau desain di atas kalkir.

  1. Alat yang digunakan untuk membuat stiker dengan teknik cetak saring

1)      Kain screen yang telah direntang pada kayu dengan ukuran T120

2)      Rakel sebagai alat penyaput atau penekan cat agar mengenai bidang cetak

3)      Kuas atau pena kodok untuk menursir klise yang berlubang

4)      Meja afdruk dilengkapi dengan lampu neon 2 buah 20 watt

5)      Hair dryer atau kipas angina untuk mengeringkan obat afdruk

6)      Alat semprot (sprayer) untuk mneymprot screen agar berlubang

7)      Busa, selotip, dan mangkuk plastik

  1. Prosedur pembuatan stiker dengan teknik cetak saring

Secara garis besar, proses pembuatan stiker dengan teknik cetaksaring dapat dibagi beberapa tahap yakni sebagai berikut.

1)             Proses pembuatan desain atau gambar

Pembuatan desain memerlukan kertas kalkir atau media lain yang tembus cahaya. Siapkan desain yang telah dibuat di atas kertas, kemudian dipindah ke atas kertas kalkir atau kertas tembus cahaya lainnya. Kemudian, desain yang berupa gambar dan tulisan diblok dengan tinta bak atau cat plakat, sedangkan garis diberi tinta rapido, semuanya dibuat gelap agar tidak tembus cahaya.

2)             Proses pengafdrukan

Pengafdrukan adalah proses membuat klise atau acuan cetak dengan langkah-langkah sebagai berikut.

  1. a)Screen harus dalam keadaan bersih, kemudian dilapisi obat afdruk. Obat afdruk dicampur pada mangkok plastik, kemudian oleskan pada kedua permukaan screen dengan penggaris mika. Pengolesan dilakukan dengan rata di dalam ruangan yang gelap karena obat afdruk ini peka cahaya. Setelah diolesi, kemudian keringkan kedua permukaan screen dengan hair dryer atau kipas angin.
  2. b)Setelah kering, dilanjutkan dengan proses penyinaran. Proses penyinaran dapat melalui sinar matahari atau dengan lampu neon. Sebelum proses penyinaran dimulai, desain ditempel terbalik discreen dengan selotip. Kemudian diletakkan di atas meja afrdruk dan di dalam rangka screen diletakkan kertas karbon, lalu busa atau spon, dan bahan penekan agar desain dapat menempel rapat dengan permukaan screen. Jika sudah siap, sinari dengan lampu TL dua buah dengan kekuatan 20 watt selama 10 menit (lihat gambar).
  3. c)Setelah tahap penyinaran selesai, lalu screen diambil dan semua benda yang melekat pada screen diambil, kemudian masukkan screen ke dalam bak air lalu angkat dan semprot dengan sprayer agar desain atau gambar yang kita kehendaki muncul. Apabila ada lubang-lubang, perlu ditursir atau ditutup dengan obat afdruk menggunakan kuas.
  4. d)Jika klise sudah sempurna, dapat dilanjutkan ke tahap pencetakan.

3)             Proses pencetakan (reproduksi)

Siapkan kertas stiker yang akan dicetak, campur tinta PVC dengan M3, dan aduk hingga rata. Usahakan jangan terlalu encer atau terlalu kental. Kemudian, lakukan langkah-langkah sebagai berikut.

  1. a)Pasang screen ke catok yang dipasang pada meja sablon, naikkan screen ke atas dan tuangkan tinta sablon pada daerah gambar.
  2. b)Daerah luar gambar bagian atas merupakan tempat tumpuan cat sablon.
  3. c)Turunkan screen sampai merapat dengan meja.
  4. d)Saput tinta dengan rakel dari atas ke bawah dan gambar akan tersablon di atas meja.
  5. e)Angkat kembali screen ke atas dan bersamaan dengan itu saputkan kembali cat ke atas agar tinta tidak pindah ke daun meja.
  6. f)Hasil sablonan pada kaca meja ditaburi bedak agar kering lalu usap.
  7. g)Letakkan kertas tipis di atas gambar yang ada pada kaca tersebut.
  8. h)Atur posisi menurut kehendak lalu ikatkan isolasi, kemudian pencetakan dapat dimulai.

4)             Penyajian karya stiker cukup dipasang pada kertas karton. Dibalik kertas karton ditulisi identitas pencipta, antara lain, nama, nomor absen, dan kelas.

  1. Benda Pakai atau Benda Hias dengan Teknik Cetak Tinggi

Berkreasi kriya dengan teknik cetak adalah karya seni kriya dengan dibantu alat cetak sehingga alat cetak dipakai sebagai acuan cetak atau klise.

Ada banyak macam teknik cetak diantaranya cetak tinggi, cetak dalam, cetak datar, dan cetak saring. Di antara sekian teknik cetak yang membedakan hanya satu, yaitu bentuk klise yang dipakai sebagai acuan cetak.

  1. Membuat Benda Hias dengan Teknik Cetak Tinggi

Pembuatan benda hias dengan teknik cetak membutuhkan bahan dan alat serta prosedur tentang langkah-langkah pembuatannya.

  1. Bahan yang Dipakai untuk Membuat Benda Hias

1)             Tripleks sebagai bahan untuk acuan cetak (klise).

2)             Tinta atau cat cetak yang memiliki kekentalan yang cukup.

3)             Minyak tanah untuk mengencerkan tinta cetak.

4)             Kertas dipakai untuk bidang cetak atau yang akan dikenai tinta. Sebaiknya memilih kertas yang dapat meresap tinta sehingga cat mudah kering.

  1. Alat yang Dipakai untuk Membuat Benda Hias

1)             Alat cukil dengan berbagai macam bentuk dan ukuran. Alat cukil yang dipakai berbeda dengan alat untuk mengukir kayu.

2)             Alat cukil ini khusus untuk membuat karya grafis dan dapat dibedakan menurut bentuknya, seperti veiner yang berbentuk huruf v, gouge berbentuk u, chisel berbentuk datar, dan knife berbentuk pahat pisau.

3)             Rol tinta adalah alat penintaan permukaan klise (acuan cetak) untuk memperoleh lapisan tinta yang rata.

4)             Sendok, digunakan untuk menggosok punggung kertas agar tinta dari klise pindah ke permukaan kertas.

5)             Alat penjepit kertas dan tali raffia untuk menjemur hasil cetakan.

6)             Kaca untuk mencampur tinta sebelum dipakai untuk melumuri klise.

7)             Pensil, kertas karbon, kertas plano, atau kertas Koran bekas.

  1. Prosedur Pembuatan Benda Hias dengan Teknik Cetak Tinggi

1)             Membuat acuan cetak

2)             Mempersiapkan tinta

3)             Penintaan klise

4)             Mencetak

5)             Pengeringan karya

6)             Penyajian karya

 

 

  1. Menyiapkan Karya Seni Rupa untuk Pameran Sekolah

Sebelum pameran dilaksanakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan di antaranya sebagai berikut.

  1. Perencanaan

Pameran harus direncanakan sebaik-baiknya agar hasilnya tidak mengecewakan dan membutuhkan banyak persiapan. Persiapan-persiapan pameran meliputi hal-hal sebagai berikut.

  1. Persiapan pameran

Langkah awal yang dilakukan dalam pameran adalah pembentukan panitia pameran, tujuannya untuk pembagian tugas agar pameran berjalan dengan lancar.

  1. Persiapan Materi atau Karya yang Akan Dipamerkan

1)             Menyimpulkan karya

2)             Membuat daftar karya-karya yang masuk sehingga memudahkan untuk membuat katalog yang berisi nama pembuat, judul karya, ukuran teknik, dan media yang dipakai.

  1. Persiapan Ruang Pameran

Salah satu unsur penting di dalam pelaksanaan suatu pameran adalah cara memajang karya. Yang dimaksud dengan memajang karya adalah memasang karya seni rupa yang dipamerkan agar dapat dinikmati pengunjung secara nyaman. Pengunjung dapat menikmati pameran dengan nyaman artinya pengunjung dapat menikmati karya seni yang dipamerkan secara maksimal. Dengan demikian, pengunjung dapat melakukan apresiasi dengan baik. Bukankah tujuan utama diadakannya pameran adalah adanya proses apresiasi?

Mengelompokkan dan memisahkan tempat pemajangan. Misalnya, jika pameran dilaksanakan sebagai pameran sekolah, pengelompokkan pemajangan dilaksanakan dengan memanfaatkan ruang-ruang kelas.

Hal yang tak kalah penting di dalam penyiapan ruang pameran adalah mengatur pemajangan agar arus jalan pengunjung dapat lancar.

  1. Persiapan Publikasi dan Dokumentasi

Baik pameran yang diselenggarakan di dalam kelas maupun di luar perlu adanya publikasi melalui selebaran, pengumuman atau spanduk yang ditempel di papan pengumuman. Keberadaan media publikasi sangat penting, agar pameran dapat disaksikan khalayak.

Dokumentasi bisa berupa catatan jumlah pengunjung pameran, pesan dan kesan serta kritikan dari guru, teman, atau pengunjung. Dokumentasi berguna untuk dipelajari setelah pameran berakhir dan sebagai bahan evaluasi serta masukan yang berharga untuk penyelenggaraan yang akan datang.

  1. Pelaksanaan Pameran

Acara pembukaan biasanya berisi pengantar dari pihak penyelenggara atau ketua panitia. Karena pameran ini adalah pameran sekolah yang mayoritas akan dikunjungi kawan-kawan sebaya, tinggi pemasangan (pemajangan) harus disesuaikan dengan tinggi badan anak usia SMP/MTs.

Beberapa pertimbangan dapat diambil, misalnya:

  1. Untuk karya seni rupa dua dimensi yang memiliki ukuran vertical, lukisan berukuran besar dipasang agak condong ke bawah sehingga enak dipandang karena tidak melelahkan.
  2. Lukisan kecil jangan dipasang terlalu rendah sehingga posisi leher bagi yang melihatnya tidak lelah.
  3. Untuk karya seni rupa tiga dimensi yang berukuran kecil diberi bangku atau kotak penyangga sehingga posisinya tidak terlalu rendah.
  4. Karya tiga dimensi yang berukuran besar diletakkan di tengah ruang sehingga dapat dinikmati dari berbagai arah.
  5. Bila pameran dilengkapi dengan pencahayaan, usahakan cahaya listrik dapat menerangi objek secara merata.
  6. Untuk karya yang mudah rusak atau pecah ditempatkan pada posisi yang aman.
  7. Berikan informasi yang cukup tentang karya yang dipajang.
  8. Penutupan

Pada umumnya, pameran dilaksanakan pada rentang waktu yang telah disepakati. Sebelum pameran ditutup, sebaiknya adakan kegiatan berupa diskusi dengan mendatangkan para kritikus, seniman, ataupun pengamat seni rupa. Dengan adanya diskusi diharapkan menambah wawasan seni bagi siswa atau siapa pun yang mempunyai bakat di bidang seni rupa. Hal tersebut bisa digunakan sebagai bahan evaluasi.

 

 

 

 

PENUMPANG AIRASIA QZ 8501

December 30th, 2014

Tony Fernandes CEO Airasia menyebutkan bahwa data dari Bandara Juanda, Surabaya, jumlah penumpang tersebut yaitu 155 penumpang dengan komposisi 138 orang dewasa, 16 anak-anak, dan 1 bayi. Terdapat pula dua orang pilot dan lima kru maskapai yang berada di dalam pesawat rute Surabaya ke Singapura itu.

Berikut adalah nama-nama penumpang, termasuk satu orang balita dalam pesawat :

1.Abraham, Viona Florensa
2.Alain Oktavianus, Siauw
3. Andriani, Ratri Sri
4. Andrijany, Vincencia Sri
5. Ang, Sharon Michelle
6. Ang, Steven Michael
7. Angelina, Ong
8. Anggara, Lindawati
9. Anggraini, Monica
10. Anggreni, Linda
11. Ann Santiago, Jasmine Rose
12. Ardhi, Jayden Cruz
13. Ardhi, Reggy
14. Astutik, Yuni
15. Aurelia, Thirza
16. Biantoro, Djarot
17. Biantoro, Kevin
18. Chandra, Gani
19. Choi, Chi Man
20. Choi, Zoe Man Suen
21. Claudia Ardhi, Marianne
22. Clemency Ardhi, Michelle
23. Darmaji, The
24. Diani, Inda
25. Djomi, Kaylee C
26. Djomi, Martinus
27. Emmanuel, Angeline Esther
28. Ernawati, Ernawati
29. Evientri Wahab, Musaba
30. Febriantus, Edward
31. Fei, Joe Jeng
32. Fernando, Adrian
33. Gani, Susilo
34. Giovanni, Justin
35. Giovanni, Nico
36. Go, Feilensia Sularmo
37. Gunawan, David
38. Gunawan, Jie Charly
39. Gunawan, Jie Stephanie
40. Gunawan, Jie Steven
41. Gunawan, Jie Stevie
42. Gunawan, Kayla Audrey
43. Gunawan, Kenneth Matthew
44. Gunawan Syawal, Hendra
45. Halim, Hindarto
46. Hamid, Hayati Lutfiah
47. Handayan, Finna
48. Handoyo, Rony
49. Haripin, Sukiatna
50. Harja Subagio, Prawira
51. Hartono, David
52. Harwon Lioe, Caroline
53. Ho, Juliana
54. Hutama, Christanto Leoma
55. Indri, Jo
56. Jauw, Monita Wahyuni
57. Jessica, Jessica

  1. Jong, Ang Mie
  2. Josal, Shiane
  3. Kho Kosuma Chandra
  4. Kho, Vera Chandra
  5. Krisputra, Sesha Aldi
  6. Krisputri, Felicia Sabrina
  7. Kristiyono, Kristiyono
  8. Kusuma, Nelson
  9. Kusumo, Wirantono
  10. Lee, Kyung Hwa
  11. Liangsih, Indahju
  12. Liem, Fransisca Lanny Winat
  13. Ligo, Ekawati
  14. Lim, Yan Koen
  15. Liman, Susandhini
  16. Limantara, Juanita
  17. Linaksita, Grayson Herbert
  18. Linaksita, Kathleen Fulvia
  19. Linaksita, Tony
  20. Linggarwati, Sri
  21. Megawati, Megawati
  22. Merry, Merry
  23. Muttaqin, Abdullah
  24. Noventus, Andrian
  25. Nurwatie, Donna Indah
  26. Octavani, Lanny
  27. Oei, Jimmy Sentosa Winata
  28. Oktavianus, Denny
  29. Ong, Sherlly
  30. Pai, Soemamik Saeran
  31. Park, Seong-beom

