GURU INDONESIA

Berbagi Informasi Untuk Guru Indonesia

12 KELOMPOK MANUSIA KETIKA DI BANGKITKAN PADA HARI KIAMAT

October 11th, 2013

Sahabat Ma’adz bin Jabal bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah…terangkan kepadaku tentang makna firman Allah “ketika ditiup sangkakala, lalu kamu datang berkelompok-kelompok””. Lalu menangislah Rasulullah Saw. Cucuran air matanya membasahi pakaiannya. Engkau telah menanyakan sesuatu yang dahsyat. Umatku akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam 12 kelompok-kelompok tabiatnya…

  1. Dibangkitkan tanpa kaki dan tangan, seraya terdengar suara dari sisi-Nya, “Mereka adalah orang-orang yang mengganggu tetangganya. Maka inilah ganjarannya dan nerakalah tempatnya”.
  2. Dibangkitkan dalam bentuk babi, seraya terdengar suara dari sisi-Nya, “Inilah balasan bagi orang-orang yang bermalas-malasan melakukan sholat dan nerakalah  tempatnya”.
  3. Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan perutnya besar menggunung yang dipenuhi ular dan kalajengking, seraya terdengar suara dari sisi-Nya, “Inilah ganjaran orang-orang yang menahan zakat dan nerakalah tempatnya”.
  4. Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan darah mengalir dari mulut, seraya terdengar suara dari sisi-Nya, “Inilah ganjaran bagi orang-orang yang berdusta dalam perkara jual beli dan nerakalah tempatnya”.
  5. Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan bau busuk, lebih busuk dari bau bangkai. seraya terdengar suara dari sisi-Nya, “inilah ganjaran bagi orang-orang yang melakukan maksiat (perbuatan yang tidak sesuai dengan syariat islam) secara sembunyi karena takut terlihat orang tapi tidak takut dari pengawasan Allah dan nerakalah tempatnya”.
  6. Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan terputus lehernya, seraya terdengar suara dari sisi-Nya, “Inilah ganjaran bagi orang-orang yang memberikan kesaksian palsu dan nerakalah tempatnya”.
  7. Dibangkitkan dari kuburnya tanpa memiliki lidah dan dari mulutnya keluar darah dan nanah. Seraya terdengar suara dari sisi-Nya, “inilah ganjaran bagi orang-orang yang tidak mau memberikan kesaksian dan nerakalah tempatnya”.
  8. Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan tertunduk dan kedua kakinya berada diatas kepala, seraya terdengar suara dari sisi-Nya, “inilah ganjaran bagi orang-orang yang suka melakukan zina dan terlanjur mati sebelum bertobat dan nerakalah tempatnya”.
  9. Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan berwajah hitam dan matanya biru serta perutnya penuh api, seraya terdengar suara dari sisi-Nya, “Inilah ganjaran bagi orang-orang yang memakan harta dan merampas hak anak-anak yatim secara zalim dan nerakalah tempatnya”.
  10. Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan sakit kusta dan sopak, seraya terdengar suara dari sisi-Nya, “Inilah ganjaran bagi orang-orang yang mendurhakai orang tuanya dfan nerakalah tempatnya”.
  11. Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan buta hati, buta mata. Giginya seperti tanduk kerbau. Bibir dan lidahnya bergelantungan mencapai dada, perut dan paha. Dan dari perutnya keluar kotoran. Seraya terdengar suara dari sisi-Nya, “Inilah ganjaran bagi orang-orang yang meminum khamr (yang memabukan/alkohol) dan nerakalah tempatnya”.
  12. Dibangkitkan dari kuburnya dalam keadaan wajah bercahaya, seperti bulan purnama. Melewati Shirath Al-Mustaqim secepat kilat menyambar angin. Seraya terdengar suara dari sisi-Nya “Mereka adalah orang-orang yang melakukan amal sholeh kebajikan, Menjauhi segala kemaksiatan, Rajin memenuhi panggilan sholat dan mati setelah bertobat. Maka ganjaran mereka adalah Pengampunan, Rahmat, dan Ridho serta Syurga dari Allah Swt”.

DOWNLOAD BIMBINGAN SENI BACA AL QUR’AN

August 30th, 2013

Volume 1 Side A    :   Bimbingan Tausyih Bayati

Volume 1 Side B    :   Praktek Lagu Bayati pada surat Ar-Rahman

Volume 2 Side A    :   Bimbingan Tausyih Shoba

Volume 2 Side B    :   Bimbingan Tausyih Hijaz

Volume 3 side A     :   Bimbingan Tausyih Rost dan Sika

Volume 3 side B     :   BimbinganTausyih Jiharka dan Nahawand

Untuk download lagu-lagu dalam format mp3 tersebut, silahkan klik link berikut ;

Volume 1 Side A    :   DOWNLOAD HERE

Volume 1 Side B    :   DOWNLOAD HERE

Volume 2 Side A    :   DOWNLOAD HERE

Volume 2 Side B    :   DOWNLOAD HERE

Volume 3 side A     :   DOWNLOAD HERE

Volume 3 side B     :   DOWNLOAD HERE

TERAPI NURSYIFA’ : RUQYAH

July 1st, 2013

Oleh : Ustadz Ahmad Yani, SAg.

