BLOG GURU INDONESIA

MENJADI GURU BERMUTU DAN PROFESIONAL

MATERI KIMIA ( UNSUR )

March 1st, 2012
Materi diperlukan manusia untuk berbagai keperluan. Materi digolongkan menjadi zat tunggal dan campuran. Zat tunggal meliputi unsur dan senyawa. Sedangkan campuran meliputi campuran homogen dan campuran heterogen.
Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diubah lagi menjadi zat yang lebih sederhana, atau tidak dapat diubah menjadi zat kimia lain dengan menggunakan reaksi kimia biasa. Tahun 2005 sudah diketahui ada 118 unsur (yaitu 93 unsur yang terdapat di alam dan 26 unsur buatan). Jumlah unsur masih terus bertambah sesuai dengan perkembangan ilmu kimia. Contoh unsur : Carbon (C), Oksigen (O) dan Hidrogen (H). Hidrogen diduga sebagai unsur alamiah pertama yang ada di jagad raya, sedangkan unsur buatan yang diduga pertama kali dibuat adalah teknetium (tahun 1937). Seluruh unsur buatan (unsur sintetik) merupakan radioaktif.
Lambang Unsur Kimia
Unsur tidak dapat diuraikan menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa. Daftar unsur menyatakan macam – macam unsur berdasarkan nama, simbol atau nomor atom. Nama unsur menggunakan bahasa Latin berdasarkan penemu pertamanya atau tempat ditemukannya unsur tersebut. Nama Latin digunakan karena pada waktu itu bahasa Latin merupakan bahasa sains. Tidak dibedakan penamaan antara unsur alamiah yang terdapat di alam maupun unsur buatan. Beberapa unsur menggunakan bahasa yang dipengaruhi oleh identitas penemunya ataupun tempat penemuannya.
Simbol unsur dibuat untuk memudahkan dalam penulisan nama unsur yaitu dengan cara menyingkatnya. John Dalton memperkenalkan simbol-simbol unsur yang sederhana, berdasarkan oleh lingkaran untuk menggambarkan molekul. Sekarang ini simbol unsur yang digunakan adalah menurut Jons Jacob Berzelius, yang digunakan secara internasional.
Contoh :
Emas mengandung unsur emas, yang dikenal dengan nama Aurum dan disingkat Au.

 

Untuk mencari nama latin dan simbol dari unsur emas pada Tabel Periodik Unsur, sebagai berikut :
Aturan penulisan simbol unsur menurut Jons Jacob Berzelius adalah :
1.    Setiap unsur ditulis dengan satu huruf dari huruf awal nama Latin unsur tersebut..
2.    Huruf awal tersebut ditulis dengan huruf besar (kapital).
3.    Unsur – unsur yang memiliki huruf awal sama, maka lambang unsur ditulis dengan menambahkan satu huruf dari salah satu huruf dibelakangnya.
4.    Penambahan huruf dari huruf dibelakang huruf awal ini ditulis dengan huruf kecil.

5.    Untuk unsur nomor 104 dan seterusnya, lambang unsur ditulis dengan tiga huruf sesuai dengan makna angka dari nomor unsur tersebut dan diakhiri dengan akhiran “ium”.

Makna angka :

0 = nil
4 = quad
8 = okt
1 = un
5 = pent
9 = non
2 = bi
6 = heks
10 = dek
3 = tri
7 = hept
Cara mencari nama latin dan simbol dari unsur besi (Ferrum) dan unsur dengan nomor 114 pada tabel periodik unsur adalah sebagai berikut :
Arahkan cursor pada simbol dari unsur besi (Ferrum) dan simbol dari unsur dengan nomor 114!
Ada beberapa simbol yang mirip unsur tetapi bukanlah simbol suatu unsur. Pada kimia organik dan organometalik, seringkali terdapat simbol – simbol yang mirip dengan simbol-simbol unsur kimia.
Contoh simbol yang bukan simbol unsur Hb (hemoglobin), Me (metil), Et (etil), Ph (fenil), Pr (propil), Bz (benzoil), Bn (benzil), Cy (sikloheksil), Cp (siklopentadiena), Ts (tosil), Tf (triflat).
Partikel terkecil dari unsur disebut atom. Sebuah atom terdapat inti atom (terdiri dari proton dan netron) serta dikelilingi oleh elektron. Nomor atom dari sebuah unsur merupakan jumlah proton yang terdapat di dalam inti atom pada unsur tersebut yang juga sama dengan jumlah elektron dalam atom netral. Jumlah proton (atau jumlah elektron yang berbeda dalam atom netral) yang berbeda maka nomor atom unsur – unsur tersebut juga berbeda. Contoh : Nomor atom unsur karbon dan oksigen berbeda, karena unsur karbon memiliki jumlah proton 6 buah, sedangkan pada atom oksigen 8 buah. Atom memiliki massa yang dinyatakan dalam satuan massa atom (sma).
Untuk memudahkan dalam mempelajari unsur, maka unsur dikelompokkan dan ditulis dalam tabel periodik unsur. Penyusunan letak unsur berdasarkan pada kemiripan sifatnya, seperti : titik lebur, titik didih, wujud, daya hantar listrik serta daya hantar panas.
 
Ciri – Ciri Unsur Logam dan Non Logam
Unsur dapat dibedakan menjadi unsur logam, metaloid dan non logam.
Ciri –ciri unsur logam :
1.    Umumnya berwujud padat, kecuali raksa atau merkuri
2.    Bersifat sebagai konduktor
3.    Umumnya titik didih dan titik leleh tinggi, kecuali merkuri
4.    Berwarna mengkilap
Ciri –ciri unsur metaloid :
1.    “Metal” artinya logam, “oida” artinya seperti
2.    Unsur dalam kelompok metaloid dapat bersifat sebagai logam ataupun non logam
Ciri –ciri unsur non logam :
1.    Umumnya berwujud cair dan gas
2.    Bersifat sebagai non konduktor (isolator), kecuali karbon berbentuk grafit
3.    Titik didih dan titik leleh rendah, kecuali karbon berbentuk intan yang memiliki titik didih dan titik leleh tinggi.

Comments

One Coment

RSS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

BLOG GURU INDONESIA

MENJADI GURU BERMUTU DAN PROFESIONAL