Infant: Park, Yuna

  1. Permata, Gusti Atu Putriyan
  2. Poo, Andri Wijaya
  3. Pornomo, Christien Aulia
  4. Pornomo, Ferny Yufina
  5. Puspitasari, Ruth Natalia M
  6. Putri, Gusti Ayu Made Keish
  7. Ranuwidjojo, Mulyahadikusum
  8. Ratna Sari, Ria
  9. Romlah, Siti
  10. Santoso, Fandi
  11. Santoso, Karina
  12. Santoso, Nikolas Theo
  13. Sari, Lia
  14. Sebastian, Yonatan
  15. Sentoso, Samuel Joyo
  16. Sholeh, Marwin
  17. Sia, Soetikno
  18. Sidartha, Gusti Made Bobi
  19. Sii, Chung Huei
  20. Soesilo, Elbert
  21. Soetanto, Aris
  22. Soetanto, Lina
  23. Soetjipto, Cindy Clarissa
  24. Soetjipto, Kevin Alexander
  25. Soetjipto, Rudy
  26. Soewono, Yenni
  27. Su, Bundi
  28. Sukianto, Kartika Dewi
  29. Sulastri, Sulastri
  30. Suryaatmadja, Hanny
  31. Suseno, Djoko
  32. Suseno, Naura Kanita Rosada
  33. Susiyah, Susiyah
  34. Tanus, Herumanto
  35. Thejakusuma, The Meiji
  36. Theodoros, Hendra
  37. Theodoros, Raynaldi
  38. Theodoros, Winoya
  39. Usin, Suriani
  40. Utomo, Soesilo
  41. Wahyuni, Eny
  42. Wen, Oktaria
  43. Wicaksana, Bhima Aly
  44. Widjaja, Andreas
  45. Widjaja, Djoko Satryo Tanoe
  46. Widjaja, Eko
  47. Widodo, Florentina Maria
  48. Widodo, Nanang Priyo
  49. Widyawati, Anna
  50. Wijaya, Alfred
  51. Wijaya, Bob Hartanto
  52. Wijaya, Marilyn
  53. Wijaya, William
  54. Wijaya Kwee

Marilah kita berdoa semoga AirAsia QZ 8501 Segera ditemukan

MATERI PENGAYAAN UN SMP 2015

December 27th, 2014

Modul soal pengayaan UN SMP 2015 disusun oleh Direktorat PSMP Kemendikbud juga dilengkapi dengan soal latihan serta pembahasan yang langsung disertakan pada setiap soal, sehingga memudahkan untuk belajar menghadapi tipe soal UN yang diperkirakan akan keluar nanti saat UN sesungguhnya digelar pada bulan Mei 2015.

ilahkan didownload pada Link dibawah
BisnisNgeTren.Com ya Paytren milik Ust. Yusuf Mansur Veritra Sentosa Internasional Treni KLIKVSI VSI

Bahasa Indonesia  Download  disini

Bahasa Inggris Download disini

IPA Biologi Download disini

IPA FISIKA Download disini

MATEMATIKA Download DISINI

Semoga bermanfaat, terimakasih

Pin.5261dd67

 

CARA MENJAWAB SOAL UJIAN BAHASA INDONESIA YANG SULIT

December 26th, 2014

Berikut ini teknik menjawab soal Bahasa Indonesia. Tulisan ini berasal dari Bapak Dewanto, guru Bahasa Indonesia SMP 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Mudah-mudahan teknik menjawab soal ini bermanfaat dalam menjawab soal yang mungkin sulit atau meragukan.

1. Menentukan Letak Kalimat Utama
a. Temukan kata hubung tunjuk ( ……ini, ….itu, hal ini, hal itu, tersebut, di atas dll ) pada kalimat kedua. Jika ada, hampir dapat dipastikan letak kalimat utama adalah pada kalimat pertama.
b. Kalimat kedua adalah kalimat penjelas yang menjelaskan dari segi apapun sesuatu yang terdapat pada kalimat utama ( di awal / di akhir ).
c. Temukan di mana letak apa/siapa yang dijelaskan tersebut ( Kalimat pertama atau kalimat terakhir ). Kalimat yang dijelaskan tersebut adalah kalimat utamanya.
Truk dan bis antri berjam-jam di Pelabuhan Penyeberangan Merak– Bakauhuni, Merak, Banten (1). Ratusan kendaraan bermotor berjajar tak beraturan di halaman parkir yang tidak beratap menunggu jadwal keberangkatan yang tertunda(2). Beberapa penumpang mengembalikan tiket kapal feri yang sudah terlanjur dibeli (3).Kepala pelabuhan menjelaskan bahwa hal tersebut disebabkan oleh ditundanya pemberangkatan tiga kapal feri akibat ombak laut yang kurang aman bagi pelayaran (4).
1. Kalimat utama pada paragraf di atas ….
a.Kalimat pertama c.Kalimat kedua b.Kalimat ketiga d. Kalimat keempat
2. Menentukan Gagasan Utama
a. apa/siapa yang digantikan oleh kata tunjuk yang terdapat pada kalimat kedua tersebut
adalah kata kunci bunyi gagasan utamanya
b. apa/siapa yang dijelaskan oleh kalimat penjelas adalah kata kunci gagasan utamanya
Menurut Badan Metreologi dan Geofisika ( BMG ), curah hujan yang tinggi disebabkan oleh adanya perubahan iklim yang ekstrim di sebelah Barat Laut Jawa. Dampak lain dari perubahan itu, banjir melanda beberapa daerah yang sebelumnya aman dari terjangan luapan air sungai. Daerah sepanjang pinggiran Kali Bengawan Solo adalah salah satu contohnya.
2. Gagasan pokok paragraf tersebut adalah…
a. Penyebab hujan c. Penyebab banjir
b. Penyebab perubahan iklim d. Daerah yang dilanda banjir
3. Kalimat Kritikan
a. Biasanya kalimat kritikan berbentuk kalimat perintah/larangan yang ditandai dengan adanya kata ( harus, seharusnya, sebaiknya, diharapkan, sewajarnya, jangan, sepantasnya dll ).
b. Lakukan eliminasi terhadap pilihan jawaban yang tidak berbentuk kalimat perintah/larangan karena kemungkinan besar bukan kalimat kritikan.
c. Perhatikan soal, siapa/pihak mana yang harus dikritik
d. Cari dalam bacaan ( pikiran, ucapan, atau perbuatan ) tidak baik yang dilakukan oleh pihak dalam soal sehingga perlu diberi kritikan
e. Bunyi kalimat kritikan harus sesuai dengan pikiran, ucapan, atau perbuatan tidak baik tersebut.
Bentrokan antarsuporter Persija dan Persipura yang memakan korban 1 orang tewas kemarin, bukan tanggung jawab PSSI, tetapi panitia pertandingan, begitu yang dikatakan Menpora kemarin (1). Bentrok antarsuporter sepakbola, bukan hanya sekali itu saja terjadi (2). Penyebab bentrok itu ada beberapa kemungkinan, antara lain akibat kekalahan tim yang didukungnya atau akibat tidak tegasnya wasit dalam memimpin pertandingan (3). Tingkat kedewasaan penonton yang masih rendah itulah yang membuat sepakbola Indonesia tidak berkualitas (4).
3. Kalimat kritikan yang tepat terhadap Menpora adalh….
a. Panitia jangan hanya memikirkan keuntungan saja
b. Sebaiknya pertandingan dipindahkan ke tempat lain
c. Menpora jangan lepas tangan begitu saja
d. Panitia pertandingan harus mengatur keluar masuknya penonton dengan lebih baik
4. Menentukan Perbedaan Penyajian Dua Teks Berita
a. Perhatikan kata-kata pertama pada teks 1
b. Kuasai lebih dahulu fungsi kata tanya siapa, apa, kapan, berapa, di mana, mengapa, dan bagaimana
c. Tentukan kata tanya yang sesuai jika kata-kata pertama pada teks 1 tersebut sebagai jawabannya. ( kata tanya tersebut adalah unsur pertama teks 1 )
d. Perhatikan pola pilihan jawaban a,b,c, dan d . Berdasarkan unsur pertama teks 1 di atas, lakukan eliminasi terhadap pilihan jawaban yang pasti salah.
e. Selanjutnya tentukan kata tanya yang sesuai jika kata-kata pertama pada teks 2 tersebut sebagai jawabannya. ( kata tanya tersebut adalah unsur pertama teks 2 )
f. Berdasarkan unsur pertama teks 2 di atas, lakukan eliminasi terhadap pilihan jawaban yang pasti salah.
g. Satu unsur berita dapat berbentuk satu kata atau lebih. Satu kalimat dapat memiliki satu unsur dapat juga lebih tergantung jenis kalimatnya
h. Untuk mengetahui letak unsur kedua atau ketiga atau unsur selanjutnya, buatlah kalimat tanya dengan kata tanya yang sesuai dengan unsur pertama teks tadi
i. dengan menggunakan sisa-sisa kalimat yang tidak menjadi jawaban. Kata-kata setelah kata-kata jawaban adalah unsur keduanya. Begitu selanjutnya.
Teks 1
Hingga Minggu petang ini, 20 korban tewas telah ditemukan, sedangkan 50 korban lainnya diduga masih tertimbun lumpur bercampur reruntuhan bangunan. Tim Sar UNS dan beberapa sukarelawan dengan alat seadanya bahu membahu menyingkirkan puing-puing rumah yang terendam lumpur hampir setinggi 5 meter hanya dengan diterangi lampu petromak.
Teks 2
Hujan deras yang mengguyur Pulau Jawa Kamis kemarin membuat 20 desa terendam banjir dan 2 jembatan terputus. Bahkan, di Desa Sitiung, Kecamatan Kendal Kota, air mencapai ketinggian 3 meter dan menenggelamkan ratusan rumah. Diperkirakan, hampir 2 milyard kerugian yang diderita akibat meluapnya Sungai Cibadak itu.
4. Perbedaan penyajian kedua teks berita tersebut adalah….
Teks 1 Teks 2
a. kapan-berapa-kapan apa-berapa-bagaimana
b. bagaimana-kapan-di mana kapan-dimana-berapa
c. berapa-kapan- siapa apa-mengapa-berapa
d. kapan-berapa-siapa apa-kapan-berapa

5. Kesamaan Informasi Beberapa Teks
a. Jika ada, perhatikan kata-kata berupa nama, angka, atau istilah yang terdapat dalam pilihan jawaban a,b,c, dan d sebagai pedoman untuk mencari informasi dalam teks
b. Pilihan jawaban benar jika informasi tersebut termuat baik pada teks 1 maupun teks 2
c. Jangan menentukan jawaban lebih dahulu jika belum berhasil menggaris bawahi kata-kata kunci pada teks 1 dan 2 yang berupa kata-kata yang bunyinya atau maknanya sama
Teks 1
Syafrudin atau yang lebih dikenal dengan sapaan Udin, terbunuh lebih dari 20 tahun lalu. Sampai sekarang siapa pembunuh wartawan Bernas yang dikenal kritis dalam mengritik kebijaksanaan pemerintah itu masih menjadi misteri. Beberapa tersangka sudah diadili dan dijatuhi hukuman. Namun, tak ada satu pun di antara mereka yang dihukum dengan dakwaan membunuh Udin.
Teks 2
Polycarpus dijatuhi 20 tahun penjara oleh Mahkamah Agung dalam kasus Munir. Banyak yang berpendapat bahwa Policarpus hanya boneka, bukan aktor utama dalam kasus yang juga mendapat sorotan PBB itu. Suciwati, istri Munir, belum puas dengan putusan itu. Dia menginginkan pengadilan terus mencari sebenarnya yang telah membunuh suaminya
5. Persamaan informasi kedua teks adalah….
a. Belum ditemukannya pembunuh yang sebenarnya
b. Terbunuhnya aktivis Hak Azazi Manusia
c. Dijatuhkannya hukuman bagi para pembunuh
d. Terbunuhnya wartawan yang kritis
6. Menentukan Isi Teks.
a. Isi teks yang terdiri atas satu paragraf dapat ditemukan pada kalimat utamanya.
b. Isi teks juga dapat berupa gabungan antara kalimat utama dengan salah satu kalimat penjelas.
c. Isi teks yang terdiri atas dua paragraf atau lebih dapat ditemukan pada pilihan jawaban yang memuat gabungan kalimat utamanya
d. Isi teks dapat ditentukan dengan menjawab pertanyaan “apa/siapa yang bagaimana”
Harga BBM Turun Lagi
Turunnya harga minyak dunia adalah hal yang sangat menguntungkan bagi SBY. Momen tersebut sangat pas dengan situasi politik menjelang pemilu tahun 2009. Maka, harga BBM pun turun sampai 3 kali dalam 6 bulan terakhir. Itu pun dengan harga terakhir yaitu Rp 4.500, pemerintah masih untung dan tak perlu memberi subsidi. Buktinya, harga jual di negara lain lebih rendah dari itu. Soal mengaku-aku sebuah prestasi yang didapat tanpa usaha apapun, bangsa Indonesia memang jagonya.
6. Isi teks berita tersebut adalah…
a. Menurunkan harga BBM merupakan prestasi
b. Harga BBM turun karena harga minyak dunia turun
c. Bangsa Indonesia jago mengaku-aku prestasi orang lain
d. Harga BBM turun karena jumlah minyak terlalu banyak
7. Menentukan larik bermajas
a. Kuasai lebih dahulu pengertian majas personifikasi, perumpamaan, metafora, klimak, metonimi, ironi, dan paradoks
b. Biasanya majas yang paling sering digunakan penyair adalah personifikasi ( mengorangkan benda ) yang dapat dirumuskan = KK/KS manusia + KB atau KB + KK/KS manusia.
c. Tandai kata-kata dalam pilihan jawaban yang susunan kata-katanya terdiri atas kata benda yang diikuti atau didahului, kata kerja/kata sifat yang mana kerja/sifat tersebut hanya biasa dijalankan/dimiliki manusia. Jika ditemukan pilihan jawaban itu memuat majas personifikasi
Fajar tiba
Mentari menampakkan senyumnya
Embun menetes dari ujung daun
Burung-burung berkicau dengan riuhnya
7. Larik yang bermajas pada kutipan puisi tersebut adalah….
a. Larik pertama b. Larik kedua c. Larik ketiga d. Larik keempat
Para mahasiswa kini tak lagi teriak
Hidup reformasi hidup rakyat
Mereka sudah jemu, lidahnya kaku
…….
Penguasa yang lahir dari hasil perjuangan mereka
Kini sibuk menumpuk harta
8. Larik bermajas yang sesuai untuk melengkapi baris adalah….
a.Mereka lebih suka belajar keras c. Mereka merasa tertipu
b.Hatinya berbisik-bisik d. Matanya melihat orang-orang berpesta pora
8. Kalimat Pendapat
Kuasai lebih dahulu ciri-ciri kalimat pendapat berikut.
a. Berbentuk kalimat saran/perintah/anjuran yang ditandai adanya kata ( sebaiknya, sepantasnya, seharusnya, sewajarnya dll )
b. Mengandung informasi yang belum pasti yang ditandai dengan adanya kata ( mungkin, kira-kira, diduga, diperkirakan, disangka dll )
c. Mengandung informasi tentang sesuatu yang belum terjadi yang ditandai dengan adanya kata ( jika, kalau, bila, andai, andai kata dll )
d. Terdapat kata sifat atau kata yang dapat ditandai seperti kata sifat ( sangat + ……..)
e. Tandai kata-kata kunci di atas pada bacaan untuk menentukan pilihan jawaban yang benar
Selain menulis novel, Mochtar Lubis juga menghasilkan cerpen dan esai dengan berbagai tema (1). Beberapa penghargaan telah diterimanya, di antaranya penghargaan Magsaysay untuk romannya yang berjudul “Senja di Jakarta” (2). Romannya “Harimau Harimau Harimau!” dinobatkan sebagai prosa terbaik pada tahun 1977 (3). Penulis ini pada jaman Orde Lama pernah dipenjarakan oleh penguasa Bung Karno 4. Dia dikenal sebagai seseorang yang punya idealisme tinggi dalam mempertahankan pendapatnya (5).