Definisi.

An-Nusyroh adalah bentuk mahsdar dari kata “Nasyaro” yang artinya menebarkan.

Firman Allah : “Dan Dialah yang menurunkan hujan setelah mereka putus asa, dan Dia tebarkan RahmatNya, dan Dialah Maha Pelindung lagi Maha Terpuji” (QS.Asy-Syura : 28).

> Lois Ma’lu : An-Nusyroh adalah Ruqyah yang mengobati orang yang sakit jiwa (gila) atau sakit-fisik.

> Abu Sa’adat : An-Nusyroh adalah bagian dari pengobatan Medis dan Ruqyah yang mengobati orang yang terkena sentuhan Jin.

> Ibnu Jauzi : An Nusyroh adalah melepaskan pengaruh sihir pada orang yang terkena sihir. Tidaklah seorang mampu melepaskan pengaruh sihir melainkan orang yang mengerti tentang sihir.

Dasar Hukum.

Nabi Saw ditanya tentang An-Nusyroh? Beliau menjawab : “An-Nusyroh adalah perbuatan Syaitan”. ( HR. Abu Daud ).

Semula Nabi saw melarang mengobati dengan cara An-Nusyroh karena mengandung unsur syirik dan bersekutu dengan Jin dan Syaitan, tetapi kemudian beliau membolehkan jika An-Nusyroh dengan menggunakan ayat Al-Qur’an dan doa.

Metode Pengobatan dengan An-Nusyroh.

Berdasarkan definisi di atas dapat kita rangkum An-Nusyroh adalah pengobatan dengan cara medis dan Ruqyah yang mengobati orang yang terkena pengaruh sihirdan sentuhan Jin dan Syaitan yang mempengaruhi fisik dan mental.

Jadi mengobatan dengan cara An-Nusyroh ada dua cara:

1. Pengobatan dengan Cara Medis.

Pengobatan dengan cara medis dengan menggunakan ilmu kedokteran atau dengan ramuan yang mengandung obat untuk menyembuhkan penyakit.
Madu dan Buah-buhan.

“Kemudian makanlah dari tiap-tiap macam buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah di mudahkan bagi mu. Dan dari perut lebah itu keluar minuman (Madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya ada obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang memikirkan” (QS. An-Nahl : 69)

Susu Murni.

“Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagimu. Kami memberi mu minum dari apa yang berada dalam perutnya berupa susu yang bersih antara kotoran dan darah yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya” (QS. An-Nahl : 66)

Korma Ajwa ( Korma Nabi ).

Korma adalah salah satu buah yang sering nabi anjurkan untuk mengkonsumsinya terutama bagi orang yang berbuka puasa, karena korma mengandung zat gula yang baik untuk pertumbuhan badan, ada korma khusus untuk pengobatan yaitu

Korma Ajwa.

Nabi Saw bersabda: “Korma Ajwa adalah obat dari segala penyakit”

2. Pengobatan dengan Cara Ruqyah.

Ruqyah adalah bentuk tunggal dari kata Ruqo artinya jampi-jampi maksudnya jampi-jampi dengan menggunakan bacaan atau mantra untuk menolak pengaruh sihir dan godaan Syaitan dan Jin yang mempengaruhi fisik dan mental manusia.

“Tidak ada Ruqyah kecuali untuk melepaskan pengaruh mata (sihir) dan sengatan hewan berbisa” (HR. Ahmad, Abu Daud dan Attirmizi)

Dari Auf bin Malik berkata : ”Kami pernah me-Ruqyah seorang pada zaman Jahiliyah, kemudian kami bertanya : Wahai Rosullulloh bagaimana menurut pendapat Mu tentang yang demikian? Maka Nabi bersabda : Jelaskan kepada Ku tentang Ruqyah kalian. Tidaklah mengapa Ruqyah yang tidak ada unsur syirik” (HR. Muslim)

Bacaan untuk Me-Ruqyah :

1. Istia’dzah ( Mohon perlindungan ).

“Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Al A’rof : 200).