9. Kalimat yang berisi pendapat terdapat ……..
a. Kalimat pertama c. Kalimat keempat b. Kalimat ketiga d. Kalimat kelima

9. Menentukan Fakta
Kalimat yang tidak memuat kata-kata kunci kalimat pendapat, kemungkinan besar kalimat fakta
Novel “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata telah terjual jutaan eksemplar. (1). Novel itu memang pantas dianggap sebagai novel bertema pendidikan yang fenomental.(2).Novel itu berkisah tentang kehidupan masa kecil pengarangnya.(3). Cara bertuturnya yang menarik membuat novel ini pantas dibaca oleh para pelajar dan pendidik. (4)
10. Fakta pada tajuk di atas terdapat pada kalimat…
a. 1 dan 4 b. 2 dan 4 c. 1 dan 3 d. 2 dan 3
10. Menentukan Kesimpulan/ Gagasan Utama Tajuk
a. Kesimpulan ( simpul/tali/ikat ) adalah satu kalimat yang dapat mewakili seluruh kalimat yang terdapat pada bacaan.
b. Tentukan apa/siapa + bagaimana yang dibahas dalam tajuk.
c. Siapa/apa + bagaimana tersebut adalah gagasan tajuk tersebut, atau
d. Cari pilihan jawaban yang memuat kalimat yang isinya sama dengan isi kalimat utama atau gabungan kalimat utama dengan kalimat penjelas, atau
e. Cari pilihan jawaban yang isinya dapat mewakili isi seluruh bacaan
11. Menentukan Opini Yang berlawanan
a. Cari pada pilihan jawaban yang isinya berlawanan/berkebalikan dengan apa yang tertulis pada bacaan
b. Tandai kata atau gabungan kata pada pilihan dan bacaan sebagai bukti bahwa kedua pernyataan itu bertentangan
12. Menentukan keberpihakan Penulis
a. Keberpihakan diujudkan dalam bentuk kalimat yang berisi sanjungan, pujian, persetujuan, ungkapan belas kasihan, atau keprihatinan
b. Cari dalam bacaan kalimat yang berisi hal –hal tersebut. Pihak yang dikomentari positif itulah yang berpihaki
Derita Gaza
Perseteruan antara Israel dan Palestina adalah sejarah yang umurnya sudah ratusan tahun. Umat Nabi Musa, kaum Israel, menganggap Palestina adalah tanah yang dijanjikan Tuhan bagi mereka. Maka sejak terbentuknya gerakan Zionisme di awal abad 20, kaum yang tidak punya Negara itu berbondong-bondong memasuki Palestina dengan segala macam cara.
Dengan dukungan ekonomi yang kuat dan persenjataan lengkap ditambah Amerika Serikat sebagai pendukungnya, maka sukseslah aneksasi itu. Maka, jadilah Palestina menjadi anak tiri di negerinya sendiri. Nasib anak tiri, tentu saja biasanya diperlakukan dengan sewena-wena.
Kekejaman Israel seperti yang dilakukannya selama 20 hari belakangan ini dengan menjatuhkan ribuan bom hanyalah pengulangan dari pembunuhan-pembunuhan sebelumnya. Hamas yang dianggap teroris hanyalah salah satu alat pengesah dari kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina.
Sudah saatnya Dunia Islam, khususnya dunia Arab bersatu dalam tindakan nyata. Sudah waktunya para pemimpin negara-negara membuka matanya yang disilaukan oleh gemerlapnya dolar Amerika. Israel sudah keterlaluan. Derita rakyat Palestina di Jalur Gaza sudah diluar batas kemanusian

11. Gagasan utama tajuk tersebut adalah…
a.Negara Israel menyerang Palestina untuk menumpas teroris
b.Kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina harus segera dihentikan oleh para pemimpin dunia.
c.Amerika adalah negara pendukung Israel
d. Sudah lama Israel menginginkan negara Palestina
12. Opini yang berlawanan dengan isi tajuk di atas …..
a. Israel dan Palestina adalah dua Negara yang sudah lama bermusuhan
b. Biarpun negaranya kecil, Israel kuat dalam hal ekonomi dan persenjataan
c. Selama ini, negara-negara Arab adalah pembela setia bangsa Palestina
d. Dalam sejarah, bangsa Israel adalah umat Nabi Musa.
13.Kesimpulan yang paling tepat dari tajuk di atas …..
a. Karena tak punya tanah air, Israel menguasai negara Palestina
b. Para tokoh dunia mengutuk serangan Israel terhadap rakyat Palestina
c. Bantuan terus mengalir untuk rakyat palestina yang sedang menderita.
d. Negara Indonesia sangat bersimpati pada negara Palestina
14.Berdasarkan kutipan tajuk di atas, keberpihakan penulis ditujukan kepada……
a. Rakyat Palestina b. Kelompok Hamas c. Pemimpin Arab d. Negara Israel
14. Menentukan Pertanyaan Sesuai Tabel
a. Membaca tabel dilakukan dengan melihat informasi yang terdapat pada pertemuan antara baris dan kolom
b. Informasi yang terdapat dalam tabel, biasanya berupa angka, waktu, dan benda/orang
c. Kata tanya yang sesuai dengan isi informasi tersebut adalah berapa, kapan, dan apa/siapa
d. Curigai pilihan jawaban yang menggunakan kata tanya tersebut sebagai pilihan jawaban benar
e. Pertanyaan yang sesuai adalah pertanyaan yang jawabannya dapat ditemukan pada tabel.
f. Tandai informasi di tabel yang menjadi jawaban dari pertanyaan yang sesuai
15. Menentukan kesimpulan Isi Tabel
a. Pahami arti/maksud kata-kata berikut: naik, turun, sama, rata-rata, seimbang, naik tajam,meroket, turun drastis
b. Cocokkan satu persatu pilihan jawaban dengan isi tabel
c. Tandai informasi di tabel yang menjadi jawaban dari pernyataan yang sesuai
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Amerika Tahun 2004-2008
Keboc

15. Pertanyaan yang sesuai dengan isi tabel adalah …
a. Mengapa nilai tukar rupiah terhadap dolar begitu rendah?
b. Berapa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika pada tahun 2009?
c. Kapan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika akan turun?
d. Berapa penurunan nilai tukar rupiah tahun 2008 dibanding tahun sebelumnya?
16. Kesimpulan yang sesuai dengan isi tabel di atas adalah…
a. Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika selalu mengalami penguatan
b. Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika kadang menguat kadang melemah
c. Pelemahan nilai rupiah terhadap dollar Amerika terbanyak dari tahun sebelumnya terjadi pada
tahun 2008
d. Pelemahan nilai rupiah terhadap dollar Amerika paling sedikit dari tahun sebelumnya terjadi pada tahun 2004
16. Menentukan Pertanyaan Sesuai Grafik
a. Membaca grafik dilakukan dengan melihat informasi yang terdapat pada pertemuan antara garis vertikal dan garis horisontal
b. Informasi yang terdapat dalam grafik, biasanya berupa angka, waktu, dan benda/orang
c. Kata tanya yang sesuai dengan isi informasi tersebut adalah berapa, kapan, dan apa/siapa
d. Curigai pilihan jawaban yang menggunakan kata tanya tersebut sebagai pilihan jawaban benar
e. Pertanyaan yang sesuai adalah pertanyaan yang jawabannya dapat ditemukan pada grafik.
f. Tandai informasi di grafik yang menjadi jawaban dari pertanyaan yang sesuai
17. Menentukan kesimpulan Isi Grafik
a. Pahami arti/maksud kata-kata berikut: naik, turun, sama, rata-rata, seimbang, naik tajam,meroket, turun drastis
b. Cocokkan satu persatu pilihan jawaban dengan isi tabel
c. Tandai informasi di tabel yang menjadi jawaban dari pernyataan yang sesuai

Grafik Penjualan Tepung
Terigu PT Boga Sari Tahun 2002 – 2006

17. Pertanyaan yang sesuai dengan isi grafik adalah…
a. Mengapa angka penjualan tahun 2006 paling tinggi?
b. Kapan penjualan mengalami peningkatan paling tajam dibanding tahun sebelumnya?
c. Berapa jumlah kenaikan pada tahun 2003 dibandingkan dengan tahun sebelumnya?
d. Berapa jumlah penjualan pada tahun 2007?
18. Kesimpulan isi grafik tersebut adalah….
a. Jumlah kenaikan dan penurunan penjualan tiap tahun sama
b. Penjualan mengalami penurunan pada 2004 tapi naik lagi pada tahun berikutnya.
c. Kenaikan tahun 2005 dari tahun sebelumnya lebih besar daripada kenaikan tahun 2006
d. Penjualan mengalami kenaikan pesat pada tahun 2006
18. Menentukan Citraan
a. Citraan adalah gambaran lewat kata-kata. Citraan penglihatan berkaitan dengan sesuatu yang dilihat, pendengaran dengan suara-suara, penciuman dengan bau, perasaan dengan apa-apa yang biasa dirasakan hati, perabaan berkaitan dengan apa yang dirasakan kulit, gerak berkaitan dengan sesuatu yang sedang bergerak, pencecapan berkaitan dengan apa yang dirasakan lidah.
b. Perhatikan, kata-kata yang terdapat pada larik-larik puisi tersebut berhubungan dengan sesuatu yang berkaitan dengan panca indra yang mana? Itulah citraannya
c. Jika terdapat lebih dari satu citraan, pilih yang lebih sering muncul
19. Menentukan Isi Puisi
a. Pahami, isi puisi biasanya tidak tertulis dengan jelas pada larik-larik puisi tersebut
b. Isi puisi berupa jawaban dari pertanyaan : apa/siapa yang bagaimana yang diceritakan dalam puisi tersebut.
c. Isi puisi berupa kesimpulan dari seluruh larik-larik puisi, bukan salah satu larik saja
d. Biasanya pilihan jawaban yang berisi kata-kata yang diambil dari larik puisi, bukan pilihan jawaban benar
Ringkiknya adalah amarah,
Bagai derap kaki kuda sumba yang tak pulang
ke kandangnya
dengusnya adalah nada hati
Akan cinta yang telah terbagi
19. Jenis citraan yang terdapat puisi tersebut…
a. Perabaan c. penciuman b. Pencecapan d. pendengaran
20. Puisi tersebut berisi tentang…..
a. Kuda Sumba yang meringkik c. Derap kaki kuda Sumba
b. Perasaan cemburu d. Perasaan cinta
20. Membaca Denah
a. Pahami lebih dahulu arah mata angin. Pada denah bagian atas gambar menandakan arah Utara, bawah Selatan, bagian tangan sebelah kanan menandakan arah Timur dan tangan kiri menandakan arah Barat.
b. Pahami maksud kata-kata berikut: sejajar, berhadapan, berseberangan, berdampingan, mengapit, dekat, jauh atau kata lain yang menunjukan posisi dua benda

Denah Alun-alun Kajen

U

Jalan Mandurojo

21. Pernyataan yang sesuai dengan denah di atas adalah…
a. Kantor Setda berada di sebelah Timur gedung dewan
b. Rumah dinas bupati berhadapan dengan masjid
c. Gedung GPU berada di sebelah Selatan masjid
d. Alun-alun berada disebelah Barat masjid
21. Menentukan Rima
a. Rima adalah persanjakan atau persamaan bunyi
b. Rima sama jika larik 1,2,3,4 pada akhir larik sama bunyi ( aaaa )
c. Rima kembar, jika bunyi akhir larik pertama kedua sama dan larik ketiga keempat juga sama tapi berbeda bunyi dengan larik 1 dan 2 ( aabb )
d. Rima silang jika bunyi akhir larik 1 dan 3 sama dan larik 2 dan 4 sama tapi berbeda bunyi dengan larik 1 dan 3 ( abab )
e. Rima bebas jika larik 1,2,3, 4 pada akhir larik berbeda bunyi ( a,b,c,d )
22. Puisi yang menggunakan rima silang adalah….
a. tak ada air mata
kegagalan hanya suskses tertunda
tak ada derita
esok mentari kan tiba
b. pagiku hilang sudah melayang
hari mudaku sudah pergi
sekarang petang datang membayang
batang usiaku sudah tinggi
c. kalau kata ditelan dusta
maknapun pasti tak ada
jika nama tak tersimpan di hati
air mata itu tak ada arti
d. sekali datang
kedua pergi
ketiga selamat jalan
kapan berjabat tangan?

Angin pergi ke Utara
Pelangi melambai berucap sayang
Angin pulang menemui cintanya
Senja berbisik selamat……
23. Kata yang tepat untuk melengkapi puisi di atas agar menimbulkan rima tertentu adalah….
a.datang b. bertemu c. malam d. pagi
22. Menentukan Pesan/Amanat Cerpen/Novel/Drama
a. Cari hal positif ( lakukan ) atau negatif ( jangan meniru ) yang dilakukan oleh tokoh dalam bacaan
b. Nasihat/pesan/amanat berkaitan dengan hal tersebut.
c. Kalimat amanat biasanya berbentuk kalimat perintah
Siang begitu terik. Suta sedang menunggu angkutan yang membawanya pulang. Tiba-tiba dia melihat selembar puluhan ribuan jatuh dari kantong celana seorang pemuda. Diinjaknya uang sepuluh ribuan itu. Lumayan buat beli jajan, pikir Suta. Setelah pemilik uang naik ke angkutan, dipungutnya uang itu dengan suka cita.
24. Pesan tersirat yang sesuai dengan kutipan cerpen ..
a.Jika ada uang jatuh injaklah! c. Jangan sia-siakan rejeki yang datang!
b. Jadilah anak yang jujur! d. Jangan terlalu banyak jajan!
23. Menentukan latar tempat, waktu, atau suasana dalam cerpen/novel/puisi
a. Pahami bahwa nama tempat, nama waktu, atau nama suasana dalam cerpen/novel/puisi biasanya tidak tertulis secara tersurat, tetapi hanya berupa kata-kata yang merupakan ciri-ciri tempat, waktu, suasana yang dimaksud ( tersirat )
b. Pahami tokoh/sesuatu yang terdapat dalam bacaan
c. Tentukan apa yang sedang dilakukan tokoh/sesuatu tersebut dalam satu kata kerja ( Ani sedang makan, Budi minum, Siti merenung dll )
d. Nama tempat yang digunakan si tokoh/sesuatu dalam melakukan sesuatu adalah latar tempatnya
e. Nama waktu ketika si tokoh/esuatu melakukan sesuatu adalah latar waktunya
f. Situasi/ suasana/perasaan si tokoh/sesuatu saat melakukan sesuatu adalah latar suasananya
Aku segera melemparkan kail. Tak lama kemudian seekor ikan lele yang cukup besar tersangkut. Anakku yang nomor dua berteriak-teriak kegirangan Teriakan itu lebih keras dibandingkan saat dia mendapat ikan di sungai kemarin. .Anton, pemilik pemancingan datang membawa ember berisi air
25. Latar tempat kutipan novel tersebut adalah….
a. Sungai b. Laut c. Kolam d. tambak
Baru kali ini ada teman pria main ke rumahnya. Ira jadi gugup. Dia tidak sadar bahwa apa yang disangkanya gula itu adalah garam halus.
“Ada apa…?” tanyanya ketika tanpa dia duga Rudi menyemprotkan air teh yang sedang dia suguhkan itu.
26. Suasana yang terdapat pada kutipan cerita pendek di atas adalah….
a.senang b. bingung c. malu d. damai
24. Menentukan Jenis Konflik
Konflik adalah masalah yang sedang dihadapi tokoh cerita. Jenis konflik yaitu 1. fisik/badan/raga/badan, 2. konflik psikis/batin/jiwa/rokhani, 3. konflik ide/pendapat.
Tentukan apa yang sedang dilakukan tokoh cerita. Jika berkelai atau ada kontak fisik dengan tokoh lain ( konflik fiSik), merenung, bersedih karena sedang memiliki suatu masalah ( konflik batin), beradu pendapat, diskusi/berdebat ( konflik ide )
25. Menentukan Konflik dalam cerita
a. Tentukan peristiwa apa yang menyebabkan si tokoh cerita berkelai, bersedih, merenung, atau berdebat.
b. Peristiwa itulah konfliknya.
c. Perhatikan pola pilihan jawaban, lalu cocokkan dengan isi pada pilihan jawaban dengan isi pada bacaann.
d. Pilihan jawaban yang isinya sesuai dengan apa yang tertulis dalam bacaan itulah pilihan jawaban yang benar.
Apa salahnya jadi orang tak punya, batin Iwan sedih sepulang sekolah. Tak ada yang punya hak untuk menghinanya walaupun bapaknya hanya tukang becak. Tadi Dodo dan kawanannya menertawakan sepatunya yang bolong di bagian ibu jari. Kemarin mereka memperolok tasnya yang kumal dan sudah kehilangan warnanya. Besok apa lagi?
27.Jenis konflik pada kutipan cerpen tersebut adalah…
a. Psikis b. Lahir c. Ide d. Badan
28.Yang menjadi konflik pada kutipan cerpen tersebut adalah…
a.Iwan suka menghina teman-temannya c.Iwan sedih karena dihina teman-temannya.
b. Dodo mengajak Iwan berkelai d.Iwan membalas ejekan Dodo
26. Menentukan Nilai Moral Cerita
a. Nilai moral adalah nilai yang berhubungan dengan perbuatan baik dan buruk.
b. Nilai moral biasanya diwujudkan dalam kalimat pesan.
c. Cari ucapan/ perbuatan/ pikiran yang bersifat negatif dari tokoh cerita.
d. Bunyi nilai moral berkaitan dengan hal tersebut
Setelah lima tahun berada di Jakarta, Rusdi pulang sambil membawa calon istrinya. Namun, Bapaknya menyambutnya dengan dingin.
“Memangnya tidak ada gadis yang bukan orang Menado?” tanyanya ketus.
Rusdi tidak menanggapi. Istri pertama bapaknya adalah orang Menado, tetapi menurutnya belum tentu semua gadis Menado tukang selingkuh seperti yang dikenal bapaknya.
29. Nilai moral dalam kutipan novel di atas adalah..
a. kita tidak boleh menganggap remeh orang lain c. Jangan suka menyamaratakan sifat orang lain
b. Bantahlah ayahmu jika kamu berani d. Dalam bertindak turutilah kata hatimu.
27. Menentukan Watak Pelaku Cerita
a. Pahami lebih dahulu pengertian contoh-contoh watak/karakter berikut: bengis, bijaksana, pengertian, perhatian, pengecut, penyabar, cerdik, licik,soleh, relijius, patuh dll
b. Pahami lebih dahulu bahwa watak pelaku cerpen/novel/drama biasanya tidak tertulis secara gamblang, tetapi hanya berupa kata-kata/perbuatan yang merupakan ciri-ciri sebuah watak.
c. Watak tokoh dapat dilihat lewat apa yang dikatakan/lakukan/pikirkan tokoh tersebut , apa yang dituliskan pengarang, ciri pisik si tokoh, dan disebutkan tokoh lain
d. Pahami siapa tokoh yang harus ditentukan wataknya
e. Perhatikan pola pilihan jawaban, lalu secara berurutan cari bukti yang berupa perkataan /perbuatan/penjelasan pengarang/ucapan tokoh lain yang sesuai dengan watak tersebut
Budi :“Kalau ada orang mengemis, kadang aku beri kadang tidak. Aku lihat dulu orangnya..
Tono :“Bukanlah memberi sedekah itu baik?”
Budi :“Betul, tapi kalau kita memberi sedekah pada orang masih muda dan berbadan sehat itu
tidak mendidik!”
30. Watak Budi berdasarkan kutipan drama di atas adalah….
a. Pelit b. Perhitungan c. Pemurah d. licik
“Jangan menaruh semua uang di dompet. Simpan lainnya di kaos kaki yang kau pakai” nasihat Kakek Nonyo.
Narjo patuh pada nasihat itu. Uang hasil penjualan kambing yang akan dipakainya sebagai bekal merantau ke Surabaya di dimasukkannya ke dalam kaos kaki.
“Saya berangkat dulu, Kek!” pamitnya
31. Karakter tokoh kakek digambarkan melalui
a. Dialog tokoh tersebut c. Dinarasikan oleh pengarang
b. Disebutkan tokoh lain d. Ciri pisik tokoh
Pak Harun masuk ruangan sambil membawa segelas air putih yang diambilnya dari dapur (1 ). Dodi, Riswan, dan Tini yang dituduh mencuri uang Tari tidak paham maksudnya ( 2 ).
“Air putih ini sudah diberi doa oleh Kyai Zaenal Arifin. Bagi pencuri uang Tari yang meminumnya perutnya akan langsung bengkak!” kata Pak Harun menakut-nakuti ( 3 )
Tini langsung pucat pasi ( 4 ). Pak Harun melihat perubahan wajah Tini tersebut (5). Setelah menyuruh Dodi dan Riswan keluar dari ruang BP, dia kembali menginterogasi Tini ( 6 ).
32. Bukti kecerdikan Pak Harun terdapat pada….
a. Kalimat 1 dan 3 b. Kalimat 1 dan 6 c. Kalimat 3 dan 5 d. Kalimat 3 dan 6
28. Menentukan Tulisan Buku Harian/Pengalaman pribadi
a. Pahami, bahwa pelaku dalam buku harian/ pengalaman adalah “aku/saya”
b. Bagian yang tertulis dalam buku harian biasanya waktu, tempat, peristiwa yang disertai ekspresi perasaan si pelaku saat mengalami peristiwa itu.
c. Perhatikan pola pada pilihan jawaban lalu temukan perbedaan tiap bagian pada keempat pilihan jawaban tersebut. Mulai dari pelaku ( aku/saya), waktu, tempat, peristiwa lalu ekspresi perasaan.
d. Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yang salah satu bagiannya tidak sesuai dengan ilustrasi.
e. Lakukan hal yang sama dengan bagian yang lain tanpa menyertakan pilihan jawaban yang sudah dieliminasi sampai ditemukan pilihan jawaban yang benar-benar sesuai dengan ilustrasi
Saat pengumuman hasil Uji Coba Ujian Nasional 1, 21 Februari 2009 nilai Santi hancur. Dia dinyatakan tidak lulus. Dia sangat merasa bersalah pada Bapak Ibunya yang telah dengan susah payah membiayai sekolahnya.
33. Catatan harian yang ditulis Santi sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah….
a. 21 Februari 2009 adalah hari sial bagiku. Ayahku memarahiku karena aku tidak lulus uji coba ujian nasional.
b. Pada 21 Februari 2009 ini aku berjanji akan rajin belajar agar lulus ujian nasional
c. Aku merasa bersalah pada ayah ibu. Pada 21 Februari 2009 ini aku akan minta maaf karena telah berbuat salah.
d. Tidak lulus dengan nilai hancur. Betapa bersalahnya aku pada bapak ibuku. Sejak 21 Februari 2009 ini aku berjanji akan belajar lebih sungguh-sungguh..
29. Menulis Memo Sesuai Ilustrasi
a. Pahami hal-hal berikut pada ilustrasi: pengirim memo, yang dikirimi memo, hubungan antara penulis memo dan yang dikirimi, dan isi perintahnya.
b. Pengecoh soal jenis ini terletak pada ketidaksesuaian antara pilihan jawaban dengan isi ilustrasi yang berkaitan dengan pengirim memo, yang dikirimi memo, dan isi perintah.
c. Perhatikan pola pada pilihan jawaban lalu temukan perbedaan tiap bagian pada keempat pilihan jawaban tersebut.
d. Mulailah dari perbedaan kata perintah yang digunakan ( kata perintah yang benar adalah yang sesuai dengan hubungan antara pengirim dan yang dirimi memo) .
e. Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yang salah satu bagiannya tidak sesuai dengan ilustrasi.
f. Lakukan hal yang sama dengan bagian yang lain ( isi ) tanpa menyertakan pilihan jawaban yang sudah dieliminasi ( silang dibelakang pilihan jawaban yang pasti salah ) sampai ditemukan pilihan jawaban yang benar-benar sesuai dengan ilustrasi
Kepala sekolah menulis memo pada urusan kesiswaan agar segera membuat program kerja tahun 2009
34. Kalimat pesan yang sesuai ilustrasi tersebut adalah
a. Segera laporkan program kerja kesiswaan tahun 2009
b. Mohon segera laksanakan program kerja kesiswaan tahun 2009
c. Buat segera program kerja kesiswaan tahun 2009
d. Segera buatkan data siswa tahun 2009
30. Menyusun laporan Sistematis
a. Laporan yang sistematis adalah laporan yang disusun sesuai dengan urutan waktu kejadian
b. Jika pada salah satu kalimat terdapat atau dimulai dengan kata hubung, cari kalimat sebelum kalimat tersebut.
c. Lihat pada pilihan jawaban yang sesuai dengan urutan kedua kalimat tersebut.
d. Lakukan eliminasi terhadap pilihan jawaban yang urutannya nomornya tidak sesuai dengan urutan nomor dua kalimat tersebut.
31. Menyusun laporan Sesuai Ilustrasi
a. Pada ilustrasi, temukan kalimat yang memuat tujuan diadakannya kegiatan tersebut
b. Bunyi laporan sesuaikan dengan tujuannnya
1. Peringatan itu diisi dengan perlombaan pidato, baca puisi, lomba membuat majalah dinding, lomba pidato guru, dan kebersihan antarkelas.
2. Beberapa guru dari sekolah lain kami libatkan sebagai juri lomba.
3. Seluruh siswa dan guru terlibat di dalamnya.
4. Rencananya, peringatan tersebut akan kami adakan secara rutin setiap tahunnya.
5. Pada 28 Oktober 2008 SMP 1 Jurangjero memperingati bulan bahasa.
35.Urutan penyusunan laporan yang sistematis adalah….
a. 3,5,1,4,2 b.3,1,2,5,4 c.5,3,1,2,4 d.5,4,1,3,2
Kelompok Karya Ilmiah Remaja (KIR ) SMP 1 Waralaba mengadakan kunjungan ke Agro Wisata Salak Pondoh di Turi Sleman untuk mengetahui bagaimana cara memanen salak.
36. Laporan yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah…
a. Agro Wisata itu adalah didirikan pada tahun 1968 oleh H. Ujang. Sekarang tempat wisata itu diteruskan oleh anaknya.
b. Salak yang sudah tua tidak berambut dan warnanya mengkilap. Salak harus dipotong sekaligus dengan tangkainya dengan sabit
c. Jumlah pengunjung Agro Wisata rata-rata 100 orang setiap harinya yang berasal dari sekitar kota Yogyakarta.
d. Luas Agro Wisata Turi 10 ha dengan jumlah tanaman salak siap panen 10.000 batang. Tiap seminggu sekali pohon harus disiram
32. Menulis Pembuka Surat Pribadi
a. Pembuka surat pribadi biasanya berisi salam, sapaan, menanyakan kabar si penerima surat, dan mengabarkan keadaan si pengirim surat.
b. Kata sapaan dan salam harus sesuai kedudukan antara pengirim dan penerima surat
c. Perhatikan pola pilihan jawaban lalu temukan perbedaan keempat pembuka surat tersebut
d. Begitu menemukan satu perbedaan, sesuaikan dengan urutan bagian pembuka surat pribadi tersebut
e. Pilihan jawaban yang isinya tidak sesuai dengan bagian-bagian pembuka surat pribadi di atas, kemungkinan kata-kata/kalimat yang seharusnya ditulis pada bagian isi.
Buat sahabatku Ratna
Di Surabaya
…………
Aku dengar kabar dari Andi, teman kita dulu, kamu berhasil memenangkan lomba siswa teladan tingkat Kabupaten Pacitan. Selamat ya atas prestasimu. Aku Ikut bangga.
Tolong ceritakan bagaimana kamu bisa sukses seperti itu. Aku tunggu balasanmu. Tak lupa sampaikan salam hormatku kepada ayah dan ibumu.
Sekian dulu, terima kasih.