Secara langsung Al-Qur’an tidak menjelaskan lafadz-lafadz yang dipakai untuk perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan tetapi kemudian Nabi mengajarkan beberapa lafadz yang dibaca untuk berlindung kepada Allah dari godaan syaitan antara lain :

*. A’udzu bIlahi minasysyaithonir-rojim
*. A’udzu bIlahis-sami’il alim minasysyaithonir-rojiim
*. A’udzu bikalimatIlahit-taammaati minsyarrimaa kholaq
*. A’udzu bikalimaatIlahit-taammaati min godhobihi waI’qobihi wasyarri ibadihi wamin hamazaatisy-syayaathini wa-ayyahdhuurun
*. A’udzu biIzzatIlahi waqudrotihi min syarrimaa ajidu wa-uhajiru
*. A’udzu bIlahi minasyyaithonir-rojim min hamzihi wanafkhihi wanaftsihi

2. Ayat Al-Qur’an.

Pada hakikatnya semua ayat Al-Qur’an dapat di jadikan sebagai pelindung orang-orang yang beriman dari segala godaan syaitan dan sebagai obat dari segala penyakit akan tetapi ada beberapa ayat atau surat tertentu yang di ajarkan Nabi yang dapat di jadikan sebagai Ruqyah untuk menangkal penyakit yang di sebabkan oleh pengaruh sihir atau godaan Syaitan dan Jin.

“Dan apabila kamu membaca Al-Qur’an niscaya kami adakan antara kamu dan antara orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat suatu dinding ( pelindung ) yang tertutup” ( QS. Al Isra : 45 ).

“Dan kami turunkan dari Al-Qur’an itu sebagai Penyembuh dan Rahmat bagi orang-orang yang Mukmin, dan ia ( Al-Qur’an ) tidak menambah bagi orang-orang yang zhalim melainkan kerugian” ( QS.Al Isra : 82 )

*. Al Muawwidzatain (An-Naas dan Al Falaq)
*. Al Fatihah
*. 4 ayat diawal surat Al Baqarah
*. Al Baqarah ayat 163 dan 164
*. Ayat Kursi (Al Baqarah : 255)
*. 3 ayat diakhir surat Al Baqarah
*. Ayat pertama surat Ali Imran
*. Ali Imran ayat 18
*. Al A’raf ayat 54
*. Al Mu’min ayat 116
*. Al Jin ayat 3
*. 10 ayat diawal surat Ash- Shoffat
*. 3 ayat diakhir surat Al Hijr
*. Yunus : 81
*. Al Anbiya : 70
*. Al Furqon : 23
*. Al A’rof : 118-119

3. Doa Mohon Kesembuhan.

Banyak sekali doa untuk perlindungan dari syaitan dan kesembuhan penyakit yang ada di dalam Al-Qur’an atau yang di ajarkan oleh Nabi, disini kami ungkapkan beberapa doa yang diajarkan oleh Nabi:

*. BismIlahi turbatu ardhinaa biriiqoti ba’dhina yasyfibihi saqiimana bi-izni robbina

*. Allahumma Robban-naas Azhibilbaas Isyfi antasysyaafii Laasyifaa-a Illaa syifaa-uka Syifaa-an laayugoodiru saqoman.

*. Amsahil baas Robbannaas Biyadikasy-syifaa Laa kaasyifalahu Illaa anta

Tata-cara Me-Ruqyah.

“Setiap penyakit itu ada obatnya, jika tepat obatnya maka penyakit akan sembuh dengan izin Allah ‘Azza wa Jalla” (HR. Muslim).

Firman Allah : “Jikalau Allah menimpakan bahaya (penyakit) kepadamu maka tidak ada yang dapat menghalanginya selain Dia dan jikalau Allah menghendaki kebaikan untukmu maka tidak ada yang dapat menghalangi Nya, kebaikan itu diberikan olehNya kepada orang yang di kehendaki dari hamba-hamba Nya. Dialah YangMaha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Yunus: 107)

Tidaklah semua orang dapat di sembuhkan dengan Ruqyah Al-Qur’an atau doa-doa yang di ajarkan oleh Nabi, apabila jiwanya tidak di isi dengan ke-yaqin-nan dan penuh pasrah kepada Allah serta tidak menyimpang dari ketentuan Ruqyah.

>Di bacakan dan di tiupkan pada kedua telapak tangan kemudian di usapkan pada anggota badan mulai dari kepala, muka, bagian depan badan dada dan seterusnya.

Hadits dari A’isyah : ”Bahwasanya Nabi saw apabila berbaring di tempat tidur maka Ia gabungkan kedua telapak tangannya, kemudian ditiupkan pada keduanya sambil membaca “Al Muawwidzat” (Al Ikhlas, Al Falaq dan Annas) lalu beliau mengusapkan kedua telapak tangan mulai dari bagian kepala, bagian muka dan bagian depan badan hingga tubuh yang dapat di jangkau. Beliau kerjakan tiga kali.”

A’isyah berkata : “Tatkala aku merasa sakit maka beliau menyuruh aku mengerjakan seperti ini” (HR. Bukhari-Muslim)

> Di bacakan pada ibu jari kemudian di tempelkan pada bumi lalu ibu jari di letakkan pada anggota tubuh yang sakit.