37.Pembuka surat pribadi di atas yang paling tepat adalah
a. Salam manis,
Bagaimana kabarmu Ratna? sudah lama kita tidak berjumpa. Semoga kamu sekeluarga sehat-sehat adanya seperti juga kami sekeluarga di Semarang
b. Salam manis,
Rat, kamu luar biasa. Jangan heran ya kalau aku sudah mendengar berita yang menghebohkan itu. Bahkan, berita itu sudah tersebar di seluruh kampung kita.
c. Salam manis,
Bagaimana kabar kabar teman kita Santi, Ratna? Sudah lama kami tidak berjumpa. Semoga mereka sekeluarga sehat-sehat adanya seperti juga kami sekeluarga di Semarang
d. Salam manis,
Rat, kami sudah kangen dengan canda tawamu. Sudah lama kita tidak berjumpa. Kapan kita bertemu lagi, ya?
33. Menulis Penutup Surat Pribadi
a. Penutup surat pribadi biasanya berupa penekanan apa yang tertulis dalam isi atau berupa pesan
b. Jika ada, temukan pada soal gambaran isi penutup surat tersebut.
c. Perhatikan pola pada pilihan jawaban lalu temukan perbedaan isi penutup surat tersebut pada keempat pilihan jawaban tersebut.
d. Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yang isinya tidak sesuai dengan ilustrasi.
…….
Sampai di sini dulu ya. Doa kakak semoga kamu bahagia. Tak lupa kakak mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan. Dan yang terakhir, …….
38. Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang penutup surat pribadi tersebut agar si adik tidak lupa bahwa sebentar lagi akan menempuh ujian nasional adalah …
a. Jangan lupa belajar sungguh-sungguh .Sebentar lagi kamu naik ke kelas sembilan dan harus menempuh ujian nasional
b. Jangan lupa sebentar lagi ujian nasional. Persiapkan diri sebaik-baiknya agar lulus dengan nilai baik.
c. Jangan lupa berdoa agar kamu diterima di sekolah favorit seperti yang kamu impikan selama ini.
d. Jangan lupa minta restu pada Bapak dan Ibu jika besok akan berangkat menempuh ujian nasional.
34. Menulis Isi Surat Undangan
a. Isi surat undangan biasanya berisi hari/tanggal, waktu, tempat, dan acara/kegiatan
b. Sapaan menggunakan hurup besar dan menyesuaikan kedudukan antara si pengundang dan yang diundang.
c. Pengecoh soal jenis ini terletak pada ketidaksesuaian antara pilihan jawaban dengan isi ilustrasi yang berkaitan dengan sapaan, hari/tanggal, waktu, dan nama acara
d. Perhatikan pola pada pilihan jawaban lalu temukan perbedaan tiap bagian pada keempat pilihan jawaban tersebut.
e. Mulailah dari perbedaan kata kata sapaan yang digunakan ( kata sapaan yang benar adalah yang sesuai dengan hubungan antara pengirim dan yang dikirimi undangan) .
f. Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yang salah satu bagiannya tidak sesuai dengan ilustrasi.
g. Lakukan hal yang sama dengan bagian yang lain (hari/tanggal, waktu, dan nama acara ) tanpa menyertakan pilihan jawaban yang sudah dieliminasi ( silang dibelakang pilihan jawaban yang pasti salah ) sampai ditemukan pilihan jawaban yang benar-benar sesuai dengan ilustrasi
Ketua OSIS SMP Prawira Marta Mengundang seluruh pengurus untuk berkumpul pada hari Senin, 5 Mei 2008 di ruang OSIS, pada pukul 08.00 untuk membentuk Panitia Peringatan Hari Pendidikan Nasional.
39. Isi surat undangan yang paling sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah…
a. Dengan hormat,
Dalam rangka peringatan hari Kebangkitan Nasional, kami mengundang Saudara besok pada
hari, tanggal : Senin, 5 Mei 2008
waktu : 08.00 s.d. selesai
tempat : Ruang OSIS
acara : Pembentukan Panitia
b. Dengan hormat,
Untuk menyambut hari Pendidikan Nasional, kami mengundang Bapak untuk memimpin pembentukan panitia besok pada
hari, tanggal : Senin, 5 Mei 2008
waktu : 08.00 s.d. selesai
tempat : Ruang OSIS
c. Dengan hormat,
Dalam rangka peringatan hari Pendidikan Nasional, kami mengundang Saudara besok pada
hari, tanggal : Senin, 5 Mei 2008
waktu : 08.00 s.d. selesai
tempat : Ruang OSIS
acara : Pembentukan Panitia
d. Dengan hormat,
Dalam rangka peringatan hari Kebangkitan Nasional, kami mengundang Saudara besok pada
hari, tanggal : Senin, 5 Mei 2008
waktu : 08.00 s.d. selesai
tempat : Ruang OSIS

35. Menulis Penutup Surat resmi
a. Jenis surat resmi adalah pemberitahuan, undangan, dan permohonan.
b. Sesuaikan kalimat penutup dengan jenis suratnya.
c. Syarat penutup surat resmi adalah, jangan menggunakan kata ganti milik atau klitika “nya”, tetapi gunakan kata sapan Bapak, Ibu, Anda, Saudara, Adik, dll
d. Gunakan kata kerja aktif ( mengucapkan, kami ucapkan), jangan pasif ( diucapkan )
e. Ungkapan jangan berlebih-lebihan ( sangat terima kasih, kami haturkan, banyak-banyak terimakasih )
Mengharap kehadiran Bapak untuk menghadiri acara pentas seni pada peringatan Hari Kartini, besok pada :
a. hari/tanggal : Sabtu, 25 April 2009
b. waktu : Pukul 10.00 s.d. 12.00 Wib
c. tempat : Aula SMP 1 Kebunsari
………..
Ketua OSIS,

Maya
40. Penutup surat undangan resmi di atas adalah…
a. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih
b. Atas perhatian Bapak, kami banyak-banyak mengucapkan terima kasiih.
c. Atas terkabulnya undangan ini, kami ucapkan terima kasih
d. Atas perhatian Bapak, kami mengucapkan terima kasih
36. Menulis Rangkuman
a. Jika bacaan terdiri atas satu paragraf, rangkuman berupa kalimat utamanya atau kalimat utama dan salah-satu kalimat penjelas.
b. Jika bacaan teridiri atas lebih dari satu paragraf, rangkuman berupa gabungan kalimat utama tiap paragraf.
c. Perhatikan kata-kata/kalimat pertama masing-masing pilihan jawaban
d. Curigai pilihan jawaban yang kalimat pertamanya diambil dari kalimat utama paragraf pertama sebagai pilihan jawaban benar.
e. Jika ada dua atau tiga pilihan jawaban yang kalimat pertamanya diambil dari kalimat utama paragraf pertama, lakukan perbandingan pada kalimat selanjutnya
Sebagian besar wanita menginginkan punya berat badan yang ideal. Banyak hal yang telah mereka coba, antara lain dengan cara sedot lemak dan mengurangi porsi makan secara drastis. Bahkan, hal itu dilakukan tanpa menghiraukan asupan gizi yang masuk kedalam tubuh. Tentu saja hal itu bukanlah cara yang baik karena cara tersebut dapat mengganggu kesehatan tubuh.
Cara yang paling baik dalam membentuk tubuh yang ideal yaitu dengan mengatur pola makan. Pengaturan jumlah kalori serta menjaga keseimbangan gizi yang masuk ke dalam tubuh akan membentuk tubuh yang ideal dan tentu saja sehat.
Selain cara tersebut, olah raga adalah hal yang tidak boleh ditinggalkan. Pembakaran lemak selama aktivitas olahraga adalah cara yang paling alami. Hal itu lebih sehat daripada operasi sedot lemak yang banyak memakan biaya. Soal jenis olahraga, pilihlah yang sesuai dengan kondisi dan situasi.

41. Rangkuman yang sesuai dengan teks bacaan di atas
adalah…
a. Agar wanita punya bentuk badan yang ideal dan sehat aturlah pola makan dan tentu saja rajin berolahraga.
b. Sedot lemak dan mengurangi porsi makan secara drastis dapat menciptakan bentuk badan yang ideal.
c. Wanita yang menginginkan berat badan yang ideal agar rajin berolahraga dan mengatur pola makan.
d. Berat badan yang ideal boleh diciptakan dengan cara apapun
37. Menulis Slogan
a. Slogan mempunyai ciri: kalimatnya pendek, berisi semboyan, tidak berbentuk kalimat perintah
b. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yang tidak sesuai cirri tersebut.
c. Perhatikan dengan seksama tujuan pembuatan slogan yang terdapat pada ilustrasi
d. Bunyi slogan diambil dari “kata-kata’ yang terdapat pada tujuan tersebut
Karena ujian nasional sudah dekat, OSIS SMP Karangturi membuat slogan supaya seluruh siswa belajar lebih giat dan nanti dapat lulus dengan nilai baik
42. Slogan yang tepat adalah….
a. Kemarin belajar, hari ini belajar, esok belajar
b. Belajar lebih giat adalah solusi tepat agar lulus ujian nasional
c. Dengan belajar, semua masalah teratasi
d. Ingat, Ujian nasional sudah dekat!
38. Menulis Poster
a. Poster mempunyai ciri: kalimatnya agak panjang, berisi ajakan, berbentuk kalimat perintah
b. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yang tidak sesuai cirri tersebut..
c. Perhatikan dengan seksama tujuan pembuatan poster yang terdapat pada ilustrasi
d. Bunyi poster diambil dari “kata-kata’ yang terdapat pada tujuan tersebut
Beberapa waktu yang lalu terjadi bencana banjir di beberapa daerah di Jawa Tengah. Selain korban harta benda juga ada beberapa warga yang meninggal dan beberapa gedung sekolah runtuh. Banyak warga yang membuat tenda dipinggir jalan raya. Oleh karena itu, lurah murung raya mengajak warganya untuk membantu mereka. Untuk kepentingan hal itu pak lurah menyuruh sekretaris lurah membuat poster.
43.Kalimat poster yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah….
a. Bencana menghasilkan kesengsaraan kita
b. Waspadalah karena banjir dapat datang tiba-tiba
c. Mereka adalah saudara kita, marilah kita bantu korban banjir
d. Mereka adalah saudara kita, marilah kita turut berduka cita
39. Menulis Iklan Baris
a. Syarat iklan baris adalah singkat (kata-katanya sedikit), padat (kata-kata tertentu disingkat), dan jelas ( pembaca iklan dapat memahama isi iklan tersebut)
b. Iklan baris biasanya terdiri atas 4 bagian dengan urutan berikut, yaitu 1. pernyataan menjual/membeli, 2. nama barang/jasa, 3. keterangan barang/jasa ( termasuk harga jika ada ), dan 4. alamat pemasang iklan.
c. Temukan perbedaan tiap bagian pada keempat pilihan jawaban tersebut
d. Mulailah dari perbedaan bagian 1 ( pernyataan menjual/membeli ) .
e. Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yang salah satu bagiannya tidak sesuai dengan ilustrasi.
f. Lakukan hal yang sama dengan bagian yang lain (nama barang, keterangan, dan alamat tanpa menyertakan pilihan jawaban yang sudah dieliminasi ( silang dibelakang pilihan jawaban yang pasti salah ) sampai ditemukan pilihan jawaban yang benar-benar sesuai dengan ilustrasi
g. Jika ada dua pilihan yang cirinya sama, pilih yang lebih singkat
Seorang kontaktor membutuhkan karyawan dengan syarat sarjana teknik bangunan, umur maksimal 30 tahun, berpengalaman minimal 7 tahun di bidang surveyer, dan siap ditempatkan di Kalimantan. Pelamar agar datang ke PT Angkaramurka, Jl. Agung 102, Jakarta Barat
44. Iklan baris yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah….
a. Dicari.Karyawan. S1, teknik bangunan. Maks. 30 thn. Pengalaman surveyer. Di tempatkan di Jakarta. Segera datangi PT AM, j. Agung 102, Jabar.
b. Pt Angkaramurka bth karyawan pria. Syarat: sarjana teknik bangunan, 30 thn, pengalaman surveyer,. ditempatkan di seluruh Jawa – Sumatera. Datang ke PT Angkaramurka, Jl. Agung 102, Jakarta Barat
c. Bth S1 teknik bangunan. Um. Maks 30, pengalaman mins. 3 thn. Datang ke ke PT Angkaramurka, Jl. Agung 102, Jakarta Barat
d. Cari surveyer pengalaman. S1 teknik bangunan. Maks 30 thn. Penempatan Kalimantan. Datang ke PT Angkaramurka, Jl. Agung 102, Jakarta Barat.
Butuh badut atau sulap pada acara ulang tahun anak kesayangan Anda? …..
45. Pelengkap iklan baris tersebut yang paling tepat adalah..
a. Hub. Imron, Gang Kelinci No. 12
b. Telepon Haji Gofur kapan saja
c. Hub. 081226885467
d. Cari alamat berikut. Subur entertainment. Pekalongan Barat.
40. Menulis Pembukaan Pidato
a. Pahami dalam ilustrasi hal-hal berikut : yang berpidato, yang mendengarkan pidato, dan nama acara/ tujuan pidato.
b. Pahami bahwa pembukaan pidato berisi salam/sapaan, dan ucapan syukur kepada Tuhan YME, dan penyebutan nama acara/kegiatan/tujuan
c. Temukan perbedaan tiap bagian pada keempat pilihan jawaban tersebut
d. Mulailah dari perbedaan pertama ( salam/sapaan ) .
e. Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yang salah satu bagiannya tidak sesuai dengan ilustrasi.
f. Lakukan hal yang sama dengan bagian yang lain (ucapan syukur dan penyebutan nama acara/ kegiatan ) tanpa menyertakan pilihan jawaban yang sudah dieliminasi ( silang dibelakang pilihan jawaban yang pasti salah ) sampai ditemukan pilihan jawaban yang benar-benar sesuai dengan ilustrasi
Pada kesempatan pembagian raport kenaikan kelas, wali kelas VIII C ingin menginformasikan kepada orang tua / wali murid tentang rendahnya motivasi belajar siswa.
46. Kalimat pembuka pidato yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah….
a. Bapak/ibu yang saya hormati, saya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak dan Ibu. Pada kesempatan ini saya mengajak kepada Bapak dan Ibu agar memberi motivasi belajar pada putri-putri kita.
b. Bapak/ibu yang saya hormati, marilah kita memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah, sehingga pada kesempatan ini kita dapat berkumpul di sini dalam rangka membahas cara peningkatan motivasi belajar anak-anak kita.
c. Bapak/ibu yang saya hormati, sebelumnya marilah kita renungkan betapa ruginya jika anak-anak kita tidak memiliki motivasi untuk belajar.
d. Bapak/ibu yang saya hormati, pada kesempatan pembagian raport ini marilah kita senantiasa bersyukur ke hadirat Allah atas segala nikmat yang sudah kita terima. Salah satu hal yang akan kita bahas pada kesempatan ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa.
40. Menulis Rumusan Masalah Karya Ilmiah
a. Rumusan masalah berisi gambaran masalah yang akan dibahas
b. Pahami bahwa Rumusan masalah berupa pertanyaan yang berkaitan dengan judul/tema karya tulis atau Latar Belakang Masalah
c. Pahami bahwa rumusan masalah berbentuk pertanyaan dengan kata tanya yang sering digunakan adalah “apa/apa saja”dan “bagaimana”
d. Curigai pilihan jawaban yang menggunakan kata tanya tersebut sebagai pilihan jawaban benar.
e. Jika rumusan masalah ditentukan berdasarkan tema/judul, tentukan apakah akan membahas jenis/rincian ataukan cara/penjelasan
f. Jika yang akan dibahas adalah jenis/rincian kata tanya pada rumusan masalah yang sesuai adalah “apa/apa saja”
g. Jika yang akan dibahas adalah cara/penjelasan, kata tanya pada rumusan masalah yang sesuai adalah “bagaimana”
h. Jika rumusan masalah ditentukan berdasarkan Latar Belakang Masalah, tentukan apakah Latar Belakang Masalah tersebut membahas jenis/rincian ataukan cara/penjelasan. Kata Tanya pada rumusan masalah yang dipakai sama dengan di atas.
Tema : Manfaat Membaca
47. Rumusan masalah yang tepat berdasarkan tema karya tulis tersebut adalah…
a. Membaca adalah sebuah kegiatan yang banyak sekali manfaatnya.
b. Siapa saja yang memanfaatkan kegiatan membaca?
c. Apa saja manfaat yang diperoleh dari kegiatan membaca?
d. Bagaimana cara membaca yang baik?
41. Menentukan Latar Belakang Masalah Berdasarkan Identifikasi Masalah
a. Identifikasi masalah dapat berupa pertanyaan atau pernyataan
b. Cari pilihan jawaban yang isinya menjawab/menjelaskan pertanyaan atau pernyataan yang terdapat pada Identifikasi Masalah
c. Perhatikan kalimat pertama pada tiap-tiap pilihan jawaban
d. Curigai kalimat pada pilihan jawaban yang isinya menjawab/menjelaskan apa yang terdapat pada identifikasi masalah urutan pertama sebagai pilihan jawaban benar.
e. Begitu menemukan satu perbedaan, bandingkan dengan ilustrasi.
f. Lakukan eleminasi terhadap pilihan jawaban yang kalimat pertamanya tidak menjawab/ menjelaskan apa yang menjadi pertanyaan/pernyataan pada identifikasi masalah pertama.
g. Lakukan hal yang sama terhadap kalimat berikutnya tanpa menyertakan pilihan jawaban yang sudah dieliminasi ( silang dibelakang pilihan jawaban yang pasti salah ) sampai ditemukan paragraf yang isinya menjawab atau menjelaskan semua yang tertulis pada identifikasi masalah
Identifikasi Masalah
A. Apakah pengertian belajar?
B. Bagaimana hubungan antara belajar dengan peningkatan prestasi siswa?
48. Latar belakang karya ilmiah yang tepat berdasarkan identifikasi masalah di atas adalah….
a. Belajar dapat diartikan sebagai proses dari tidak tahu menjadi tahu. Belajar dan peningkatan prestasi siswa merupakan dua hal yang tak terpisahkan. Peningkatan prestasi siswa sangat ditentukan oleh proses belajarnya.
b. Belajar adalah sebuah proses pentransferan informasi ke dalam otak. Untuk selanjutnya informasi tersebut akan mengendap dan siap diaplikasikan pada waktunya.
c. Siswa yang malas belajar adalah persoalan yang harus segera diatasi oleh orang tua dan para pendidik. Jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut tentu akan membuat prestasi menjadi turun.
d. Belajar yang tidak mampu meningkatkan prestasi siswa disebabkan karena adanya hambatan dalam proses pengalihan tersebut.
e. dengan peningkatan kualitas mental dan spiritual akan menciptakan insan-insan intelektual yang seperti robot.
41. Menentukan Balasan Pantun
a. Pahami bahwa pantun adalah puisi lama dengan ciri berikut: 1. jumlah larik dalam satu bait empat, 2. berima/bersajak a,a,a,a/a,b,a,b, 3. Larik 12 isi, larik 3 4 sampiran
b. Pantun biasanya berisi nasehat, permintaan, atau pertanyaan yang dituangkan dalam 2 larik ( biasanya 8 kata )
c. Perhatikan larik 3 dan 4 pada ilustrasi untuk menemukan pertanyaan atau pernyataan pantun tersebut
d. Cari pada larik 3 dan 4 pada pilihan jawaban yang merupakan jawaban dari pertanyaan/pernyataan tersebut.
e. Jika ada dua pilihan yang sesuai dengan pertanyaan/penjelasan pantun ilustrasi, kemungkinan salah satu rima dari pilihan jawaban yang tersisa bukan a,b,a,b atau puisi tersebut tidak berjenis pantun.
Pohon mangga buahnya jarang
Masak satu kupas kulitnya
Kalau adik benar sayang
Bantu ibu janganlah lupa

49. Balasan pantun yang tepat berdasarkan isi pantun di atas adalah…
a. Buah duku asal Palembang
Apel merah California punya
Wajah ibu selalu terbayang
Tampak di mata lekat di dada
b. kalau kaya tengoklah Mekah
jangan lupa terowongan Mina
Tiada percuma ibu sedekah
Pintu surga sudah terbuka
c. Minyak sawit bikinan tetangga
Mahal sedikit tiada mengapa
pekerjaan keluarga yang utama
baru lakukan yang lainnya
d. berpunuk tapi bukan onta
burung kolibri mengisap madu
kucurahkan suka dan duka
hanya satu kepada ibu
42. Menentukan Urutan Pantun
a. Tentukan urutan nomornya berdasarkan persanjakan ( a,b,a,b/a,a,a,a )
b. Cari letak isi pantun tersebut
c. Berdasarkan urutan itu, lihat pada pilihan jawaban
d. Curigai pilihan jawaban yang memuat urutan tersebut sebagai pilihan jawaban benar.
1. pergi merantau ke tanah seberang
2. ke rantau orang janganlah bimbang
3. janganlah lupa berbekal ilmu
4. rejeki halal sudah menunggu
50. Larik-larik di atas akan menjadi pantun yang baik jika disusun dengan urutan….
a. 3,1,42 b. 1,3,2,4 c. 1,4,2,3 d. 2,3,1,4

43. Melengkapi dialog Drama
Selalu perhatikan dialog sebelum dan sesudah bagian yang rumpang
Doni :“Maaf, Pak! Tadi bangun kesiangan”
Pak Mano : …….
Doni :“Tadi malam nonton bola sampai
larut malam, Pak!”
Pak Mano :“Lain kali kalau nonton TV kira-kira
waktunya!”
Doni : ……..

51. Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang pada kutipan drama di atas
adalah….
a.- “Memangnya tidak ada yang membangunkan?”
– “Ya Pak, saya tidak akan nonton TV lagi!”
b. -“Apa yang kau lakukan tadi malam??”
-“Ya, Pak. Akan saya ingat nasihat Bapak”
c. –“Mengapa kamu terlambat?”
-“Terima kasih, Pak!”
d. – “Tadi malam kamu nonton TV ya?”
– “Permisi, Pak.”

43. Menyunting Kalimat Agar Efektif
a. Kalimat tidak efektif ditandai dengan adanya kata-kata yang mubazir ( tidak perlu ) atau adanya dua kata yang memiliki arti sama ( banyak = para = peserta = sekalian = bermacam-macam = beberapa = sangat = kata benda yang diulang ), agar=supaya, walau = tetapi dll
b. Biasanya kata yang mempunyai makna sama letaknya berdekatan
c. Kata yang mubazir adalah sebuah kata yang jika kata tersebut dihilangkan, arti kalimatnya tidak berubah.
d. Perhatikan kata-kata yang harus dihilangkan pada pilihan jawaban lalu cari kata yang berdekatan dengan kata-kata tersebut. Jika ditemukan dua kata yang maknanya sama, berarti kata pada pilihan jawaban dapat dihilangkan
e. Jika menemukan pilihan jawaban yang kata-katanya dapat dihilangkan tanpa mengubah arti/makna seluruh kalimat, berarti kata-kata itu tidak perlu
Di Jakarta yang sering dilanda banjir proses penyediaan fasilitas pengolah sampah mutlak harus segera dilakukan pemerintah daerah DKI.
52. Hasil suntingan yang tepat dari kalimat di atas agar menjadi kalimat efektif adalah….
a. Menghlangkan kata di, proses, dan mutlak
b. Menghilangkan kata di, proses, dan daerah
c. Menghilangkan kata proses, mutlak, dan daerah
d. Menghilangkan kata proses dan mutlak
43. Menulis Naskah Drama Berdasarkan Narasi
a. Naskah drama mempunyai cirri berisi nama pelaku yang diikuti dialog yang harus diucapkan dan terkadang disertai adegan yang harus diperankan.
b. Temukan perbedaan, isi kalimat/dialog atau pengucap dialog pada pilihan jawaban lalu cocokan satu persatu secara urut dengan ilustrasi.
Cungkring meringis. Soal nomor lima dia lupa cara mengerjakannya. Soal nomor tiga sama sekali tak nyantol di otaknya.
“Sssst, Sinta! Nomor tiga dan lima..” bisiknya sambil menendang kursi juara kelas itu. Sinta menoleh lalu menunjuk ke depan kelas. Di sana Pak Surono sedang melotot ke arah Cungkring.
“Cungkring, kerjakan sendiri atau saya suruh keluar!” suara Pak Surono datar tapi penuh wibawa.
Cungkrik garuk-garuk kepala. “Mati aku”, bisiknya.
53. Teks drama yang sesuai dengan kutipan cerpen di atas adalah….
a. Cungkring :(tengak tengok ke guru. Kakinya menendang kursi Sinta ) Ssst. Soal nomor tiga dan lima
Sinta :(geleng – geleng. Tangannya menunjuk ke Pak Surono )
Pak Surono :Cungkring, kerjakan sendiri atau saya suruh keluar! ( keras )
Cungkring :(Cungkrik garuk-garuk kepala ) Mati aku
b. Cungkring :(meringis bingung. Kakinya menendang kursi Sinta ) Ssst. Soal nomor lima dan tiga
Sinta :(menoleh. Tangannya menunjuk ke Pak Surono yang sedang melotot)
Pak Surono :Cungkring, kerjakan sendiri atau saya suruh keluar! (pelan tapi berwibawa )
Cungkring :(Cungkrik garuk-garuk kepala ) Mati aku
c. Cungkring :(tengak tengok ke guru.Kakinya menendang kursi Sinta ) Ssst. Soal nomor lima dan tiga
Sinta :(geleng – geleng. Tangannya menunjuk ke Pak Surono )
Pak Surono :Cungkring, kerjakan sendiri atau saya suruh keluar! (pelan dan mantap )
Cungkring :(garuk-garuk kepala) Mati aku
d. Cungkring :(meringis kesakitan. Kakinya menendang kursi Sinta ) Ssst. Soal nomor lima dan tiga.
Sinta :(Tangannya menunjuk ke Pak Pak Surono )
Pak Surono :Cungkring, kerjakan sendiri atau saya suruh keluar!
Cungkring :(garuk- garuk kepala ) wah, gawat

43. Menulis kalimat Saran Berdasarkan Kesimpulan
a. Kalimat saran berupa kalimat perintah atau larangan
b. Temukan hal baik/tidak baik yang terdapat pada kesimpulan tersebut
c. Saran/nasihat berkaiatan dengan hal tersebut
Jumlah pengunjung perpustakaan SMP 1 Karangrejo rata-rata hanya 35 siswa setiap hari. Jumlah itu tidak sebanding dengan jumlah seluruh siswa yang mencapai 765 siswa.
54.Kalimat saran yang sesuai dengan kesimpulan karya tulis tersebut adalah…..
a. Sebaiknya sekolah menambah buku-buku yang menarik agar koleksi perpustkaan bertambah
b. Memanfaatkan waktu dengan membaca di perpustakaan lebih baik daripada bermain yang tidak keruan
c. Jumlah pengunjung yang sedikit disebabkan oleh rendahnya minat baca para siswa
d. Kita jangan memaksa siswa melakukan kegiatan yang tidak disukainya, misalnya membaca buku.
43. Menyunting Paragraf
a. Perhatikan kalimat penjelas yang harus diganti atau disunting
b. Kalimat penjelas selalu menjelaskan gagasan utama kalimat utamanya ( pada kalimat pertama jika kalimat yang harus disunting kalimat terakhir )
c. Isi kalimat menjelas harus logis dan masuk akal
Laut kita yang kaya akan ikan memancing nelayan-nelayan dari negara tetangga untuk mencurinya. Menurut Departemen Perikanan dan Kelautan pencurian itu telah merugikan keuangan negara hingga mencapai ratusan milyard rupiah di setiap tahunnya. Keadaan itu tentu tidak dapat kita biarkan berlangsung terus-menerus. Negara harus mengerahkan segala potensi yang dimilikinya untuk menjaga kedaulatan wilayah Indonesia. Kalau perlu kita serang negara asal nelayan yang suka mencuri itu.
55. Agar menjadi paragraf yang padu, hasil suntingan pada kalimat terakhir yang paling tepat adalah….
a. Pemerintah harus mencabut izin para nelayan asing yang mencuri ikan di Indonesia.
b. Angkatan laut perlu lebih meningkatan pengawasan pada bagian laut yang masih termasuk teritorial Indonesia.
c. Pemerintah harus menegur negara yang telah mengirimkan nelayannya agar mencuri ikan di wilayah Indonesia.
d. Angkatan udara harus berpatroli siang dan malam untuk mengantisipasi serangan musuh yang datang dari laut.