Hadits dari A’isyah : ”Bahwasanya Nabi Saw apabila ada seorang merasa tubuhnya ada yang sakit maka beliau meletakkan ibu jari Nya pada tanah kemudian di angkatnya sambil membacakan doa : “BismIlahi turbatu ardhinaa Biriiqoti ba’dhinaa Yusqoobihi saqiimunaa Bi-izni robbinaa” (HR. Bukhari dan Muslim)

> Mengusapkan tangan pada anggota yang sakit sambil membaca Ruqyah.

Hadits dari A’isyah : ”Bahwasanya Nabi Saw pernah mendoakan salah satu kelarganya yang sakit dengan meletakkan tangan kanannaya (pada tubuh yang sakit) sambil membaca : “Allahumma robbannaas Azhibil baas Isyfiantasysyafii Laa syifaa-a illaasyifaauka Syifaa-an laa yugoodiru saqoman” (HR. Bukhari dan Muslim)

> Di bacakan Ruqyah pada bejana yang berisi air dan di tiupkan ke-dalamnya kemudian menyuruh penderita untuk meminumnya atau mandi dengan air tersebut.

Hadits dari A’isyah : ”Ia pernah membawa air zamzam kemudian ia memberitahu (kepada para shahabat) bahwasanya Rosululloh Saw membacakan doa pada air zamzam yang ada dalam bejana dari kulit lalu beliau menuangkan air itu pada gelas dan meminumkannya kepada orang-orang yang sakit” (HR. Muslim).

“Dan Allah menurunkan kepadamu air hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan Syaitan dan untuk menguatkan hati mu dan mempertaguh dengannya telapak kaki mu (pendirianmu)” (QS. Al Anfal :11)

Di dalam Islam bersuci ada dua bagian :

pertama bersuci yang bersifat lahiriyah yaitu bersuci badan dari hadats dan najis dengan air muthlak dan

kedua bersuci yang bersifat bathiniyah yaitu menjauhkan diri dari sifat-sifat yang buruk yang di sebabkan oleh pengaruh Syaitan.

Cara Meminum air Zam zam atau air Asma :

*. Meminum air dengan niat untuk kebaikan dunia dan akhirat
*. Menghadap kiblat ketika hendak meminum
*. Membaca shalawat untuk Nabi saw
*. Membaca Basmalah
*. Membaca doa.
*. “Allahumma inni as-aluka ilman nafi’an warizqon wasi’an wasyifa’an min kulli da’in”
*. Tiga kali nafas ketika meminum
*. Minum sampai rasa haus hilang
*. Setelah minum kemudian air diusapkan pada kepala, muka dan dada tiga kali.

Penyakit yang Dapat Di sembuhkan dengan Ruqyah.

> Perintah untuk Berobat :
“Sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah menurunkan suatu penyakit, kecuali Allah telah menurunkan pula obatnya, baik obat yang telah diketahui oleh orang maupun yang belum diketahuinya, kecuali mati” (HR. Al-Hakim)

“Berobatlah wahai hamba-hamba Allah karena sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan suatu penyakit, kecuali telah diturunkan pula obatnya, selain penyakit yang satu yaitu penyakit tua (pikun)” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan Al-Hakim).

> Perintah Konsultasi kepada Ahli Pengobatan :

“Maka pertanyalah kepada orang-orang yang mempunyai keahlian jika kamu tidak mengetahui” (QS. An-Nahl : 43)

“Katakanlah : Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya (propesinya)” (QS. Al Isra : 84).

Nabi Saw bersabda : “Obat segala kesulitan adalah bertanya (konsultasi)”

> Larangan dalam Berobat :

Berobat kepada yang bukan Ahlinya :
“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu ke dalam kebinasaan dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik” (QS. Al Baqarah:195).

Nabi Saw bersabda : “Apabila sesuatu perkara di serahkan kepada yang bukan ahlinya maka tunggulah kehancurannya”

Berobat dengan Sesuatu yang Dilarang Allah :

“Sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah menjadikan obat untuk penyembuhanmu padahal-hal yang diharamkan atasmu” (HR. Aththabrani).

Meskipun berobat itu di perintahkan agama tetapi penggunaan obat dibatasi pada hal-hal yang halal.

Jadi tidak dibenarkan menjadikan sesuatu yang haram menjadi obat, seperti berobat dengan meminum darah atau minuman keras atau berobat dengan memakan makanan yang di haramkan Allah.

”Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika di sembelih) di sebut nama selain Allah” (QS. Al Baqarah : 173)

I. Penyakit Fisik.

Sebab-sebab Penyakit terdiri dari Dua Golongan :


*. Sebab-sebab dari dalam ialah kelainan-kelainan dari tubuh sendiri yang pada umumnya tidak diketahui dengan jelas apa sebabnya.
*. Sebab-sebab dari luar ialah segala sebab yang asalnya dari luar.