Kunci Jawaban Dan Pembahasan

1. Kalimat 1,2, adan 3 adalah penjelasan yang berupa akibat dari pernyataan sebab yang terdapat pada kalimat keempat.
Kunci : D
2. Pada kalimat kedua terdapat kata hubung tunjuk, “dampak lain perubahan itu…., . Kata “itu” menunjuk pada frase “perubahan iklim” yang terdapat pada kalimat pertama.
Kunci : B
3. Pada soal, pihak yang harus dikritik adalah Menpora. Pada bacaan menpora mengatakan “…..bukan tanggung jawab PSS!”. Bunyi kalimat kritikan berkaitan dengan ucapan tersebut.
Kunci : C
4. Kata-kata pertama teks 1 adalah “Hingga Minggu petang…… Kata tanya yang sesuai jika frase itu adalah jawabannya adalah “kapan”. Pilihan jawaban yang unsur pertamanya “kapan” adalah a dan d. Otomatis pilihan jawaban b dan c salah. Kebetulan unsur kedua teks 1 pada pilihan jawaban sama, yaitu berapa, maka tinggal melihat frase selanjutnya setelah frase yang menyebutkan jumlah. ( 20 orang tewas…..) Frase ketiga pada teks itu merupakan jawaban dari pertanyaan “bagaimana”, karena pada pilihan jawaban tidak ada, lompat ke frase berikutnya yang berbunyi, “Tim sar UNS….” yang merupakan jawaban dari pertanyaan “siapa” ( Langkah tersebut dapat pula dilakukan pada teks 2, atau secara selang-seling)
Kunci : D
5. Pada teks 1 diinformasikan bahwa “sampai sekarang siapa yang membunuh wartawan itu masih menjadi misteri, sedangkan pada teks 2 dikatakan bahwa “…….mencari tahu siapa sebenarnya yang membunuh suaminya”
Kunci : A
6. Bacaan tersebut membahas “apa yang bagaimana” ( BBM yang turun lagi). Pilihan jawaban yang memuat hal tersebut adalah a,b, dan d. (otomatis c salah ) Pada kalimat utama (kalimat pertama) diinformasikan bahwa harga minyak dunia turun. Pada kalimat penjelas diinformasikan bahawa harga BBM juga turun. Pada bacaan tidak ada kalimat penjelas yang berisi “penurunan harga BBM sebagai sebuah prestasi atau tentang jumlah minyak yang terlalu banyaknya.
Kunci : B
7. Majas yang sering digunakan penyair adalah majas personifikasi ( menganggap suatu benda dapat bertingkah laku seperti manusia). Frase yang berisi majas personifikasi dapat dirumuskansebagai berikut: KB + KK/KS manusia atau jika dalam bentuk pasif KK/KS manusia + KB. Pada larik kedua terdapat frase matahari = KB , menampakkan senyumnya = tersenyum = kata kerja yang biasa dilakukan manusia )
Kunci : B
8. Pilihan jawaban yang berisi frase sesuai rumus di atas adalah Hatinya = KB, berbisik-bisik = kata kerja yang biasa dilakukan manusia )
Kunci : B
9. Pernyataan bahwa Mochtar Lubis sebagai seseorang yang mempunyai idealisme tinggi adalah sebuah pendapat. ( tinggi = kata sifat )
Kunci : D
10. Pada kalimat kedua dan keempat terdapat kata yang menjadi cirri kalimat pendapat ( pantas dan menarik )
Kunci : C
11. Bacaan tersebut membicarakan “siapa yang bagaimana” ( bangsa Israel yang melakukan kekejaman terhadap rakyat Palestina ). Isi bacaan tersebut tidak membicarakan tentang penumpasan teroris, dukungan Amerika terhadap Israel, atau keinginan Israel menguasai Palestina. Paragraf 1,2, dan 3 mengupas tentang kekejaman Israel. Paragraf ke-4 membahas tentang perlunya keterlibatan pemimpin dunia untuk menghentikan hal tersebut.
Kunci : B
12. Pilihan jawaban a,b, dan d, isinya sama dengan bacaan. Pilihan jawaban c yang menyebutkan bangsa Arab sebagai pembela setia bangsa Palestina, berlawanan dengan pernyataan bacaan paragraf 4 yang menyebutkan “sudah saatnya para pemimpin Arab bersatu dalam tindakan nyata” mengisyaratkan bahwa selama ini mereka tidak bersatu dan tidak melakukan tindakan nyata
Kunci : C
13. Kalimat pada pilihan jawaban yang bisa mengikat isi seluruh bacaan adalah tentang keinginan Israel menguasai Palestina
Kunci : A
14. Bacaan tersebut berisi ungkapan keprihatinan, pembelaan, belas kasihan terhadap bangsa Palestina.
Kunci : A
15. Karena tabel tersebut berisi jumlah dan waktu, kata tanya yang sesuai adalah “berapa dan kapan” ( otomatis pilihan jawaban “a” salah.). Pertanyaan b dan c jawabannya tidak ditemukan pada tabel. Pertanyaan “d” ada jawabannya yaitu 1500. Angka itu didapat dari 11.000 dikurangi 9.500
Kunci : D
16. Pernyataan “a” tidak sesuai karena sejak tahun 2004 – 2008 nilai rupiah terus naik ( berarti melemah ). Pernyaaan “b” tidak sesuai karena pada tabel terbaca bahwa sejak 2004 – 2008 nilai rupiah terus naik tanpa ada yang turun. Pernyaan “d” tidak sesuai karena data pada tabel dimulai tahun 2004. Jadi, tidak diketahui data tahun 2003 sebagai pembanding. Pilihan jawaban “d” sesuai. Selisih dari tahun sebelumnya 1.500, sedangkan tahun-tahun sebelumnya tidak ada yang mencapai angka itu.
Kunci : D
17. Pertanyaan “a” tidak dapat dijawab lewat grafik. Pertanyaan “c” salah karena data di grafik menyebutkan pada tahun itu terjadi penurunan. Pertanyaan “d” tidak dapat dijawab karena data pada grafik hanya sampai tahun 2007. Pertanyaan “c” dapat dijawab lewat grafik yaitu pada tahun 2006. Pada grafik terbaca bahwa pada tahun 2004,2005, dan 2006 mengalami kenaikan, tapi kenaikan yang paling pesat dari tahun sebelumnya adalah pada tahun 2006, yaitu 150 ton. ( dari 150 ke 300 )
Kunci : D
18. Pernyataan “a” tidak sesuai karena jumlah penurunan tahun 2004 adalah 50 ton sedangkan kenaikan tahun 2006 ada 150 ton. Pernyataan “b” tidak sesuai karena pada grafik terbaca bahwa tahun 2004 penjualan mengalami kenaikan. Pernyataan “c” tidak sesuai karena data pada grafik terbaca kenaikan tahun 2005 ada 25 ton sedangkan kenaikan tahun 2006 ada 150 ton. Pernyataan “d” sesuai karena dari penjualan 25 ton menjadi 150 ton dapat dikatakan sebuah kenaikan yang pesat.
Kunci : D
19. Pada larik 1 terdapat kata “ringkik kuda”, pada larik 2 terdapat kata “derap kuda”, pada larik 4 terdapat kata “dengusnya”. Ketiga kata tersebut berkaitan dengan suara
Kunci : D
20. Puisi tersebut tidak berisi tentang ringkik kuda atau derap kaki kuda. Hal tersebut hanya perumpamaan untuk menggambarkan suasana hati seseorang yang sedang dibakar api cemburu. ( akan cinta yang terbagi )
Kunci : B
21. Pernyataan “a” tidak sesuai karena seharusnya kantor sekda berada di sebelah Barat ( terletak di sebelah kiri tangan = arah Barat). Pernyataan “b” tidak sesuai karena kantor bupati berhadapan dengan alun-alun. Pernyataan “d” tidak sesuai karena seharusnya masjid berada di sebelah Timur (terletak di sebelah kanan tangan = arah Timur). Gedung GPU letaknya di bawah masjid ( berarti di Selatan )
Kunci : C
22. Bunyi akhir larik puisi “a” sama, “mata, tertunda, derita, tiba” (aaaa = rima sama), bunyi akhir larik 1 dan 2 puisi “c” sama “dusta, tak ada “ dan bunyi akhir larik 3 dan 4 juga sama walau lain bunyinya, “hati,arti”. ( rima kembar = aabb). bunyi akhir larik puisi “d” tidak berpola, “datang, pergi, jalan, tangan” (abcc = rima bebas). Bunyi akhir larik 1 dan 3 puisi “b” sama “melayang, membayang “ dan bunyi akhir larik 2 dan 4 juga sama walau lain bunyinya, “pergi,tinggi”. ( abab = rima silang).
Kunci : B
23. Rima pada puisi tersebut adalah a b a…. ( utara, sayang, cintanya). Agar membentuk pola, isian yang tepat adalah diksi yang berakhiran sama dengan larik kedua ( sayang ). Sehingga nanti rima puisi tersebut a,b,a,b.
Kunci : A
24. Hal tidak baik yang dilakukan tokoh cerita adalah menginjak uang yang jatuh agar pemilik uang tidak tahu bahwa uangnya jatuh. Pesan/nasihat yang benar adalah yang berkaitan dengan tindakan yang tidak jujur tersebut.
Kunci : B
25. Dengan satu kata dapat ditentukan bahwa tokoh cerita sedang memancing. “…..seekor ikan lele…” pada kalimat kedua dan “….pemilik pemancingan..” pada kalimat kelima membuktikan si tokoh memnacing di kolam karena ikan lele tidak terdapat di laut atau tambak. Dan jarang sekali sebuah pemancingan berada di sungai.
Kunci : C
26. Dengan satu kata dapat ditentukan bahwa si tokoh sedang melihat…..( Rudi yang menyemprotkan minumannya). Pada kalimat ketiga sudah disebutkan bahwa telah terjadi kesalahan tanpa diketahu oleh Ira ( garam disangka gula ). Suasana ketika si tokoh melihat perbuatan tersebut tentu saja bingung.
Kunci : B
27. Si tokoh sedang bersedih. Hal tersebut berkaitan dengan masalah kejiwaan/batin/psikis/rohani.
Kunci : C
28. Yang menjadi konflik/ masalah/persoalan bagi tokoh Budi adalah hinaan teman-temannya.
Kunci : C
29. Hal tidak baik pada cerita adalah tokoh ayah melarang anaknya kawin dengan gadis Menado karena menurutnya gadis Menoda suka berbuat serong. Pada hal, belum tentu semua gadis Menado mempunyai sifat seperti itu.
Kunci : C
30. Pilihan jawaban “a” yang menyebutkan tokoh Budi pelit kurang tepat karena dalam bacaan disebutkan bahwa tokoh Budi kadang juga suka memberi. Pilihan jawaban “b” yang menyebutkan tokoh Budi pemurah juga kurang tepat karena dalam bacaan disebutkan bahwa tokoh Budi tidak selalu memberi. Pilihan jawaban “d” yang menyebutkan tokoh Budi pelit, tidak dapat dibuktikan pada bacaan. Orang yang memberi dengan pertimbangan tertentu dapat digolongkan sebagai seseorang yang perhitungan.
Kunci : B
31. Karakter/watak tokoh kakek yang suka menasehati dan suka bertindak hati-hati dapat diketahui dari dialog yang diucapkannya. Pada bacaan tidak terdapat penggambaran karakter si kakek yang diceritakan langsung oleh pengarang, disebutkan oleh tokoh lain, ataupun penggambaran ciri pisik.
Kunci : A
32. Kalimat ke-3 yang berisi cara Pak Harun menakut-nakuti orang yang dicurigai sebagai pencuri dan kalimat ke-5 yang berisi kejelitian Pak Harun membaca perubahan wajah adalah bukti kecerdikan tokoh tersebut.
Kunci : C
33. Perbedaan keempat pilihan jawaban terletak pada peristiwa yang dialami penulis buku harian. Pada pilihan jawaban “a” disebutkan bahwa si aku dimarahi ayahnya, pilihan jawaban “b” janji untuk belajar sungguh-sungguh, pilihan jawaban “c” perasaan bersalah, dan pilihan jawaban “d” perasaan bersalah. Bila dicocokkan dengan ilustrasi, peristiwa yang sesuai adalah yang terdapat pada pilihan jawaban “c” dan “d”. Perbedaan pilihan jawaban “c’ dan “d” terletak pada alasan mengapa merasa bersalah. Bila dicocokan dengan ilustrasi yang paling sesuai adalah pilihan jawaban “d”
Kunci : D
34. Perintah pada pilihan jawaban “a” adalah “laporkan program”, pada pilihan jawaban “b” laksanakan program”, pada pilihan jawaban “c” adalah “buat program”, pada pilihan jawaban “d” adalah “buat data” Jika dicocokkan dengan ilustrasi, perintah yang paling sesuai adalah “buat program”
Kunci : C
35. Kalimat yang memiliki kata hubung adalah kalimat 1 ( itu ), kalimat 3 ( di dalamnya) dan kalimat 4 (rencananya ) Kalimat tersebut tidak mungkin menduduki urutan pertama karena pasti berada di belakang kalimat yang ditunjuknya. Otomatis pilihan jawaban “a” dan “b” salah karena pada kedua pilihan jawaban itu terdapat kata hubung. Pilihan jawaban “d” yang menempatkan kalimat 5 yang diikuti kalimat 4 lalu kalimat 1 kurang koheren ( padu )
Kunci : C
36. Tujuan kelompok KIR tersebut adalah untuk mengetahui cara memanen salak. Pilihan jawaban yang menjelaskan cara memanen salak adalah “b”, ….dipotong sekaligus dengan tangkainya dengan sabit”
37. Pembuka surat pribadi yang isinya salam, menanyakan kabar si penerima surat dan mengabarkan keadaan si pengirim surat adalah pilihan jawaban “a”. Pilihaan jawaban “b” dan “d” seharusnya ditulis pada bagian isi. Sedangkan pilihan jawaban “c” tidak logis karena yang ditanyakan justru kabar orang lain. Kalaupun harus ada, sebaiknya letaknya pada bagian isi.
Kunci : A
38. Pada bagian akhir soal telah disebutkan pesan yang ingin disampaikan si pengirim surat, yaitu mengingatkan si adik agar tidak lupa bahwa sebentar lagi akan menempuh ujian nasional. Pada pilihan jawaban “a” disebutkan sebentar lagi kelas 9, pilihan jawaban “c” menjelaskan tentang keinginan masuk sekolah favorit, dan pilihan jawaban “d” tentang berdoa sebelum menempuh ujian.
Kunci : B
39. Pilihan jawaban a,c, dan d menggunaan sapaan “saudara sedangkan “b” menggunaan sapaan Bapak. Pada ilustrasi yang diundang pengurus OSIS, jadi sapaan Bapak tidak sesuai. Pada pilihan jawaban a dan d disebutkan nama kegiatan adalah hari Kebangkitan Nasional, sedangkan pada pilihan jawaban “c” adalah hari pendidikan Nasional. Jika dicocokkan dengan ilustrasi yang benar adalah peringatan hari Pendidikan Nasional
Kunci : C
40. Pilihan jawaban “a” kurang tepat karena mengunakan kata ganti “nya. Pilihan jawaban “b” kurang tepat karena ucapan terima kasih berlebihan. Pilihan jawaban “c” kurang tepat karena adanya klitika “nya” dan pengunaan kata “terkabulnya” terlalu berlebihan.
Kunci : D
41. Pilihan jawaban yang dimulai dengan kalimat utama paragraf satu adalah “c” dan “d”. Pilihan jawaban “a” menyebutkan “bentuk badan ideal” dan pilihan jawaban “b” tidak diambil dari kalimat utamanya. Pilihan jawaban “d” tidak tepat karena kalimat keduanya tidak berasal dari gagasan utama pargraf 2 dan 3. Pilihan jawaban “c” berasal dari gagasan utama pargraf 1,2, dan 3
Kunci : D
42. Tujuan pembuatan slogan adalah agar siswa rajin belajar supaya lulus. Bunyi slogan pilihan jawaban “c” sama dengan tujuan pembuatan slogan tersebut. Di dalamnya ada “belajar” dan “lulus Ujian”, sedangkan pilihan jawaban a,b, dan d bunyi slogan kurang lengkap karena ada salah satu kata kunci pada ilustrasi yang tidak ditulis dalam slogan.
Kunci : C
43. Tujuan pembuatan poster adalah agar warga membantu korban banjir. Bunyi poster pilihan jawaban “c” sama dengan tujuan pembuatan poster tersebut. Di dalamnya ada “korban banjirr” dan “bantu”, sedangkan pilihan jawaban a,b, dan d bunyi slogan kurang lengkap karena ada salah satu kata kunci pada ilustrasi yang tidak ditulis dalam poster.
Kunci : C
44. Perbedaan pada keempat pilihan jawaban terletak pada penempatan pekerja. Pada pilihan jawaban “a” disebutkan penempatan di Jakarta, pilihan jawaban “b” diseluruh Jawa – Sumatera”, Pada pilihan jawaban “c” tidak disebutkan (padahal harus ), sedangkan pada pilihan jawaban “d” ditulis penempatan di Kalimantan. Dari Keempat perbedaan itu jika dicocokkan dengan ilustrasi yang paling sesuai adalah pilihan jawaban “d”
Kunci : D
45. Penulisan alamat pengirim iklan yang paling jelas adalah “c” . Sedangkan alamat yang tertera pada pilihan jawaban a,b, dan d tidak jelas dan susah ditemukan.
Kunci : C
46. Isi pembukaan pidato adalah sapaan, ucapan syukur, dan penyebutan acara. Pilihan jawaban yang memuat syarat tersebut adalah pilihan jawaban b dan d. Perbedaan keduanya terletak pada nama acara. Pada pilihan jawaban “b” disebutkan nama acara adalah “membahas cara peningkatan motivasi belajar”. Padahal, pada ilustrasi disebutkan bahwa nama kegiatan adalah “Pembagian raport”.
Kunci : D
47. Dari judul/tema tersebut dapat diperkirakan bahwa karya tulis tersebut akan membahas tentang “apa” dan bukan “bagaimana”. Pilihan jawaban “a” tidak tepat karena rumusan masalah harus berupa kalimat tanya. Pilihan jawaban “b” kurang tepat karena pada judul karya tulis tidak ditemukan adanya isyarat yang menyatakan bahwa sesuatu yang akan dibahas di dalamnya adalah siapa. Kecuali kalau judul karya tulis tersebut diubah menjadi “Orang-orang yang Memanfaatkan Kegiatan membaca” Pilihan jawaban “d” kurang tepat karena berrdasarkan judul karya tulis, yang akan dibahas adalah manfaat membaca dan bukan cara membaca.. Kecuali kalau judul karya tulis tersebut diubah menjadi “Cara membaca yang Baik”
Kunci : C
48. Pilihan jawaban yang isinya berupa jawaban pertanyaan yang terdapat pada identifikasi masalah adalah pilihan jawaban “a”. Pilihan jawaban “b” kurang tepat karena hanya menjelaskan Identifikasi Masalah pertama, yaitu pengertian belajar.bagian “Pilihan jawaban “c” kurang tepat karena hanya menjelaskan Identifikasi Masalah kedua, yaitu hubungan belajar dengan prestasi“.Pilihan jawaban “d” kurang tepat karena tidak menjelaskan Identifikasi Masalah pertama dan kedua
Kunci : A
49. Pertanyaan/pernyataan pada larik 3 dan empat dalam ilustrasi adalah permintaan untuk membantu ibu. Pantun balasan yang sesuai dengan permintaan itu adalah pilihan jawaban “c”
Kunci : C
50. Isi pada pantun tersbut adalah larik 2 dan 4.
Kunci : B
51. Pilihan jawaban “a” kurang tepat karena pada kalimat pertama sesuai, tapi isi kalimat kedua tidak logis/tidak masuk akal. Pilihan jawaban “c” tidak tepat karena kedua kalimatnya tidak singkron dengan bagian dialog sebelum dan sesudahnya. Pilihan jawaban “d” tidak tepat karena kalimat pertama tidak logis sedang kalimat kedua tidak singkron dengan bagian dialog sebelumnya
Kunci : B
52. Kata proses maknanya sama dengan imbuhan “pe – an” pada kata penyediaan. Kata “mutlak” dan “harus” artinya sama. Akronim “DKI” di dalamnya sudah terkandung kata “Daerah”
Kunci : C
53. Pada pilihan jawaban a,b,c, dan d terdapat perbedaan pada adegan awal. Pada pilihan jawaban “a” disebutkan bahwa Cungkring tengak-tengok. Pada pilihan jawaban “b” disebutkan bahwa Cungkring meringis bingung. Pada pilihan jawaban “c” disebutkan bahwa Cungkring tengak-tengok. Sedangkan pada pilihan jawaban “d” disebutkan bahwa Cungkring meringis kesakitan. Jika dicocokkan dengan ilustrasi, adegan yang paling sesuai adalah pilihan jawaban “b”
Kunci : C
54. Kesimpulan pada ilustrasi adalah sedikitnya siswa yang membaca di perpustakaan. Saran yang sesuai dengan kesimpulan itu adalah “b”. Kesimpulan tersebut berkaitan dengan siswa bukan dengan keadaan perpustaan atau kebijaksanaan sekolah, jadi kalimat saran pada pilihan jawaban “a” tidak sesuai. Kalimat pada pilihan jawaban “c” bukan kalimat saran. “Sedang bunyi kalimat saran pada pilihan jawaban “d” tidak logis dan tidak sesuai dengan isi kesimpulan.
Kunci : B
55. Kalimat penjelas seluruh pilihan jawaban menjelaskan isi gagasan utamanya. Namun, isi gagasan penjelas yang paling logis/masuk akal adalah pilihan jawaban “b”
Kunci : B