Hal ini dapat dibedakan menjadi enam macam:

*. Sebab Mekanis, seperti luka terkena benda tajam atau tumpul, kena tembak atau terjatuh.
*. Sebab Fisik, seperti terkena api atau benda panas, terkena aliran listrik, disambar petir
*. Sebab Kimia, seperti keracunan.
*. Sebab jasad Renik atau Makro, seperti bakteri, virus, serangga atau cacing-cacing.
*. Sebab kekurangan unsur tertentu dalam konsumsi, seperti vitamin, mineral, yudium.
*. Sebab kejiwaan, seperti kesusahan, trouma, ketakutan.

Mengobati penyakit fisik lebih dominan menggunakan medis atau ilmu kedokteran tetapi tidak menjamin untuk sembuh maka solusinya banyak pasien yang datang untuk berobat Atternatif seperti Terapi, Reflexsiologi, Ruqyah atau lainnya

II. Penyakit di sebabkan Pengaruh Sihir, Syaitan atau Jin.


*. Sihir perceraian
*. Sihir guna-guna
*. Sihir Hipnotis
*. Sihir gila
*. Sihir lesu
*. Sihir suara panggilan
*. Sihir penyakit
*. Sihir pendarahan
*. Sihir menghalangi sesuatu ( Rejeki, tamu, keinginan beribadah, dll. )
*. Sihir mandul atau susah hamil

Pengobatan Islam An Nusyroh, Ruqyah, Istia’dzah, dll.
Silahkan Berobat dengan Terapi NurSyifa’, telah terbukti banyak yang Sembuh. Mengobati Sejak Tahun 1984.

Sumber : Terapi Nursyifa’
http://www.pengobatan.com/khazanah_islamiah/an_nusyroh.html

DOWNLOAD 114 SURAH ALQUR’AN MP3

March 12th, 2013

Download MP3 Murattal Al-Qur’an Lengkap Syaikh Sa-ad Al-Ghamidi

Surat No. Nama Surat Download MP3
1 Al-Fatihah Download
2 Al-Baqarah Download
3 Al-Imran Download
4 An-Nisa’ Download
5 Al-Ma’idah Download
6 Al-An’am Download
7 Al-A’raf Download
8 Al-Anfal Download
9 At-Taubah Download
10 Yunus Download
11 Hud Download
12 Yusuf Download
13 Ar-Ra’d Download
14 Ibrahim Download
15 Al-Hijr Download
16 An-Nahl Download
17 Al-Isra’ Download
18 Al-Kahfi Download
19 Maryam Download
20 Thaha Download
21 Al-Anbiya’ Download
22 Al-Hajj Download
23 Al-Mu’minun Download
24 An-Nur Download
25 Al-Furqan Download
26 Asy-Syu’ara’ Download
27 An-Naml Download
28 Al-Qashas Download
29 Al-’Ankabut Download
30 Ar­-Rum Download
31 Luqman Download
32 As­-Sajdah Download
33 Al­-Ahzab Download
34 Saba’ Download
35 Fathir Download
36 Ya­sin Download
37 Ash-Shaffat Download
38 Shad Download
39 Az-Zumar Download
40 Ghafir Download
41 Fushshilat Download
42 Asy-Syura Download
43 Az-Zukhruf Download
44 Ad-Dukhan Download
45 Al-Jatsiya Download
46 Al-Ahqaf Download
47 Muhammad Download
48 Al-Fath Download
49 Al-Hujurat Download
50 Qaf Download
51 Adz-Dzariyat Download
52 Ath-Thur Download
53 An-Najm Download
54 Al-Qamar Download
55 Ar-Rahman Download
56 Al-Waqi’ah Download
57 Al-Hadid Download
58 Al-Mujadilah Download
59 Al-Hasyr Download
60 Al-Mumtahinah Download
61 Ash-Shaff Download
62 Al-Jumu’ah Download
63 Al-Munafiqun Download
64 At-Taghabun Download
65 Ath-Thalaq Download
66 At-Tahrim Download
67 Al-Mulk Download
68 Al-Qalam Download
69 Al-Haqqah Download
70 Al-Ma’arij Download
71 Nuh Download
72 Al-Jinn Download
73 Al-Muzzammil Download
74 Al-Muddatstsir Download
75 Al-Qiyamah Download
76 Al-Insan Download
77 Al-Mursalat Download
78 An-Naba’ Download
79 An-Nazi’at Download
80 ‘Abasa Download
81 At-Takwir Download
82 Al-Infithar Download
83 Al-Muthaffifin Download
84 Al-Insyiqaq Download
85 Al-Buruj Download
86 Ath-Thariq Download
87 Al-A’la Download
88 Al-Ghasyiyah Download
89 Al-Fajr Download
90 Al-Balad Download
91 Asy-Syhams Download
92 Al-Lail Download
93 Adh-Dhuha Download
94 Asy-Syarh Download
95 At-Tin Download
96 Al-’Alaq Download
97 Al-Qadr Download
98 Al-Bayyinah Download
99 Az-Zalzalah Download
100 Al-’Adiyat Download
101 Al-Qari’ah Download
102 At-Takatsur Download
103 Al-’Ashr Download
104 Al-Humazah Download
105 Al-Fiil Download
106 Quraisy Download
107 Al-Ma’un Download
108 Al-Kautsar Download
109 Al-Kafirun Download
110 An-Nashr Download
111 Al-Masad Download
112 Al-Ikhlas Download
113 Al-Falaq Download
114 An-Nas Download

Sumber : http://bimbinganislami.wordpress.com/2010/07/05/download-mp3-murattal-syaikh-sa-ad-al-ghamidi-al-qur-an-lengkap/

Adab Menerima Tamu

September 28th, 2012

1) Berpakaian yang pantas

Sebagaimana orang yang bertamu, tuan rumah hendaknya mengenakan pakaian yang pantas pula dalam menerima kedatangan tamunya. Berpakaian pantas dalam menerima kedatangan tamu berarti menghormati tamu dan dirinya sendiri. Islam menghargai kepada seorang yang berpakaian rapih, bersih dan sopan. Rasululah SAW bersabda yang artinya: “Makan dan Minunmlah kamu, bersedekahlah kamu dan berpakaianlah kamu, tetapi tidak dengan sombong dan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah amat senang melihat bekas nikmatnya pada hambanya.” (HR Baihaqi)

2) Menerima tamu dengan sikap yang baik

Tuan rumah hendaknya menerima kedatangan tamu dengan sikap yang baik, misalnya dengan wajah yang cerah, muka senyum dan sebagainya. Sekali-kali jangan acuh, apalagi memalingkan muka dan tidak mau memandangnmya secara wajar. Memalingkan muka atau tidak melihat kepada tamu berarti suatu sikap sombong yang harus dijauhi sejauh-jauhnya.

3) Menjamu tamu sesuai kemampuan

Termasuk salah satu cara menghormati tamu ialah memberi jamuan kepadanya.

4) Tidak perlu mengada-adakan

Kewajiban menjamu tamu yang ditentukan oleh Islam hanyalah sebatas kemampuan tuan rumah. Oleh sebab itu, tuan rumah tidak perlu terlalu repot dalam menjamu tamunya. Bagi tuan rumah yang mampu hendaknya menyediakan jamuan yang pantas, sedangkan bagi yang kurang mampu henaknya menyesuaikan kesanggupannya. Jika hanya mampu memberikan air putih maka air putih itulah yang disuguhkan. Apabila air putih tidak ada, cukuplah menjamu tamunya dengan senyum dan sikap yang ramah

5) Lama waktu

Sesuai dengan hak tamu, kewajiban memuliakan tamu adalah tiga hari, termasuk hari istimewanya. Selebihnya dari waktu itu adalah sedekah baginya. Sabda Rasulullah SAW:

اَلضِّيَافَةُ ثَلاَثَةُ اَيَّامٍ فَمَا كَانَ وَرَاءَ ذَالِكَ فَهُوَ صَدَقَةُ عَلَيْهِ (متفق عليه)

Artinya: “ Menghormati tamu itu sampai tiga hari. Adapun selebihnya adalah merupakan sedekah baginya,.” (HR Muttafaqu Alaihi)

6) Antarkan sampai ke pintu halaman jika tamu pulang

Salah satu cara terpuji yang dapat menyenangkan tamu adalah apabila tuan rumah mengantarkan tamunya sampai ke pintu halaman. Tamu akan merasa lebih semangat karena merasa dihormati tuan rumah dan kehadirannya diterima dengan baik.

7) Seorang Wanita dilarang menerima tamu laki-laki jika suami atau mahramnya tidak ada di rumah

Larangan ini bermaksud untuk menjaga fitnah dan bahaya yang mungkin terjadi atas diri wanita tersebut. Allah berfirman: (lihat al-qur’an onlines di google)

Artinya: ”…Maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)…” (QS An Nisa : 34

Rasulullah SAW bersabda;

اَلْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِى بَيْتِ زَوْجِهَا وَ هِيَ مَسْئُوْلَةٌ عَنْ رَاعِيَتِهَا (رواه احمد و البجارى و مسلم و ابو داود و الترمدى و ابن عمر)

Artinya: “ Wanita itu adalah (ibarat) pengembala di rumah suaminya. Dia akan ditanya tentang pengembalaannya (dimintai pertanggung jawaban).” (HR Ahmad, bukhari, Muslim, Abu Daud, Turmudzi dan Ibnu Umar)

Oleh sebab itu, tamu lelaki cukup ditemui diluar rumah saja, atau diminta datang lagi (jika perlu) saat suaminya telah pulang bekerja. Membiarkan tamu lelaki masuk ke dalam rumah padahal dia (wanita tersebut) hany seorang diri, sama saja dengan membuka peluang besar akan timbulnya bahaya bagi diri sendiri. Bahaya yang dimaksud dapat berupa hilangnya harta dan mungkin sekali akan timbul fitnah yang mengancam kelestarian rumah tangganya.