DOWNLOAD CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN UASBN SD TAHUN 2015

December 12th, 2014

Berikut Latihan soal Ujian Sekolah (US) SD/MI Tahun 2015 sudah bisa di download melalui panduan di bawah ini :

  1. Prediksi / Latihan soal Ujian Sekolah (US) SD/MI Tahun 2015 | Silakan pelajari dan unduh melalui laman Latihan Soal UN SD/MI disini
  2. Pembahasan Prediksi / Latihan soal Ujian Sekolah (US) SD/MI Tahun 2015 | Silakan pelajari dan unduh melalui laman Latihan Soal UN SMP/MTs disini

Catatan :

Password untuk membuka file adalah : uasbn.com

SOAL LATIHAN UN 2015 DAN PEMBAHASANNYA

December 12th, 2014

Untuk Mempersiapkan diri menghadapi UN 2015 maka kami siapkan latihan soal yang mirip dengan kisi-kisi UN 2015

silahkan download pada  Link berikut…

DOWNLOAD SOAL SOAL LATIHAN DAN KUNCI JAWABAN UJIAN NASIONAL UN MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP  SESUAI KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2014/2015

DOWNLOAD SOAL-SOAL LATIHAN DAN KUNCI JAWABAN UJIAN NASIONAL UN MATA PELAJARAN IPA TAHUN SESUAI KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2014/2015

DOWNLOAD SOAL-SOAL LATIHAN, KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL (UN) MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS SESUAI KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2014/2015

DOWNLOAD SOAL-SOAL LATIHAN DAN KUNCI JAWABAN UJIAN NASIONAL UN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SESUAI KISI-KISI UJIAN NASIONAL 2014/2015

DOWNLOAD SOAL LATIHAN UN (PERSIAPAN UN 2015) MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP DAN PEMBAHASAN (1)

DOWNLOAD SOAL  LATIHAN UN (PERSIAPAN UN 2015) MATA PELAJARAN  MATEMATIKA SMP DAN PEMBAHASAN (2) 

DOWNLOAD SOAL  LATIHAN UN (PERSIAPAN UN 2015) MATEMATIKA SMP DAN PEMBAHASAN (3) 

DOWNLOAD SOAL LATIHAN UN (PERSIAPAN UN 2015) MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP DAN PEMBAHASAN (4) 

DOWNLOAD SOAL LATIHAN UN (PERSIAPAN UN 2015) MATEMATIKA SMP DAN PEMBAHASAN  (5)

DOWNLOAD SOAL LATIHAN UN (PERSIAPAN UN 2015) BAHASA INDONESIA SMP 2013 DAN PEMBAHASAN (1)

DOWNLOAD SOAL UN (PERSIAPAN UN 2015) MATA PELAJARAN IPA SMP DANPEMBAHASAN (2)

DOWNLOAD SOAL LATIHAN UN (PERSIAPAN UN 2015) MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS SMP DAN PEMBAHASAN

DOWNLOAD SOAL LATIHAN UN (PERSIAPAN UN 2015) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMP DAN PEMBAHASAN (2)

Semoga dapat membantu.

CARA PELAPORAN ONLINE HASIL PENDAMPINGAN K 13

November 26th, 2014

Sebelum Melakukan Pelaporan Pastikan Sudah Download Aplikasi Pendampingan V.2.4 Dan Data_Lokal_09 Di Komputer Anda.

Aplikasi Pendampingan  Support Pelaporan & Penganganan AKUN Pendamping yg belum terdaftar 1.8 mb Download
Panduan Aplikasi Pendampingan ver 2.3 200 kb Download
Presentasi Aplikasi Pendampingan ver 2.4

350 kb

Download
  1. Klik 2 Kali Aplikasi Pendampingan V.2.4 Revisi
  2. Klik OFFLINE
  3. Klik Browse
  4. Cari Data Lokal_09 Yang Telah Disimpan
  5. Klik Open
  6. Klik Cari Akun Petugas
  7. Isi Kolom Prop, Kab / Kota, Jenjang, Sekolah Guru Pendamping. Cari Nama Guru Pendamping.
  8. Klik Gunakan Seagai Akun saya
  9. Klik Log In Ke Data Lokal
  10. Klik Informasi Peserta
  11. Isi Kolom Kategori Dengan Daftar Peserta Per Sekolah, Isi Kolom Propinsi, Kab/Kota, Dan Jenjang
  12. Klik Daftar Sekolah
  13. Klik Sekolah Guru Sasaran Yang Akan Dilaporkan
  14. Klik Daftar Peserta Persekolah Yang Dipilih
  15. Klik Tampil Daftar PTK
  16. Klik Guru Nama Guru Sasaran Yang Akan Dilaporkan
  17. Klik Buat File Excel Pendampingan
  18. Simpan Data Dengan Nama Guru Sasaran Di Folder Baru
  19. Klik Save
  20. Klik OK
  21. Kalau Tampil Confirm, Klik Yes
  22. Klik Close
  23. Buka File Yang Tersimpan Di Folder Baru Tadi
  24. Cari Mata Pelajaran dan nama Guru Sasaran Yang Akan Dilaporkan

 

  1. Buka Filenya
  2. Klik Jendela Instrumen Pendampingan
  3. Isi Semua Data. Jangan Ada Yang Tertinggal Atau Kosong. Jika Ada Yang Kosong Maka Pelaporan Akan Gagal
  4. Jangan Lupa Menyimpan Setelah Selesai Mengisi Data
  5. Pastikan Sudah Terhubung Dengan Internet
  6. Klik Kembali Aplikasi Pendampingan V.2.4 Revise
  7. Klik Koneksi
  8. Klik ONLINE
  9. Isi Nomor Peserta Guru Pendamping / Guru Inti
  10. Isi Kata Sandi
  11. Klik Log In
  12. Klik Pelaporan
  13. Pilih Pengiriman Laporan
  14. Klik Buka File Excel
  15. Pilih File Data Guru Sasaran Yang Telah Dilengkapi Tadi
  16. Klik OK
  17. Pilih Sheet. Instrumen Pendampingan
  18. Isi Tanggal Pengiriman Keserver Dengan Tanggal Hari Pelaporan
  19. Isi Jam Sesuai Jam Saat Pelaporan
  20. Isi Petugas Pengirim Dengan Nama Guru Pendamping / Guru Inti Yang Melaporkan
  21. Klik Kirim Data Keserver
  22. Selesai
  23. Selamat Melaporkan Hasil Pendampingan Anda.

PEDOMAN PELAPORAN HASIL PENDAMPINGAN K 13 SD disini

DOWNLOAD INSTRUMEN DAN BUKTI FISIK PKG MATA PELAJARAN

October 25th, 2014

A. INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA GURU (PKG)
INSTRUMEN PKG

B. DOUKUMEN BUKTI FISIK PKG

1. ANSLISIS SEMESTER
2. ANALISIS MIDLE SEMESTER
3. ANALISIS ULANGAN HARIAN
4. BUKU  PELAKSANAAN HARIAN PEMBELAJARAN ( BATASAN MENGAJAR )
5. BUKU INFORMASI PENILAIAN (BUKU CATATAN PELAKSANAAN ULANGAN )
6. BUKU NILAI MIDLE SEMESTER
7. BUKU NILAI SEMSETER
8. BUKU NILAI ULANGAN HARIAN
9. BUKU TUGAS TERSTRUKTUR & TUGAS TIDAK TERSRUKTUR
10. BUKU ULANGAN BERGILIR
11. CATATAN KESULITAN BELAJAR SISWA
12. DAFTAR  PENGEMBALIAN  HASIL  ULANGAN
13. DAFTAR BUKU PEGANGAN GURU DAN SISWA
14. JURNAL MENGAJAR
15. KARTU TELAAH BUTIR SOAL PILIHAN GANDA
16. KARTU TELAAH BUTIR SOAL URAIAN
17. KISI-KISI PENULISAN SOAL ULANGAN HARIAN
18. LAPORAN  PENILAIAN AKHLAK MULIA DAN KEPRIBADIAN SISWA
19. LEMBAR CATATAN FAKTA
20. PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)

WEB SISTEM PENDATAAN CALON PESERTA UN 2015

October 17th, 2014

Mulai Tanggal 16 Oktober 2014 Sistem Pendataan Calon Peserta Ujian Nasional dilakukan melalui web berikut (dikoordinasi langsung oleh PDSP). Terima Kasih

http://un.data.kemdikbud.go.id/

Data awal peserta UN tahun ajaran 2014/2015 merupakan data peserta didik kelas 6, Kelas 9 dan Kelas 12 hasil pengumpulan data melalui Dapodikdas dan Dapodikmen, yang terintegrasi dalam pengelolaan Data Warehouse Kemdikbud yang bersifat Online. Karena bersifat online maka perlu adanya koordinasi terkait dengan Verifikasi dan Validasi Peserta Didik (verval PD) yang bertingkat dari Satuan Pendidikan, Dinas Kab-Kota, Dinas Provinsi dan Pusat.Tabel-tabel data individual peserta didik dan rangkuman data mulai dari satuan pendidikan, kab-kota, provinsi dan nasional merupakan hasil akumulasi dari proses pengelolaan DAPODIK (pengumpulan, integrasi, verifikasi-validasi, dan kompilasi) .
BANTU PERJUANGKAN KESEJAHTERAAN PARA OPERATOR SEKOLAH DENGAN MENANDATANGANIPETISI UNTUK KEMENDIKBUD MELALUI LINK
https://www.change.org/p/kementerian-pendidikan-dan-kebudayaan-mohon-kesejahteraan-operator-sekolah

DUNIA PENDIDIKAN

MENJADIKAN PENDIDIKAN BERMUTU DAN BERKWALITAS