CONTOH PROPOSAL

September 8th, 2012

Banyak yang mau membuat berbagai proposal tapi belum ada pedoman di dapatkan untuk membuat proposal tersebut

berikut contoh proposal untuk masjid dapat anda download disni

proposal untuk bantuan pembangunan sekolah sudah diposting

PENGHARGAAN BAGI GURU ERA BARU

August 25th, 2012

Sebuah perhatian yang perlu diacungi jempol bagi Acer Indonesia yang menyelenggarakan Acer Guraru Award. Mengapa Acer Indonesia menyelengarakan Acer Guraru Award?

Guna lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan teknologi, terutama blog, dalam menyebarkan ilmu dan pengetahuan, Acer Indonesia melalui program Guru Era Baru (Guraru) mengadakan Acer Guraru Award. Acer Guraru Award, yang sudah dimulai sejak tahun 2010, merupakan penghargaan kepada guru-guru terpilih yang dinilai telah memanfaatkan teknologi dengan efektif dan kreatif. Penghargaan ini diharapkan dapat terus mendorong para guru di Indonesia untuk terus menjadi bagian dari perkembangan teknologi informasi yang positif.

Tahun 2010, Acer Guraru Award menjaring sekitar 40-an blog guru yang dinominasikan oleh 270 orang. Jumlah ini meningkat sangat signifikan tahun 2011, yaitu 275 blog guru yang dinominasikan oleh 2566 orang.

Jika Anda seorang guru dan ingin ambil bagian dalam memajukan Indonesia; ini saatnya mulai menginspirasi murid, rekan sesama guru, serta orang-orang di sekitar Anda. Ikuti pemilihan Acer Guraru Award dengan menominasikan diri Anda. Jika Anda tidak berprofesi sebagai guru, Anda juga bisa berpartisipasi dengan cara menominasikan blog guru yang menurut Anda layak mendapatkan Acer Guraru Award.

Mari mulai menginspirasi untuk jadikan Indonesia lebih baik. Media sosial adalah tempat yang tepat untuk memulainya.

Bila Anda guru yang telag memiliki blog, segera daftarkan blog sebagai komitmen berbagi pengetahuan.

Bagi Sahabat tunas63, silakan berpartisipasi dengan memberi penilaian rating artikel pada website Guraru Award sebagai apresiasi bermanfaatnya artikel tersebut bagi dunia pendidikan kita.

Anda juga bisa berpartisipasi dalam jajak pendapat dengan mengisi kuesioner. Siapa tahu Anda termasuk 10 orang yang beruntung.

Ayo, majukan dunia pendidikan kita bersama Guraru Award 2012!

Software Adzan Otomatis

August 11th, 2012

Assalamu Alaikum wr.wb

Seringkali Jika sudah asyik berselancar di dunia maya, Sedang berinternetan ria kita Lupa kewajiban kita untuk menunaikan shalat lima waktu.Untuk mengingat waktu shalat 5 waktu maka,..
Saya siapkan sofware islami yaitu Adzan yang apabila dipasang/instal  di komputer akan berkumandang secara otomatis sesuai dengan jadwal shalat di tempat masing-masing. jadwal shalat sesuai  lokasi anda. Pada sofware ini dapat dipilih lokasi kita sesuai gambar di bawah.

Agar tidak penasaran silahkan klik untuk mendownload.

Makna Logo Departemen Agama (Depag)

August 2nd, 2012

Lambang Departemen Agama terdiri atas gambar
  • Bintang bersudut lima
  • Kitab Suci dengan alas
  • Padi dan Kapas
  • Kalimat “Ikhlas Beramal” dalam pita
  • Perisai atau bingkai segi lima

Gambar-gambar tersebut memiliki makna sebagai berikut:

1.     Bintang bersudut lima

melambangkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Pancasila, bermakna bahwa karyawan Departemen Agama selalu menaati dan menjunjung tinggi norma-norma agama dalam melaksanakan tugas Pemerintahan dalam Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

2.     17 kuntum bunga kapas, 8 baris tulisan dalam Kitab Suci dan 45 butir padi

bermakna Proklamasi Kemerdekaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, menunjukkan kebulatan tekad para Karyawan Departemen Agama untuk membela Kemerdekaan Negara Kesatuan republik Indonesia yang diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945.

3.     Butiran Padi dan Kapas yang melingkar berbentuk bulatan

bermakna bahwa Karyawan Departemen mengemban tugas untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, makmur dan merata.

4.     Kitab Suci

bermakna sebagai pedoman hidup dan kehidupan yang serasi antara kebahagiaan duniawi dan ukhrawi, materil dan spirituil dengan ridha Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.

5.     Alas Kitab Suci

bermakna bahwa pedoman hidup dan kehidupan harus ditempatkan pada proporsi yang sebenarnya sesuai dengan potensi dinamis dari Kitab Suci.

6.     Kalimat “Ikhlas Beramal”

bermakna bahwa Karyawan Departemen Agama dalam mengabdi kepada masyarakat dan Negara berlandaskan niat beribadah dengan tulus dan ikhlas.

7.     Perisai yang berbentuk segi lima sama sisi

melambangkan kerukunan hidup antar umat beragama RI yang berdasarkan Pancasila dilindungi sepenuhnya sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945

Keseluruhan makna lambang Departemen Agama adalah melukiskan motto : Dengan Iman yang teguh dan hati yang suci serta menghayati dan mengamalkan Pancasila yang merupakan tuntutan dan pegangan hidup dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, karyawan Departemen Agama bertekad bahwa mengabdi kepada Negara adalah ibadah.

SUMBER TUNAS63

Pedoman Pembelajaran Tematik PAI SD

August 2nd, 2012

Klik poster ini untuk mengunduh Buku Pedoman

Model pembelajaran tematik adalah model pendekatan pembelajaran yang dilaksanakan dengan mengintegrasikan berbagai materi ajar dengan karakteristik dan aspek materi yang berkaitan di dalam satu kegiatan pembelajaran yang tersusun secara sistematis. Model pembelajaran ini disusun untuk menjawab permasalahan pendidikan yang semakin hari sarat muatan. Terlebih lagi peserta didik pada rentan usia yang masih melihat segala sesuatu salam satu keutuhan secara holistik. Hal ini tidak terkecuali pada sekolah dasar, terutama kelas I, II, dan III.

Pengertian

Pembelajaran tematik PAI adalah pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa aspek/topik sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada peserta didik, Sedangkan pengertian tema di sini adalah pokok-pokok pikiran atau gagasan yang menjadi pokok pembelajaran.

Tujuan

Tujuan penyusunan pedoman pembelajaran tematik PAI adalah:

  1. Agar peserta didik mudah memusatkan perhatian pada suatu tematertentu karena materi disajikan dalam kontek tema yang jelas.
  2. Agar peserta didik mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi dasar antar aspek dalam satu tema
  3. Agar pemaham peserta didik terhadap aspek PAI lebih mendalam dan berkesan.
  4. Agar kompetensi dasar dapat dikembangkan lebih baik karena mengaitkan berbagai aspek/topik dengan pengalaman pribadi dalam situasi nyata yang diikat dalam tema tertentu.
  5. Agar guru PAI dapat menghemat waktu karena mata pelajaran yang disajikan secara tematik dapat dipersiapkan sekaligus dan diberikan dalam dua atau tiga pertemuan, waktu selebihnya dapat digunakan untuk pendalaman.

Manfaat

Manfaat pembelajaran tematik PAI adalah:

  1. Dengan mengembangkan beberapa kompetensi dasar dan indikator serta isi aspek akan terjadi penghematan, karena tumpang tindih materi dikurangi bahkan dihilangkan.
  2. Peserta didik mampu melihat hubungan yang bermakna antara aspek/pokok bahasan.
  3. Pembelajaran menjadi utuh sehingga peserta didik akan mendapat pengertianmengenai proses dan materi yang tidak terpecah-pecah.
  4. Dengan adanya pemaduan antara aspek/pokok bahasan maka penguasaan konsep akan semakin baik dan meningkat.
  5. Bersifat fleksibel.
  6. Hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan peserta didik.
  7. Menggunkan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan.

Rambu-rambu

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebagai rambu-rambu adalah:

  1.  Dilaksanakan dengan memadukan antar aspek dalam mata pelajaran PAI, bukan PAI dengan mata pelajaran yang lain.
  2. Tidak semua aspek dapat dipadukan.
  3. Dimungkinkan terjadi penggabungan kompetensi dasar lintas semester.
  4. Kompetensi dasar yang tidak bisa dipadukan dapat diajarkan secara tersendiri.
  5. Kegiatan inti ditekankan pada kemampuan membaca, menulis, dan mempraktikkan serta penanaman nilai-nilai akhlak mulia.
  6. Tema-tema yang dipilih disesuaikan dengan karakteristik siswa, minat, lingkungan, dan daerah setempat.

Dalam buku pedoman ini juga dilengkapi:

  • Petunjuk tahap persiapan pembelajaran tematik PAI
  • Pelaksanaan pembelajaran pembelajaran tematik PAI
  • Kompetensi Dasar dan Standar Kompetensi Dasar PAI
  • Silabus PAI
  • Jaringan Tematik PAI

GURU INDONESIA

Berbagi Informasi Untuk Guru Indonesia